Januari 2016

PEBAYURAN bekasitoday.com-Tega benar kelakuan Ahmad Sopian (37), warga Kampung Karajan II RT 01/03, Desa Kalijati, Jatisari, Cikampek, Jawa Barat. Buruh serabutan itu, tega berbuat bejat kepada Azilla Rahmadhani (3,5 tahun), yang tak lain adalah keponakannya sendiri. Caranya, dengan 'mengkobel-kobel' kemaluan korban, hingga menderita luka lecet.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat korban dan ibunya, Lala Yuliana (22) tengah berkunjung di kediaman istri muda pelaku, di Kampung Bojong Jaya, RT01/03, Desa Sumbersari Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (16/1/2016) pagi lalu. Di sana, korban bermaksud untuk bersilahtuhrahmi dan bermain ke rumah pelaku. Maklum, di rumah itu tinggal nenek korban, yang juga orang tua dari ibu korban.

"Jadi rumah itu, rumah milik neneknya. Yang tinggal disitu juga ada pelaku dan istri. Jadi, si pelaku numpang tinggal di rumah mertua. Sedangkan, istri pelaku dan ibu korban, kakak-beradik, "ujar sumber kepada wartawan, di Polsek Pabuyuran.

Lantaran korban masih balita itulah, ia pun asik bermain. Berlari ke sana-ke mari. Hingga akhirnya, korban memilih untuk menonton TV, di kamar milik pelaku.

Nah, di saat bersamaan, pelaku juga tengah ada di dalam kamar. Ia juga diketahui tengah senderan di atas ranjang, sembari menonton TV.

Mengetahui di kamar itu, hanya mereka berdua, timbullah niat jahat Ahmad Sopian. Ia mengunci kamar, lalu memeluk tubuh korban, dan dengan teganya.. Jemari pelaku lalu bermain di alat vital korban.

"Korban sembari tiduran diatas tempat tidur, yang ketika itu pelaku juga sandaran tiduran dikasur nonton tv. Kemudian pada posisi korban tiduran selanjutnya tangan kanan jari pelaku mengusap-usap, memegang kemaluan korban, "jelasnya.

Kasus tersebut akhirnya terkuak, setelah sang nenek menemani cucunya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Di sela tersebutlah, dengan bibir mungilnya, korban berisik jika kemaluannya terasa sakit. Ia pun sampai menangis menitikan air mata, karena perihnya. 

Sontak saja, sang nenek curiga. Ia pun merayu korban untuk bercerita, mengapa kemaluannya bisa sampai lecet seperti itu.

"Karena korban masih balita, ketika peristiwa itu diam saja. Namun, ketika korban buang air kecil mengadu ke neneknya, mengatakan merasakan sakit pada bagian vaginanya dan badannya pun sampai panas (demam). Setelah ditanya oleh nenek dan ibunya, korban mengaku kalau vaginanya dicolok colok sama pelaku, "jelasnya.

Sedangkan dihadapan petugas, pelaku nekat berbuat begitu lantaran khilaf. Apalagi, saat itu, dikamar hanya ada mereka berdua.

"Dari pengakuan pelaku, ia nafsu katanya karena celana dalamnya kelihatan, "kata sumber.

Atas hal tersebut, ibu korban langsung melapor ke polisi dan melakukan visum ke puskesmas terdekat. Ia pun kaget, jika hasil visum tersebut membenarkan jika putri semata wayangnya, mengalami tindakan pencabulan. 

"Bener. Kini, pelaku sudah kita amankan,  karena kita memerlukan hasil visum dari pihak medis selama dua mingguan. Dan, pelaku adalah saudara atau paman dari korban, "ujar Kapolsek Pebayuran Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Siswo.(red)

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Ribuan peserta kirab Piala Jenderal Sudirman dari Jogja, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta padati hingga Stadion Glora Bung Karno, Minggu (24/1).

"Peserta kirab masuki Kota Bekasi Jam 10.00 WIB di Bulak Kapal perbatasan Kabupaten dan Kota Bekasi, "ujar Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yudhistira.

Menurutnya, warga kota bekasi sangat  antusias. Melihat hal demikian Ketua GP Ansor Kota Bekasi ikut terlibat dalam moment tersebut.

"Kami di minta bantuannya, untuk coba mensosialisasikannya ke warga Kota Bekasi dan komunitas-komunitas seni budaya yang ada di Bekasi oleh panitia Kodim 0507 ternyata warga dan komunitas Bekasi sangat mensuport dan bergotong royong menyambut kedatangan peserta kirab piala Jendral Sudirman. "ungkapnya.

Dalam perhelatan kirab, sambung Yudis, ada yang membawa Ondel-ondel dari BKMB, ada Barongsay dari Klenteng Proyek dan komunitas sepeda ontel, dan beberapa Ormas seperti Banser NU, Pemuda Pancasila, FKPPI, FBR, Gibas, Pramuka.   

"Mereka hadir di penyambutan kirab itu melalui undangan yang disebarluaskan oleh GP Ansor," tuturnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Empat Organisasi Masyarakat (ormas) yang ada di wilayah Kecamatan Babelan, datangi kantor Kecamatan Babelan, Senin (25/1).

Jaya Wijaya, Ketua PP Pimpinan Anak Cabang (PAC) Babelan, dalam audensi mengatakan, kami atas nama organisasi masyarakat yang ada di Kecamatan Babelan, akan mengawal pembangunan yang ada wilayah Babelan bersama pemerintah khususnya kecamatan babelan umumnya Kabupaten Bekasi.

"Sebelumnya kami minta maaf atas kedatangan kami yang spontan dan mengagetkan, intinya kami hanya bersilaturahmi dengan camat babelan, agar pihak kecamatan mengetahui keberadaan kami, dan akan bersama sama mengawal pembangunan yang ada di Kecamatan Babelan, "ujar pria yang akrab disapa Ragil ini.

Pengalaman yang sudah kami alami ketika kita adakan surat menyurat untuk melakukan audensi, terkadang dan sering meleset.

"Mendingan dadakan begini, kalau diagendakan sering meleset, "terangnya.

Menurutnya, kami tidak kecewa dengan tidak adanya camat, karena kita tahu jadwal beliau memang sangat padat, untuk selanjutnya kami akan agendakan audensi dengan beliau.

"Wilayah kita ini (babelan red) wilayah yang sangat kaya, dan kami akan memperjuangkan agar orang sini bisa kerja dan menikmati hasilnya, dan bukan jadi penonton, "ungkapnya.

Dia menambahkan, ada empat ormas yang saat ini datang ke kantor Kecamatan Babelan.

"Gabungan ormas yang datang diantaranya, Forum Betawi Rempug (FBR), Laskar Merah Putih (LMP), Pemuda Pancasila (PP), dan Pemuda Siliwangi.

Sementara, H Jaini, Sekretaris Kecamatan Babelan mengaku sangat terkejut dengan kedatangan puluhan ormas di kantor Kecamatan Babelan.

"Jujur ami kaget dengan adanya puluhan ormas darang ke kantor Kecamatan, kami berharap agar memberitahukan terlebih dahulu ke pihak kami berupa surat, agar kami dapat mempersiapkan segala sesuatunya, "terangnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Muhtada Sobirin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, yang duduk di komisi IV, dari Fraksi Golkar, tinjau Sekolah Negeri dari tingkat SD sampai SLTP, terkait sarana dan prasarana, Rabu (20/1).

Disela kunjungannya tersebut kepada bekasitoday.com, Muhtada Sobirin, mengatakan, bahwa dirinya merasa terpanggil untuk membenahi sarana dan prasarana Sekolah Negeri yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Saya merasa terpanggil untuk membenahi sarana dan parasarana pendidikan, karena belakangan ini banyak sekali laporan yang masuk tentang masih banyaknya bangunan sekolah yang tidak layak, "ujarnya.

Menurutnya, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membuat bidang pendidikan layak baik sarana maupun prasarana.

"Selain dari infrastruktur saya juga akan memperhatikan juga di kesehatan, olahraga, tenaga kerja, dan pendidikan, yang memang bidang saya dikomisi IV, "terangnya.

Dan alhamdulillah di wilayah Utara Kabupaten Bekasi, sudah banyak kita temui gedung sekolah negeri dari tingkat SD, hingga SLTA.

"Sebelum jadi wakil rakyat, susah sekali menemukan SLTA diutara Kabupaten Bekasi, sampai saya dan teman teman aktivis membuat Yayasan setingkat SMA, di setiap wilayah Kecamatan, dan alhamdulillah saat ini banyak sekali kita jumpai SMA Negeri di Utara Kabupaten Bekasi, tinggal pembenahannya saja, dan saya terpanggil akan hal itu, "ungkapnya.

Pantauan bekasitoday.com, bahwa ada beberapa sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Tambun Utara dan Kecamatan Babelan yang ditinjau dan akan mendapatkan perbaikan.(red).

CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Dalam rangka menjalin kedekatan, kemitraan, serta silaturahmi terhadap warga sekitaran perusahaan, PT Cikarang Listerindo (CL) adakan bakti sosial pengobatan gratis untuk bulan Januari 2016 di rumah salah satu warga, Senin (18/1).
H Sukriah, warga Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang kediamannya dijadikan tempat untuk acara pengobatan gratis ini mengaku sangat senang kediamannya dijadikan tempat untuk pengobatan gratis yang diadakan oleh PT.CL.
"Kami sangat tidak berkeberatan rumah saya dijadikan tempat bakti sosial pengobatan gratis yang digelar oleh PT.CL, "ujarnya.
Sementara, Johanes, Humas PT.CL saat ditanya di sela acara kepada bekasitoday.com mengatakan, Seperti biasa kegiatan ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.
"Kegiatan ini seperti biasa tim medisnya Puskesmas Mekarmukti, keamanannya Babinsa dan Binmaspol setempat, serta pelaksananya adalah pihak Desa Wangun Harja, cuma tempatnya saja yang beda, biasanya di kantor desa, kali ini diadakan di salah satu rumah warga, "ujarnya.
Menurutnya, kegiatan kali ini dihadiri oleh 92 (Sembilan puluh dua) pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 16 pasien, Kolesterol 15 pasien, dan Asam Urat 12 pasien.
"Pemeriksaan bulan Januari ini, ada sebanyak 92 pasien, diantaranya 16 pemeriksaan gula darah, 15 pemeriksaan kolesterol, dan 12 lagi pemeriksaan asam urat, "terangnya.
Dia menambahkan, Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT.CL terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.
"Kegiatan ini adalah kegiatan rutin di setiap bulannya, serta salah satu bentuk komitmen perusahaan terhadap warga sekitaran perusahaan agar dapat bersinergi, "ungkapnya.(red).
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Yayasan Pendidikan Sofwatul Qolbi dan SMK IT Nurul Qolbi Kecamatan Tarumajaya telah mengadakan kegiatan EXPO berbasis Pendidikan, yang nantinya bisa menjadi percontohan bagi Sekolah lain yang ada di Kecamatan Tarumajaya khususnya dan umumnya di Kabupaten Bekasi.
KH A. Satiry Matrais, Lc MA, Ketua Yayasan, yang didampingi Syamsurijal SE.I, Ketua Yayasan SMK IT Nurul Qolbi, mengatakan, sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan Expo Pendidikan ini,  dan berharap agar Kegiatan tersebut bisa menjadi hal yang positif dan bermanfaat bagi para siswa dan masyarakat sekitar, serta dapat dijadikan contoh yang baik bagi Pemerintah Kecamatan Tarumajaya.
"Saya sangat bersyukur dan sekaligus bangga bisa menyelenggarakan kegiatan Expo pendidikan ini dengan lancar dan tidak ada suatu kendala sedikitpun, "ujarnya Senin (18/1).
Dirinya mengaku baru pertama kali mengadakan kegiatan semacam ini, apalagi anggarannya bersumber dari swadaya yayasan sendiri.
"Semoga acara ini bisa bermanfaat bagi para siswa dan masyarakat sekitar, agar nantinya bisa menjadi contoh bagi sekolah lain bukan hanya Tarumajaya, tapi juga Kabupaten Bekasi, "terangnya.
Menurutnya, acara ini diadakan selama empat hari, dari Kamis (13/1) hingga Sabtu (16/1) kemarin.
"Rangkaian acara tersebut mulai dari keterampilan, hingga skill para siswa TK, SD, SMP hingga SMK yang dipertontonkan, selain itu ada aksi pendonoran darah serta santunan untuk yatim piatu dan dhuafa, "jelasnya.
Informasi yang dihimpun bekasitoday.com, bahwa acara tersebut dihadiri oleh Camat, dan para Kepala Desa se kecamatan Tarumajaya, unsur Kepolisian Sektor Tarumajaya, serta unsur TNI dan masyarakat setempat.(red).

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Gerakan Pemuda Anshor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) akan menjadi garda terdepan dalam mempertahankan Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

"Kita akan turut serta menolak terorisme untuk masuk ke Indonesia dan Kota Bekasi, dan menolak radikalisme yang mengatasnamakan agama, "ujar Yudistira Minggu (17/1).

Menurut dia, jihad yang dilakukan di Sarina Thamrin, Jakarta Pusat, adalah jihad yang salah.

"Jangan ikuti untuk pemuda islam, kita harus berhalaq qul kharima, karena Islam agama untuk membawa keselamatan bukan menteror, jihad yang benar adalah jihad ahlaq dan prilaku diri, "tegasnya.

Pemuda Ansor mengutuk segala bentuk teroris, apapun yang merugikan Indonesia dan kesatuan NKRI.

"Kami mengutuk tindakan teroris tersebut dan mengajak pemerintah Kota Bekasi beserta polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) turun ke masyrakat dalam melakukan pendataan penduduk dan mewajibkan masyarakat pendatang wajib lapor 1X24 jam kepada RT/RW, "tandasnya.(red).

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk menciptakan lapangan kerja, Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersinergi dengan Gojek pada tahun 2016 ini.

"Tahun ini kita akan membuka administrasi baru yakni Go Auto dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan, "ujar Tomy, Manajer Area Bekasi.

Sejauh ini kata dia, pengurus pusat sudah bekerjasama dengan Gojek untuk membuka aplikasi Go Auto yang mencakup, cuci poles dan salon mobil serta retail.

"Saya cuma ambil cuci dan poles mobil saja, maka itu kita membutuhkan perwakilan wilayah untuk mengembangkan usaha ini, walaupun belum ada kepastian kita membutuhkan beberapa orangnya, "akunya.

Menurutnya, dari jumlah pengajuan 200 orang, hanya ada beberapa orang yang akan kita rekrut untuk bekerja.

"Kita juga akan adakan latihan mencuci dan mempoles mobil, selama 7 hari kita akan berikan pelatihan. "ucapnya.

Sedangkan untuk soal pendapatan, tidak melalui perusahaan, mereka akan di transfer ke rekening masing-masing, serta dengan cara tunai.

"Dari sisi pendapatan satu unit mobil bisa mendapatkan honor sebesar Rp.140-150 ribu per orang untuk honor poles, sementara honor cuci, satu unit mobil mereka mendapatkan Rp.13 ribu per orang, "ungkap dia.

Dia menambahkan, untuk perlengkapan sendiri Go Auto sudah menyediakan itu semua.

"Kita sediakan dari gojek sampai dengan seragam dan handphone untuk menjaring kunsumen, "ungkapnya.

Terpisah, Ketua GP Ansor Kota Bekasi, Ahmad Yudistira, mengatakan, program ini bagian untuk mengurangi pengagguran dalam membantu Visi Misi Pemerintah Kota Bekasi.

"Program ini sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang maju dan berkwalitas untuk menghadapi dunia kerja, "terangnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Keluarga besar Apdesi Kabupaten Bekasi dan warga Desa Pantai Makmur berduka, lantaran orang tua dari H Agus Sopian, Kepala Desa Segara Makmur, yang juga menjabat sebagai Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi, meninggal dunia sekitar pukul 16:00 wib, di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi, Rabu (13/1).

Terlihat Muspika Tarumajaya ikut serta dalam menyolati jenasah, di masjid, di imami oleh KH.Nur Anwar, Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putra, Ujung Harapan Bekasi, Kamis (14/1).

Almarhum H Timanudin bin H Bari, tutup usia di umur 70 tahun, ayahanda dari H Agus Sopian Kepala Desa Segara Makmur, yang sekaligus Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi, Almarhum selanjutnya  dimakamkan di tanah wakaf yang dikhususkan untuk pemakaman keluarga, yang berlokasi di kampung tanah baru, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.(red).

CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Terkait uji coba stadion utama Wibawa Mukti, Muhtada Sobirin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, yang duduk di komisi IV, mengharapkan atlit atlit sepak bola kita lah yang merasakan terlebih dahulu stadion wibawa mukti.

"Saya berharap, orang kita dulu yang ngerasain maen di stadion ini, sebelum dipake untuk pertandingan persahabatan, "ujarnya.

Karena banyak warga kita yang juga menggeluti olah raga sepak bola, kan suatu kebanggan juga bisa main perdana.

"Banyak atlit olah raga sepak bola yang lahir dari utara kabupaten bekasi, saya akan bawa tim U40 untuk bermain di stadion utama ini, "terangnya.(red).

CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Jelang perayaan Pekan Olah Raga (PON) ke 19 di bulan September 2016 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat kepercayaan dalam pertandingan persahabatan antara Persib dengan PBR di stadion utama wibawa mukti yang akan digelar Minggu (16/1).

Sementara, Japar Sidik Ketua penyelenggara, yang juga menjabat sebagai sekjen aspro provinsi jawabarat, mengatakan, kenapa harus Persib dan PBR, semua tim itu adalah tim kebanggaan jawa barat, guna untuk penyaringan penyelenggaraan pon 2016.

"Penyelenggara adalah provinsi Jawa barat, Kabupaten Bekasi hanya ketempatan saja, guna memperkenalkan stadion utama wibawa mukti, "ujarnya.

Pertandingan ini sudah barang tentu di hadiri oleh ribuan penonton, kami telah berkordinasi dengan pihak polresta bekasi kabupaten untuk pengamanan jalannya pertandingan tersebut.

"Dalam pengamanan kami telah berkordinasi dengan pihak kepolisian, intinya jawa barat siap dalam pelaksanaan pon 2016, "terangnya.

Untuk persiapan dari stadion utama hampir 98 persen siap, yang  dua persennya adalah air, alhamdulillah jababeka akan persiapkan air.

"Alhamdulillah semua persiapan sudah mantap, baik dari gedung maupun fasilitasnya, "jelasnya.

Untuk tiket kapasitas penonoton 35 ribu orang, tapi kami siapkan 20ribu tiket, harga mulai 20 ribu hingga 80 ribu.

"Untuk tiket kita sediakan sebanyak 20ribu tiket, dan untuk suporter bobotoh akan kita tampung sebanyak 40 persen, dan 60 persen lagi untuk suporter filling, "ungkapnya.

Imformasi yang didapat bahwa yang akan ikut hadir dalam pertandingan persahabatan tersebut, Ahmad Heryawan, Gubernur Jabar, Koni Jabar, Panitia PB PON Jabar.(red).

CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang dalam mengusut tuntas bergagai kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bekasi dikiritik puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PC Kabupaten Bekasi, Rabu (13/1).

Pantauan bekasitoday.com, massa PMII ini mulai aksi sejak pukul 10.30 di depan pintu masuk Kantor Kejari Cikarang. Mereka datang membawa berbagai atribut aksi. seperti kertas karton bertuliskan Gedung Islamic Center Terbengkalai Jadi Sarang Jablay, Tangkap Dalang dalam Mega Proyek di Kabupaten Bekasi.

Tak hanya itu, massa juga membawa spanduk besar bertuliskan Tangkap Koruptor, Usut Tuntas Kasus Korupsi di Kabupaten Bekasi. Mereka juga membawa keranda dengan kain warna putih yang diartikan massa sebagai matinya pengusutan kasus korupsi.

dalam aksi itu, massa sempat mengaji bersama membacakan surat Yasin. Kemudian membakar keranda dan melempar bangunan Kantor Kejari dengan beberapa telur busuk.

"Kami sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi menuntut pihak Kejaksaan mengusut tuntas berbagai kasus korupsi yang hingga hari ini tak kunjung tuntas pengungkapannya, "ujar Korlap  Aksi, Fajar Chaidir yang ditemui disela aksi demo.

Menurutnya, berbagai kasus dugaan korupsi yang belum tuntas itu antara lain kasus Pembangunan Islamic Center di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar, pengadaan ingenerator untuk seluruh Puskesmas se-Kabupaten Bekasi dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

"Banyaknya kasus korupsi itu tak mampu diusut tuntas secara optimal oleh Kejaksaan hingga saat ini. Sehingga berdampak pada lemahnya wibawa hukum, "terangnya.

Pergantian pimpinan Kejaksaan telah dilakukan berkali-kali. Tapi tak berdampak optimal pada pengusutan kasus-kasus korupsi itu. Maka dengan aksi kali ini diharapkan Kepala Kejari yang baru dapat bekerja optimal dalam mengusut kasus-kasus korupsi hingga ke akar-akarnya.

"Kasus korupsi tersebut harus diusut sampai ke akar-akarnya, "sambungnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Mapolsek Babelan Polresta Bekasi Kabupaten berhasil tangkap pelaku curanmor sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana, Rabu (13/1).

Penangkapan tersebut berdasarkan banyaknya laporan kehilangan sepeda motor yang dilaporkan ke mapolsek Babelan. Terakhir pada Selasa (12/1) sekitar jam 23.00 Wib.

Sementara, Kasi Humas Polsek Babelan, Brigadir Anwar Fadillah.SH, mengatakan, Pada saat Polsek Babelan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi kemudian melihat AHMAD FADHOLI alias. DOLI di sekitar danau Marrakash Kav. Taman Wisata Cendrawasih menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R sedang menunggu temannya.

"Saat kami sedang lakukan ops cipkon, kami melihat Doli yang dicurigai sedang menunggu temannya,  "ujarnya.

Kemudian anggota melakukan pemeriksaan surat surat kendaraan tersebut namun AHMAD FADHOLI alias DOLI tidak bisa menunjukan surat surat kendaraan. Menurut keterangan AHMAD FADHOLI alias DOLI bahwa sepeda motor tersebut adalah hasil curian yang dilakukan oleh AHMAD FADHOLI als DOLI dan DENNY ZICO HASIBUAN.

"Kemudian kami lakukan pemeriksaan surat surat kendaraan, karena tidak bisa menunjukan dokumen, akhirnya dia mengakui bahwa motor itu hasil curian, "terangnya.

Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap DENNY ZICO HASIBUAN dan berhasil ditangkap di rumahnya dan juga ditemukan Barang Bukti (BB) satu buah kunci leter T beserta tiga buah mata kunci dirumah AHMAD FADHOLI alias DOLI, kemudian pelaku dan BB di bawa ke Polsek Babelan guna pengusutan lebih lanjut.

"Kami berhasil amankan kunci leter T dan tiga buah mata kunci, di rumah Ahmad Fadholi alias Doli, dan berhasil amankan Deni Ciko Hasibuan dirumahnya, "jelasnya.

Adapun data lengkap pelaku diantaranya, AHMAD FADHOLI alias DOLI, Bekasi, 05 Agustus 1996, Islam, laki-laki, Islam, Ujung Harapan Gg. Bahagia Rt.07 Rw.17 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, dan DENNY ZICO HASIBUAN, laki-laki, Jakarta, 11 Juni 1991, Kristen Protestan, Ujung Harapan Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan Kabupatrn Bekasi.

"Barang Bukti yang kita amankan diantaranya, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna Orange, dan satu buah kunci leter T, serta tiga buah mata kunci, "ungkapnya.(red).

CIKARANG bekasitoday.com- Terkait wacana Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi (pemkab bekasi) untuk membuat peraturan daerah (perda) tentang bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu di tahun 2016, disambut baik oleh semua elemen masyarakat.

Seperti halnya yang dikatakan, H Abdul Halim Soebri.SH, direktur LBH ICMI Bekasi, menurutnya, rencana pembuatan perda bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu di 2016 tersebut sangat positif.

"Sudah saatnya pemkab bekasi memperhatikan kebutuhan hukum masyarakat terutama pada kalangan yang kurang mampu membiayai pada saat berhadapan dengan persoalan hukum, "ujarnya.

Menurutnya, perda tersebut harus jelas dan terang tentang kriteria masyarakat yang berhak menerima bantuan hukum yang bersumber dari dana APBD, sehingga nantinya tidak akan salah sasaran.

"Anggaran yang diambil dari APBD Kabupaten Bekasi, ya sudah seharusnya harus jelas kriteria si penerima, agar tepat sasaran, "terangnya.

Dia menambahkan, perda tersebut juga harus perjelas kriteria lembaga yang nantinya akan mengadvokasi atau membantu atau mendampingi masyarakat kurang mampu.

"Harus jelas siapa yang mendampingi masyarakat kurang mampu dalam hal hukum, jangan sampai jatuh kepada lembaga yang legalitasnya tidak jelas, tidak kredibel dan tidak profesional serta tidak jujur, dan amanah dalam melakukan kegiatanya, "ungkapnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-H.Najmuddin, Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi mengaku telah mengajukan beberapa macam pembangunan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang red) di 2016 ini.

"Ada beberapa ajuan yang kita ajukan dalam musrenbang kali ini, diutamakan sekali pembangunan jembatan, jalan lingkungan serta pelebaran jalan yang ada di daerah aliran sungai, "ujarnya.

Menurutnya, di Kelurahan Bahagia sendiri sudah hampir merata untuk pembangunan jalan utama, dan tahun ini hanya beberapa titik saja yang kita ajukan ke pemerintah daerah.

"Di kita tinggal perbaikan gang jalan lingkungan saja yang diajukan tahun ini, selain dari pengajuan pembangunan jembatan, "jelasnya.

Mudah-mudahan tahun 2016 ini, pembangunan khususnya infrastruktur di Kelurahan Bahagia dapat rampung.

"Kami berharap, di tahun ini wilayah Kelurahan Bahagia nggak ada jalan jelek dan becek, baik jalan utama maupun jalan lingkungan, "ungkapnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Sosok Sa'duddin anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang pernah menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, masih dicintai masyarakat Kabupaten Bekasi, hal itu terbukti dari banyaknya spanduk spanduk dukungan yang terlihat  untuk kembali memimpin Kabupaten Bekasi, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi pada Februari 2017 mendatang.

"Banyak nama yang muncul dan ramai dibicarakan warga. Namun, bagi kami sangat berharap Sa'duddin lah yang bersedia kembali menjadi Bupati Bekasi 2017 mendatang, "ujar Madali (48), warga Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya.

Masyarakat berharap agar Partai yang menjadi kendaraan politiknya mendukungnya.

"Kita lihat saja nanti perkembangannya seperti apa, pada pilkada mendatang. Dukungan kita sebagai masyarakat semoga didukung juga oleh partai politiknya, "harapnya.(red)

TAMBUN SELATAN bekasitoday.com-Lantaran sudah pikun, Ibu Nani (75) warga Perum Villa Bekasi Indah II, blok J8/9, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, pergi meninggalkan rumah sejak Kamis (7/1) sekitar pukul 14:00 wib.

Sementara, Lukman Nulhakim salah satu menantu dari Ibu Nani mengatakan, dari hari kamis ibu mertua saya meninggalkan rumah, sampai sekarang belum balik kerumah.

"Sudah saya cari kepelosok kampung, tapi belum ketemu juga, ciri-ciri dari ibu mertua saya tinggi badan kurang lebih 165cm, rambut putih semua, memakai sandal jepit warna putih, baju kebaya warna hijau, dengan tutup kepala warna hijau, "ujarnya Sabtu (9/1).

Bagi yang melihat atau mengetahui keberadaan ibu kami, kiranya dapat menghubungi/sms ke nomor, 0815 1718 8956/08 777 666 4871.

"Saya berharap kepada semua pihak, kalau ada yang menemukan orang yang sama dengan ciri tersebut tolong segera hubungi kami, "terangnya.

Dan pihak keluarga baru akan melaporkan hilangnya orang tua kami, Sabtu (9/1) siang ke mapolsek Tambun Bekasi.

"Kalau tidak ditemukan juga, siang ini kami pihak keluarga akan melaporkan hilangnya anggota keluarga ke Polsek Tambun, "ungkapnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Warga Jalan Turi Gang 4, RT01/RW011 Dusun 6 Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi 'geger'. Lantaran salah seorang warga bernama Sutrisno (75), ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya Jum'at (8/1) sekitar jam 15.00 sore tadi.

Sementara Kapolsek Tarumajaya, Iptu James Silitonga, mengatakan, Seluruh badan korban telah membengkak aroma tak sedap pun telah tercium dari jasadnya. Sementara kepalanya membiru dan mulutnya tampak bekas mengeluarkan darah, diduga korban mengalami sakit perut dan asma serta tidak ada keluarga yang memperhatikan hingga terjadi seperti itu.

"Korban diketahui sudah meninggal sekitar 3 hari yang lalu, dan baru diketahui oleh warga pada pukul 15.00 WIB, korban telah terbujur kaku di dalam kamarnya, memang korban sudah sakit-sakitan, dan juga faktor usia, "ungkapnya.

Dia menambahkan, setelah melakukan identifikasi jasad korban langsung dievakuasi ke RS. Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Guna keterangan lebih lanjut, keluarga korban pun kita kabarkan untuk mendatangi langsung ke RS. Kramat Jati, "tutupnya.(red)

BABELAN bekasitoday.com-Lantaran dinilai menjadi ujung tombak pemerintahan desa, Dayatulloh, Kepala Desa (kades) Buni Bakti berharap Sekretaris Desa (sekdes) harus lebih efektif dalam membangun wilayah. Sebab, kemajuan desa berkaitan erat dengan kwalitas dan kapasitas Sekdes selaku ujung tombak pemerintah desa dan Sekretariat Desa.

"Posisi Sekdes strategis. Desa tidak akan sukses jika Sekdesnya tidak berkwalitas, bisa dibilang Sekdes motor penggerak pedesaan, "ujarnya.

Itu sebabnya BPMPD harus terus melakukan penguatan kapasitas Sekdes, termasuk Kades setiap tahunnya. Tujuannya agar Sekdes mengetahui tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dalam membantu Kades untuk mengambil kebijakan.

"Sekdes harus menguasai pengelolaan aset, pengelolaan keuangan, hingga membuat laporan pertanggungjawaban. Makanya harus diperkuat, "terangnya.

Selain itu, lanjut Dayat, untuk jabatan Sekdes harus dari Pemerintah Daerah sendiri untuk menunjuknya.

"Kalau bisa Sekdes jangan dari putra daerah desa setempat, karena nantinya bisa mendominasi orang lokal, dan pada saat berpolitik mau tidak mau kebawa arus serta bisa menimbulkan gesekan politik, "jelasnya.

Sementara adanya penarikan Sekdes ke Kecamatan setempat, dinilai Dayat tidak akan berpengaruh oleh sistem pelayanan dan administrasi desa. Oleh karena itu, menurut Dayat Sekdes sendiri harus selalu dalam pengawas Pemda atau pemerintah wilayah setempat karena sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau secara obyektif tidak berpengaruh, karena ane merasa peran sekdes hingga saat ini masih biasa-biasa saja. Sekdes juga harus mempunyai absensi sendiri, karena dia jabatan struktural dari Pemda, "tegasnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Prihatin dengan kondisi jembatan diatas saluran yang ada di kampung kedaung Rt01/01, desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Ketua Rw 01, yang didampingi beberapa ketua Rt, perbaiki saluran. Guna antisipasi datangnya musim penghujan dan banjir, Rabu (6/1).

Dody, Ketua Rw01, kepada bekasitoday.com disela perbaikan saluran mengatakan, bahwa kondisi jembatan yang ada di pertigaan gang di kampung kedaung kondisinya sudah rusak parah, sehingga saluran yang ada tidak berfungsi optimal.

"Saluran jadi ke tutup, lantaran jembatan yang ada ambruk, jadi air yang ada di saluran meluap ke jalan, "ujarnya.

Dirinya menambahkan, biasanya warga di wilayah Rw01 adakan kerja bakti setiap hari Minggu, karena ini sangat mendesak, jadi kita kerahkan ketua Rt yang ada untuk turut membantu.

"Alhamdulillah walaupun di hari kerja warga terlihat sangat antusias, walaupun nggak hadir, tapi banyak yang kirim minuman dan makanan  ketitik pekerjaan, "terangnya.

Pantauan bekasitoday.com bahwa diperlukan dua buah bis kecil, pasir serta semen untuk memperbaiki saluran tersebut.(red).

CIKARANG bekasitoday.com-Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (bbm) pada Selasa (5/1) lalu, tidak serta merta diimbangi dengan penurunan harga bahan pokok, seperti halnya harga cabai, bawang, dan telur ayam, yang harganya melambung hingga 15 persen. Alibi cuaca buruk yang menghambat pengiriman.

Seperti halnya yang dikatakan, Dewi (26), salah satu ibu rumah tangga, mengatakan, kalau dilihat dari keadaan kami maunya diimbangi, kalau memang harga bbm turun, ya harusnya bahan pokok ikut turun.

"Lihat umum nya aja, pengen nya sih harga bahan pokok ikut turun juga, biasanya kalau bbm harganya naik, bahan pokok pun harganya ikut naik, nah sekarang pas bbm turun, kok gak ikutan turun nya harganya, "ujarnya Rabu (6/1).

Begitu juga dengan tarif angkutan umum, Walaupun harga bbm turun, tarif tidak terlihat ikut turun.

Manih (24), salah satu penumpang angkot, mengatakan, dirinya merasakan dengan tidak turunnya tarif angkot tidak terlalu berpengaruh kepada ekonomi rumah tangga.

"Ya kalau tarif angkot kaya nya tidak terlalu berpengaruh, yang sangat berpengaruh sebenarnya adalah bahan pokok, "terangnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Sejumlah warga di Tarumajaya-Babelan resah, lantaran gas bersubsidi ukuran 3kg (gas melon), langka dipasaran, Senin (4/1).

Nyamih (52), salah satu warga ketika ditanya mengatakan, sudah beberapa hari ini gas elpiji 3kilogram sulit ditemui di agen maupun warung kecil.

"Sejak tahun baru pasokan gas elpiji langka di agen, apalagi di warung kecil, "ujarnya.

Dirinya mengaku mendapatkan gas elpiji di wilayah warung ayu, Kelurahan Kebalen.

"Saya nyari gas ukuran 3kilogram sampai ke Kelurahan Kebalen, untungnya kebagian, "terangnya.

Nur(55) salah satu pedagang warung kecil penjual gas elpiji 3kilogram, kepada bekasitoday.com mengatakan, langkanya pasokan gas, mungkin lantaran libur panjang sekolah dan tahun baru dan mungkin karyawan libur.

"Pengaruh libur tahun baru, jadi pasokan gas elpiji langka dipasaran, "jelasnya.

Dia menambahkan, hari ini saja dikirim dari agen gas, sebanyak 20 tabung, hanya hitungan menit sudah habis di serbu pembeli.

"Kita mendahulukan ibu-ibu rumah tangga untuk kepentingan masak, pembeli bukan hanya dari Babelan saja, dari Tarumajaya juga ada, "ungkapnya.(red).