BABELAN bekasitoday.com-Terkait pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas Pembantu (pustu) yang berada di Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan yang diduga tidak sesuai. Dikomentari oleh dr Dimyati, Kepala Puskesmas Babelan I.

Menurutnya, saya itu cuma ketempatan saja, bangunan pustu Kelurahan Bahagia didapat melalui Dinas Bangunan (Disbang), saya tidak berharap Pustu itu dibangun. Namun, karena itu bukan domainnya, atas surat perintah pembangunan Pustu melalui Disbang, akhirnya dikerjakan. Tapi, kata dia, pembangunan Pustu tidak diketahui oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). 

"Kita berharap tidak direhab bangunan Pustu Kelurahan Bahagia, karena adanya surat perintah oleh Disbang, akhirnya dikerjakan. Tapi, dalam pengerjaannya Dinkes tidak mengetahui, "ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (18/3).

Sebenarnya bahwa tahun ini, Dinkes akan menjadikan Pustu yang ada di Kelurahan Bahagia sebagai Puskesmas Unit.  Dirinya pun mengakui, bahwa Puskesmas Pembantu dibangun dengan anggaran sebesar Rp.800 juta, dan pembangunan pun sudah kita laporkan ke Dinkes, jika memang dalam pembangunannya ada kekurangan maka akan saya tegur pelaksana pekerjaannya. 

"Pembangunan Pustu sekitar Rp.800, jika ada kekurangan dalam pembangunannya maka akan kita laporkan ke pemborongnya, "terangnya.
Dia menambahkan, saya sudah beberapa kali hubungi pihak pemborong untuk membawa masuk alat poli gigi yang sampai saat ini berada di luar gedung, namun belum juga dilaksanakan, dan bangunan Pustu itupun belum diserah terimakan dari pemborong ke pihak Dinkes. "Alat poli gigi yang berada diluar Pustu menjadi temuan kita untuk kita laporkan ke pemborong. Dan sampai saat ini gedung baru tersebut belum diserah terimakan dari Pemborong ke Dinkes, "ungkapnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.