Remaja yang tergabung dalam Ikatan Remaja Mushola (Ikramus) Nurul Hikam RT014/08 Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi meminta kepada PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mensosialisasikan penggalian Pipa diwilayah tersebut. Pasalnya, masyarakat Buni Bakti hingga saat ini masih belum mengetahui jika wilayahnya akan dilintasi pipa gas milik PT. PGN.

Seperti halnya yang dikatakan, Ahmad Bayhaki (25), Ketua Ikramus Nurul Hikam menurutnya, bahwa sampai saat ini PT. PGN belum ada sosialisasi terkait penanaman pipa gas. "Kami butuh penjelasan PT. PGN tentang Analisis mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), bentuknya seperti apa kita tidak mengetahui, "cetusnya.

Selain itu, kata dia, kejelasan konpensasi PT. PGN pun ditanyakan, karena penanaman pipa tersebut bersinggungan langsung dengan proyek, baik itu pusat produksi maupun hanya perlintasan pipa gas agar diperhatikan,  lanjut dia, keterlibatan tenaga kerja hingga alokasi dana Coorporate Social Responsibility (CSR) juga harus diperhatikan. "Intinya adanya proyek ini harus memakmurkan kita, bukan malah membuat kita menderita, konpensasinya seperti apa harus jelas, karena berdampak langsung dengan aktivitas perekonomian warga, "ungkapnya. (red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.