TARUMAJAYA bekasitoday.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kacamatan Tarumajaya, nilai perbaikan jalan yang dilakukan pihak PT MTA asal jadi.

Seperti yang diutarakan mantan Ketua KNPI Kecamatan Tarumajaya, Piyan Dasuqi (31), menurutnya, perbaikan jalan yang dilakukan pihak PT MTA dinilai belum memenuhi standar kwalitas.

"Kita KNPI Kecamatan Tarumajaya tidak terima kesepakatan pihak PT MTA begitu saja, perbaikan jalan yang dikerjakan pihak PT MTA belum memenuhi standar kwalitas, "ujar Piyan kepada bekasitoday.

Dikatakannya, kalau hanya sistem tambal sulam, dan menggunakan meterial yang tidak standar kwalitas, kata dia, kekuatan jalan itu hanya sementara, dan hanya seolah menggugurkan kewajiban saja.

"Sistem tambal sulam boleh saja, tapi material yang digunakan tidak standar kwalitas, dan tahap pengerjaannya pun asal jadi, saya yakin kekuatan jalan itu pun tidak akan bertahan lama, "terangnya.

Selain itu, sambung Piyan, untuk armada yang nantinya akan digunakan belum diketahui jenisnya apa, dan kapasitas berat mobil itu sebanding atau tidak dengan kekuatan jalan.

"Belum lagi ditambah armada-armada pengangkut tanah merah yang nantinya akan kembali melintasi jalan ini, kapasitas berat mobil itu tentunya harus sebanding dengan kekuatan jalan, kalau tidak jalan akan kembali rusak, "tuturnya.

Sementara Camat Tarumajaya Sigit Andrian mengatakan, komitmen yang dijalankan pihak PT MTA bagus, karena dari kesepakatan yang ada pihak PT MTA menjalankan dengan baik.

"Tapi untuk sekarang tidak ada yang lewat kan armada-armada pihak PT MTA selama dalam perbaikan, itu pertanda komitmen mereka dijalankan dengan baik, "ungkapnya.

Pantauan bekasitoday, dari tiga kilometer jalan yang rusak, hanya satu kilometer saja yang diperbaiki.(ind/red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.