GM PT PJB UP Muara Tawar saat beri bantuan
mesin pembuat pakan 
TARUMAJAYA bekasitoday.com-PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkit (UP) Muara Tawar salurkan program Corporate Social Responsibity (CSR) berupa satu set mesin untuk pembuatan pakan ikan di Sekretariat  Kelompok Binaan Program CSR program Pemberdayaan Ekonomi masyarakat (KUTBM), Kelompok Usaha  dan Tani Bendungan Mandiri RT 001/019, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh General Manager PT PJB UP Muara Tawar, Kamis (12/3). 

Di sela acara, Moh Effendi HM SHi, Ketua Kelompok Usaha Tani dan Tani Bendungan Mandiri kepada bekasitoday.com mengatakan,  pengembangan budidaya ikan lele ini perlu adanya pakan ikan jenis pelet, menurutnya, bantuan CSR dari PT PJB UP Muara Tawar ini hanya berupa satu unit mesin produksi pakan ikan dengan kapasitas dalam satu jam bisa menghasilkan 100 kilogram. "Bantuan satu unit mesin produksi pakan ikan yang diberikan PT PJB Muara Tawar melalui CSR bisa menghasilkan 100 kilogram setiap satu jamnya, "ujarnya.

Menurutnya, adanya mesin pakan ikan ini bisa mengurangi dampak beban biaya petani. "Kelompok tani disini bisa memproduksi ikan lele 200 sampai 300 kilogram per minggunya, sementara kisaran harga jual dikalangan petani saat ini perkilo gramnya sebesar Rp15 ribu, "jelasnya.

Terpisah, Enta Suhenta (43), Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Tarumajaya menilai adanya bantuan mesin produksi pakan ikan jenis pelet dari CSR PT PJB UP Muara Tawar ini sangat bagus dan
dapat memberdayakan masyarakat. Namun, petani disini merasa bingung dengan bahan baku, yang diharapkan petani bukan hanya mesin saja. Tapi seharusnya dibantu juga biaya untuk bahan bakunya untuk pakan ikan
tersebut. "Bantuan mesin ini bagus, tapi lebih bagus dibantu juga biaya untuk pembuatan pakan ikan tersebut, karena kita juga bingung soal bahan baku untuk ikan tersebut," jelasnya

Selain itu, kami berharap PT PJB UP Muara Tawar bisa membentuk koperasi simpan pinjam agar bisa membantu para petani untuk bisa mengembangkan usahanya lagi, tentunya dalam hal bertani ikan. "Kami berharap bukan hanya mesin saja yang dapat di berikan, Koperasi simpan pinjam-pun kami butuh, tentunya untuk mengembangkan usaha kami, "ujarnya.

Dikatakannya, petani ikan di Tarumajaya ini ada lima kelompok tani andalan  yang berada di  lima desa yaitu, Desa pantai Makmur, Desa Setia Asih, Desa Pusaka Rakyat, Desa Setia Mulya, dan Desa Pahlawan Setia. "Kelompok tani disini menjadi kelompok tani percontohan karena dari lima kelompok tani di tarumajaya hanya kelompok tani KUTMB ini yang dianggap mampu mengembangkan usahanya, "ungkapnya. (sas)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.