TARUMAJAYA bekasitoday.com-Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi inspeksi mendadak (Sidak) ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya, yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Sementara, H.Mulyana Muchtar, Ketua Komisi B menilai keberadaan PPI Paljaya sebenarnya bisa merangsang ekonomi daerah bekasi, namun pendangkalan laut membuat para konsumen enggan datang ke PPI Pal Jaya, sehingga membuat nelayan hanya menangkap ikan seadanya. "Konsumen masuk PPI juga berfikir paling juga yang ada hanya ikan blanak dan udang saja, "ujarnya Selasa (17/3).

Di tambahkan Mulyana, pihaknya akan mengupayakan agar PPI Pal Jaya ini menjadi selayaknya pasar atau tempat pelelangan yang dapat menyediakan berbagai jenis ikan, upaya-upaya ini juga akan disampaikan kedinas terkait. "Kami akan berusaha membuat PPI Pal Jaya ini menjadi layak untuk menyediakan berbagai jenis ikan, "terangnya.

Ia menganjurkan nelayan PPI Paljaya ini jangan sungkan untuk meminta apa yang menjadi kebutuhan nelayan di Pal Jaya Tarumajaya. "Kita akan mendorong kebutuhan nelayan PPI Paljaya ini ke Dinas Kelautan Provinsi Jabar, dan segera mengabulkan apa yang diminta oleh nelayan, "ungkapnya.

Dia menambahkan, peningkatan status pun menjadi pokok bahasan anggota Komisi B pada kunjungannya tersebut. "Kita akan dorong mereka untuk meminta kebutuhan nelayan disini, guna lancarnya transaksi nelayan dan agar semakin sejahtera menjadikan ekonomi mereka bisa meningkat. "Jangan sungkan-sungkan untuk meminta ke Pemerintah, minta saja gak dikasih, apalagi gak minta, "candanya.

Terpisah, Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Agus (34), sangat menyambut baik kehadiran Komisi B DPRD Kabupaten Bekasi. "Semoga mereka bisa membawa aspirasi kita, dan berharap tersampaikan oleh pemerintah, "harapnya. (red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.