BEKASI TIMUR, bekasitoday.com-Sebanyak 52 guru SMA-SMK Negeri dan swasta se-Kota Bekasi, kemarin (23/4), mengikuti penilaian guru berprestasi tingkat Kota Bekasi yang dilaksanakan di ruang auditorium SMAN 1 Bekasi.

Dari penuturan, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Latief Nurbana, proses seleksi penilaian guru berprestasi tersebut yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 23-24 April 2015, meliputi tes psikotes dan akademik. "Mereka harus melewati beberapa tahapan, "ujarnya Rabu (23/4)

Menurutnya, tes yang dilaksanakan sejak pukul 07.30-18.00 sore selama dua hari, nantinya akan memilih sebanyak 36 kandidat yang terdiri dari 18 guru SMA dan 18 guru SMK untuk kembali diuji dihari berikutnya.

"Kalau mereka memang dasarnya sudah memiliki intelektualitas sebagai seorang guru berprestasi, pastinya mereka akan cepat mengerjakan soal-soal pilihan ganda tersebut, "tuturnya.

Memasuki hari kedua, nantinya para guru-guru calon guru berprestasi ini akan kembali melewati serangkaian tes meliputi presentasi, pembuatan makalah, kerja kelompok hingga kepada tes wawacara oleh tim yang sudah ditunjuk oleh Disdik Kota Bekasi.

Latief juga mengatakan, untuk dihari kedua nantinya akan dikerucutkan kembali dari 18 kandidat guru SMA-SMK, nantinya akan dipilih sebanyak 6 orang guru SMA dan 6 orang guru SMK yang akan diseleksi secara ketat. "Setelah terpilih nantinya akan dicari tiga orang juaranya, "jelasnya.

Sementara itu, Yunus, Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, mengatakan setelah melakukan proses seleksi akademik, nantinya mereka juga akan dinilai ke sekolah, keluarga serta lingkungan disekitar sekolah. "Kami juga akan melakukan penilaian di sekolah, lingkungan sekitar sekolah dan di rumah," ungkapnya.

Ia juga menekankan, bahwa para guru berprestasi yang terpilih nanti akan dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan guru berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat dan di tingkat nasional.

"Para juaranya nanti akan dipersiapkan untuk kejuaraan guru berprestasi di tingkat Provinsi dan nasional, "pungkasnya.(ind)

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.