BEKASI bekasitoday.com-Amburadulnya pekerjaan proyek jalan lingkungan (jaling) di wilayah Babelan, lantaran kurangnya pengawasan dari konsultan, pengawas, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Seperti halnya yang terlihat dalam setiap pekerjaan proyek yang dianggarkan dari anggaran aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, salah satunya yang berada di gang Romli Gudang Rt 03/05, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dimana dalam pekerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB-red) yang telah ditetapkan, sehingga kwalitas dari mutu coran terlihat rendah.

Menanggapi hal tersebut Suriyat, anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mengatakan, kami akan terus memantau pekerjaan proyek yang diambil dari aspirasi kami anggota dewan serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi.

"Ya akan kita pantau pekerjaan proyek yang diambil dari aspirasi dewan, jangan sampai terjadi pekerjaan proyek yang tidak ada pengawas, konsultan serta PPTK saat proyek itu dikerjakan, "ujarnya.

Dan apabila ada laporan dari masyarakat serta elemen lainnya terkait pekerjaan proyek yang tidak sesuai, kami akan sidak langsung ke lokasi proyek.

"Ketika ada laporan dari masyarakat terkait jeleknya pekerjaan proyek, kita akan turun langsung ke lokasi pekerjaan proyek, "terangnya.

Dalam setiap pekerjaan proyek, harus memakai plang papan nama karena plang papan nama masuk dalam RAB.

"Plang papan nama harus dipasang di saat proyek pekerjaan itu dikerjakan, itu masuk di RAB, dan kalau sampai tidak dipasang saya yakin ini pidana, "tegasnya.

Menurutnya, kalau memang yang diadukan masyarakat benar adanya, maka kita akan catat nama perusahaannya, dan akan kita bahas nanti bersama anggota dewan lainnya.

"Kami akan diskusi untuk tidak dicairkannya anggaran untuk setiap rekanan kontraktor yang dalam pekerjaan proyeknya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, "ungkapnya. 

Pantauan wartawan dilokasi proyek didapati bahwa pekerjaan proyek yang berada di gang Romli Gudang Rt 03/05, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, tidak terlihat papan nama proyek serta mempunyai ketebalan hanya 8centimeter dari yang seharusnya 15centimeter, padahal dalam pekerjaan tersebut di awasi oleh pengawas yang ditunjuk oleh pemkab bekasi, dan ini menjadi pertanyaan besar apa sebenarnya tupoksi dari pengawas serta konsultan yang ada.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.