Desember 2015

BABELAN bekasitoday.com-Jelang malam tahun baru, Muspika Babelan adakan apel pengamanan di halaman kantor Kecamatan Babelan. Kamis (31/12).

Hadir dalam acara tersebut kepala desa dan lurah yang ada di wilayah Kecamatan Babelan.

Dalam apel tersebut pembina upacara dipimpin oleh Surya Wijaya, Camat Babelan dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya akan mobil di Maraqas Square, dan di Vila Mutiara Gading City.

"Saya berharap di setiap desa, mengadakan acara di malam tahun baru, saya mobile di beberapa titik sampai jam 12 malam, "ujarnya.

Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan dengan lancar serta kondusif.

"Semoga situasi di Wilayah Babelan berjalan aman serta kondusif, suasan kondusif diharapkan bukan hanya di malam tahun baru saja.

CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Muhtada Sobirin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, dari dapil IV, yang duduk di  komisi IV, dari fraksi Golkar, berjanji akan mempercantik stadion mini Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Menurut dia, perbaikan stadion mini Tambun Utara, sudah menjadi prioritas dirinya, lantaran saat digelarnya kompetisi Bupati Cup 2015 yang berakhir digelar pada Minggu lalu, masyarakat sekitar sangat antusias dalam menonton pertandingan tersebut.

"Sudah menjadi prioritas untuk mempercantik tampilan stadion mini Tambun Utara, apalagi masyarakat disini sangat antusias dengan olahraga khususnya sepak bola, "ujarnya Senin (28/12).

Menurutnya, dirinya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari dapil IV akan sejalan dengan pak camat Tambun Utara untuk membangun pemagaran stadion tambun utara.

"Percantik tampilan stadion mini Tambun Utara salah satunya adalah pemagaran stadion, mengingat stadion tersebut belum memiliki pagar, "terangnya.(red).

TAMBUN UTARA bekasitoday.com-Terkait menangnya Tim Football Club Beringin di Kompetisi Piala Bupati Bekasi 2015 yang dihelat oleh Drs.Sopian Hadi, Camat Tambun Utara, yang digelar di lapangan stadion mini Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, membuat bangga Manager Beringin FC, Minggu (27/12).

Seperti halnya yang dikatakan Muhtada Sobirin, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, menurutnya, sebagai manager Beringin FC merasa bersyukur timnya bisa memenangkan pertandingan, dan sekaligus berterima kasih kepada pak camat Tambun Utara yang telah menyelenggarakan acara piala Bupati Cup 2015.

"Saya sangat bersyukur tim Beringin FC bisa memenangkan kompetisi untuk merebut piala Bupati Cup 2015, yang diikuti oleh kurang lebih 30 club sepak bola yang ada di dapil IV, "ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini sangat positif, dan dapat mencari bibit pemain terbaik asli putra Tambun Utara di dapil IV khususnya, dan umumnya Kabupaten Bekasi.

"Kegiatan ini sangat positif, untuk dapat mencari bibit pesepak bola tentunya asli orang tambun utara, dan saya sangat berterima kasih sekali kepada Bupati Bekasi yang telah merespon terhadap penyelenggaraan turnamen ini, semoga tahun-tahun berikutnya acara ini bisa terselenggara lagi, terima kasih juga kepada para tokoh masyarakat Tambun Utara wabilkhusus para kepala desa yang turut hadir dalam penutupan turnamen tersebut, "ungkapnya.(red).

bekasitoday.com-Mengisi waktu libur panjang, sejumlah anak sekolah dasar lebih memilih bermain dengan teman sebaya. Mulai dari main game dengan handphone cerdas, sampai bermain lompat karet. Sabtu (26/12).

Sementara, Putri (9) salah satu siswa SD, ketika ditanya terkait libur panjang sekolah mengatakan, liburan sekolah sampai tanggal 4 Januari besok.

"Maen lompat karet sama temen2, libur sekolah kan sampe tanggal 4 besok, dan malem nya kami belajar nulis dan baca, "ujarnya.

Pantauan bekasitoday.com bahwa liburan panjang sekolah dimanfaatkan sejumlah anak bermain di rumah, tanpa liburan ke tempat wisata.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Ribuan masyarakat dari wilayah Kecamatan Babelan beserta wilayah tetangga kecamatan, terlihat padati Pondok Pesantren Attaqwa Pusat, kampung ujung harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, guna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (24/12).

Asmanih (46), warga desa Suka tenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, ketika ditemui disela-sela acara kepada bekasitoday.com mengatakan, dirinya beserta rombongan hampir setiap tahun menghadiri maulid yang digelar di ujung harapan, Babelan.

"Kami datang dengan rombongan memakai mobil bak terbuka, biasanya sih kelar maulid kita pada belanja, karena di sepanjang jalan menuju Masjid Agung banyak yang jualan, "ujarnya.

Pantauan bekasitoday.com pihak keamanan dari mulai jajaran polsek, dan jajaran koramil Babelan, sampai pokdar terlihat berjaga setiap titik pengamanan.(red).

BABELAN bekasitoday.com-proyek yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015, yang salah satunya untuk pekerjaan infrastruktur nyatanya tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Pasalnya masih banyak saja rekanan kontraktor yang tidak memasang plang papan nama proyek, sehingga sulit bagi masyarakat untuk memantau pekerjaan itu.

Seperti halnya pekerjaan pengaspalan yang berada di wilayah Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, tepatnya di depan ponpes Attaqwa pusat di jalan KH Ropiih, dimana dalam pekerjaan tersebut diduga tidak dilengkapi dengan papan nama proyek, dan seolah-olah  sudah menjadi kebiasaan dari rekanan kontraktor, dugaan kuat ada pembiaran yang dilakukan oleh pengawas, konsultan, serta PPTK.

Sementara, kepala UPTD Bina Marga wilayah I, H Suryana ketika dihubungi lewat telepon selularnya kepada bekasitoday.com mengatakan, bahwa pekerjaan pengaspalan dalam pengawasannya langsung dipegang oleh dinas bina marga.

"Kalau pengaspalan yang di depan Attaqwa pusat itu dinas yang ngawasin bang bukan kami, "ujarnya.

Terpisah, Suriyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi terkait pekerjaan proyek yang dianggaran oleh pemerintah mengatakan, dalam pekerjaan proyek, rekanan kontraktor harus memasang plang papan nama proyek, agar masyarakat bisa memantau, jadi apabila ada kekurangan dari pekerjaan tersebut, masyarakat bisa melaporkannya langsung ke Dinas terkait.

"Harus dipasang karena plang itu tertuang di RAB, itu berguna supaya masyarakat tau pekerjaan itu anggarannya berapa, tingginya berapa, lebarnya berapa, dan panjangnya berapa...??, "ujarnya.

Guna plang papan nama proyek itu, untuk memberikan informasi kepada masyarakat, dan kami anggota dewan sudah berkali-kali mengusulkan dalam rapat paripurna terkait papan nama proyek kepada Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi.

"Ini akan kita pantau terus, dan kita tidak segan-segan untuk tidak mencairkan anggaran tersebut, dan akan memblack list perusahaannya, lantaran sudah sering kita tegaskan terkait harus dipasangnya plang papan nama proyek pada saat proyek itu dikerjakan, "tegasnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Motor Bak terbuka untuk mengangkut sampah bantuan dari Propinsi Jawabarat dan DKPPK Kabupaten Bekasi tahun 2013 untuk wilayah desa dan kelurahan terlihat menumpuk di halaman kantor kecamatan babelan, Selasa (22/12).

Anehnya staf kecamatan tidak ada yang tahu pasti dengan dikumpulkan nya baktor tersebut di kantor Kecamatan Babelan.

"Saya gak tau nih baktor sampah mau diapain, "ujar salah satu staf kecamatan.

Informasi yang didapat bahwa Kepala Bidang (kabid) Kebersihan pada DKPPK Kabupaten Bekasi datang untuk mengecek keadaan baktor sampah tersebut, dan akan memberikan sangsi apabila ada baktor yang diubah, baik fisik maupun  warnanya.

Sampai berita ini diturunkan, Surya Wijaya, Camat Babelan belum bisa dimintai keterangannya.(red).

bekasitoday.com-Hour of Code 2015 adalah gerakan global memberdayakan 200 juta anak di lebih dari 180 negara untuk belajar mengenal memprogram aplikasi komputer pada bulan Desember 2015. Di Indonesia pelaksanaan Hour of Code Indonesia 2015 serentak di seluruh Indonesia 12-20 Desember gratis untuk setiap siswa di Indonesia, menjadi gerakan nasional Hour of Code terbesar di dunia.
Dengan motivasi bahwa setiap anak berhak mendapat kesempatan pembelajaran yang sama, tidak terkecuali bagi anak-anak kaum marjinal dan dhuafa, Sekolah Raya pun ambil bagian dalam rangkaian event Hour of Code Indonesia. Dipandu oleh relawan-relawan Sekolah Raya yang sebelumnya telah mengikuti Training the Trainer (TTT) pada Rabu, 9 Desember 2015 lalu di kantor redaksi salah satu harian nasional, Sekolah Raya kemudian pada hari Sabtu tanggal 19 Desember 2015 menggelar sendiri acara Hour of Code bagi siswa-siswa dari jejaringnya seperti SMP Terbuka Tarumajaya, SMP Terbuka Ilalang, dan Sekolah Alam Anak Soleh bertempat di Rumah Baca HOS Tjokroaminoto, Villa Mutiara Gading I Blok H, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Selama Hour of Code, anak-anak dan orang dewasa diarahkan untuk bermain game pemrograman dalam berbagai level, dapat dikerjakan secara kelompok dan dapat pula dilakukan secara online / offline, sehingga semua dapat belajar dan mengenal prinsip dasar dari logika pemrograman dan algoritma secara menyenangkan. Kegiatan ini memungkinkan semua orang, dari siswa, guru dan orang tua untuk belajar coding dengan gembira.
"Sebenarnya hari ini di sekolah ada agenda mengambil raport, tapi saya dan adik saya siswa kelas 5 SDN Kebalen Babelan justru mendaftar untuk mengikuti acara belajar bersama ini untuk mengenal seperti apa dan bagaimana cara membuat aplikasi komputer. "jelas Zahrah siswa kelas 7 SMPN 1 Kota Bekasi.
Prinsip di balik event Hour of Code adalah untuk membentuk kesadaran, membuat siswa, guru, orang tua dan komunitas berani dan percaya diri dalam kondisi mereka saat ini, di sekolah dan komunitas mereka saat ini untuk mengenal dan belajar pemrograman komputer. Kegiatan ini disambut secara antusias oleh para peserta dan berbagai pihak yang suka dengan kesempatan untuk dapat “menciptakan” sesuatu melalui pelajaran dasar pemrograman.
Selama dua jam aula Rumah Baca HOS Tjokroaminoto Tarumajaya dipenuhi kurang lebih 30 siswa yang mengikuti acara Hour Of Code, agenda yang seharusnya dilanjutkan dengan lomba menciptakan aplikasi sederhana tidak dapat dilaksanakan karena terbatasnya ketersediaan laptop/komputer sehingga digunakan secara bergantian hingga acara selesai, "jelas Novita Anggraini yang menggagas acara Hour Of Code di Rumah Baca HOS Tjokroaminoto Tarumajaya binaannya.(red).
Foto bersama di Rumah Baca HOS Tjokroaminoto Sekolah Raya Desa Setia Asih Kec Tarumajaya Bekasi

SERANG BANTEN bekasitoday.com-Puluhan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja-red) wartawan Kabupaten Bekasi adakan Rapat Kerja (raker) yang bertempat di Lalita Cottage Anyer, Sabtu (19/12).

Hadir dalam kegiatan raker tersebut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi berserta staf.

Untuk mengisi waktu luang kegiatan raker tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya permainan volley ball, sepak bola, serta tarik tambang.

Sementara, Karman Supardi, Ketua Pokja wartawan kabupaten bekasi mengatakan, ini tahun pertama kita mengadakan raker di luar (anyer-red).

"Ini adalah raker perdana pokja wartawan kabupaten bekasi, alhamdulillah sejak pagi tadi pengurus sudah standby di pemkab bekasi, "ujarnya.

Dan untuk Ketua Bidang dan anggotanya, dimohon agar merumuskan dan menyiapkan program kerja untuk kegiatan tahun 2016. Dalam acara inti Rapat Kerja (Raker), dan masing-masing Ketua Bidang akan diberi waktu dan kesempatan untuk memaparkannya.

"Ketua dan anggota di masing-masing bidang diharapkan dapat merumuskan program kerja, seklugus dapat memaparkannya, "terangnya.

Dia menambahkan, usai Raker, program-program kerja tersebut akan dikaji dan dievaluasi dalam rapat khusus Pokja, dan untuk selanjutnya ditetapkan menjadi agenda kerja Pokja tahun 2016.

"Dan program kerja dari ketua di masing-masing bidang dan pengurus untuk selanjutnya di tetapkan menjadi agenda kerja pokja, "ungkapnya.(red).

TAMBUN UTARA bekasitoday.com-Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bekasi baru akan dilaksanakan pada 2017 mendatang. Namun, sejumlah nama calon sudah mulai bermunculan kepermukaan. Tidak hanya majunya Bupati Bekasi saat ini, yang menjadi salah satu alasan mulai bermunculnya sejumlah nama calon Bupati Bekasi di tengah-tengah masyarakat.

Banyak calon yang bermunculan, banyak pula masyarakat yang bertanya-tanya tentang figur-figur tersebut kepada publik dengan cara memasang spanduk serta baliho dalam berbagai ukuran. Bahkan beberapa diantarnya berukuran besar.

"Pemimpin kedepan harus yang bisa mensejahterahkan masyarakat, Bekasi kan kaya. Bahkan, terkenal dengan industri terbesar se-Asia Tenggara, kan gak lucu kalau masyarakat masih banyak yang miskin, "ujar Budayawan Bekasi Damin Sa'da, Sabtu (19/12).

Menurutnya, Kabupaten Bekasi ini bukan ajang coba-coba untuk menentukan nasib menjadi Bupati Kabupaten Bekasi. Namun, harus mempunyai dasar politik yang cukup untuk sosok yang nantinya layak pimpin Kabupaten Bekasi kedepan.

"Kalau belum pengalaman di Politik dan Pemerintahan jangan coba-coba, yang udah lama di Politik saja gak becus. Apalagi yang baru kan?, "tegas pria yang kental bahasa betawinya ini.

Lebih lanjut Damin mengatakan, jangan bermodalkan sebuah jabatan di Partai atau Desa berbangga diri, dan nekad untuk mencalonkan. Sedangkan secara kwalitas serta kwantitas nihil, kata dia, belum layak untuk memimpin Kabupaten Bekasi.

"Jangan baru jadi Ketua Partai dan Kepala Desa udah nyalon, harus mengukur diri lah, "ungkapnya.(red)

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Acara syukuran Forum Kelompok Usaha Bersama Bendungan Mandiri (KUBBM) Silaturahim binaan PT PJB Muara Tawar yang bertempat di kediaman Ketua Kelompok Kerja, dikampung bendungan Rt02/19, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Jumat (18/12).

Hadir dalam acara tersebut pihak BP3K, jajaran PT PJB, serta kelompok binaan.

Ustd M.Effendy, Ketua Kelompok Usaha Bersama Bendungan Mandiri (KUBBM), Forum Silaturahim Binaan PT PJB Muara Tawar, dan acara syukuran dari kelompok binaan.

"Acara ini adalah acara Forum, sekaligus acara syukuran kelompok binaan Pt PJB, "ujarnya.

Selain untuk mendapatkan perhatian juga diharapkan dapat di bimbing agar kedepannya menjadi mandiri.

"Acara ini digelar selain untuk syukuran, juga untuk dapat diperhatikan oleh pemerintah, agar kedepannya kami yang tergabung dalam binaan PT PJB dapat mandiri, "terangnya.

Dirinya prihatin dan kecewa, atas ketidak hadiran pihak Kecamatan Tarumajaya maupun Kepala Desa, dalam acara yang digelar oleh kelompok binaan.

"Kami mengundang pihak pemerintah, hanya untuk dapat diberikan bimbingan, tidak ada niat lain, "jelasnya.

General Manager (GM) PT PJB Muara Tawar, Nurhidayat, dalam sambutannya mengatakan, Kami sangat bangga telah medapatkan penghargaan berupa piagam dan piala platinum.

"Dan piala tersebut kita berikan untuk Forum KUBBM, yang telah kami anggap berhasil dalam melakukan kegiatan, "jelasnya.

Semoga kegiatan semacam ini terus berkembang, dan kami PT PJB Muara Tawar, berharap terus dilibatkan.

"Kami berharap pihak kami terus dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan semacam ini, "terangnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Dalam rangka Hari Juang Kartika atau Hari Ulang Tahun Tentara Nasional (TNI AD) ke 70, ratusan prajurit infantri yang tergabung dalam pleton beranting, lakukan serah terima gerak jalan beranting dari pleton beranting Yonif 201 ke Yonif 203 yang dilaksanakan di lapangan desa Muara Bakti, Kamis (17/12).

Hadir dalam acara tersebut, Muspika Babelan, staf desa muara bakti, tokoh masyarakat, serta puluhan prajurit TNI AD.

Dalam sambutannya, Perwira Pengawas, Waaslog Kasdam Jaya,  Letkol Inft Budi S, mengatakan, kepada prajurit laksanakan kegiatan dengan sebaiknya-baiknya salah satunya adalah faktor keamanan, cek perlengkapan sebelum berangkat jangan sampai ada yang tertinggal, dan jangan lupa berdoa agar di beri kekuatan.

"Kepada prajurit harus melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, terutama segi keamanan, selain itu prajurit harus cek perlengkapan sebelum berangkat jangan sampai ada barang yang tertinggal, dan agar diberi kekuatan jangan lupa selalu berdoa, "terangnya.(red)

BABELAN bekasitoday.com-Untuk menghadapi musim penghujan serta menghindari banjir kiriman, Saluran Pembuang (SP) yang berada di wilayah desa Babelan Kota, mulai di normalisasi.

Karena normalisasi terkendala oleh bangunan liar di sepanjang saluran di Rt12/02, pihak desa Babelan Kota  telah menyurati pemilik bangunan tersebut, untuk segera membongkar bangunan diatas tanah pengairan.

Seperti yang diutarakan, Juhro Kelana Kepala Urusan (kaur) Pembangunan desa Babelan Kota, menurutnya, pihak desa sudah menyurati pemilik bangunan liar tersebut untuk segera membongkar bangunannya sendiri.

"Kami telah surati pemilik bangunan, untuk membongkar bangunannya, karena mau dilaksanakannya normalisasi kali, "ujarnya Kamis (17/12).

Sejauh ini kata Juhro, pemilik bangunan menyadari bahwa bangunan yang berada di atas tanah pengairan adalah tanah negara, mudah-mudahan secepatnya pemilik bangunan membongkar sendiri bangunannya.

"Kita sih berharap pemilik sendiri yang membongkarnya, tapi kalaupun tidak kita sudah siapkan orang untuk nantinya membantu dalam pembongkaran tersebut, "terangnya.

Dia menambahkan, dalam penertiban bangunan liar ini kami telah berkordinasi dengan pihak polsek babelan, koramil babelan serta pihak kecamatan babelan.

"Nanti pada saat penormalisasian kita dibantu oleh Muspika Babelan, "ungkapnya.(red).

CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Kembali PT Cikarang Listerindo (CL) melakukan aksi bakti sosial, di wilayah desa wWangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi

Dimana kegiatan ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.

Yohanes, humas PT CL ketika diminta komentarnya kepo ada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan kali ini dilakukan di Kantor Kepala Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Kami pihak perusahaan merangkul pihak desa untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial ini, sedangkan untuk bulan desember 2015, kita adakan pada Kamis (10/12) lalu, "ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan kali ini dihadiri oleh 125 pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 36, Kolesterol 45 dan Asam Urat 22.

"Ada sekitar 125 warga yang memeriksakan kesehatannya, masih seperti yang lalu, yang diperiksakan antara lain, gula darah, kolesterol, dan asam urat, "terangnya.

Masih kata dia, Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT.CL terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.

"Bakti Sosial pemeriksaan kesehatan gratis di ambil dari anggaran CSR, tentunya untuk bersinergi dengan warga sekitar perusahaan, ini adalah bentuk komitmen kami PT.CL  "ungkapnya.(red)

BABELAN bekasitoday.com-Jelang musim penghujan dan banjir kiriman, pihak Kecamatan Babelan telah menyurati pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Seperti yang diutarakan Surya Wijaya MM, Camat Babelan, menurutnya, surat tersebut berisikan  permintaan keperluan tanggap bencana banjir berupa karung, serta perahu karet.

"Kita minta ke BPBD Kabupaten Bekasi yang diperluin aja, seperti karung dan perahu karet beserta mesinnya, "ujarnya Senin (14/12) ketika di temui diruang kerjanya.

Dia menambahkan, mudah-mudahan wilayah Kecamatan Babelan tidak akan terkena banjir, karena saluran-saluran pembuang sudah banyak yang di normalisasi dari anggaran pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Banyak saluran pembuang dan irigasi di normalisasi, serta got-got di percantik dengan proyek leening saluran, mudah-mudahan wilayah babelan tidak terkena banjir, "ungkapnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Selain untuk menimba ilmu, lingkungan sekolah adalah rumah kedua bagi anak didik/murid, tentunya sekolah harus memenuhi unsur kelayakan.

Lain halnya yang terlihat di Sekolah Dasar Negeri Kedung Pengawas 04 UPTD PAUD-SD Babelan, dimana halaman sekolah yang menjadi tempat bermain siswa saat jam istirahat seperti kubangan kerbau.

Basyiruddin, S.Ag, Kepala Sekolah SDN Kedung Pengawas 04 kepada bekasitoday.com mengatakan, dirinya prihatin dengan keadaan halaman sekolah yang seperti kubangan, dirinya berharap sekolahnya mendapatkan anggaran untuk perbaikan halaman sekolah.

"Pas saya jadi kepala sekolah disini, sangat prihatin dengan kondisi sekolah, terutama halamannya, semoga segera mendapatkan anggaran untuk perbaikan halaman sekolah, "ujarnya.

Pantauan bekasitoday.com, bahwa bukan hanya halaman sekolah yang tidak layak, pagar sekolah pun masih menggunakan pagar bambu.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Puluhan pegawai desa Pantai Makmur bersama Muspika Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, lakukan giat Jumat bersih (jumsih), untuk menanggulangi bencana banjir memasuki musim penghujan, Jumat (11/12).

Hadir dalam giat jumsih tersebut, Camat Tarumajaya, Jajaran Poksek Tarumajaya, Jajaran Koramil Tarumajaya, serta masyarakat desa Pantai Makmur.

Disela acara, H Aman Zali, Kepala Desa Pantai Makmur, saat di temui bekasitoday.com mengatakan, giat jumsih ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Muspika Tarumajaya dalam hal ini kecamatan.

"Jumsih ini sudah rutin di lakukan oleh kecamatan tarumajaya, alhamdulillah jumat ini giliran desa kita melakukan kerjabakti jumsih, "ujarnya.

Untuk Jumsih kali ini kata dia, kita fokus ke saluran air dan lokasi pangkalan angkot, mengingat sudah memasuki musim penghujan.

"Untuk mengantisipasi banjir kiriman, kerja bakti jumsih ini kita fokuskan ke saluran air, dan kita juga memperbaiki lokasi pangkalan angkutan umum, agar angkot tidak ngetem sembarangan dipinggir jalan, "terangnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Pekerjaan saluran air (lening-red) yang berada di kampung jati Rt02/14, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan di komplen warga, pasalnya pekerjaan yang masih seumur jagung sudah ambruk.

Dani (45) salah satu warga warung ayu kebalen, saat ditemui bekasitoday.com di lokasi pekerjaan saluran air yang ambruk mengatakan, pekerjaan saluran air ini sangat buruk kwalitasnya, lantaran dalam pekerjaan kami menduga tidak ada pondasi, dan hanya ditumpuk.

"Gimana mau tahan lama, pekerjaannya aja kaya gini, liat aja udah ambruk, kaga ada pondasinya ini, "ujarnya.

Kami minta kepada PPTK, Pengawas, serta Konsultan harus turun ke lokasi pekerjaan, sehingga tau bagaimana rekanan dalam mengerjakan proyek yang dianggarakan dari uang rakyat.

"Pengawas harus turun ke lokasi pekerjaan, untuk melihat kondisi kerjaan dari pemborong, "terangnya.

Temuan ini akan kami laporkan ke anggota dewan, agar rekanan kontraktor sesuai dengan ketentuan kalau bekerja.

"Pekerjaan yang kaya gini nih yang akan kita laporin sama dewan, "terangnya.(red).

RAWALUMBU bekasitoday.com– Menjelang pemilukada serentak yang bakal dihelat 19 Desember mendatang, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Bekasi, menggelar diskusi kesadaran berpolitik pada kelompok perempuan dengan tema “Peran Serta Kelompok Perempuan dalam Mengawal Demokrasi & Pemilukada Serentak” di NU Centre.
 
Sementara, Ketua IPNU Kota Bekasi, Rizki Topananda mengatakan, diskusi tersebut terselenggara atas kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kesbangpol Kemendagri RI. Menurut dia, isu pemilih perempuan dan pemilih pemula menjadi strategis sebab secara regulasi kedua pihak tersebut sudah diberi hak politik yang proporsional.
 
“Akan tetapi realitas di lapangan unsur pemuda dan perempuan belum maksimal menggunakan hak politiknya. Padahal merekalah salah satu unsur yang mampu membawa perubahan bagi bangsa ini, ”ujarnya.
Rizki juga berharap kerjasama program antara Kementerian Dalam Negeri dengan IPNU-IPPNU Kota Bekasi dapat berkesinambungan.
 
Ketua PCNU Kota Bekasi, Dr. KH. Zamakhsyari Abdul Majid menambahkan sisi strategis workshop kesadaran berpolitik bagi pemilih perempuan, bahwa masih banyak dari kita yang apatis terhadap politik.

"Politik adalah salah satu instrumen untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun toyyibatu warobbun ghofur, "terangnya.
 
Untuk itu, Zamakhsyari menilai bahwa input pengetahuan tentang praktik perpolitik yang baik dan benar perlu terus diupayakan oleh pihak-pihak terkait. Dalam Islam pun, berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), kita dilarang golput.

“Perempuan diberi porsi 30 persen di legislatif, namun hingga kini angka tersebut belum tercapai, ”ujarnya.

Perwakilan Ditjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri, Hartono menerangkan, politik terbagi menjadi dua. Politik sebagai ilmu dan politik sebagai seni. Menurut dia, politik berasal dari polis, yang berarti negara atau kota.

“Maka berpolitik adalah bernegara. Kita sebagai warna negara tentu harus punya kepedulian terhadap penyelenggaraan negara, ”ungkapnya.
 
Sedangkan sebagai seni, politik dapat diartikan sebagai upaya seseorang untuk memengaruhi orang lain demi tercapainya satu tujuan. Dalam politik praktis, Hartono menilai bahwa kitalah yang sesungguhnya bertanggungjawab atas nasib bangsa ini. Sebab, kitalah yang mempunyai suara untuk menentukan pimpinan atau wakil kita di legislatif.
 
“Maka itu, sebelum memilih, kita mesti tahu terlebih dulu siapa calon yang ada, track record-nya, latar belakang dia. Jangan sampai mereka yang punya riwayat kriminal atau punya kasus kembali terpilih. Bahkan, bukan hanya belum memenuhi kuota, pada pemilu 2014 lalu keterwakilan perempuan di parlemen menurun dari 18,2 persen menjadi 17,3 persen, ”jelasnya sewaktu membuka acara.
 
Dosen Universitas 45 Bekasi, Dr. Abdul Khoir mengungkapkan, terdapat sejumlah kendala untuk perempuan bisa berkiprah di dunia politik. Yakni, kendala pendidikan, sosial budaya, hingga kendala agama. Kendala pendidikan misalnya, disebabkan masih adanya anggapan bahwa kehidupan perempuan hanya akan bermuara pada dapur-kasur-sumur.
 
“Sehingga orang dulu berpikir nggak usah sekolah tinggi-tinggi, sebab berpolitik bagi mereka adalah hal yang tabu. Politik yang adiluhung adalah berpolitik yang menjadikan Nabi Muhammad sebagai tolak ukur. Dan perempuan mempunyai hak memilih dan dipilih sebagai bagian dari pemerintahan, ”ungkap Khoir.(red).

 

Selasa, 8 Desember 2015. Mengantisipasi banjir saat musim hujan akhir tahun dan awal tahun ini jajaran Polsek, Koramil serta Pemerintahan Kecamatan Babalan, Kabupaten Bekasi, telah membuat Tim Terpadu di masing-masing desa yang meliputi kepala desa, tokoh pemuda selaku korlap dan tiga pilar sebagai penggerak Tim Terpadu.

Kapolsek Babelan, Kompol Krinton Sitanggang,SH, saat ditemui redaksi di ruang kerjanya mengatakan, sebanyak 33 personel gabungan disiapkan untuk mengantisipasi potensi bencana banjir.

“33 personel gabungan ini terdiri dari 20 personel Polsek Babelan, 8 Satpol PP dan 5 personel Koramil, yang sewaktu-waktu dapat digerakkan atau diluncurkan ke lokasi dengan dibekali dengan peralatan atau perlengkapan,” ujarnya, Selasa (8/12).

Lebih lanjut, Kompol Krinton Sitanggang,SH menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan 2 unit perahu karet dari polsek maupun kecamatan, wearpack atau jas hujan, sepatu boot dan alkom berupa HT.

“Alat kelengkapan tersebut akan digunakan untuk team evakuasi, kemudian kami juga sudah membuat pemetaan rawan banjir dan menyiapkan posko-posko rawan banjir, dan kami juga sudah menyiapkan tempat penampungan bagi warga yang terkena musibah banjir,” jelasnya. (Her-Bis)

BABELAN bekasitoday.com-Banjir yang sering terjadi saat musim penghujan yang datang membuat sebagian masyarakat di wilayah kecamatan Babelan terendam, seperti halnya di Desa Babelan Kota, dimana sekitar 50 persen wilayah desa tersebut terendam.

Untuk mengantisipasi banjir, pihak Desa Babelan Kota bersama warga telah bekerja untuk antisipasi banjir mendatang.

Sementara, Saidih David Kepala Desa Babelan Kota mengatakan, sebagian wilayahnya merupakan daerah rawan banjir. Hingga saat ini para aparatur Desa Babelan Kota berupaya untuk mendata kembali daerah-daerah yang tahun lalu terkena dampak banjir.

"50 persen daerah Desa Babelan Kota rawan banjir, "ujarnya Selasa (8/12).

Melihat hal itu, David pun telah mempersiapkan tempat-tempat pengungsian untuk warga yang terkena dampak banjir.

"Tempat pengungsian tersebut berada di Pasar Babelan lantai 2, pasar ikan higeines, dan kantor desa. Untuk meminimalisir kita juga telah lakukan normalisasi, turab, serta Jum'sih dengan membersihkan eceng gondok di kali DT 8, walaupun belum semua eceng gondok yang berada di saluran pembuang terangkut, "akunya.

David juga menghimbau agar warga selalu waspada penyakit kaki gajah, dan tidak membuang sampah. Serta telah mempersiapkan perlengkapan seperti perahu karet, mie instans, selimut, pakaian, dan obat-obatan.

"Saya imbau kepada masyarakat khususnya warga desa babelan kota, agar tidak membuang sampah ke kali, dan selalu waspada terhadap penyakit, "ungkapnya.(red)

BABELAN bekasitoday.com-Saluran Pembuang DT8 sepanjang kurang lebih 500 meter, dari depan perumahan elok di wilayah desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi terlihat dipadati tanaman hama berjenis eceng gondok. Karena hal tersebut membuat sebagian masyarakat resah.

Sementara, Masim (50) salah satu warga babelan mengatakan, dengan tertutupnya sebagian saluran tersebut membuat kami resah, lantaran sekarang ini sudah musim hujan, kami khawatir banjir kiriman genangi rumah.

"Saluran lancar aja kami banjir kalo musim ujan, apalagi saluran ketutupan eceng gondok kaya gini, "ujarnya Senin (7/12).

Kami minta kepada pemerintah baik kecamatan babelan maupun desa babelan kota, segera adakan kerja bakti untuk mengatasi eceng gondok yang menutup saluran air tersebut.

"Kami warga siap kalo dibutuhkan untuk membersihkan eceng gondok yang ada, asalkan di pimpin langsung ama lurah, "terangnya.(red).

TAMBUN UTARA bekasitoday.com-Permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bekasi, hingga kini belum teratasi dengan baik. Salah satu permasalahan yang saat ini terjadi adalah tumpukan sampah yang ada di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), yang berada di Desa Wanasari, Desa Muktiwari, Desa Sarimukti, Kecamatan Cibitung, Provinsi Jawa Barat.

Melihat hal demikian, Kepala Desa (Kades) Srijaya, Drahim Sada mengatakan, permasalahan ini lantaran tidak adanya perhatian dari para pengembang perumahan untuk membuat Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di wilayahnya.

"Minimal perumahan itu jangan hanya fasos fasum saja seperti mushala, bolehlah lapangan. Nah, ini kita minta  minimal setiap perumahan itu mempunyai TPSS dengan bersinergi dengan Dinas Kebersihan (Dinsih), "ujarnya.

Pembuangan sampah yang berada di Kali CBL, dinilai Drahim tidak bertanggung jawab dan terlihat tidak adanya sinergitas dengan Dinsih Kabupaten Bekasi. Menurutnya untuk perubahan status menjadi TPSS sebut Drahim tidak sebanding dengan TPS Burangkeng.

"Kegiatan bersih-bersih di Kali Bekasi percuma juga kalau pun ngundang orang kalau tidak ada eskalatornya, minimal eskalator yang mini lah. Sekarang bagaimana buat pembuangan sampah sementara, yang buang kesitu aja kan lebih dari 20 mobil setiap harinya. Tapi, kalau untuk dibuangnya ke Burangkeng saja itu cuma 2-3 mobil, seharusnya lebih banyak mobil buang ke Burangkeng, "tandasnya.

Drahim juga sebut pembuangan sampah yang berada di Kali CBL ilegal, dan ada oknum yang hanya memanfaatkan wilayah ini, sambung Drahim, ini perlu ketegasan dari Pemerintah setempat.

"Kalau saya sih bilang ini ilegal, oknum saja yang memanfaatkan tempat ini, saya berharap Pemerintah harus lebih tegas lagi, kalau bisa disini ada pos satu untuk penjagaan minimal 1x24 jam, kan Pol PP di setiap Kecamatan ada, "pungkas Drahim mengakhiri pembicaraan.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Guna memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat, puluhan wartawan yang tergabung dalam Lintas Wartawan Bekasi (Liwasi-red) bersama pemuda kampung bojong, Desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, gelar pertandingan volley ball, yang bertempat di lapangan volley ball kampung bojong, Jumat (5/12).

Disela acara Ahmad Suryadi, pimpinan redaksi media online wajahbekasi.com, ketika ditanya terkait pertandingan volley persahabatan kepada bekasitoday.com mengatakan, ini adalah bentuk menggiatkan olahraga, apalagi disini (bojong-red) para pemuda nya masih terlihat antusias dengan olahraga.

"Sangat kagum dengan pemuda disini yang masih antusias dengan olahraga, itu dibuktikan dengan banyaknya pemuda yang hadir dan ikut bertanding, "ujarnya.

Dia menambahkan, walaupun kondisi lapangan masih beralaskan tanah, namun tidak mematahkan semangat para pemuda untuk berolahraga.

"Saya lihat semangat sekali pemuda disini dalam berolahraga, walaupun lapangannya masih tanah, "terangnya.

Sementara Bahtiar, salah satu pemuda bojong mengatakan, selain bulu tangkis, volley ball juga menjadi kegemaran pemuda sini.

"Volley ball adalah satu dari sekian banyak olahraga yang digemari pemuda sini, "jelasnya.

Dan ternyata teman-teman wartawan sangat bagus sekali permainannya.

"Saya tidak nyangka temen-temen wartawan sama bisanya dengan pemuda disini dalam permainan bola volley, "ungkapnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com- Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bekasi, baru akan digelar pada 2017 nanti. meskipun masih lama, ternyata sejumlah tokoh yang mengaku bakal calon Bupati yang siap bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Kabupaten Bekasi itu, sudah ramai bermunculan.

Dilihat dari data yang masuk, bursa calon Bupati Bekasi, yang masih terfavorite adalah Neneng Hasanah Yasin, alasannya karena Neneng masih memegang jabatan strategis di pemerintahan. Sehigga melalui kewenangannya, diduga dapat mengendalikan Aparatur Negeri Sipil (ANS) di Kabupaten Bekasi.

Tidak hanya Neneng, bakal calon lainnya yang juga muncul, termasuk nama-nama baru, diantaranya, Obon Tobroni (Buruh), Syamsul Falah (PKS), Sukardi (Kades Satriajaya), Daris (Gerindra), Melliana KK (PDIP), Iin Farihin (PBB-), Mustakim (Demokrat), Daeng M (PAN), kini sudah gencar mensosialisasi diri dengan cara memasang baliho disejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

Fenomena banyaknya tokoh yang berniat nyalon Bupati Bekasi. Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Babelan Suhermin, merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Bekasi.

"Siapapun yang muncul itu merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Bekasi, artinya mereka itu punya niat yang baik untuk membenahi Kabupaten Bekasi lebih baik lagi. Dari hasil calon-calon tersebut berarti akan ada yang muncul lebih baik, itulah yang harus kita dukung untuk menjadi seorang Pemimpin, "ucapnya.

Diakui atau tidak, sambung Suhermin, visi-misi para calon Bupati Bekasi, dinilai hanya slogan semata untuk menebar janji-janji kampanye kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Kami mengharapkan kedepan Bupati Bekasi lebih memperhatikan   daripada pengusaha, kita tidak ingin seperti Jakarta. Dimana masyarakat asli tersebut berada di pinggiran, karena saya perhatikan dari tahun sebelumnya visi misi mereka itu hanya sebuah slogan bagi masyarakat, "jelasnya.

Selain itu, masih kata Suhermin, ia memepertanyakan rumusan pemimpin Kabupaten Bekasi itu seperti apa?, kriterianya bagaimana?. Menurutnya masyarakat harus bercermin pada pengalaman.

"Jangan sampai pemimpin dimasa mendatang itu Bulshit semua, seperti yang sudah-sudah, cuek dan tidak perhatian, kami sangat kecewa atas prilaku mereka, "tandasnya.(ind/red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Acara Gerakan Masyarakat Bersih dan Sehat (gema sihat) yang digadang-gadang dapat membawa masyarakat hidup sehat, nampaknya tidak berjalan seperti apa yang diharapkan. Pasalnya acara tersebut menyisakan banyak sampah.

Dwi Sigit A, Camat Tarumajaya ketika ditanya banyaknya sampah yang berserakan di lokasi digelarnya acara gema sihat kepada bekasitoday.com mengatakan, inikan baru selesai acara nanti juga dibersihkan.

"Baru juga kelar, nanti sore juga lokasi yang digunakan untuk acara gema sihat udah bersih lagi, "terangnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ribuan elemen masyarakat mulai dari guru, sampai pemerintah daerah, padati lapangan belakang kantor kepala desa pahlawan setia guna mengikuti acara gerakan masyarakat bersih dan sehat (gema sihat), salah satu program bupati bekasi, hj Neneng Hasanah Yasin, Jumat (4/12).

Turut hadir dalam acara tersebut, kepala desa se-Kecamatan Tarumajaya, Muspika Tarumajaya, para kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Tarumajaya.

H Agus Sofian, Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi, disela-sela acara ketika ditanya terkait kegiatan ini kepada bekasitoday.com mengatakan, alhamdulillah masyarakat tarumajaya sangat antusias menyambut kegiatan ini.

"Sangat antusias sekali masyarakat disini, dalam menyambut dan menghadiri gema sihat, "ujarnya.

Dan secara spontanitas kami kepala desa yang ada di wilayah tarumajaya menyediakan hadiah doorprize untuk peserta.

"Hadiah doorprize adalah hasil kami para kepala desa, tentunya untuk para peserta biar lebih semangat, "terangnya.

Dia menambahkan, diharapkan kepada bupati bekasi harus juga dapat menyelesaikan pembangunan di 2015.

"Pembangunan di Kabupaten Bekasi yang dianggarkan di tahun ini agar dapat terselesaikan, "ungkapnya.(red).

MUARA GEMBONG bekasitoday.com-Kantor Kepala Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, dibangun  dari anggaran dana desa.

Ditemui dikantornya, Darman, Kepala Desa Pantai Mekar, kepada bekasitoday.com mengatakan, pembangunan kantor desa ini dianggarkan dan dialokasikan dari dana pilkades.

"Dana pilkades yang dikembalikan lagi ke pihak desa, kami manfaatkan untuk pembangunan kantor, "ujarnya Kamis (3/11).

Menurutnya, anggaran pilkades yang dikembalikan ke desa memang tidak akan cukup untuk membangun kantor desa.

"Bismillah aja, kalau niat kita baik, dan untuk memperbaiki desa, pasti ketemu rezekinya, "terangnya.

Dirinya yakin dengan ikhlas dalam melayani masyarakat akan mendatangkan keberkahan bagi dirinya.

"Kerja yang terpenting adalah ihklas, saya yakin dengan kita ikhlas dapat mendatangkan keberkahan, "ungkapnya.(red).