April 2015
Kodim 0509 Bekasi Keruk Kali CBL Hilir

Minggu 26 April 2015. Komando Distrik Militer (Kodim) 0509 Kab.Bekasi mendapatkan bantuan berupa eskavator untuk mengeruk irigasi Srengseng Hilir Cikarang yang terdapat di Kampung Cikarang Jati, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Dikarenakan di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) mengalami pendangkalan.

Hal tersebut dikatakan Dandim 0509, Letkol Inf Nurdianto “Bantuan eskavator tersebut untuk mengeruk irigasi yang mengalami pendangkalan di Kali CBL dan guna melancarkan irigasi Srengseng Hilir Cikarang,” ujar Dandim.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pengairan atau irigasi mengalami pendangkalan  di 6 kecamatan dan 18 desa. oleh karena itu, pihaknya selain melakukan sosialisasi juga  langsung turun untuk mengadakan pendalamam Kali.

“Saluran Irigasi ini harus dalam, agar saat musim hujan tidak akan ada dampaknya untuk masyarakat sekitar. Jadi perlu ada sosialisasi dan terjun langsung ke lapangan, dan ini informasinya dari masyarakat juga,”ucapnya. Selain itu, TNI juga bersinergi dengan pihak Kepolisian di masing-masing sektor dan Masyarakat yang berada di 6 kecamatan, Sukatani, Sukakarya, Sukawangi, Tambelang, Cabangbungin dan Kecamatan Muaragembong untuk membantu pengerukan tersebut.

“Pengerukan di beberapa wilayah ini, kami juga bersinergi dengan pihak kepolisian dan masyarakat,” katanya.

Letkol Inf Nurdianto mengharapkan, dengan dikeruknya Kali CBL, di daerah irigasi sepanjang Srengseng Hilir Cikarang debit air ke sawah yang ada di beberapa Kecamatan dapat bertambah, apalagi kegiatan pengerukan tersebut untuk memperlancar program swasembada pangan.“debit air bisa lancar ke sawah. program swasembada pangan pun lancar dan tanpa hambatan. Apalagi nanti kita memasuki musim kemarau,”pungkasnya.

Sumber: TNI AD
KOTA MADYA bekasitoday.com-Salah satu terpidana mati kasus narkoba asal Ghana, Martin Anderson alias Belo disemayamkan di Kampung Kaliabang Poncol Jalan Raya Tanggul Permata No 78 RT02/03, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Selain itu, rumah yang kini menjadi sebuah Klinik Pengobatan itu adalah milik kakak ipar Martin bernama Bambang Slamet. Rumah tersebut telah ditinggalkan oleh Bambang kurang lebih dua tahun lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Abdul Gofur, Ketua RT setempat, menurutnya, bahwa salah satu keluarga dari istri terpidana mati itu pernah tinggal dirumah tersebut. "Dulu memang sempat ditinggali oleh kakak ipar pak Martin bernama Pak Bambang. Tapi, sekitar dua tahun lalu sudah dijual dan kini sudah dijadikan Klinik, "ujarnya Rabu (29/4).

Gofur mengaku, ia hanya mengenal sosok Bambang saja, sedangkan istri dari terpidana mati bernama Melanie ia tidak mengenalnya. "Saya nggak kenal sama Melanie, tapi saya kenal sama kakaknya, Pak Bambang yang sebelumnya tinggal dirumah ini, "tandasnya.

Mengenai kabar rencana pemakaman Martin, diakui Gofur, ia sudah mengetahuinya dari pihak kepolisian. Petugas penegak hukum itu, kata Gofur, telah memberitahunya sejak beberapa hari yang lalu. "Rencananya akan dimakamkan di TPU Perwira di daerah sini, "terangnya.

Sementara petugas pemakaman Fauzi (29) membenarkan, Martin Anderson dimakamkan di Blok E4 Pemakaman Muslim TPU Perwira siang ini. Dia mengatakan lubang kubur sudah digali sejak Senin (27/4) kemarin, setelah ada permintaan dari tim Kejaksaan. "Lokasi kuburnya ada di Blok Islam, yakni Blok E4 Petak II Nomor 28, "ujarnya.

Dijelaskan olehnya, lubang kubur yang digali berbeda ukurannya dari yang biasa digalinya. "Saya dikabari yang meninggal orang Nigeria makanya saya bedakan ukurannya. Panjang 2.2 meter, lebar 70 sentimeter dan kedalaman 150 sentimeter, "jelasnya.

Selain itu, lanjut Fauzi, pihaknya telah menyiapkan tenda tepat di atas liang lahat serta papan nama. "Papan nama itu terbuat dari kayu berwarna putih bertuliskan nama Martin Anderson (Surajuden Abiodunmoshod) lahir di Negeria 5 Mei 1961, "terangnya.(ind)
BEKASI SELATAN, bekasitoday.com-Keindahan batu permata memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pemakainya. Tak ayal moment ini pun banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha batu permata (Gamestone), dengan menjual berbagai jenis batu permata dan ring cincin yang menarik dengan jenis bahan yang berbeda seperti, perak, aloy, titanium, germanium, dan rodium.

Namun, moment ini juga dimanfaatkan oleh pemuda berinisial Sb(19) warga Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan, dengan modus berpura-pura menjadi pembeli. Sb pun asyik memilah milih jenis ring cincin yang akan menjadi target curiannya.

Beberapa jenis iketan pun telah menjadi curiannya, Sobirin pun menggenggamnya, melihat kondisi sepi dan tidak ada yang mengamati, lantas Sb pun mengantongi 4 ring cincin. Namun naas, ternyata aksi Sb dipergoki oleh pemilik toko Gamestone yang berada di Prumnas 2 RT001/11 No 226, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Ansar (18), pemilik Gamestone tersebut mengatakan, kedatangannya pun dianggap mencurigakan. Dia pun terus mengamati dengan memasang batu permata kedalam ring cincin.

"Kedatangannya mencurigakan, dengan memilih-milih ring cincin yang terlalu lama, akhirnya saya tinggal sembari memasang batu permata pelanggan kedalam ring cincin, "ujarnya Jum'at (24/4).

Dikatakannya, ada empat ring cincin yang telah diambilnya, ring yang dicurinya seharga Rp.70 ribu perbuah. "Empat buah ring titanium seharga Rp.70 ribu yang diambil pelaku, "ungkapnya.

Setelah dia mengetahui pelaku mengambil empat buah ring cincin, Ansar pun memberitahu Kakaknya bahwa pelaku sudah mencuri empat ring ditokonya dengan berbahasa Makassar.

"Saya langsung kasih tau abang saya, kalau dia nyolong dengan bahasa Makassar, karena dia gak ngerti bahasa Makassar, "jelasnya.

Pelaku pun langsung dipergoki oleh Irman Kakak dari Ansar yang juga pemilik Gamestone tersebut. Pelaku pun langsung digeledah. "Pelaku langsung saya tegur dan gledah, ternyata benar empat buah ring cincin berbahan Titanium telah dikantongi olehnya di saku kiri dan kanan, "terang Irman.

Setelah dipergoki, pelaku langsung diintrogasi massa yang ada di gamestone tersebut, tak ayal massa naik pitam karena tingkahnya langsung memukul pelaku. Pelaku pun langsung diamankan guna menghindari amuk massa.

"Pelaku kita amankan guna menghindari amuk massa, kita tempuh jalan kekeluargaan saja, kita serahkan pelaku kepada orang tuanya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, "tutupnya.(ind)
BEKASI SELATAN, bekasitoday.com-Pencari kerja di Kota Bekasi diprediksi meningkat setelah kelulusan siswa SMA/SMK. Hal yang sama juga terjadi pada tahun sebelumnya pada periode yang sama. Bahkan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi memprediksi peningkatan sampai 100 persen.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Sajekti Rubiah, mengatakan, bahwa saat masa kelulusan sekolah tiba, maka saat itu pula akan ada peningkatan pencari kerja yang membuat kartu kuning. Peningkatan terjadi karena siswa yang sudah lulus SMA/SMK memilih masuk ke dunia kerja, dan tidak meneruskan studi mereka ke perguruan tinggi. "Peningkatan bisa mencapat 100 persen, "ujarnya Jum'at (24/4).

Dikatakannya, bahwa peningkatan diprediksi baru akan terjadi pada awal bulan Mei. Disnaker sendiri menyiapkan 100 lembar kartu kuning untuk para pencari kerja perharinya. Ia menyatakan mayoritas pencari kerja adalah lulusan SMA/SMK, sementara yang di luar itu tidak banyak, "terangnya.

Sementara untuk jumlah pencaker di Kota Bekasi hingga akhir Maret 2015 mencapai 3.836 orang. Hal ini diketahui berdasarkan jumlah pemohon kartu kuning di Disnaker Kota Bekasi. Adapun mereka yang sudah bekerja jumlahnya mencapai 1.311 orang dari total lowongan pekerja sebanyak 7.377 orang. "Hingga Maret ini sudah ada 3.836 pemohon kartu kuning, "ungkapnya.

Sedangkan terkait lowongan pekerjaan, kata dia, para pencari kerja menempati lowongan pekerjaan beragam. "Ada di Pabrik, ada di hotel, rumah sakit, mini market, dan beberapa pekerjaan lainnya, "bebernya.

Sementara saat disinggung, masih banyak jumlah pencaker yang tidak bekerja ia mengatakan, bahwa hal tersebut dikarenakan faktor kebutuhan perusahaan. "Kalau memang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, perusahaan ya tentu tidak akan menerima, "tukasnya(ind)

BABELAN bekasitoday.com-Pengocokan tanda gambar calon kepala desa Hurip Jaya, dan calon kepala desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan yang digelar kedua desa tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta koramil babelan, Kamis (23/4).

Hadir dalam acara pengocokan bendera calon kepala desa tesebut, H.Suhup SH MM, Camat Babelan, H Jaini, Sekcam Babelan, Kompol Rinton Sitanggang SH, Kapolsek Babelan, Kapt Inft Sudiro, Danramil Babelan, tokoh masyarakat, alim ulama serta sejumlah Kepala Desa se-Kecamatan Babelan.

Sementara dalam pengocokan tanda gambar itu, Mursahid mendapatkan tanda gambar Apel, Rojali mendapatkan tanda gambar Nanas, Abdul Rohim mendapatkan tanda gambar Durian, Yakup mendapatkan tanda gambar Pisang, dan Edi Sugianto mendapatkan tanda gambar Rambutan.

Sementara, A.Kosasih, Ketua Panitia pilkades Hurip Jaya mengatakan, jumlah hak pilih sebanyak 2766. Kami berharap pelaksanaan pilkades berjalan aman, nyaman, serta lancar. "Jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 2766 pemilih, dan kami berharap pilkades ini berjalan aman, serta kondusif, "jelasnya.

Pantauan bekasitoday.com didapati bahwa untuk desa babelan kota, untuk Zainuddin mendapatkan tanda gambar Apel, Nichaya tanda gambar Nanas, Goni tanda gambar Durian, Saidih David mendapatkan tanda gambar Pisang, dan Hamdani mendapatkan tanda gambar Rambutan.(red)

BEKASI TIMUR, bekasitoday.com-Sebanyak 52 guru SMA-SMK Negeri dan swasta se-Kota Bekasi, kemarin (23/4), mengikuti penilaian guru berprestasi tingkat Kota Bekasi yang dilaksanakan di ruang auditorium SMAN 1 Bekasi.

Dari penuturan, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Latief Nurbana, proses seleksi penilaian guru berprestasi tersebut yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 23-24 April 2015, meliputi tes psikotes dan akademik. "Mereka harus melewati beberapa tahapan, "ujarnya Rabu (23/4)

Menurutnya, tes yang dilaksanakan sejak pukul 07.30-18.00 sore selama dua hari, nantinya akan memilih sebanyak 36 kandidat yang terdiri dari 18 guru SMA dan 18 guru SMK untuk kembali diuji dihari berikutnya.

"Kalau mereka memang dasarnya sudah memiliki intelektualitas sebagai seorang guru berprestasi, pastinya mereka akan cepat mengerjakan soal-soal pilihan ganda tersebut, "tuturnya.

Memasuki hari kedua, nantinya para guru-guru calon guru berprestasi ini akan kembali melewati serangkaian tes meliputi presentasi, pembuatan makalah, kerja kelompok hingga kepada tes wawacara oleh tim yang sudah ditunjuk oleh Disdik Kota Bekasi.

Latief juga mengatakan, untuk dihari kedua nantinya akan dikerucutkan kembali dari 18 kandidat guru SMA-SMK, nantinya akan dipilih sebanyak 6 orang guru SMA dan 6 orang guru SMK yang akan diseleksi secara ketat. "Setelah terpilih nantinya akan dicari tiga orang juaranya, "jelasnya.

Sementara itu, Yunus, Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, mengatakan setelah melakukan proses seleksi akademik, nantinya mereka juga akan dinilai ke sekolah, keluarga serta lingkungan disekitar sekolah. "Kami juga akan melakukan penilaian di sekolah, lingkungan sekitar sekolah dan di rumah," ungkapnya.

Ia juga menekankan, bahwa para guru berprestasi yang terpilih nanti akan dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan guru berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat dan di tingkat nasional.

"Para juaranya nanti akan dipersiapkan untuk kejuaraan guru berprestasi di tingkat Provinsi dan nasional, "pungkasnya.(ind)

BABELAN bekasitoday.com-sesosok bayi mungil berkelamin laki-laki dibuang orang tuanya di lahan kosong di perumahan Villa Gading Harapan VGH blok AF4 Rt4/22, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Rabu (22/4).
Sementara, Kompol Rinton Sitanggang SH, Kapolsek Babelan, mengatakan, benar telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki pada hari Rabu tanggal 22 April 2015 jam 06.30 Wib, lokasi ditemukannya bayi tersebut di perum VGH blok AF4 Rt4/22, Kel Kebalen Kecamatan Babelan. "Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki terbungkus kain sarung warna coklat kehijauan motif batik, dan dalam keadaan sehat, "jelasnya.

Dan saksi penemuan bayi tersebut diantaranya, Nurhayati, seorang pedagang, lahir di Padang 02 maret 1957, beragama Islam, warga VGH blok AG4 no.1 Rt02/22, Kelurahan Kebalen. Dan Taufik Hidayat, karyawan swasta yang lahir di Bekasi 1 Juli 1977, beragama Islam, warga perum VGH blok AG1 no.6 Rt.01/22, Kelurahan Kebalen, "terangnya.

Menurut keterangan saksi, kata dia, sekira jam 06.30 Wib saksi atas nama Nurhayati sedang berjalan pulang ke rumah setelah dari pasar, kemudian melintas dekat TKP, dan diberitahukan oleh seorang warga yang sedang mengantar anak sekolah, bahwa ada bayi di pinggir jalan, setelah itu dicek oleh Nurhayati ternyata benar ada bayi, dan bayi tersebut  dibawa oleh Nurhayati ke rumah Taufik Ketua RT setempat, dan saudara Taufik membawa bayi tersebut ke Puskesmas Babelan untuk diberikan pertolongan medis. "Barang bukti yang kita amankan,  kain sarung bermotif batik berwarna coklat, "ungkapnya.

Terpisah, dr.Sugiarto, dokter umum Puskesmas Babelan, kepada bekasitoday.com mengatakan, Intinya kondisi bayi bagus, cuman ada bintik merah di sebagian tubuhnya, kemungkinan besar akibat gigitan serangga. "Ketika dibawa ke Puskesmas kondisi bayi dalam keadaan sehat, hanya ada bintik merah kemungkinan akibat dari gigitan serangga, "ujarnya.

Menurutnya, bayi malang tersebut datang ke puskesmas sekitar pukul 07:00 Wib. "Bayi ini dibawa kepuskesmas sekitar pukul 07:00 Wib, oleh warga dan pihak kepolisian sektor babelan, "terangnya.

Dia menambahkan, kalau dilihat dari kondisinya, bayi tersebut berada di tempat ditemukannya sekitar 6 jam, dan usia bayi cukup bulan. "Kami perkirakan bayi tersebut sudah 6 jam berada diluar sebelum akhirnya ditemukan, dan kami menduga bayi malang ini dilahirkan di dukun, karena tali pusat terlihat sudah dipotong, "jelasnya.

Kami berharap masyarakat sekitar lebih cepat tanggap kalau menemukan bayi seperti ini dan langsung melaporkan ke Polisi serta segera membawanya ke Puskesmas terdekat. "Kami berharap masyarakat cepat tanggap sehingga kondisi bayi dalam keadaan sehat, dan bisa tertolong, "ungkapnya.(red)
BEKASI UTARA, bekasitoday.com-PT.Sidomuncul bersama Berlico Farma mengadakan Corporate Social Responbilty (CSR) berupa bakti sosial (Baksos) pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung di SD Marga Mulya III dan VII di wilayah Bekasi Utara.

Keengganan masyarakat untuk memahami kesehatan mata anak sebelum anak benar-benar mengalami hambatan dalam gangguan penglihatan, dapat mengakibatkan katarak anak atau kongenital. Hal ini tentu saja dapat dicegah dengan deteksi dini kelainan mata pada anak.

Nanik, Senior Public Relation Manager Sido Muncul Grup mengatakan, sejak awal Sido Muncul juga terlihat aktif menggelar program CSR. Akhir April ini Rabu (22/4) Sido Muncul kembali menggelar program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis untuk anak-anak sekolah dasar di wilayah Bekasi Utara.

"Pemeriksaan Mata dan Bantuan Kaca Mata Gratis bagi anak-anak SD, wilayah yang dipilih adalah SD-SD di daerah Bekasi Utara, "ujarnya Rabu (22/4).

Diungkapkannya, program CSR ini bekerjasama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Tak kurang 300-an anak SD di wilayah Bekasi Utara mengikuti program ini.

"CSR ini bekerjasama dengan PERDAMI dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sebanyak 300 anak SD di wilayah Bekasi Utara mengikuti program ini, "terangnya.

Untuk membantu para siswa terutama yang kurang mampu, PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul memberikan manfaat dan memberikan pemahaman kesehatan mata pada anak. "Memberikan manfaat bagi keluarga yang gak mampu, karena seringnya orang yang mampu saja tidak begitu perhatian dengan mata kan, kalau gak sakit banget itu kan sering tidak diperhatikan, dan kadang gak ngerti, "ungkapnya.

Sebetulnya, mata itu setiap 6 bulan sekali seharusnya diperiksa. "Pemeriksaan mata itu sebetulnya setiap 6 bulan sekali harusnya diperiksa,  "terangnya.

Namun, bagi orang-orang yang gak mampu wajib memeriksakan, karena orang yang mampu saja tidak tahu. Maka dari itu, Sido Muncul menggelar program ini. "Orang yang mampu saja sering gak tau, kalau anaknya mines atau bagaimana gitu, karena seringnya yang diperiksa itu kalau tidak gigi ya kesehatan, tapi mata jarang, "bebernya.

Dikatakannya, pada tahun 2013 Sido Muncul memulainya didaerah Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, Jakarta, Tangerang Selatan, di tahun 2015 diadakan di Bekasi. "Pada tahun 2013 kita memulai program ini didaerah Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, Jakarta, Tangerang Selatan, tahun ini kita adakan di Bekasi, "jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, bagi yang mata mines akan diberikan kaca mata. "Nanti bagi yang reflaksi atau mata mines, kita kasih kaca mata seminggu setelah program ini dilaksanakan, "terangnya.

Sementara Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat berharap dengan adanya pemeriksaan mata yang dilakukan sejak usia dini, bisa segera terdeteksi dan teratasi jika mengalami gangguan penglihatan. "Saya berharap adanya pemeriksaan mata yang dilakukan anak usia dini, bisa terdeteksi dan langsung teratasi, jika memang mengalami gangguan penglihatan," harapnya.(ind)
Tim Chiliders SMP Negeri 1 Kota Bekasi
BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Sebanyak 15 orang anggota 'Tim Chiliders' Sekolah Menengah Pertama Negeri  (SMPN) 1 Bekasi Senin (20/4), dilepas ke Negeri Sakura mewakili Kota Bekasi dalam perlombaan Championship Internasional di apel pagi Kota Bekasi ditanggapi baik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. 

Sementara, Eni Holidah, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bekasi mengatakan, keberangkatan siswa ke Jepang di awali oleh keberhasilan siswa dalam berlomba Chiliders, dan keberangkatan tersebut telah di restui oleh Pemerintah kota Bekasi. Sedangkan untuk perlombaan tersebut dilaksanakan selang enam hari. "Lombanya dua hari, persiapannya dua hari, dua harinya lagi untuk jalan-jalan," jelasnya Senin (20/4).

Dalam perlombaan tersebut, kata Eni, siswa didampingi oleh dua pelatih, dan orang tua wali murid. Ia mengungkapkan, untuk perlombaan akan dimulai pada 9-10 Mei mendatang,  untuk tanggal 7-8 jadwal keberangkatan dan pengecekan lokasi.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu menyambut baik dan berharap Tim Chiliders yang akan berangkat ke Jepang, dapat membawa harum Kota Bekasi. "SMPN 1 Bekasi ini bisa menampilkan yang terbaik. Sehingga, keberangkatannya ini membawa prestasi untuk mengharumkan Kota Bekasi," terangnya.

Ia mengucapkan, selamat bertanding kepada Tim Chiliders, Pemkot Bekasi juga akan mengiringi do'a saat tampil di championship internasional, bisa tampil prima dan tampil juara. "Tentu saya atas nama Pemkot Bekasi mengucapkan selamat bertanding, juga mengiringi dengan do'a, mudah-mudahan saat tampil di championship internasional ini, akan bisa tampil prima dan mampu meraih juara, "tutupnya.(red)

Bekasitoday.com: Sabtu, 18 April 2015. Hiruk Pikuk pembangunan di Kota Bekasi mejadi salah satu tranding topik dikalangan pegusaha Property. Banyaknya perumahan mewah dari selatan sampai utara, seperti, Perumahan Kemang Pratama, Summarecon, dan Harapan Indah dengan nuansa perumahan yang diikuti pembangunan menjadi catatan penting untuk dikaji.

Dalam kaitan tersebut, Darus Kelana (35) , Ketua MAPASI salah satu lembaga kajian yang konsen terhadap kebijakan Kota Bekasi menilai, perlu adanya keseragaman konsep penataan dikalangan pengembang di Kota Bekasi, hal itu dilihat dari maraknya perumahan yang menggunakan simbolnya sendiri dengan nama Kota dalam gerbang masuk perumahaan, cotoh kecil Kota Harapan Indah, slogan Kota dalam pintu gerbang Harapan Indah.

Menurut Darus, Pemerintah tidak tegas terhadap penamaan Kota dalam Kota, bila hal itu dibiarkan maka kedepan nama Kota Bekasi bisa hilang dan tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya, belum lagi Bekasi punya nilai sejarah besar dalam perjuangan kemerdekaan.

“Kalau penggunaan nama Kota tidak di imbangi dengan aturan ke depan oleh Pemkot Bekasi, maka nantinya Kota Bekasi bisa hilang sebagai namanya bahkan tidak hanya itu, nilai-nilai sejarah yang dimiliki pasti pula akan lenyap dengan sendirinya,” Cetus Darus kepada  Bekasi Today Sabtu (18/4).

Darus menambahkan, seharusnya Pemerintah memiliki aturan terkait penggunaan nama-nama Kota di wilayah Pemkot Bekasi oleh para pengembag, atau setidaknya memiliki Perda mengenai penggunaan nama Kota tersebut. (Red)

KOTA MADYA bekasitoday.com-PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) sambut baik adanya pendirian koperasi di lingkungan perusahaan tersebut yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan bagi pegawainya yang berjumlah keselurahan sebanyak 55 orang.

Manager cororate communicarions PT.BBWM Hilaluddin Yusri mengatakan, bahwa proses tujuan dari pendirian koperasi sebagai wujud untuk membantu kesejahteraan pegawai dan hasilnya didukung penuh para pegawai.

"Tujuan utama dari pendirian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai. Dengan adanya koperasi para pegawai, mungkin tidak lagi kesusahan di dalam mendapatkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhannnya," ujarnya kepada Berita Bekasi,  Jum'at (17/4).

Ia mengatakan, untuk saat ini koperasi yang didirikan nanti akan fokus dalam internal BBWM dan belum mengarah keluar.

Apapun bentuknya yang ada di koperasi BBWM, kata dia, jelas lebih kepada kebutuhan anggota yang merupakan pegawai di lingkungan BBWM sendiri.

Untuk modal awal pendirian koperasi, sambung Hilal, semua dihimpun melalui uang kas anggota dari dana hibah perusahaan yang tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada anggota yang membutuhkan dana secara mendadak, tanpa harus dipersulit dengan aturan. "Adanya koperasi yang didirikan sifatnya simpan pinjam khusus anggota koperasi yang juga pegawai BBWM, "terangnya.

Hilal menambahkan, proses pendirian koperasi tengah dilakukan untuk mendapatkan registrasi badan hukum yang nantinya berdiri secara independen di bawah naungan BBWM.

Jika sudah mendapatkan proses badan hukum yang sah, mungkin akan bertahap dilakukan penyusunan program kerja ke depannya. "Sekarang tengah melakukan proses pendaftaran badan hukum agar kedepannya bisa bekerja maksimal, "tandasnya.(red)
Prananto Sukodjatmoko, Direktur PT. BBWM
KOTA MADYA bekasitoday.com-Perusahaan minyak dan gas bumi milik Pemerintah Kabupaten Bekasi PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM), mengajukan penyertaan saham sebesar 10 persen di tiga blok Migas Tambun, Pondok Tengah, dan Pondok Makmur yang dikelola oleh PT. Pertamina (Persero).

Sementara Prananto Sukodjatmoko, Direktur PT. BBWM menjelaskan, saat ini badan usaha milik Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi itu belum memiliki saham di tiga blok tersebut. "Sekarang dalam proses meminta ke Pertamina dan SKK Migas untuk ikut serta di dalam penyertaan saham atau particiating interest (PI), "ujarnya Jum'at (17/4).

Pranananto menjelaskan aturan PI hanya untuk blok migas baru. Namun, PT BBWM tetap mengajukan jatah PI agar bisa mendapatkan 10 persen saham di tiga blok migas tersebut.

Ia mengatakan, sebagai dasar permohonan adalah UU Nomor 22 Tahun 2001 dan Pedoman Tata Kelola Migas Nomor 29 yang menyebutkan  bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan prioritas dalam mendapatkan gas di wilayahnya. "Sejak 2004 lalu kami mendapatkan alokasi gas dari awalnya empat juta kaki kubik hingga sekarang sekitar 32 juta kaki kubik, "terangnya.(red)
KOTA MADYA bekasitoday.com-Kantor Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Kota Bekasi kembali menghelat 'Pengobatan Gratis' dalam rangka Operasi Simpatik Polri yang dilaksanakan pada 6-21 April mendatang kepada pengunjung.

Sementara, Fajar Ginanjar, Kepala Seksi Penetapan Jasa Raharja mengatakan, hari ini kita melaksanakan pengobatan gratis dalam rangka operasi simpatik, pengobatan gratis ini diberikan kepada wajib pajak yang kebetulan hari ini melaksanakan tugasnya untuk membayar pajak kendaraan bermotor, "ujarnya Kamis (16/4).

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan sinergi berbagai unsur yakni Samsat Kota Bekasi, Dispenda Provinsi Jawa Barat Cabang Pelayanan Kota Bekasi, Jasa Raharja, dan Bank Jabar. "Kegiatan ini merupakan sinergi dari berbagai unsur, yaitu Polda Metro Jaya, Samsat Kota Bekasi, Dispenda Provinsi Jawa Barat Cabang Pelayanan Kota Bekasi, Jasa Raharja, dan Bank Jabar, "terangnya.

Selain itu, lanjut dia, pengobatan ini merupakan servis atau pelayanan ekstra kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan secara cuma-cuma. "Pengobatan ini merupakan servis atau pelayanan ekstra kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan secara cuma-cuma, "jelasnya.
Terlihat wajib pajak sangat antusias, kata dia, kedepan Samsat Kota Bekasi akan mengupayakan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin. "Kita akan upayakan, dan kita akan memberikan masukan kepada pimpinan kami supaya kegiatan ini menjadi rutinitas setiap bulannya, "tuturnya.

Kalau memang kegiatan ini positif, mungkin akan diadakan secara berkala. Dan untuk sementara kegiatan ini kita pusatkan dikantor Samsat Kota Bekasi. "Saya berharap kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan di kantor Samsat Induk, "tutupnya.(din)
KOTA MADYA bekasitoday.com-Pengunjung Samsat Kota Bekasi atau Wajib Pajak kembali mendapatkan pelayanan pengobatan gratis, Kamis (16/4).

Iptu Subur, Pamin STNK Samsat Kota Bekasi mengatakan, pengobatan gratis ini diberikan pada wajib pajak, wajib pajak dapat dua keuntungan, bisa bayar pajak dan sekaligus dapat pengobatan secara gratis. "Yang tidak sakit juga bisa mengecek kesehatannya, "jelasnya.

Menurutnya, kegiatan yang masuk kedalam program Samsat Peduli ini hanya melayani sakit-sakit ringan saja. "Selain bentuk kepedulian Samsat kepada masyarakat, diharapkan kegiatan ini membuat warga lebih nyaman saat sedang mengurus keperluan, "ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan sinergi empat instansi yakni Samsat Kota Bekasi, Dispenda, Jasa Raharja, dan Bank Jabar. Untuk meningkatkan pelayan kepada masyarakat secara cuma-cuma. "Sinergi empat instansi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cuma-cuma, "ujarnya.

Dia menambahkan, obat yang diberikan, kata dia, adalah obat standar paten bukan generik. "Obat yang diberikan kepada masyarakat adalah obat standar paten bukan generik, "terangnya.


Hal senada juga diucapkan oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Kota Bekasi Indrawan, menurutnya, kegiatan ini merupakan apresiasi kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan cuma-cuma yang menjadi timbal balik Samsat kepada wajib pajak. "Ini merupakan program rutin yang diadakan oleh Samsat, Jasa Raharja, Dispenda, dan Bank Jabar, "tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, Jasa Raharja selain di Samsat juga memberikan pengobatan gratis di Stasiun, Terminal, dan tempat-tempat khusus. "Jasa Raharja selain di Samsat juga memberikan pengobatan gratis di Stasiun, Terminal, dan tempat-temat khusus, tentunya untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, "terangnya.

Sedangkan untuk tenaga medis, kata dia, didatangkan langsung dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, "tambahnya.(din)
Suasana Ujian Nasional di SMAN 2 Babelan
BABELAN bekasitoday.com-Sebanyak 297 siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Babelan melaksanakan Ujian Nasional (UN), Rabu (15/4).

Sementara, Wakil Kepala Sekolah Hubungan Masyarakat (Wakasek Humas) SMAN 2 Babelan Irfan Kismanto (50) mengatakan,  tidak ada perbedaan antara UN sebelumnya dengan UN sekarang ini, hanya penentuan kelulusan saja yang menjadi perbedaan tahun ini. "Gak ada kesulitan untuk pelaksanaan UN sekarang dengan tahun lalu, hanya penentuan kelulusan saja yang menjadi perbedaan tahun ini, "ujarnya, Rabu (15/4).

Menurutnya, untuk pengawasan UN sendiri kita datangkan dari SMA Negeri 1 Babelan, dan pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar, aman dan terkendali. "Alhamdulillah pelaksaan UN tahun ini berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali, "terangnya.

Ia mengatakan, pada tahun ini SMAN 2 Babelan menargetkan 100 persen siswa-siswi lulus tanpa ada kasus kriminal atau apapun. "Target kita tahun ini 100 persen sama seperti tahun lalu, tanpa ada kasus kriminal atau apapun, "jelasnya

Ada pun mata pelajaran yang di ujikan secara nasional adalah, Bahasa Indonesia, Kimia, Geografi, Matematika, Biologi, Sosiologi, Bahasa Inggris, Fisika, dan Ekonomi, "ungkapnya.(ind/Nn)


SUKATANI bekasitoday.com-Polsek Sukatani dan Polresta Bekasi Kabupaten lakukan rekonstruksi pembunuhan wanita muda yang ditemukan terbungkus dalam karung di Kampung Kobak Rotan RT001/02, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Selasa (14/4).

Jasad Sini binti Yunus yang terbungkus dalam karung terlebih dahulu ditemukan oleh warga di saluran irigasi pada Kamis (9/4) lalu. Ketika ditemukan, jasad korban dalam keadaan tanpa busana dan terdapat luka jerat pada lehernya.

Kapolsek Sukatani Ajun Komisaris Polisi (AKP) Slamet Hartono mengatakan, dalam rekonstruksi ini pelaku memperagakan 32 adegan. "Rekonstruksi ini ada 32 Adegan, yang pertama adalah saat pengambilan gambar di TKP di Kampung Kranji RT001/06 Nomor 101 Dusun III, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, "ujarnya.

Ia mengatakan, setelah pelaku mengeksekusi korban, korban dibawa ke Sukatani, lanjut ke Kampung Kobak Rotan RT001/02, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya. "Setelah di eksekusi oleh pelaku dibawa ke arah Sukatani lanjut ke Kampung Kobak Rotan RT001/02, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, "ungkapnya.

Menurutnya, tertangkapnya pelaku melalui penyebaran gambar-gambar lewat media maupun masyarakat, akhirnya pelaku ditemukan dan mengakuinya. "Kami sebarkan gambar ke masyarakat serta media, "terangnya.

Sementara, hasil rekonstruksi tidak ada perbedaan apa yang disampaikan di Berita Acara Perkara (BAP). Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat Pasal 338 dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.(ind/Nn)
CIBITUNG bekasitoday.com-Keluarga pelaku datangi keluarga korban untuk meminta maaf, dan meminta tali silaturahmi jangan putus. "Kami harap dengan adanya kejadian ini menjadikan tali silaturahmi, dan kami memohon maaf jika kami tidak sempat mengurus jenazah korban, dan mohon diterima bantuan kami untuk meringankan prosesi tahlilan. "ujar keluarga pelaku Selasa (14/4).

Sebelumnya, wanita muda tanpa busana ditemukan tak bernyawa terbungkus karung di saluran irigasi dikampung Kobak Rotan RT001/02 Desa Sukamakmur Kecamatan Sukakarya, pada Kamis (9/4) lalu, wanita malang tersebut bernama Sini binti Yunus (45) warga Kampung Kranji RT001/06 No 101 Dusun III, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Sementara, Rosadi (50) salah satu warga mengatakan, bahwa pelaku yang bernama Cara bin Simun diketahui sering melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tanggga (KDRT) kepada sang istri. Bahkan, kata dia, korban sering dianiaya. "Ia sering, setiap hari sering cekcok dan suka mukul, mungkin dua hari sekali, kalau setiap hari tidak mungkin, "ujarnya Selasa.

Menurutnya, semasa hidup korban dikenal baik, dan merupakan tulang punggung keluarga. "Semasa hidup korban baik, dan menjadi tulang punggung suami, "terangnya 

Warga pun meminta agar korban dihukum seberat-beratnya.(ind/Nn)
Cikarang bekasitoday.com-Color Run warnai Dies Natalies ke 11 President University. Ratusan mahasiswa dari 32 Propinsi larut dalam kegiatan Color Run tersebut. Diketahui President University menggelar tiga event yang terbagi dalam tiga hari, dan pada Sabtu (11/4) adalah kegiatan Color Run, kegiatan tersebut berakhir pada Rabu (15/4) mendatang.

Sementara, Stiven Gouw (19) Ketua Panitia yang didampingi Bella Katarina (20) selaku Humas Eksternal, ketika ditanya kepada bekasitoday mengatakan, HUT President University ke 11 dimeriahkan dengan Color Run yang dihadiri kurang lebih 2000 mahasiswa. "Dipuncak acara akan diramaikan oleh bintang tamu Rasya, dan ini rutin diadakan disetiap tahunnya, dan tahun ini  untuk pertama kalinya dimeriahkan dengan Color Run, "jelasnya Sabtu (11/4). 

Sebelum Color Run dimulai PresUnivers diajak sedikit melakukan pemanasan dengan gerakan senam. setelah pemanasan, ribuan PresUnivers dilepas dari garis start. "Rute Color Run yaitu dormigtory, menuju ICT, lalu ke bundaran Jababeka Golf dan kembali ke dormitory. Dalam acara itu terdapat lima checkpoint, di setiap checkpoint panitia telah siaga untuk menaburkan color powder ke pelari. Setiap checkpoint memiliki warna berbeda diantaranya, merah, hijau, ungu, biru, dan kuning, "terangnya.

Menurutnya, jumlah pelari yang berpartisipasi ada sekitar dua hingga tiga ribu orang. "Jarak tempuh total tiga kilometer, ada 150 kilogram bubuk warna kita sediakan untuk setiap checkpoint. Peserta yang ikut ada yang dari mahasiswa, President High Shcool, mahasiswa baru, alumni, staf President University dan dari komunitas Jababeka Runners, serta ada undangan juga, "ujarnya.

Terpisah, Yohana (19), salah satu peserta Color Run mengaku sangat menikmati Color Run yang diadakan ini. "Color Run itu bentuk kebersamaan antar mahasiswa, serta ada unsur olahraganya. Ini sangat menarik, kedepan diharapkan kegiatan semacam ini bisa lebih meriah lagi, "terangnya.(Nn)
AKBP Rickynaldo Chairul Sik Kapolresta Bekasi Kabupaten (kanan)
saat berjabat tangan dengan Kombespol Isnaini Ujiarto
Cikarang bekasitoday.com-Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rickynaldo Chairul Sik, Kapolresta Bekasi Kabupaten ketika ditanya program kedepan kepada wartawan mengatakan, fokus utamanya adalah menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Bekasi. "Saya akan menciptakan kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Bekasi, "ujarnya, Sabtu (11/4).

Selain itu, tambahnya, bahwa kondusifitas adalah hal mutlak yang harus dilakukan untuk Kabupaten Bekasi sehingga investor mau berinvestasi. "Kalau tidak kondusif bagaimana mereka (para investor-red) mau menanamkan modalnya di sini, "terangnya. 

Dia menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran stakeholder menjelang Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).(red)
Cikarang bekasitoday.com-Lepas sambut Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Isnaini Ujiarto Kapolresta Bekasi Kabupaten kepada Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rickynaldo Chairul Sik, penuh haru.

Bertempat di Mapolresta Bekasi Kabupaten, Kecamatan Cikarang Utara, Mantan Kapolresta Bekasi Kombespol Isnaeni Ujiarto berpisah dengan seluruh jajarannya disertai upacara penyambutan Kapolresta yang baru.

Diketahui, Kombespol Isnaeni Ujiarto pindah tugas sebagai Kepala Bagian Ren Lap Bim Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, sementara AKBP Rickynaldo Chairul Sik berasal dari Pam Obvit Baharkam Mabes Polri.

Dalam sambutannya, Kombespol Isnaeni Ujiarto meninggalkan pesan kepada penerusnya agar bisa menjaga kondusifitas di Kabupaten Bekasi. "Saya peracaya penerus saya ini bisa lebih baik dari saya, "singkatnya Sabtu (11/4)

Isak tangis pun pecah mengiringi pelepasan Mantan Kapolresta Bekasi Isnaeni Ujiarto, saat Polisi Wanita (Polwan) pembaca pesan dan kesan, terlebih ketika Kombespol Isnaeni Ujiarto berjabat tangan kepada para jajarannya mulai dari marbot, tukang kebun, penjual di kantin, hingga ke bintara dan perwira polisi.

Suasana bertambah haru ketika bintara polisi wanita yang tergabung dalam grup vokal menyanyikan lagu Andra and the Backbone berjudul Sempurna dan lagu lain karangan sendiri yang liriknya berisi kepergian Mantan Kapolresta Bekasi Kabupaten.(Nn)
Kepala UPTD Pendidikan PAUD-SD Babelan
BABELAN bekasitoday.com-Lantaran diduga jarang masuk kantor, Ayat Rusyadi Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babelan Kota 03 terancam terkena sangsi tegas.

Seperti halnya yang diutarakan, Asnadi, Kepala UPTD Pendidikan PAUD-SD Babelan, menurutnya, jika benar hal itu terjadi (kasek jarang masuk kantor-red), saya akan memberi sangsi tegas kepada kepala sekolah tersebut. "Ya kalau hal itu memang benar terjadi, tentunya kami akan beri sangsi tegas, " tandasnya.

Dia menambahkan, jangankan rekan-rekan media, saya sendiripun selaku Kepala UPTD ,ketika berkunjung kesekolah tersebut, belakangan ini tidak pernah bertemu dengan kepala sekolah. "Saya sendiri aja jarang ketemu saat berkunjung ke sekolah, apalagi temen-temen media, "ujarnya saat dihubungi lewat telepon selular.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah satu guru pengajar di SDN Babelan Kota 03, menurutnya, beberapa bulan ini Kasek jarang masuk kantor, saat kami butuh tandatangan kasek saja, mereka harus menemui ke kediaman kasek tersebut. "Kepala sekolahnya udah lama ga ke kantor pak, mau minta tanda tangan aja ribet banget, sampe dateng kerumahnya, "ungkapnya.(Nn)
BABELAN bekasitoday.com-Puluhan warga kampung muara Rt008/006, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang tergeletak di toko pinggir jalan. Senin (6/4).

Menurut Abdul Kohar dan H.Endang Sukarja yang beralamat di kapung Muara Bakti Rt012/006, mengatakan, bahwa korban sering terlihat disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun korban bukan warga sekitar, dan korban kelihatannya orang lupa ingatan dan sudah pikun. "Korban sering terlihat disini, dan korban terlihat ilang ingatan, dan sudah pikun, "ujarnya.

Dia menambahkan, korban sebelum meninggal juga terlihat sakit-sakitan, dan pada saat itu korban terlihat tertidur di depan toko, dan kami mendekati korban, dan ternyata korban sudah meninggal dunia. "Sebelum meninggal korban terlihat sakit-sakitan, kemudian korban terlihat tertidur, ketika kami dekati ternyata korban sudah tidak bernyawa, "terangnya.

Terpisah, Kompol Ardi Rahananto SE Sik, Kapolsek Babelan, Polresta Bekasi Kabupaten mengatakan, benar telah di ketemukan mayat tanpa identitas, Senin, (6-4) sekitar jam 08:30 Wib, di jalan raya pasar Muara Bakti Rt 008/006, Desa Muara Bakti, Korban Mr. X berjenis kelamin laki-laki,  diperkirakan berumur kurang lebih 70 tahun, rambut ikal, kulit hitam, memakai baju koko panjang, "jelasnya.

Dari keterangan saksi dilokasi kejadian, bahwa korban sering terlihat di sekitar TKP, namun korban bukan warga sekitar, dan korban orang yang hilang ingatan kondisinya sudah pikun. Korban juga terlihat sering sakit-sakitan. Dan pada saat saksi melihat korban sudah tergeletak/tertidur d depan toko saksi mendekati korban dan ternyata setelah d lihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dan tindakan yang kami lakukan, cek TKP, cari keterangan saksi memintakan visum mayat. Buat lapga, "terangnya.(red)
Open House Rumah Autis Bekasi peringati "World Autism Awareness Day 2015"Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autis Dunia  yang jatuh pada tanggal 2 April 2015, Rumah Autis Bekasi  bersama Spire Research & Consulting menggelar Open House dengan tema "Autisma di-Indonesia" di Rumah Autis Bekasi, Jatiasih - Kota Bekasi pada Kamis 2 April 2015.

Open House turut dihadiri oleh Bapak Deka Kurniawan beserta Ibu Ulfi selaku pendiri Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah Rumah Autis, Nelwansyah (Direktur Ekskutif Rumah Autis), Ibu Deby Haryati dan Ibu Merry dari Spire Research & Consulting.

Dibuka dengan kata sambutan oleh Bapak Nelwansyah yang juga membwakan presentasi  mengenai "Autis di-Indonesia".
Open House Rumah Autis Bekasi peringati "World Autism Awareness Day 2015"
Nelwansyah (Direktur Ekskutif Rumah Autis)
Dalam presentasi tersebut, beliau memperkenalkan kepada hadirin tentang apa itu autisma, apa penyebab autisma, jumlah penyandang autisma di Indonesia, dan pendidikan bagi anak penyandang autisma.

Open House bertujuan untuk memberi edukasi tentang autisma serta meminta pemerintah dan masyarakat agar lebih fokus dalam peran penangan Anak Berkebutuhan Khusus di Indonesia.

Open House Rumah Autis Bekasi peringati "World Autism Awareness Day 2015"
Ibu Merry (Corporate Communication Spire Research) dan Nelwansyah (Direktur Ekskutif Rumah Autis)

"Penanganan anak berkebutuhan khusus bukan semata butuh peran dari orang tua, namun negara juga harus ikut berperan dalam menanggapi masalah ini. Anak berkebutuhan khusus bukan sekedar butuh peran dari orang tua, tapi perlu peran dari negara" tegas Nelwansyah yang bertindak sebagai Direktur Rumah Autis Bekasi. Acara dilanjutkan dengan konferensi pers bersama Ibu Merry (Corporate Communication Spire Research).

Spire Research mencatat, tahun ini jumlah penyandang autisma di Indonesia yang terdata kurang lebih berjumlah 139 ribu berusia 17 tahun kebawah dan rata-rata belum mendapat perhatian khusus, memperoleh pendidikan layaknya anak normal lainnya. Maka dari itu,  Ibu Merry sangat berharap dari media massa dan pemerintah agar fokus untuk menangani dan mensosialisasikan kepentingan anak berkebutuhan khusus.

"Kami berharap semoga media massa beserta pemerintah dapat membantu mensosialisasikan kepentingan anak berkebutuhan khusus, dan kepada pemerintah agar bisa membuka lapangan kerja untuk mereka misalnya dibidang hospitality, perhotelan atau public service" Tutur Ibu Merry.

Diakhir acara, awak media dan seluruh tamu undangan diajak berkeliling sekolah Rumah Autis, kemudian melihat salah satu kegiatan Ekstrakurikuler  memasak "Cooking  Class" yang dipandu  Chef Nanda Hamdalah.

Reporter /Al Sidik Ode Arwa
082198467967