Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Danto mendesak agar Bupati Neneng Hasanah Yasin merombak struktural pengurusan pada dua Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bekasi, yakni BBWM dan PDAM Tirta Bhagasasi.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Desak Perombakan NNWM dan PDAM Tirta Bagasasi

Sebab selain PAD yang dihasilkan dua perusahaan tersebut setiap tahun semakin merosot, juga tidak jelas keuntungannya. Sejauh ini kata dia, dua perusahaan milik daerah tersebut tidak ada keterbukaan dan tidak rasional dalam pemasukan terhadap PAD Kabupaten Bekasi.

"Tidak rasional misalnya  jika diberi modal sepuluh juta, penghasilan dua juta. Itu tidak masuk logika, karenanya kepengurusannya mesti dirombak," tegasnya.

Kalau memang ada keseriusan dari pemerintah dalam pengelolaan BUMD, depidennya harus jelas. Di tahun 2016, BBWM maupun PDAM Tirta Bagasasi yang masuk dalam PAD hanya Rp 11 miliar padahal semakin kemari penggunaannya semakin banyak.

"Mestinya mah dalam hitungan kita harus bisa 70 miliar kan semakin kemari banyak pengunanya dan harus jelas juga keuntungannya," cetusnya.

"Sekarang PDAM dipihakketigakan. Ada PT. Moya ketika jatuh ke masyarakat sangat dirugikan. PDAM yang saya mau kepentingan masyarakat dulu setelah itu baru penjualan terhadap apartemen juga perusahaan," pungkasnya. (cr14/fzy) - tvberita.co.id
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.