BABELAN bekasitoday.com-Dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades), para calon kepala desa maupun pendukung dilarang memasang alat peraga atau atribut kampanye seperti pamplet, spanduk, baliho dan lainnya ditempat Ibadah, Instasi Pemerintahan, Sekolah atau sarana pendidikan lainnya.

Seperti halnya yang diutarakan Sekretaris Pilkades Babelan Kota, Jarudin (45), menurutnya, mau terbuka atau tertutup calon kades atau pendukungnya dilarang berkampanye. "Para calon Kades maupun pendukungnya dilarang berkampanye, baik terbuka atau tertutup," ujarnya Selasa (3/3).

Selain itu, lanjut Jarudin, ditempat yang dapat mengakibatkan terganggunya ketertiban dan ketentraman umum. Dan larangan lainnya adalah menghina seseorang, ras, golongan dan atau sesama calon kades. "Yang lebih penting lagi, dilarang menghasut dan mengadu domba antar perorangan maupun kelompok perorangan, "tegasnya.

Sementara pada pelaksanaan kampanye juga dilarang menggangu ketertiban umum. Termasuk dilarang mengancam melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok masyarakat dan atau, sesama calon kades. "Mereka juga dilarang merusak dan atau menghilangkan alat peraga atribut kampanye sesama calon kades, "terangnya.

Dia menambahkan, untuk menciptakan keamanan lingkungan, para calon kades juga dilarang berkampanye berkeliling desa atau pun secara tertutup, karena dinilai dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat, "ungkapnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.