CIKARANG bekasitoday.com-Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (bbm) pada Selasa (5/1) lalu, tidak serta merta diimbangi dengan penurunan harga bahan pokok, seperti halnya harga cabai, bawang, dan telur ayam, yang harganya melambung hingga 15 persen. Alibi cuaca buruk yang menghambat pengiriman.

Seperti halnya yang dikatakan, Dewi (26), salah satu ibu rumah tangga, mengatakan, kalau dilihat dari keadaan kami maunya diimbangi, kalau memang harga bbm turun, ya harusnya bahan pokok ikut turun.

"Lihat umum nya aja, pengen nya sih harga bahan pokok ikut turun juga, biasanya kalau bbm harganya naik, bahan pokok pun harganya ikut naik, nah sekarang pas bbm turun, kok gak ikutan turun nya harganya, "ujarnya Rabu (6/1).

Begitu juga dengan tarif angkutan umum, Walaupun harga bbm turun, tarif tidak terlihat ikut turun.

Manih (24), salah satu penumpang angkot, mengatakan, dirinya merasakan dengan tidak turunnya tarif angkot tidak terlalu berpengaruh kepada ekonomi rumah tangga.

"Ya kalau tarif angkot kaya nya tidak terlalu berpengaruh, yang sangat berpengaruh sebenarnya adalah bahan pokok, "terangnya.(red).

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.