H.Agus Sopian, Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi
CIKARANG bekasitoday.com-H.Agus Sopian, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menghimbau kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk seteliti dan secermat mungkin dalam meneliti berkas persyaratan calon kepala desa.

Menurutnya, jangan sampai ada calon Kades yang tidak memenuhi persyaratan bisa lolos dan mengikuti Pilkades, kata dia, setelah menang nantinya Kades tersebut diprotes yang berakibat harus diselenggarakannya Pilkades ulang. "Jangan sampai terulang ketika salah satu calon kades yang tidak memenuhi persyaratan lolos kemudian menang, dan diprotes, maka harus dilakukan pemilihan ulang, "ujarnya Selasa (3/3).

Salah satu yang juga harus dicermati, kata Agus, terkait masalah tempat tinggal dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon Kades. Sesuai aturan main yang berlaku, calon Kades minimal sudah setahun bertempat tinggal di desa dia tinggal yang ditandai dengan KTP yang dimilikinya. "Misalnya dia tinggal didesa A. Tapi belum mencapai setahun, jadi dia tidak bisa mencalonkan diri di Desa A, "terang Agus yang juga Kades Segara Makmur.

Dia menegaskan aturan tentang tempat tinggal dan KTP Cakades, kata dia, harus benar-benar diteliti secermat mungkin. Selain itu, soal ijazah Cakades, jangan sampai ijazah Cakades palsu dan lolos seleksi. "Tim panitia harus benar-benar selektif dalam meneliti persyaratan Cakades, "tuturnya.

Meski saat ini sedang diselenggarakannya Pilkades dibeberapa desa, dia berharap, jangan sampai masing-masing kepala desa, ada yang sengaja menyimpan kasus tersebut dan baru dibuka setelah dia kalah dalam pemilihan. "Jadi sebelum Pilkades dilaksanakan, panitia harus memastikan semua calon yang akan turun di Pilkades benar-benar memenuhi persyaratan dan tidak menyimpan kasus yang bisa menjadi bom waktu, "tandasnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.