BABELAN bekasitoday.com-Maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor-red) yang terjadi saat bulan suci ramadhan. di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, membuat warga resah.

Seperti yang diutarakan Ipit (24), salah satu warga kampung cakra Rt024/003, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi yang juga menjadi korban pencurian, menurutnya, akhir-akhir ini hampir setiap minggu selalu ada warga yang menjerit kehilangan sepeda motor.

“Dengan kondisi ekonomi krisis seperti sekarang ini sangat susah untuk memiliki motor, namun tetap saja penjahat sindikat curanmor itu tidak segan-segan untuk mengambilnya secara diam-diam (maling-red), ”ujarnya Minggu (21/6).

Di lingkungan sekitar sini kata dia, sudah terjadi dua kasus warga kehilangan sepeda motor, yang hingga saat ini masih belum terungkap siapa pelakunya.

“Aksi pencurian tersebut terjadi sekitar Jam 15.20 Wib, mereka memanfaatkan saat jam-jam dimana banyak warga  sedang pergi ke pasar. Terus terang kejadian ini sangat meresahkan, dan saya berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap dan menangkap pelaku curanmor, ”harapnya.

Terpisah, Cambang (57), Ketua Rt24/003, mengakui, bahwa daerahnya akhir-akhir ini memang rawan pencurian. Ia meminta bagi warga yang menjadi korban pencurian segera melaporkan ke pihak berwajib. “Waktu hilangnya nggak begitu lama. Selang beberapa hari sudah ada yang kehilangan lagi, ”terangnya.

Sementara, Kasi Humas Polsek Babelan, Brigadir Anwar Fadilah,SH mengatakan, bagi warga masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda dua. Ketika memarkir atau ketika berada didalam rumah, hendaknya motor miliknya itu dikunci ganda, sehingga akan memperlambat proses pencurian yang dilakukan oleh pelaku curanmor.

“Kami sudah lakukan patroli secara rutin ke tiap-tiap desa maupun kelurahan yang ada di Kecamatan Babelan, serta kembali lagi dan tak pernah bosan untuk menghimbau warga agar lebih waspada dan dapat bersinergi dengan kami. Kemudian untuk kendaraan agar menggunakan kunci ganda dan parkir ditempat yang aman, ”ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih mendalami kasus curanmor tersebut untuk mengungkap kasus yang kini sudah meresahkan warga. “Terkait pelaporan warga, kami juga sudah lakukan pengembangan dan penyidikan,” tegasnya.

Menyikapi hal itu, Moh.Novrizal, Ketua Forum Pribumi Bekasi (FPB) mengatakan, dengan maraknya pelaku sindikat curanmor di Kabupaten Bekasi, ia menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Babelan harus waspada jangan meletakkan motor di sembarang tempat.

“Untuk para korban, laporkan segera ke pihak kepolisian terdekat. Selain itu juga kita berharap kepada Kapolresta Kabupaten Bekasi agar supaya menegaskan kepada bawahannya seperti Kapolsek harus betul-betul pro aktif untuk memberantas pelaku curanmor, ”ujarnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.