BABELAN bekasitoday.com-sesosok bayi mungil berkelamin laki-laki dibuang orang tuanya di lahan kosong di perumahan Villa Gading Harapan VGH blok AF4 Rt4/22, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Rabu (22/4).
Sementara, Kompol Rinton Sitanggang SH, Kapolsek Babelan, mengatakan, benar telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki pada hari Rabu tanggal 22 April 2015 jam 06.30 Wib, lokasi ditemukannya bayi tersebut di perum VGH blok AF4 Rt4/22, Kel Kebalen Kecamatan Babelan. "Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki terbungkus kain sarung warna coklat kehijauan motif batik, dan dalam keadaan sehat, "jelasnya.

Dan saksi penemuan bayi tersebut diantaranya, Nurhayati, seorang pedagang, lahir di Padang 02 maret 1957, beragama Islam, warga VGH blok AG4 no.1 Rt02/22, Kelurahan Kebalen. Dan Taufik Hidayat, karyawan swasta yang lahir di Bekasi 1 Juli 1977, beragama Islam, warga perum VGH blok AG1 no.6 Rt.01/22, Kelurahan Kebalen, "terangnya.

Menurut keterangan saksi, kata dia, sekira jam 06.30 Wib saksi atas nama Nurhayati sedang berjalan pulang ke rumah setelah dari pasar, kemudian melintas dekat TKP, dan diberitahukan oleh seorang warga yang sedang mengantar anak sekolah, bahwa ada bayi di pinggir jalan, setelah itu dicek oleh Nurhayati ternyata benar ada bayi, dan bayi tersebut  dibawa oleh Nurhayati ke rumah Taufik Ketua RT setempat, dan saudara Taufik membawa bayi tersebut ke Puskesmas Babelan untuk diberikan pertolongan medis. "Barang bukti yang kita amankan,  kain sarung bermotif batik berwarna coklat, "ungkapnya.

Terpisah, dr.Sugiarto, dokter umum Puskesmas Babelan, kepada bekasitoday.com mengatakan, Intinya kondisi bayi bagus, cuman ada bintik merah di sebagian tubuhnya, kemungkinan besar akibat gigitan serangga. "Ketika dibawa ke Puskesmas kondisi bayi dalam keadaan sehat, hanya ada bintik merah kemungkinan akibat dari gigitan serangga, "ujarnya.

Menurutnya, bayi malang tersebut datang ke puskesmas sekitar pukul 07:00 Wib. "Bayi ini dibawa kepuskesmas sekitar pukul 07:00 Wib, oleh warga dan pihak kepolisian sektor babelan, "terangnya.

Dia menambahkan, kalau dilihat dari kondisinya, bayi tersebut berada di tempat ditemukannya sekitar 6 jam, dan usia bayi cukup bulan. "Kami perkirakan bayi tersebut sudah 6 jam berada diluar sebelum akhirnya ditemukan, dan kami menduga bayi malang ini dilahirkan di dukun, karena tali pusat terlihat sudah dipotong, "jelasnya.

Kami berharap masyarakat sekitar lebih cepat tanggap kalau menemukan bayi seperti ini dan langsung melaporkan ke Polisi serta segera membawanya ke Puskesmas terdekat. "Kami berharap masyarakat cepat tanggap sehingga kondisi bayi dalam keadaan sehat, dan bisa tertolong, "ungkapnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.