CIBITUNG- Perayaan Idul Adha 1436 Hijriah/2015 Masehi kali ini, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengajak Masyarakat untuk bisa menteladani empat point penting sejarah kehidupan Nabi Ibrahim AS.

"Sejenak kita mengenang kembali manusia Agung yang diutus oleh Allah SWT menjadi Nabi dan Rasul, yakni Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya, Keagungan Pribadinya membuat kita bahkan Nabi Muhammad SAW harus mampu mengambil keteladanan darinya,"ucap Neneng Hasanah Yasin.

Bahkan Lebih lanjut Neneng mengatakan, hal itu sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Al-Mumtahanah ayat 4 yang artinya, "Sesunguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.

"Pelajaran yang dapat diambil dari kehidupan dan perjuangan Nabi Ibrahim AS disini, adalah agar kita juga berjuang dan menebarkan keshalilah dan kemashlatan di sekitar kita, kita harus tampil bukan hanya sebagai pribadi yang shaleh secara individu, tetapi juga pribadi yang menebarkan keshalihah dan manfaat ditengah masyarakat, "jelasnya.

Lebih lanjut Neneng mengatakan, ada banyak hal yang harus diteladani dalam sejarah kehidupan Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya, ada beberapa hal yang dapat diambil dari sejarah perjalanan hidup Nabi Ibrahim AS untuk semua dijadikan pelajaran dalam perbaiki kualitas kehidupan diri kita dan umat islam.

"Pertama, Berprasangka baik kepada Allah SWT, sikap ini merupakan sesuatu yang sangat penting, karena dari sikap ini, kita akan menjalani kehidupan sebagaimana yang ditentukan oleh Allah SWT, sikap Optimisme dalam menghadapi problemetika kehidupan adalah langkah terbaik agar tidak terjebak dalam kekalutan hati dan pikiran, "ujarnya.

Kedua masih menurutnya, disiplin di dalam menjalani syariat Allah SWT secara totalitas ada keharmonisan antara ucapan dan prilaku nyata didalam menjalankan ajaran-ajaran islam, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Ketiga, sebagai seorang muslim apalagi yang sudah menjalankan ibadah haji, seharusnya mampu mengaplikasikan amanah keislamannya dan terus berusaha menegakkan dan memperjuangkan kebenaran islam serta berusaha memberantas kemungkaran dan kemaksiatan, "tandasnya.

Keempat, lanjutnya, Memperkokoh semangat pengorbanan Idul Adha merupakan hari raya Qurban, yang berarti pendekatan, yakni pendekatan diri kepada Allah SWT agar kehidupan di dunia dan di akhirat memperoleh kebahagiaan, inti pengorbanan adalah kerelaan hati untuk berbagi kebahagiaan, dan keceriaan termasuk pada hari raya Idul Adha ini, "ungkapnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.