PONDOK GEDE bekasitoday.com-H Mahfudz Abdurahman, anggota komisi V DPR RI terus mengingatkan pentingnya mengimplementasikan 4 pilar kebangsanaan kepada masyarakat Kota Bekasi, khsusnya bagi umat muslim. 

"Pilar itu di ibaratkan seperti tiang untuk penopang, sehingga bangunan akan bertahan lama jika ada pondasi yang kokoh. Namun demikian, jika manusia hakekatnya tidak memiliki pilar/pondasi lama kelamaan akan rapuh bahkan roboh seperti bangunan, "ungkapnya Sabtu (4/7).

Menurutnya, pendidikan 4 pilar tersebut akan  memperkokoh karakter bangsa, dimana warga negara dituntut lebih mandiri, tanggung jawab, dan mampu menghadapi era globalisasi melalui transmisi 4 pilar. Ada empat pendekatan untuk menjaga empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Diantaranya, pendekatan kultural, edukatif, hukum, dan struktural, hal tersebut dibutuhkan karena saat ini pemahaman generasi muda terhadap 4 pilar kebangsaan menipis. Saat ini di negeri sendiri sangat memprihatinkan, "paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, pendekatan kultural dengan memperkenalkan lebih mendalam tentang budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda.  Pendekatan edukatif perlu karena saat ini sangat marak aksi kriminal yang dilakukan generasi muda, seperti tawuran, pencurian, bahkan pembunuhan. Kebanyakan aksi tersebut terjadi saat remaja berada di luar sekolah maupun di luar rumah.

"Perlu ada pendidikan di antara kedua lembaga ini. Di rumah kelakuannya baik, di sekolah juga baik. Namun ketika di antara kedua tempat tersebut remaja berbuat hal negatif. Orangtua harus mencarikan wadah yang tepat bagi anaknya untuk memaknai empat pilar kebangsaan semisal lewat kegiatan di Pramuka, "tuturnya.

Pendekatan yang terakhir adalah pendekatan struktural. Keempat pilar ini perlu terus diingatkan oleh pejabat di seluruh tingkat. Mulai dari Ketua Rukun Tetangga, Rukun Warga, kepala desa, camat, lurah sampai bupati/wali kota hingga gubernur.

4 Pilar MPR meliputi, 1 -Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. 2 -Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD RI) Tahun 1945. Sebagai Landasan Hukum Untuk Mengembangkan Kemampuan dan Membentuk Watak Serta Peradaban Bangsa yang Bermartabat, dalam Rangka Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. 3 -Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI) Sebagai kesatuan bangsa Melalui Satu Sistem Pendidikan Nasional Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang pada akhirnya dapat mewujudkan sikap dan perilaku Bela Negara yang dilandasi Wawasan Kebangsaan. 4 -Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkannya  Kehidupan Bermasyarakat, berbangsa dan Bernegara Di dalam kehidupan berbangsa disekeliling kita terdapat agama, suku, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air.

"Kita berbeda-beda agama, suku,Ras, tetapi kita ini satu, dan harus saling menghormati. Dengan demikian, maka akan mempermudah tugas pemerintah untuk mempercerpat penyebarluasan tentang pentingnya 4 pilar kebangsaan. "tuturnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.