BEKASI SELATAN, bekasitoday.com-Pencari kerja di Kota Bekasi diprediksi meningkat setelah kelulusan siswa SMA/SMK. Hal yang sama juga terjadi pada tahun sebelumnya pada periode yang sama. Bahkan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi memprediksi peningkatan sampai 100 persen.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Sajekti Rubiah, mengatakan, bahwa saat masa kelulusan sekolah tiba, maka saat itu pula akan ada peningkatan pencari kerja yang membuat kartu kuning. Peningkatan terjadi karena siswa yang sudah lulus SMA/SMK memilih masuk ke dunia kerja, dan tidak meneruskan studi mereka ke perguruan tinggi. "Peningkatan bisa mencapat 100 persen, "ujarnya Jum'at (24/4).

Dikatakannya, bahwa peningkatan diprediksi baru akan terjadi pada awal bulan Mei. Disnaker sendiri menyiapkan 100 lembar kartu kuning untuk para pencari kerja perharinya. Ia menyatakan mayoritas pencari kerja adalah lulusan SMA/SMK, sementara yang di luar itu tidak banyak, "terangnya.

Sementara untuk jumlah pencaker di Kota Bekasi hingga akhir Maret 2015 mencapai 3.836 orang. Hal ini diketahui berdasarkan jumlah pemohon kartu kuning di Disnaker Kota Bekasi. Adapun mereka yang sudah bekerja jumlahnya mencapai 1.311 orang dari total lowongan pekerja sebanyak 7.377 orang. "Hingga Maret ini sudah ada 3.836 pemohon kartu kuning, "ungkapnya.

Sedangkan terkait lowongan pekerjaan, kata dia, para pencari kerja menempati lowongan pekerjaan beragam. "Ada di Pabrik, ada di hotel, rumah sakit, mini market, dan beberapa pekerjaan lainnya, "bebernya.

Sementara saat disinggung, masih banyak jumlah pencaker yang tidak bekerja ia mengatakan, bahwa hal tersebut dikarenakan faktor kebutuhan perusahaan. "Kalau memang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, perusahaan ya tentu tidak akan menerima, "tukasnya(ind)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.