CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Lantaran dinilai tidak memiliki keseriusan dalam mengawasi ketenaga kerjaan khususnya masalah keselamatan kerja, ribuan buruh datangi pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, karena sebelumnya mereka telah melakukan audensi ke pemkab bekasi, Kamis (30/7).

Sementara, Oji, Ketua K3 Center, mengatakan, buruh merasa kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Bupati Bekasi, Hj Neneng Hasanah Yasin, ini adalah bukti nyata pemkab bekasi tidak serius dalam mengawasi ketenaga kerjaan khususnya masalah keselamatan kerja.

"Kita lihat ada Sebastian yang bakar diri karena kekecewaannya dengan K3 di perusahaannya. Lalu ada kejadian di PT Mandom yang kita ketahui baru dua bulan beroperasi, dan kemarin kejadian Gunung Garuda yang telah memakan satu korban jiwa, "ujarnya saat ditemui Kamis (30/7).

Menurutnya, pemerintah hanya melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan tanpa adanya tindak lanjut, seharusnya sejak inspeksi mendadak, tidak ada lagi pelanggaran terkait K3.

"15 orang pengawas mengawasi ribuan perusahaan, dan laporan kita hanya berujung sidan, dan satupun sampai saat ini belum ada pengawas tenaga kerja mem-BAP perusahaan, "terangnya.

Dia menambahkan, kami menginginkan ketika sidak digelar pihak K3 Center turut diundang, namun sampai saat ini hanya eksekutif dan legislatif saja yang datang.

"Dalam sidak jangan hanya pihak eksekutif dan legislatif saja yang datang, seharusnya pihak K3 center pun diundang, "ungkapnya.(red)  
Bagikan:

Beri komentar:

1 comments so far,Add yours