Agustus 2015
BABELAN bekasitoday.com-Jajaran Kepolisian Sektor Babelan mengaku hanya jadi penengah dalam sengketa lahan yang berada di kampung pangkalan Rt 12/05, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, seluas kurang lebih 24 hektare, yang terjadi pada Minggu (30/8) lalu.

"Kami hanya jadi penengah dalam sengketa lahan tersebut, dan kami berharap, kedua belah pihak untuk menunggu proses pengadilan, kalau sudah diajukan ke pengadilan, "ujar Kanit Intel Polsek Babelan kepada wartawan Senin (31/8).

Dan kalau ada dari mereka yang membawa senjata tajam, siapapun orangnya kita akan tindak sesuai hukum yang berlaku.

"Disini kami tidak membedakan dari kubu mana mereka, kalau didapati membawa senjata tajam, kami akan tindak sesuai hukum, "tegasnya


Sebelumnya, puluhan petani penggarap tanah yang berada di Kampung Pangkalan RT012/05 Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan seluas 24 hektare yang digarap oleh 18 orang petani, menuai kontrovesi. Pasalnya, tanah tersebut mempunyai dua kepemilikan, yang dimana masing-masing pemilik memiliki surat-surat.

Salah seorang Petani sekaligus penggarap Sain (62), dari pihak pemilik Boy Agus sangat menyesali tindakan oknum keamanan dari salah satu pemilik surat juga bernama Sanusi, yang melarang petani untuk menggarap lahan tersebut. Kepemilikan Ganda tersebut, menyengsarakan nasib para penggarap.

"Seharusnya petani ini tidak dilarang untuk menggarap, karena memang penghasilan kami dari hasil garapan tanah tersebut, "ujarnya Minggu (30/8).

Petani yang kian terlanjur sudah menyebar bibit padi untuk ditatami tidak bisa berbuat banyak, karena lahan tersebut kini telah diacak-acak menggunakan buldoser oleh pihak Sanusi dengan menggunakan orang-orang keamanannya.

"Manah sawah kita mau nandurin, Jum'at kemarin malah sawah garapan kita diacak-acak doser, kita menggarap sudah puluhan tahun pak, "jelasnya.

Kedua pemilik tersebut kini saling melapor dan saling menggugat. Selama masa gugatan petani berharap agar lahan tersebut bisa ditanami bibit-bibit padi yang sudah disebar oleh petani.

"Ini kan masih proses hukum, ya kami berharap selama proses hukum berjalan, tanah ini kita garap, karena kami sudah terlanjur menyebar bibit, "terangnya.

Sementara keamanan lahan dari pihak pemilik Sanusi, Darta (34) mengatakan, jangan selalu menyalahkan pihak keamanan, karena pihak keamanan ditugaskan untuk mengamankan lahan tersebut.

"Seharusnya pada penggusuran lahan pertanian pihak bos (Boy Agus, red) penggarap muncul dalam permasalahan ini, belain lah penggarapnya, jangan hanya diam saja," jelasnya.

Kita disini hanya jalanin tugas dari pimpinan, dan kita disini untuk menjaga lahgan jangan sampai digarap oleh petani.

"Kita hanya menjalankan tugas, karena ini bukan tanah kita, kalau saya kan tugas hanya kerja, apapun bentuknya itu jangan coba-coba untuk menggarap, "ungkapnya.

Jika memang pihak penggarap atau pemilik Boy Agus merasa terintimidasi, silakan saja kongkritkan data-data dari sesama pemilik lahan yaitu Sanusi di Meja Hijau, karena keamanan dan penggarap hanya orang lapangan.

"Kalau memang Boy ada SHM, adu data saja dengan Sanusi di Meja Hijau, biar gak nyusahin orang lapangan, "pungkasnya.(red/ind)
CIKARANG bekasitoday.com-Lantaran ada perbaikan sistem dari pusat, pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) belum dapat dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, membuat resah sejumlah masyarakat.

Seperti halnya yang diutarakan Ratimah, salah satu warga Babelan, dimana dirinya akan membuatkan KTP anaknya, yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan.

"Awalnya saya akan membuat KTP biasa yang bisa dicetak di kantor kecamatan, karena informasi yang saya dapet udah kaga bisa lagi, dan harus membuat KTP elektrik, ya saya ngajak anak saya buat ngerekam di kantor kecamatan, kirain jadinya cepet, gak taunya sampe dua minggu, "ujarnya Kamis (27/8).

Menurutnya, selang beberapa hari setelah saya ngerekam di kantor kecamatan, ada informasi ke saya, bahwa terhitung dari Senin (24/8) untuk pencetakan KTP-el tidak dapat dilakukan, lantaran ada perbaikan sistem.

"Saya kaget ketika dapet kabar ada gangguan buat nyetak KTP di pemda, gimana ya inih, mana di bulan September anak saya mau nikah, kan salah satu syarat nikah harus punya KTP, "terangnya.

Dirinya berharap perbaikan sistem segera cepat selesai, sehingga KTP anaknya yang sebentar lagi digunakan untuk persyaratan pernikahan dapat segera dicetak.

"Saya berharap kerusakan jaringan di pemda cepet diperbaikin, dan KTP anak saya cepet dicetak, kan syarat nikah harus ada KTP-nya, "ungkapnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Arman Maulana menjadi bulan-bulanan warga setelah aksi pencurian sepeda motor di area parkir Masjid Darusallam, kampung kebon bambu RT 01/04, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, diketahui dan digagalkan warga, Rabu (26/8).

Aksinya gagal setelah seorang warga yang melintas di lokasi memergoki Arman mengotak-atik motor milik Krisyanari (42) yang sedang Salat Isya 

Menurut keterangan Kasie Humas Polsek Babelan, Brigadir Sutarto, pelaku yang tercatat sebagai warga Pebayuran Bekasi saat ini sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan petugas.

"Kami amankan dari amukan warga yang melihat aksinya saat mencuri motor di parkiran masjid, "jelasnya saat di temui di Mapolsek Babelan.

Dijelaskan Tarto, pelaku melakukan aksinya seorang diri saat ingin mencuri sepeda motor merek Yamaha warna silver bernomor polisi B 6808 FZJ.

"Korbannya sedang solat dan pelaku pun beraksi, "terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, ketika dilakukan pemeriksaan tas milik pelaku yang merupakan warga Kampung Bojong Jaya RT 03/02, Desa Sumber Sari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi ditemukan barang bukti berupa kunci T dan anak kuncinya.


"Kami menduga pelaku memang spesialis pelaku curanmor, "tegasnya.

Kasus ini pun masih dalam penyelidikan Mapolsek Babelan dan pelaku pun bakal terancam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.(bisot)
BABELAN bekasitoday.com-Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Perusahaan Gas Negara (PGN) yang ke-50, sebanyak kurang lebih 49 pasangan pengantin yang berasal dari tiga desa, ikuti Isbat nikah masal yang di laksanakan di Desa Hurip Jaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Rabu (26/8).

Terlihat para pengantin berjalan iring-iringan dari pintu gerbang stasiun PT PGN menuju lokasi SDN 03 Hurip Jaya sejauh 300 meter. Dan sesekali pasangan pengantin yang berumur di atas 60 tahun itu terlihat bercanda seolah sedang bernostalgia mengingat masa mudanya.

Menurut Nachrowi, Ketua panitia kepada bekasitoday mengatakan.acara semacam ini rution dilaksanakan setiap tahun, kegiatan ini terlaksana berkat kejasama pihak PT PGN dengan pemerintah desa Hurip Jaya. Menurutnya, bukan hanya kegiatan nikah masal saja, kegiatan sunatan masal juga pernah dilakukan oleh pihak PT PGN.

"Nah tahun ini ada 49 pasangan yang melaksanakan nikah masal yang di ambil dari tiga desa, diantaranya satu pasangan pengantin berasal dari Desa Sukatenang, 35 pasang pengantin dari Desa Hurip Jaya, dan 14 pasang pengantin beasal dari Desa  Pantai Harapan Jaya, "jelasnya.
Sementara Yakup, Kepala Desa Hurip Jaya kepada bekasitoday mengatakan, kami berterimakasih kepada PT PGN yang peduli terhadap masyarakat kurang mampu, karena menurutnya masyarakat di Desa Hurip Jaya meskipun sudah menikah mereka belum mempunyai surat nikah.


"Banyak pasangan suami istri di wilayah saya yang sudah menikah tetapi tidak memiliki buku nikah, lantaran mereka tidak mampu untuk menikah secara kantor, "ujarnya.

Di era sekarang ini smbung Yakup, surat nikah itu sangat penting, suatu saat kita bisa berangkat haji, persyaratan harus ada surat nikah, anak sekolah juga di lengapi buku nikah orang tua.

"Dan alhamdulillah, meskipun sudah berusia 60 an mereka tidak malu dan mau ikut nikah masal yang digelar oleh pihak PT PGN, "terangnya.

Pantauan bekasitoday, acara nikah masal itu semakin meriah lantaran dihibur oleh kesenian gambang kromong betawi Sinar Terang yang dipimpin oleh Yusuf Kolir.(edy daing)
KOTA MADYA bekasitoday.com-Aksi demontrasi atas pembangunan Gereja Santa Clara yang berlokasi di Jalan Duta. Bulevard Barat Blok AE-3 No.7 RT03/RW06, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, yang ditolak umat muslim Bekasi dinilai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) gerakan aksi tersebut dimotori oleh Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi.

Hal ini pun membuat Jupri, Sekretaris Jendral (Sekjen) GP Ansor Kota Bekasi geram, pasalnya perkataan Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin adalah fitnah besar dan telah mencoreng nama baik GP Ansor Kota Bekasi.

"Apa buktinya, kalau memang gerakan massa Gereja Santa Clara ini dimotori oleh saya coba buktikan, jangan asal ngomong yang ujung-ujungnya jadi fitnah, "ujarnya Selasa (25/8).

Dikatakannya, pada saat rapat pleno ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin mengeluarkan stetmen bahwa gerakan Gereja Santa Clara dimotori oleh Ketua GP Ansor Kota Bekasi Yudistira.

"Kami tidak terima atas perkataan tersebut, yang dimana perkataan tersebut telah mencemarkan nama baik ketua GP Ansor Kota Bekasi, serta termasuk perbuatan tidak menyenangkan terhadap kita, "terangnya.

Sejauh ini, kata Jupri, Anim Imanudin belum menunjukan I'tikad baiknnya untuk menemui Ketua GP Ansor Kota Bekasi guna meminta maaf atas perkataannya tersebut.

"Maka dengan ini kami atas nama GP Ansor meminta Anim Imanudin harus bertanggung jawab dengan stetmentnya dan mengklarifikasi perkataan tersebut serta meminta maaf kepada organisasi GP Ansor, "ucapnya.

Jika memang tidak adanya I'tikad baik dari Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin, GP Ansor akan segera mendatangi kantor DPC PDIP Kota Bekasi.

"Jika tidak, kami seluruh kader GP Ansor dan Banser akan mendatangi kantor DPC PDIP Kota Bekasi untuk meminta pertanggungjawaban atas stetmen tersebut, "tegasnya.(ind/red)
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Banyaknya limbah di laut serta pendangkalan, membuat sejumlah nelayan kesulitan, belum lagi dengan penutupan laut yang diduga dilakukan oleh PT Mega Agung Nusantara (MAN), yang membuat nelayan semakin terdesak.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Tarumajaya, Minggah, membenarkan kalau nelayan mengeluhkan hal-hal tersebut.

Sayangnya, sebagai orang teknis, Minggah mengaku tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa melaporkan kegusaran nelayan ke pihak-pihak terkait.

"Kita kan hanya orang teknis saja dan gak ada anggarannya, paling ya kita hanya laporan saja ke WALHI, bahwasannya laut di sana dah gak layak, paling hanya seperti itu, "akunya (24/8).

Sebagai orang BP3K, Minggah mengaku kalau tugas pokok UPTD-nya hanya sebatas memecahkan permasalahan petani dan nelayan secara teknis.

"Kalau ada teknologi baru kita mengabarkan ke mereka atau misalkan mau meningkatkan produktivitas, kita baru bisa memecahkan, tapi kalau sudah sampai permasalahan limbah atau penutupan jalur nelayan, itu baru kita angkat tangan, hanya bisa meneruskan ke atas saja, "ungkapnya.(ind/red)
CIKARANG bekasitoday.com-Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI), bekerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Fundation, kembali menggelar Coke Kicks, program pelatihan sepak bola dasar bagi bakat muda usia 12 hingga 17 tahun. Di tahun kelima penyelenggaraannya, Coke Kicks menargetkan pelatih sepak bola bagi kurang lebih 1.280 tunas bangsa dan 100 orang pelatih di 10 kota di Indonesia, termasuk Bekasi.

Diselenggarakan di Lapangan Sepakbola Desa Sukadanau, Cikarang Barat Bekasi pada hari Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8) dalam rangka merayakan Dirgahayu RI ke 70, sebanyak 128 peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang diberikan oleh para pelatih dari ASA. Para peserta yang terlibat adalah anak-anak warga yang tinggal di sekitar pabrik CCAI di Cikarang Barat.

Hadir pada pembukaan Coke Kicks, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya dan Olahraga. Agus Trihono, yang mengapresiasi kegiatan pelatihan bagi tunas bangsa dalam bentuk kegiatan CSR CCAI.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana Coke Kicks diselenggarakan selama satu hari penuh, tahun ini Coke Kicks diselenggarakannya selama dua hari di tiap kota, dan semakin seru dengan adanya mini copetitions serta pemilihan pemain terbaik, pemain terbaik dari yang terbaik, pencetak gol terbanyak, serta tim terbaik dari setiap kota di mana Coke Kicks diadakan.

"Perlahan tapi pasti, Coke Kicks terus kami kembangkan untuk memperkuat kontribusi kami bagi pembangunan bakat-bakat muda sepak bola Indonesia. Selain pengembangan kemampuan teknik, kami berharap agar melalui Coke Kicks kami juga bisa mempromosikan pentingnya kekuatan karakter dalam dunia sepakbola, "ujar Ryckson D. Situmorang selaku HR Operations Manager Coca Cola Amatil Indonesia.


Selain pengembangan kemampuan sepakbola tunas bangsa, Coke Kicks juga memberikan pelatihan bagi para pelatih lokal dalam sesi "Train the Trainer" yang dipandu oleh para pelatih dari ASA. Melalui program yang komperhensif, kata Ryckson, para pelatih lokal mendapatkan panduan agar dapat memberikan pelatihan yang memadai lagi kepada para peserta didiknya.

"Kami percaya bahwa kekuatan karakter dan kemampuan teknik adalah dua elemen yang paling penting untuk jadi juara. Harapan kami adalah kedua elemen tersebut tertanam kuat dalam diri para bakat muda pe-sepakbola Indonesia, salah satunya melalui partisipasi mereka dalam program Coke Kicks, "jelasnya.

Sejauh ini, sambung Ryckson, fokus CCAI pada pelatihan teknik dasar dan pembangunan karakter positif dalam bermain sepakbola tersebut mendapatkan dukungan langsung dari Rochi Melkiano Putiray, mantan pemain Tim Nasional Indonesia yang telah memiliki jam terbang yang tinggi dalam kancah persepakbolaan baik sebagai pemain maupun pelatih.

Sama halnya yang dikatakan, Rochi pendiri dan pelatih SSB UNSA dan Gelora Putra, menurutnya, dengan fokus Coke Kicks pada kedua bagian terpenting bagi pembangunan bakat muda yaitu kemampuan teknis dan karakter positif, saya percaya bahwa program ini sangat bermanfaat bagi pesepak bola usia dini maupun pelatihnya.

"Dengan dibangunnya kemampuan teknis dan karakter positif, saya yakin program ini akan bermanfaat bagi pe-sepakbola usia dini dan para pelatihnya, "ujarnya.

Rochi pun menilai bahwa Indonesia mempunyai pesepak bola muda berbakat namun tidak banyak yang mengetahui dan peduli, sehingga bakat mereka tidak dapat tersalurkan.

"Semoga program Coke Kicks ini dapat berjalan baik dan berkesinambungan untuk terus berpartisipasi membangun prestasi sepak bola Indonesia, "tutur Rocki.(red)
TAMBUN SELATAN bekasitoday.com-Rusaknya jalan di Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, dikeluhkan warga. Pasalnya, akses jalan satu-satunya tersebut mengalami kerusakan cukup parah sejak tujuh tahun silam.

Nasar (44), salah seorang warga Rt 04/05, membenarkan haltersebut, menurutnya jalan yang ada sudah rusak parah cukup lama dan belum ada tindakan dari pihak manapun.

"Kalau awal rusaknya sejak kapan, saya sendiri lupa, sudah terlalu lama soalnya, yang jelas sudah lebih lah dari tujuh tahun, "ujar pria yang berprofesi sebagai pedagang sayur ini.

Menurut bapak satu anak ini, perbaikan hanya sebatas wacana hingga saat ini. Padahal, menurutnya jalan tersebut sudah cukup menyulitkan warga untuk melintas, terutama pada saat musim hujan.

"Kalau lagi musim hujan, gak kebayang repotnya kaya gimana, tapi kalau saya tanya-tanya ke RT atau desa, ya jawabannya selalu 'bulan depan', begitu terus sampai saat ini, "terangnya.

Di temui di kediamannya Daim, ketua RT 04/05, mengatakan kalau untuk proses perbaikan jalan tersebut masih belum jelas, padahal dirinya mengaku selalu mengajukan perbaikan ke pihak desa

"Kalau ngajuin sih iya, kita selalu, tapi pihak desa sendiri belum ada tanggapan kapan akan diperbaiki, "ungkapnya.

Berdasarkan info yang beredar, Daim menjelaskan kalau lambatnya perbaikan dikarenakan ketidakjelasan pihak mana yang harus bertanggung jawab untuk memperbaiki.

"Entah Pemda atau anggota dewan, saya juga bingung, tapi beberapa hari lalu ada beberapa anggota dewan datang ke desa untuk bahas perbaikan jalan ini, tapi ya itu, masih jadi omongan aja, "terangnya.

Pantauan bekasitoday bahwa kerusakan parah di Kampung Siluman, sepanjang kurang lebih 800 meter meliputi wilayah RT 04/05 serta RT 01/06.(red)
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Tarumajaya, akan kembali melakukan aksi pemblokiran jalan, lantaran proyek pengurugan Perumahan Segara City yang berada di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, yang sudah berjalan satu tahun lebih, diduga belum mengantongi izin lintas.

Aldo Febrian, Ketua KNPI Tarumajaya mengatakan, perjanjian yang dilakukan pada (25/6) lalu, yang telah disepakati oleh unsur Muspika dan pihak PT PGN, PT MTA, Binamarga, dan KNPI Tarumajaya, dan perwakilan tiga desa di Tarumajaya, dinilai telah melanggar butir-butir kesepakatan yang ada.

Dikatakannya Poin 4 itu berisi, PT MTA dalam pelaksaan pengurugan akan menempuh perizinan terlebih dahulu sesuai dengan peraturan yang berlaku serta pelaksaan pengurukan menggunakan kendaraan truk kecil. Namun, jika PT MTA melakukan sosialisasi, maka semua akan bertoleransi.

"Kami masyarakat, dan KNPI Tarumajaya, akan melakukan sebuah aksi lagi, karena pihak PT MTA sudah melakukan pelanggaran, dan kita masih bertoleransi jika PT MTA mengadakan sosialisasi kepada masyarakat, "ucapnya, Jum'at (21/8).

Seharusnya pihak PT MTA harus mengikuti peraturan yang telah disepakati, dan memproses izinnya hingga selesai sesuai peraturan yang berlaku.

"Kalau sedang diproses izinnya, kok sekarang masih pada lewat, dengan menggunakan armada dumtruk, hingga meresahkan pengendara dan masyarakat sekitar, "tukasnya.

Menurutnya, sejauh ini pihak muspika kecamatan Tarumajaya dinilai cuek terhadap lingkungan sekitar, terbukti PT MTA masih beroperasi menggunakan dumtruk dan tidak mengikuti kesepatan yang telah disepakati.

"Bila sampai Senin sore pihak Muspika dan PT MTA tidak merespon, maka  masyarakat dan KNPI Tarumajaya beserta ormas lainnya akan melakukan aksi pemblokiran jalan kembali, "ungkapnya.

Sementara Kasi Trantib Kecamatan Tarumajaya Rohadi mengatakan, sejauh ini PT MTA sudah memenuhi sebuah perizinan dan rekomendasi dari Kepala Desa.

"PT MTA sudah melaksanakan semua perizinannya kok, mereka sudah mengantongi rekom dari tiga Kepala Desa (Kades) terkait lintasan armada dumtruk, "katanya.

Terpisah Ketua Pemuda Pancasila Tarumajaya Riki Subakti mengatakan, luas pengurukan Perumahan Segara City seluas 125 hektare.

"Baru 40 persen pengerjaan pengurugan perumahan Segara City, pengurugan itu setara dengan badan jalan yang ada, "bebernya.

Kendati demikian terkait adanya rekomendasi Kepala Desa yang diberikan ke PT MTA, dinilai Ricky belum memenuhi karena masyarakat dan RT/RW setempat diduga belum merasa memberikan izin tersebut.

"Pemerintah memberikan izin, tapi mereka mengenyampingkan kepentingan masyarakat, memang mereka mengantongi izin rekom dari Kepala Desa, itupun kalau sesuai peraturan, dan izin terkuat itu dari masyarakat dan RT/RW setempat, "pungkasnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Lantaran banyaknya laporan tentang pekerjaan proyek yang diambil dari aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi yang tidak sesuai dari ketentuan, membuat sejumlah anggota dewan sidak kelokasi pekerjaan proyek tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan Suriyat anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang duduk di komisi III yang datang langsung ke lokasi proyek pengecoran jalan lingkungan (jaling).

"Sengaja saya memantau langsung pekerjaan proyek yang digelontorkan dari anggaran aspirasi kami (anggota dewan-red) di 2015, agar dalam pekerjaannya tersebut tidak melenceng dari aturan-aturan yang ada, "ujarnya Jum"at (21/8).

Dan saya melihat pekerjaan dari rekanan pemborong yang ada di wilayah babelan alhamdulillah semua berjalan dengan baik, dan ini harus dipertahankan untuk kedepannya.

"Jangan hanya pekerjaan yang dianggaran dari aspirasi dewan saja yang baik, proyek-proyek yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi pun diharapkan sama, "terang pria asli babelan ini

Menurutnya, inikan untuk kepentingan masyarakat, sudah seharusnya masyarakat menikmati hasil dari pembangunannya.

"Dari kita, oleh kita, dan untuk kita, semua pembangunan ini untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, sudah seharusnya masyarakat dapat menikmati pembangunannya, "ungkapnya.

Sementara, H Suryana Kepala UPTD Bina Marga wilayah I, mengatakan, kami tidak segan-segan untuk tidak menandatangani berkas kalau ada rekanan kontraktor yang mengerjakan proyek asal-asalan.

"Kita tidak akan tandatangani berkas pekerjaannya, kalau pemborong mengerjakan proyek dengan asal jadi, "tegasnya.(red)  

 
KOTA MADYA bekasitoday.com-Gerakan Moral (GM) Bekasi Raya gelar milad ke tiga yang dibarengi oleh perguruan Cingkring Goning milad ke 22, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (16/8). 

Agung (28), selaku ketua panitia Milad GM dan Cingkrik Goning mengatakan, acara ini merupakan bentuk terima kasih murid ke gurunya dan juga rasa terima kasih karena masih di berikan kekuatan tenaga dan pikiran untuk tetep melestarikan budaya yang di wariskan oleh nenek moyang kita.

"Ini adalah bentuk rasa terimakasih kita kepada guru, serta Allah SWT yang telah memberikan kekuatan tenaga dan pikiran, "ujanrnya.

Sedangkan Mardanih  Ketua GERAKAN MORAL Bekasi Raya  yang membawahi sekitar 24 perguruan pencak silat tradisional kepada bekasitoday mengatakan, acara ini penting dan perlu buat nyatuin semua perguruan silat tradisional agar bisa menjaga tali silaturahmi antar guru besar dan peserta didik dalam perguruan, agar bisa saling akrab dan saling kenal.

"Ya penting gunanya buat nyatuin perguruan pencvak silat tradisional agar bisa menjaga silaturahmi antar guru besar dan peserta didik, "ujarnya.


Ketika di singgung kenapa pelaksanaannya di Jakarta bukan di Bekasi oleh rekan media Mardanih mengatakan, kami iri dengan jakarta yang sudah mempunyai gedung Padepokan Pencak Silat, makanya ini adalah tugas kami mengingatkan kepada Pemerintah daerah bekasi agar secepatnya bisa membangun gedung kesenian yang layak, tidak usah bagus yang penting tuh gedung bisa kami pakai sebagai tempat kami berlatih dan menjadi kebanggaan pesilat khusunya orang bekasi dan umumnya buat daerah terdekat dari bekasi. 

'Kami minta kepada pemerintah daerah bekasi agar secepatnya membangun gedung kesenian yang layak, yang penting gedungnya layak buat digunakan, "terangnya.

Dia menambahkan, alasan kedua kami menyelenggarakan gelaran Milad Gerakan Moral Dan Milad Cingkrik goning di Jakarta Tepatnya di Taman Mini Indonesia Indah adalah sekalian liburan Lebaran . Mardanih Saat ini menjabat sebagai ketua Gerakan Moral Pelestari Silat Tradisional Bekasi Raya yang di dalam nya terdapat 24 perguruan pencak silat tradisional.

"Acara milad ini diadakan sekalian liburan lebaran, makanya kita adain di TMII Jakarta, "tuturnya.

Acara dimulai dengan pembukaan Upacara Pengibaran Ala Jawara, pengajian, dalam sambutannya Guru besar Perguruan Slat Cingkrik Goning TB Bambang mengatakan, mudah-mudahan acara ini berlangsung terus setiap tahun dan bisa jadi agenda rutin silaturahmi ,kalau silat mah kaga penting yang penting silaturahminya yg kudu di jaga.

"Harus diadakan setiap taun, dan agar menjadi kegiatan rutin, untuk menjaga silaturahmi, "ungkapnya.

Sama halnya yang dikatakan sesepuh IPSI indonesia Bapak Edy Nalapraya, menurutnya, 30 tahun saya melihat dan mendalami perguruan silat yang ada di Indonesia baru kali ini di tahun 2015 saya melihat perguruan silat begitu menjaga persaudaraan walaupun berbeda perguruan dan satu hal lagi saya baru kali ini melihat ada upacara bendera menggunakan jurus-jurus silat dan saya bangga serta terharu dengan pesilat-pesilat yang ada di bekasi.

"Baru kali ini saya melihat perguruan silat begitu menjaga persaudaraan, sudah 30 tahun saya berkecimpung di dunia perguruan silat, baru di tahun 2015 perguruan silat bisa menjaga silaturahmi, "ujarnya.

Sementara, Mahfudz Abdurahman Anggota DPR-RI dalam sambutannya mengatakan, kita sepakat hari ini menjagokan silaturahmi di antara kita, dan saya akan terus mendukung pergerakan pegiat seni budaya di indonesia umumnya dan khususnya di bekasi raya, saya akan mengawal serta mendorong Walikota Bekasi agar bisa membangun tempat silat seperti padepokan silat yang ada di Taman Mini Jakarta, 

"Saya akan dorong Walikota Bekasi untuk segera membuatkan padepokan silat, untuk perkumpulan perguruan silat bekasi raya, "terangnya.

Pantauan bekasitoday.com, acara milad juga di isi dengan penampilan Band ala betawi Getah Bacang, di lanjutkan pengukuhan pengurus baru Gerakan Moral bekasi raya serta yang paling terakhir adalah atraksi atau nandak dari berbagai perguruan seni pukul dan silat Betawi.(red)

15 Mahasiswa Jayabaya Rayakan 17 Agustus di Bekasi
BekasiToday.com - Tarumajaya, Senin 17 Agustus 2015. HUT Kemerdekaan RI di SMP Terbuka Samuderajaya Kecamatan Tarumajaya tahun ini begitu meriah. Sekitar 15 Mahasiswa FISIP Universitas Jayabaya Jakarta berbaur dengan para siswa dan warga merayakan HUT RI ke-70 di lapangan sekolah SMP Terbuka. Dari lomba cerdas cermat, lomba makan kerupuk, lomba bernyanyi untuk warga setingkat PAUD yang ikut hadir dan lomba-lomba lainnya.

Adi Supriadi (39) Kepala SMP Terbuka menyambut gembira atas kedatangan rombongan mahasiswa yang menggelar berbagai lomba di lingkungan sekolahnya.
"Alhamdulillah tahun ini peringatan hari kemerdekaan jadi lebih meriah, kami di sekolah senang sekali ada mahasiswa yang mau merayakan 17 agustusan bersama kami yang di pelosok ini" ungkapnya kepada crew BekasiToday.com.
15 Mahasiswa Jayabaya Rayakan 17 Agustus di Bekasi

Kemeriahan acara bukan saja saat lomba, siswa-siswa SMP Terbuka yang akrab dengan dunia pramuka memberikan sambutan-sambutan dengan permainan kelompok dan aksi peragaan keterampilan mereka masing-masing. Para mahasiswa ikut berbaur dalam permainan kelompok bersama siswa.

"Acara ini sudah diagendakan sebelumnya dan sudah dibicarakan dengan pihak pengajar serta kepala sekolah, kami hadir disini untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-70 bersama adik-adik SMP Terbuka dengan mengemban misi pendidikan dan pengabdian kepada Masyarakat sebagai pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi" jelas Mohammad Tidzi Amupti (22) salah satu mahasiswa FISIP Universitas Jayabaya yang turut menggagas dan hadir dalam acara ini.


"Sambutan adik-adik siswa SMP cukup meriah, mereka bersemangat mengikuti rangkaian permainan dan lomba-lomba yang kami agendakan dan juga lomba yang siswa usulkan. Kami tidak menyangka banyak warga yang turut hadir dalam acara ini sehingga kami sepakat membuatkan juga lomba untuk warga yang hadir, khususnya adik-adik yang masih anak-anak berusia 8 tahun ke bawah" lanjut Tidzi. 


15 Mahasiswa Jayabaya Rayakan 17 Agustus di Bekasi

Kegiatan pada hari Senin 17 Agustus 2015 ini merupakan awal kegiatan dari kegiatan Mahasiswa Universitas Jayabaya Jakarta ini, dari interaksi mahasiswa dengan siswa dan pihak penyelenggara sekolah serta warga Tidzi mengungkapkan:
"Kegiatan ini juga sekaligus survey untuk lebih melihat kebutuhan-kebutuhan sekolah yang sekiranya dapat kami bantu, saat ini kami hanya membawa sedikit alat-alat belajar dan lain-lain namun kami memberikannya dalam kemasan lomba agar ada nilai tambahnya bagi siswa. Kedepannya kami akan kembali dengan kegiatan lain".
15 Mahasiswa Jayabaya Rayakan 17 Agustus di Bekasi
Harapan kami agar adik-adik di SMP Terbuka ini akan selalu bersemangat bersekolah walau dengan fasilitas seadanya, mudah-mudahan kelak akan ada siswa yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi." ungkap Tidzi menutup wawancara disela kegiatan.

Warga yang turut menyaksikan menyambut antusias acara peringatan HUT Kemerdekaan bersama para mahasiswa.
"Kami terbuka untuk kegiatan-kegiatan positif dari pihak manapun, apalagi sekarang momen menyambut kemerdekaan yang sudah seharusnya diperingati dengan gembira oleh siapapun, salut untuk mahasiswa yang jauh-jauh dari Jakarta datang ke Kampung Tambun Bulak, Desa Samuderajaya ini, seandainya masih musim timun suri atau musim panen jagung akan kami berikan sukarela sebagai penghargaan kami kepada mereka." jawab Isa (35) saat ditanyakan tanggapan warga mengenai kegiatan ini. (bisot)
BABELAN bekasitoday.com-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 70, Kepala Desa Muara Bakti beserta staf dengan berpakaian daster wanita, lomba tarik tambang melawan anggota BPD Muara Bakti, Senin (17/8).

Asmawi, Kepala Desa Muara Bakti, saat dimintai keterangannya kepada bekasitoday diruang kerjanya mengatakan, kegiatan ini untuk memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 70, dan tarik tambang yang dilakukan adalah untuk pembukaan acara perlombaan yang kami gelar.

"Sengaja kami memakai pakaian wanita, untuk memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 70, sekaligus untuk membuka acara perlombaan yang kami gelar di kantor desa, "ujarnya.

Dia menambahkan, perlombaan yang digelar diantaranya, perlombaan footsal, lomba makan kerupuk, lomba balap karung, joget balon, lomba memasukan lindung ke dalam botol, lomba gigit duit, lomba panjat pinang, serta dimalam hari panggung gembira.

"Lomba yang kita gelar kesemuanya itu untuk masyarakat Muara Bakti dalam memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 70, "jelasnya.

Ketika disinggung tentang tidak hadirnya Desa Muara Bakti di upacara HUT RI yang digelar oleh Kecamatan Babelan, dirinya mengatakan, bukan tidak mematuhi aturan yang ada, hal itu lantaran banyak tokoh yang ingin mengadakan acara 17an di kantor desa.

"Upacara HUT kemerdekaan RI ke 70 serta perlombaan khas 17an sengaja kami gelar di kantor desa muara bakti, karena banyak usulan yang masuk dari para tokoh masyarakat, dan ini kami lakukan bukan tidak menghormati aturan, "terangnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Serda R Jemmy, Babinsa TNI AD Babelan Kota, sekaligus Pembina Paskibra Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 70, terlihat sangat bangga dengan paskibraka yang dibinanya selama satu minggu belakangan. Lantaran telah sukses dalam menjalankan tugas mengibarkan bendera sangsaka merah putih di upacara HUT kemerdekaan RI ke 70, yang digelar Kecamatan Babelan, Senin (17/8).

Menurutnya, pasukan paskibraka terdiri dari siswa-siswi di tiga Sekolah Menangah Atas Negeri (SMAN) yang ada di wilayah Kecamatan Babelan, dan berlatih selama satu minggu, dari Selasa 12/8- hingga Minggu 16/8, dan untuk peserta paskibraka ada  sebanyak 47 orang, yang diambil dari siswa SMAN 1 Babelan sebanyak 15 orang, siswa dari SMAN 2 sebanyak 10 orang, dan untuk siswa dari SMAN 3 Babelan sebanyak 22 orang.

"Ada sebanyak 47 orang yang tergabung dalam paskibraka yang diambil dari tiga SMA yang ada di wilayah babelan, "ujarnya.

Dia menambahkan, pasukan paskibra latihan dari Jam delapan pagi sampai jam empat sore, sementara yang kita latih diantaranya adalah Pelatihan Baris Berbaris (PBB), Pelatihan Penghormatan Militer (PPM), serta pelatihan fisik dan mental.

"Adapun yang kita bina diantaranya PBB, PPM, serta latihan fisik dan mental, "terangnya.

Awalnya sekolah mengajukan ke kami, dan selanjutnya kami bina mental serta fisik mereka untuk menjadi paskibraka sejati.

"Untuk menjadi paskibraka sejati, kami latih mental dan fisik, dan siswa-siswi yang menjadi pasukan pengibar bendera awalnya diajukan oleh sekolah asal, "jelasnya.

Kami berharap tahun-tahun berikutnya, pelaksanaan pengibaran bendera merah putih seperti sekarang ini, tentunya berbuah kesuksesan dalam pelaksanaan, dan hal ini harus di pertahankan.

"Harus dipertahankan seperti sekarang, karena telah sukses dalam melakukan pengibaran bendera di HUT kemerdekaan RI, "ungkapnya.(red)


BABELAN bekasitoday.com-Sejak Almagfurlloh KH Noeralie di nobatkan menjadi Pahlawan Nasional pada 2006 lalu di kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai saat ini makam KH Noeralie yang dimakamkan di lahan keluarga, belum pernah mendapatkan bantuan perawatan makam oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Seperti halnya yang diutarakan, KH Amin Noer, Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Pusat menurutnya, untuk perawatan makam orang tua kami, dari pemerintah Kabupaten Bekasi hampir tidak ada. Hanya ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawabarat itupun setahun sekali, dan kita terima sebesar Rp.9 juta.

"Hampir tidak ada bantuan untuk perawatan makam dari pemkab bekasi, kalau untuk Provinsi Jawabarat per satu tahun sekali sebesar Rp.9juta, "ujarnya.

Menurutnya, selain dari provinsi jawabarat, bantuan pun diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk keluarga pahlawan perbulannya sebesar Rp.1,5juta.

"Dan untuk tunjangan dari pemerintah pusat sebesar Rp.1,5juta, dikhususnya untuk keluarga pahlawan, "terangnya.

Dia menambahkan, kalau pak KH Noeralie diangkat menjadi pahlawan nasional pada tahun 2006, dijaman kepemimpian bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Orang tua kami dinobatkan jadi pahlawan nasional dijaman kepemimpinan SBY di tahun 2006 lalu, "ungkapnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-H Rohim Mintareja S.Sos Wakil Bupati Bekasi, Kombespol Rickynaldo Chairul Kapolresta Bekasi Kabupaten, Letkol Inft. Nurdianto, S.Sos Dandim 05/09 Bekasi, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Desa/Lurah beserta jajaran se-Kabupaten Bekasi melakukan Dzikir Bersama di Masjid Al-Baqiayatus Sholihat Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Guna mendo'akan Pahlawan Nasional KH.Noeralie, serta para pahlawan yang telah gugur dimedan perang dalam memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Minggu (16/8).

Setelah melakukan dzikir bersama, Wakil Bupati Bekasi, H Rohim Mintareja S.Sos, Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombespol Rickynaldo Chairul,Sik, Letkol Inft. Nurdianto, S.Sos, Dandim 05/09 Bekasi, bersama sejumlah SKPD melakukan tabur bunga di makam pahlawan KH Noeralie.

Ketika di mintai keterangannya terkait acara tabur bunga, H Rohim Mintareja S.Sos, kepada bekasitoday mengatakan, KH Noeralie adalah ulama besar yang dimiliki oleh Kabupaten Bekasi, yang berasal dari anak petani, namun mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi.

"Walaupun dari keluarga petani, namun rasa nasionalisme yang dimilikinya sangat tinggi, sehingga kami (pemerintah kabupaten bekasi-red) bangga mempunyai ulama besar seperti beliau, "ujarnya.

Menurutnya pemerintah Kabupaten Bekasi akan merencanakan pembuatan taman makam pahlawan di Kabupaten Bekasi, kalau untuk perawatan makam KH Noeralie sendiri yang masih di lahan lingkungan keluarga, silahkan langsung ditanyakan saja ke bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan (RTP) Kabupaten Bekasi.

"Kami akan rencanakan untuk membuat taman makam pahlawan di wilayah Kabupaten Bekasi, dan kalau anggaran perawatan, tanyakan saja langsung ke bagian RTP Kabupaten Bekasi, "terangnya.(red)
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Karena beralasan ada rapat di Dewan Pimpinan Pusat (DPP), banyak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi tidak hadir dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 tahun 2015. Hal itu terbukti hanya sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang mengikuti jalannya rapat paripurna istimewa tersebut. 

Menanggapi hal itu, Eka Supri Atmaja, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi mengatakan, soal ketidak hadiran anggota DPRD Kabupaten Bekasi karena adanya satu fraksi yang melakukan kegiatan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Pada intinya mereka sudah menyampaikan izin ke kita, karena ada acara di DPP, fraksi tersebut adalah Gerindra, "jelasnya.

Ketua DPRD yang juga politisi Golkar ini berharap agar kedepan acara-acara seperti HUT Kabupaten ini dapat dihadiri oleh seluruh anggota DPRD.

"Semua surat sudah kita sampaikan, baik ke Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh-tokoh masyarakat, "terangnya. (red)
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Raja dangdut, H Rhoma Irama, perkenalkan Partai baru yang dinamai Partai IDAMAN (Islam Indah Aman).

Sementara, Ketua Umum Partai IDAMAN H Rhoma Irama kepada wartawan mengatakan, kendati membawa nama Islam, Partai IDAMAN merupakan Partai Nasionalis.

"Slogannya menampilkan citra Islam yang rahmatan lil 'alamin, membangun Indonesia yang pancasilais. Jadi ada keduanya, "ucapnya usai berkunjung ke Yayasan Pendidikan Islam Assalam di Kampung Buni Asih, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (15/8).

Menurutnya, kunjungannya ke salah satu Yayasan Pendidikan Islam, guna untuk memperkuat Koordinator Wilayah (Korwil).

"Konsolidasi dengan koordinator tingkat Kabupaten/Kota Bekasi, Karawang, Subang, dan Purwakarta, "terangnya.

Sejauh ini, lanjut Rhoma, kader-kader yang ada di Partai besultanya ini sudah mempunyai banyak kader. Tujuan pendirian Partai IDAMAN ini pun tidak didasari sakit hati pada satu partai yang telah menggadang-gadangnya untuk dijadikan sebagai calon Presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Saya tidak pernah sakit hati kepada siapa pun, kita juga akan memberikan kontribusi yang terbaik untuk Agama, "ungkap satria begitar itu.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Sejumlah petani ikan yang ada di kampung sembilangan, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dibantu Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) PK Babelan adakan pelatihan pengembangbiakan ikan jenis kerapu melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) Pembangkit Jawa Bali (PJB) Muara Tawar. 

Sementara, Suhermin, Ketua PK KNPI Babelan, kepada bekasitoday mengatakan, pelatihan pembudidayaan ikan kerapu adalah atas usulan KNPI ke PJB Muara tawar. Dan pembudidayaan ikan kerapu ini adalah yang pertama di Kabupaten Bekasi. 

"Pelatihan pembudidayaan ikan kerapu ini adalah yang pertama dilakukan di Kabupaten Bekasi, dan atas dasar usulan pemuda KNPI Babelan, dan diharapkan dapat menjadi komoditas unggulan di Kecamatan Babelan, "ujarnya Jum'at (14/8).

Kami berharap kepada dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Bekasi, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Babelan agar lebih memperhatikan program yang telah kami lakukan ini.

"Pemerintah Kabupaten Bekasi dan perusahaan besar yang ada di Kecamatan Babelan harus bisa memperhatikan program yang telah kami lakukan ini, "terangnya. 

Dia menambahkan, untuk petani ada sebanyak 12 orang nelayan sebagai percontohan. Dan untuk bibit kita siapkan sebanyak 800 ekor, dengan panjang 10 cm. Kita lihat selama empat bulan, apabila bagus, kami akan tindak lanjuti kembali.

"Sebagai contoh kita kita berdayakan nelayan sebanyak 12 orang, dan 800 bibit dengan panjang 10 centimter, kalau selama empat bulan bagus, kita akan tindak lanjuti, "ungkapnya.

Terpisah, Yakup, Kepala Desa Hurip Jaya mengatakan, budidaya ikan kerapu ini memang baru kita lakukan setelah adanya Coorporate Social Responsibolity (CSR) dari PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Muara Tawar.

"Sejauh ini pembudidayaan kerapu sendiri disambut dengan positif oleh berbagai pihak mulai dari pembudidaya hingga penyuluhan, "ujarnya.

Untuk luas tambak dan bibit kerapu yang akan dibudidayakan saya sendiri belum tahu pasti, pembudidayaan ini akan disosialisasikan oleh pihak PT PJB Kamis (20/8) mendatang, 

"Belum tahu pasti berapa bibit yang diberikan oleh pihak PJB Muara Tawar, informasinya Kamis (20/8) akan di sosialisasikan oleh pihak PJB, "ungkapnya.

Dirinya menilai pembudidayaan ikan kerapu di kampung sembilangan sendiri sangat bagus, karena bisa menumbuhkan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, dan masuknya musim penghujan pun tidak menjadi ke khawatiran para pembudidaya ikan kerapu.

"Kondisi air di kampung sembilangan tergantung kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), kalau CBL banjir kampung sembilangan banjir, dan surutnya juga cepat karena kampung sembilangan merupakan limpasan dari kali CBL, "jelasnya.

Selain itu, sambung dia, PT PJB juga akan membangun akses jalan raya kampung sembilangan sepanjang kurang lebih 800 meter.

"Se-Provinsi Jawa Barat hanya Desa Huripjaya yang mendapatkan bantuan CSR dari PT PJB Muara Tawar, "pungkasnya.(red)
TAMBUN UTARA bekasitoday.com-Damin Sada, Budayawan Bekasi menilai Perhelatan seni Budaya Bekasi 2015 yang mempunyai sub kultur suku betawi dan sunda yang digelar di Kecamatan Tambun Utara, belum mempunyai icon untuk diperkenalkan ke masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Seharus Bekasi sudah punya icon budaya agar mempunyai nilai jual. Kedepan harus lebih maksimal lagi, dan diharapkan peran serta masyarakat terutama dari Kepala Desa (Kades), serta Camat, "ujarnya.

Jadi jangan hanya menunggu saja untuk menciptakan icon-icon budaya masing-masing. Dan kami akan mendorong Pemerintah untuk menciptakan icon budaya Bekasi itu sendiri dalam hal ini terutama mendorong Dewan Kesenian Bekasi (DKB)

"Yang jelas sih ada, cuma begini kan, kita kan ada DKB tapi dewan kesenian bukan mati syu'ri lagi, ya emang udah mati banget gitu, "tuturnya

Selain itu, sambung Damin, ketua DKB sendiri seharusnya orang yang paham akan kesenian, agar budaya bekasi ini lestari dan maju.

"Harus di reformasi harus diganti nih, ketua DKB-nya harus kita ganti, kalau gak ya tetep aja seperti ini, sama dengan nasib Persikasi nantinya, gitu. Dewan kesenian harus dibubarin diganti lagi dengan orang-orang yang berjiwa seni, "tegasnya.(red)
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Terkait telah terbentuknya kelompok kerja (pokja) wartawan Kabupaten Bekasi dan media center Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang banyak di nilai sebagian kalangan untuk memback-up pemerintahan, ditepis Pemkab Bekasi, Rabu (12/8). 

Seperti halnya yang diutarakan H Rohim Mintareja S.Sos, Wakil Bupati Bekasi, Menurutnya, media center serta pokja wartawan Kabupaten Bekasi ini terbentuk, bukan untuk memback-up pemerintahan, tetapi agar komunikasi kepada rekan-rekan media mulus, dan ketika ada program pemerintah Kabupaten Bekasi, dapat dikabarkan ke masyarakat secara utuh. 

"Media center serta pokja wartawan Kabupaten Bekasi dibentuk bukan untuk memback-up pemerintah dalam pemberitaan, tetapi agar komunikasi antara pemerintah Kabupaten Bekasi ke teman-teman media berjalan lancar, tentunya ketika ada program pemerintah dapat dikabarkan ke masyarakat, "ujarnya saat bertatap muka dengan wartawan di ruang media center. 

Dia menambahkan, kalau ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bermasalah silahkan kepada rekan-rekan media untuk diekspose, tentunya harus dengan dasar yang menguatkan. 

"Ketika ada SKPD bermasalah misalnya, seilahkan teman-teman media untuk mengkritisi, tentunya harus mempunyai dasar yang jelas, tentunya data akurat, "terangnya.(red)