Bekasitoday.com: Sabtu, 18 April 2015. Hiruk Pikuk pembangunan di Kota Bekasi mejadi salah satu tranding topik dikalangan pegusaha Property. Banyaknya perumahan mewah dari selatan sampai utara, seperti, Perumahan Kemang Pratama, Summarecon, dan Harapan Indah dengan nuansa perumahan yang diikuti pembangunan menjadi catatan penting untuk dikaji.

Dalam kaitan tersebut, Darus Kelana (35) , Ketua MAPASI salah satu lembaga kajian yang konsen terhadap kebijakan Kota Bekasi menilai, perlu adanya keseragaman konsep penataan dikalangan pengembang di Kota Bekasi, hal itu dilihat dari maraknya perumahan yang menggunakan simbolnya sendiri dengan nama Kota dalam gerbang masuk perumahaan, cotoh kecil Kota Harapan Indah, slogan Kota dalam pintu gerbang Harapan Indah.

Menurut Darus, Pemerintah tidak tegas terhadap penamaan Kota dalam Kota, bila hal itu dibiarkan maka kedepan nama Kota Bekasi bisa hilang dan tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya, belum lagi Bekasi punya nilai sejarah besar dalam perjuangan kemerdekaan.

“Kalau penggunaan nama Kota tidak di imbangi dengan aturan ke depan oleh Pemkot Bekasi, maka nantinya Kota Bekasi bisa hilang sebagai namanya bahkan tidak hanya itu, nilai-nilai sejarah yang dimiliki pasti pula akan lenyap dengan sendirinya,” Cetus Darus kepada  Bekasi Today Sabtu (18/4).

Darus menambahkan, seharusnya Pemerintah memiliki aturan terkait penggunaan nama-nama Kota di wilayah Pemkot Bekasi oleh para pengembag, atau setidaknya memiliki Perda mengenai penggunaan nama Kota tersebut. (Red)

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.