CIKARANG bekasitoday.com-Menjamurnya sampah yang dihasilkan dari rumah tangga yang dibuang secara sembarangan yang kebanyakan ada di pinggir jalan, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi angkat bicara.

Seperti halnya yang dikatakan, Suriyat anggota komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, menurutnya, wilayah desa atau kelurahan wajib memiliki Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), dan dirinya merasa prihatin dengan permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai.

"Sangat prihatin lantaran semakin banyaknya sampah di tempat-tempat umum, terutama di pinggir-pinggir jalan, dan diharuskan untuk setiap wilayah desa atau kelurahan mempunyai TPSS, untuk menanggulangi permasalahan sampah yang kian lama kian menggunung, "ujarnya saat ditemui bekasitoday dikantornya, Selasa (1/9).

Menurutnya, Dinas  Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (DKPPK) Kabupaten Bekasi diharapkan tanggap mengenai sampah liar yang ada.

"Selain kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, juga harus dibarengi dengan tanggapnya dinas terkait dalam menanggulangi sampah yang ada, "terangnya.

Pantauan bekasitoday, bahwa menjamurnya sampah rumah tangga kebanyakan dihasilkan dari sampah rumah tangga dari warga yang tinggal diperumahan, dan dibuang saat berangkat kerja sekitar pukul 05:00 Wib.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.