BEKASI KOTA bekasitoday.com-H.Mahfudz Abdurahman, anggota komisi V DPR-RI mengaku, cara yang digunakan Gerakan Moral dengan cara memperkenalkan budaya bekasi bertepatan dengan digelarnya car free day's sangat tepat, dapat dipastikan ribuan pasang mata menyaksikan gelar seni dan budaya bekasi yang diadakan perguruan silat di bekasi.

"Cara yang digunakan perguruan silat bekasi dalam melestarikan seni budaya bekasi sangat tepat, dimana mengadakan pertunjukan seni beladiri di sela acara car free day's, sudah pasti ribuan pasang mata menyaksikan pertunjukan tersebut, "jelasnya saat dihubungi lewat telepon selularnya, Minggu (14/6).

Kami berharap generasi muda bekasi, sekalipun tinggal di lingkungan modern, jangan pernah meninggalkan sejarah asli bekasi, tentunya dengan cara melestarikan silat budaya, karena dengan budaya kita bisa menjaga bangsa.

"Bocah bekasi jangan lupa sejarah bekasi walaupun berada dan tinggal dilingkungan yang serba modern, karena dengan kita melestarikan budaya, dapat dipastikan kita bisa menjaga bangsa ini, "ungkapnya

Mardanih, Ketua Gerakan Moral disela acara kepada bekasitoday mengatakan, kegiatan kita ini untuk mengedepankan pencak silat sebagai budaya perilaku dan bahasa. "Bekasi punya betawi, dan kita wajib mengedepankan budaya bekasi, "ujarnya.

Menurutnya, semua daerah mempunyai budaya yang berbeda-beda dari moyangnya, dan hal itu harus dipegang teguh. "Budaya nenek moyang disetiap daerah pasti berbeda, harus dilestarikan dan dipegang teguh, serta dapat mengedepankan adabnya, "terangnya.

Informasi yang didapat bekasitoday, bahwa perguruan silat yang dinaungi oleh Gerakan Moral Silaturahmi Pelestari Budaya Bekasi ada sekitar 51 perguruan silat dari Jabodetabek dan Jawabarat.(red)  
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.