Langkanya gas elpiji "melon" atau elpiji 3 kilogram di Jawa Barat, membuat Pertamina melakukan operasi pasar. Pertamina menjual elpiji 3 Kilogram langsung ke pasar-pasar di beberapa kota di Jawa Barat. Harganya pun dijual di bawah harga pasar.


Saat ini, di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti Bogor, Depok, dan Bekasi, harga Elpiji 3 Kilogram melonjak sampai Rp 28.000. Padahal sebelumnya hanya Rp 19.000.

Makanya, Pertamina yang melakukan operasi pasar menjual elpiji 3 Kilogram hanya Rp 16.000 saja. Jauh di bawah harga di pasaran saat ini.

Juru bicara Pertamina Pemasaran Jawa Barat, Milla Suciyani, mengatakan operasi pasar ini justru tak diminati pembeli di daerah-daerah yang sebelumnya mengeluhkan langka elpiji bersubsidi. Menurut Milla, operasi pasar gas melon itu dilakukan di beberapa titik seperti Tambun dan Cikarang, Bekasi, serta Citereup, Bogor.

Milla mengatakan dari 560 tabung yang disediakan, rata-rata hanya terjual antara 40 sampai 60 tabung. Namun, Pertamina menjamin bahwa operasi pasar akan tetap dilakukan di titik-titik yang berbeda sehingga masyarakat tidak lagi mengeluh elpiji langka dan mahal. "Pokoknya sampai harga normal kembali," jelasnya.

Ada empat kecamatan di empat wilayah yang dilakukan operasi pasar pada Rabu (25/2/2015). Di Kabupaten Bekasi adalah di Kecamatan Tambun dan Cikarang. (berbagai sumber)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.