CIKARANG bekasitoday.com - Banyaknya keluhan orang tua siswa terkait pembatasan kuota saat PPDB melalui jalur online, ditanggapi serius oleh Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, dan dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi akan memastikan bakal menambah kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur zonasi desa.

Dinas Pendidikan Kab Bekasi akan Tambah Kuota Melalui Jalur Zonasi
"Langkah ini atas dasar perintah Bupati Bekasi demi masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk mengambil kebijakan supaya bisa menambah kuota penerimaan murid. Saya diintruksikan ke Kemendikbud." ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, MA Supratman.

Menurutnya pihaknya sudah mendatangi Kemendikbud. Hasilnya, Kementerian memperbolehkan penambahan kuota sesuai dengan kondisi yang ada, serta dibarengi dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Jadi hasil pertemuan kami kemarin, kami diperbolehkan untuk menambah kuota, tapi setiap rombel tetap isinya 32 murid untuk SMP dan 28 untuk SD" terangnya.

Dia mengungkapkan, Kemendikbud memberi kebebasan antara menambah kuota atau rombongan belajar. Melihat situasi di Kabupaten Bekasi, ia memilih penambahan rombel. Alasannya karena jumlah murid di setiap rombel yang sudah ditetapkan sangat mendukung efektivitas saat proses belajar mengajar.

“Hasil ini (pertemuan dengan Kemendikbud-red) akan saya rapatkan dengan komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dan akan menerbitkan Keputusan Bupati atau Peraturan Bupati sebagai legalitas untuk penambahan kuota PPDB melalui zonasi rayonisasi desa, "jelasnya.

Namun penambahan rombel, lanjut Supratman, hanya diterapkan di wilayah yang terjadi gejolak atau polemik.
“Alhamdulillah proses berjalannya PPDB ini tidak seluruh wilayah yang mengalami polemik. Melainkan hanya wilayah yang padat, jadi kami priotaskan penambahan rombel ini hanya di wilayah padat" pungkasnya(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.