Komisi A DPRD Kota Bekasi memanggil tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk membahas polemik perizinan mini market yang tidak kunjung selesai, di ruang rapat Komisi A DPRD Kota Bekasi.

Polemik Perizinan Minimarket Di Bekasi

Ketiga SKPD tersebut adalah Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan terakhir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi yang dinilai oleh Komisi A DPRD Kota Bekasi sebagai penanggungjawab akan banyaknya mini market ilegal yang beroperasi tanpa izin di Kota Bekasi, bahkan ada mini market yang tetap beroperasi walaupun sudah disegel oleh dinas aparat.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengatakan dalam rapat tersebut bahwa pihaknya sangat menginginkan upaya dan langkah konkrit dilakukan oleh semua SKPD terkait mini market tidak berizin di Kota Bekasi.

“Kita fokus kepada tiga mini market tak berizin yang dominan jumlahnya di Kota Bekasi, yakni Indomaret, Alfamart dan Alfa Midi. Kami inginkan tindakan dari SKPD terkait, apa saja yang sudah dilakukan?,” ujarnya dalam rapat tersebut. (27/02/2015)

Lebih lanjut Ariyanto mengungkapkan bahwa pihaknya pada Senin mendatang (02/03/2015) akan mengundang PT Midi Utama Indonesia dan juga PT Indomarco untuk mengetahui langsung persoalan ruwetnya dunia perizinan di Kota Bekasi.

(berbagai sumber)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.