SUKATANI-Di saat Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus meningkat dan hampir diseluruh Kabupaten dan Kota di beberapa daerah di Indonesia banyak perusahaan yang gulung tikar akibat naiknya nilai tukar dolar, Namun Luar biasa ternyata di-Kabupaten Bekasi justru membuka kegiatan Job Fair di Bulan Oktober 2015, Jum'at (9/10).

Menurut Bupati Bekasi, Hj Neneng Hasanah Yasin, Kabupaten Bekasi masih cukup beruntung dan harus bisa bersyukur ketika negara sedang mengalami masalah ekonomi dengan melonjaknya dolar sehingga didaerah lain banyak perusahaan yang terpaksa PHK ribuan karyawanya, justru di Kabupaten Bekasi bisa menyediakan hampir 2000 lowongan kerja yang bisa diraih dan diperjuangkan oleh masyarakat Kkabupaten Bekasi untuk berkompetisi dalam meraih pekerjaan sesuai kualifikasi pihak perusahaan.

"Walaupun Target buka 50 ribu lowongan kerja sudah kita capai, namun kita terus memberikan kesempatan kepada para pelamar kerja di Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan pekerjaan melalui kegiatan Job Fair ini, dan saya berharap sebagian besar yang diterima diperusahaan adalah orang bekasi, "ucapnya.

Walapun begitu kita juga we'll come kepada warga diluar daerah untuk mencari penghidupan di Kabupaten Bekasi, namun paling kita ingin pihak perusahaan lebih memperioritaskan warga Kabupaten Bekasi dulu, jangan sampai disalah satu perusahaan misalnya manajernya orang jawa, yang diterima orang jawa semua.

"Jangan sampai mau masuk kerja dimintai duit untuk inilah atau itulah, kasian mereka justru cari pekerjaan buat dapatkan penghasilan, bukan justru pekerjaan belum pasti ada sudah dimintai uang,"katanya.

Bahkan sambung Neneng, Dikabupaten Bekasi masih terus membutuhkan ribuan lagi lowongan kerja terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dibeberapa perusahaan industri yang baru berdiri dan beroperasi dalam lokasi perluasan kawasan industri yang ada dikabupaten Bekasi.

Sementara itu, Kadisnakertrans Kabupaten Bekasi, Effendi mengatakan, bahwa selain pihaknya menyelenggarakan kegiatan serupa setiap dua bulan sekali, juga melaksanakan program pelatihan untuk ketenaga kerjaan, sehingga ketika memasuki dunia usaha maupun melamar pekerjaan, pelamar sudah mempunyai skil yang baik, sehingga sesuai pekerjaaan bisa dilakukan secara profesional dan dapat bersaing dengan para pelamar yang datang dari luar daerah.

"Kita masih terus secara rutin melakukan kegiatan pelatihan ketenagakerjaan, sehingga masyarakat selain bisa mempunyai kesempatan untuk melamar pekerjaan dibeberapa perusahaan juga bisa membuka usaha sendiri dengan memanfaatkan kemampuannya dari hasil pelatihan, "ungkapnya.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.