KOTA MADYA bekasitoday.com-Aksi demontrasi atas pembangunan Gereja Santa Clara yang berlokasi di Jalan Duta. Bulevard Barat Blok AE-3 No.7 RT03/RW06, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, yang ditolak umat muslim Bekasi dinilai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) gerakan aksi tersebut dimotori oleh Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi.

Hal ini pun membuat Jupri, Sekretaris Jendral (Sekjen) GP Ansor Kota Bekasi geram, pasalnya perkataan Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin adalah fitnah besar dan telah mencoreng nama baik GP Ansor Kota Bekasi.

"Apa buktinya, kalau memang gerakan massa Gereja Santa Clara ini dimotori oleh saya coba buktikan, jangan asal ngomong yang ujung-ujungnya jadi fitnah, "ujarnya Selasa (25/8).

Dikatakannya, pada saat rapat pleno ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin mengeluarkan stetmen bahwa gerakan Gereja Santa Clara dimotori oleh Ketua GP Ansor Kota Bekasi Yudistira.

"Kami tidak terima atas perkataan tersebut, yang dimana perkataan tersebut telah mencemarkan nama baik ketua GP Ansor Kota Bekasi, serta termasuk perbuatan tidak menyenangkan terhadap kita, "terangnya.

Sejauh ini, kata Jupri, Anim Imanudin belum menunjukan I'tikad baiknnya untuk menemui Ketua GP Ansor Kota Bekasi guna meminta maaf atas perkataannya tersebut.

"Maka dengan ini kami atas nama GP Ansor meminta Anim Imanudin harus bertanggung jawab dengan stetmentnya dan mengklarifikasi perkataan tersebut serta meminta maaf kepada organisasi GP Ansor, "ucapnya.

Jika memang tidak adanya I'tikad baik dari Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Anim Imanudin, GP Ansor akan segera mendatangi kantor DPC PDIP Kota Bekasi.

"Jika tidak, kami seluruh kader GP Ansor dan Banser akan mendatangi kantor DPC PDIP Kota Bekasi untuk meminta pertanggungjawaban atas stetmen tersebut, "tegasnya.(ind/red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.