April 2016

BABELAN bekasitoday.com-Puluhan siswa-siswi SMK BINA NUSA peserta seminar jurnalis yang diadakan kelompok kerja (pokja) wartawan Kabupaten Bekasi dalam rangka peringati Hari Pers Nasional (HPN) ke 70, berkesempatan melakukan praktek ilusi yang dipandu oleh Mr Mozza yang juga wartawan Hr SENTANA.

hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus pokja wartawan Kabupaten Bekasi, serta rekan-rekan wartawan yang wilayah liputannya di utara Kabupaten Bekasi.

M.Kamaluddin Kepala Sekolah SMK Bina Nusa, dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi pengurus pokja yang mengadakan seminar jurnalis.

"Diharapkan seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya siswa-siswi yang ada di SMK Bina Nusa ini, "ujarnya.

Sementara Karman Supardi SE, Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bekasi kepada bekasitoday.com mengatakan, pada dasarnya semua siswa yang mengikuti seminar ini sudah menguasai teknik wawancara dan menulis.

"Intinya siswa di Bina Nusa ini menguasai teknik-teknik jurnalistik, seperti wawancara dan menulis berita, "ujarnya.

Kami sangat berterima kasih sekali kepada pihak sekolah yang telah memberikan waktu untuk kami memberikan seminar ke siswa seputar jurnalis.

"Tanpa ada dukungan dari pihak sekolah, mungkin seminar ini tidak akan terealisasi, dan kami sangat terbantu sekali, "jelasnya.

Kegiatan ini akan kami lakukan secara berkesinambungan, dan bukan hanya di SMK atau SMA Negeri saja, kalau SMK swasta berminat, ya tidak masalah.

"Ini bukti bahwa kami tidak memilah-milah sekolah negeri dan swasta untuk mengadakan seminar, yang terpenting ada dukungan dari kepala sekolah, "terangnya.(red).

MUARAGEMBONG bekasitoday.com-Ratusan warga Kedung Bokor, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, dapat bantuan dari Sahabat Dhuafa yang bermarkas di Kota Bekasi, berupa ratusan paket beras, mie instan, dan pakaian layak pakai bagi korban banjir, Minggu (24/4).

Eko Prasetyo, Kordinator Sahabat Dhuafa disela penyaluran bantuan tersebut kepada bekasitoday.com  mengatakan,  bantuan ini terkumpul dari para donatur, tentunya berniat untuk meringankan beban mereka.

"Bantuan kemanusian ini dihimpun dari para donatur, diberikan sebagai wujud kepedulian serta bisa meringankan beban korban banjir di Muaragembong, "ujarnya.

Menurutnya, bantuan itu langsung diberikan kepada warga korban banjir dilokasi tersebut.

"Alhamdulillah, sore ini bantuan sudah didistribusikan ke lokasi banjir yang paling parah dekat dengan tanggul citarum yang jebol, "ungkapnya.

Dia menambahkan, mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban warga yang sedang dilanda bencana ini.

"Kami berharap saudara-saudara kita dapat menerima musibah tersebut dengan sabar dan ikhtiar serta siapkan fisik dan mental menghadapi kondisi seperti ini, "pungkasnya.

Diketahui, pada Jumat, (22/4) banjir melanda beberapa titik di wilayah Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, dan terparah di wilayah Kampung kedung bokor, RT O04/OO1 diakibatkan karena tanggul kali citarum jebol, alhasil, sekitar 300 rumah tergenang banjir setinggi satu hingga dua meter.(red)

BABELAN bekasitoday.com-PT Cikarang Listerindo (CL) berikan bantuan berupa makanan siap saji, susu, serta biskuit untuk korban banjir diwilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (23/4).

Sementara, Yohanes team Govrel PT.CL, ketika di tanya terkait bantuan yang diberikan ke warga korban bencana banjir kepada wartawan mengatakan, bantuan yang kami berikan ke warga korban bencana banjir adalah makanan siap saji berupa mie instan, dan bantuan tersebut langsung kami distribusikan ke kantor Kecamatan Babelan.

"Bantuan yang kami berikan berupa mie instan sebanyak 100 dus, sengaja kami stok di kantor camat babelan, dan nanti untuk pendistribusiannya kami percayakan ke pihak kecamatan babelan, "ujarnya.

Dan selebihnya untuk enam dus biskuit dan 40 boks susu serta 30 dus mie instan, kami akan distribusikan langsung ke warga desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan.

"Biskuit dan susu serta mie instan yang masih tersisa kami langsung distribusikan untuk warga desa Muara Bakti, "terangnya.

Menurutnya, ini adalah bentuk komitmen dari PT.CL terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan sekaligus ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.

"Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap program CSR, sekaligus bentuk sinergitas kami terhadap masyarakat di sekitar perusahaan berada, semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk warga korban banjir, "ungkapnya.(red).

Muara GEMBONG bekasitoday.com-Garda Tipikor Indonesia (GTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi sangat mengapresiasi tim tanggap bencana (tagana-red) Kabupaten Bekasi, dimana selalu sigap dalam menangani korban bencana di wilayah Kabupaten Bekasi dengan cara mendirikan tenda dapur umum yang didirikan di halaman kantor Kecamatan Muara Gembong.

"Kami sangat mengapresiasi anak-anak muda yang tergabung di dalam tim tagana, yang sangat peduli terhadap korban bencana banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Muaragembong, "ujar H Nana, Ketua GTI DPC Kabupaten Bekasi.

Dirinya berharap, bukan hanya dari aktivis tanggap bencana saja yang terjun langsung ke warga korban bencana, diharapkan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kabupaten Bekasi-pun harus peka terhadap korban bencana, apalagi bencana itu melibatkan masyarakat.

"Kegiatan aktivis muda ini patut dicontoh oleh perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kabupaten Bekasi, yang harus peka terhadap korban bencana, "terangnya.

Sebelumnya, beberapa orang tim tagana ketika ditanya kepada bekasitoday.com mengatakan, kami yang tergabung dalam tagana Kabupaten Bekasi hanya mempunyai waktu selama lima hari untuk membantu korban bencana.

"Dalam aturan kami hanya diberikan waktu selama lima hari untuk membantu korban bencana, segala perlengkapan memasak sudah tersedia, "ujarnya.

Dan alhamdulillah muspika setempat turut membantu dalam hal logistik berupa telur, makanan siap saji.

"Kami juga mendapatkan tambahan bahan makanan berupa telur dari Kapolsek Muaragembong, dan hari ini sudah hari yang kelima kami berada di tengah-tengah korban bencana banjir, "ungkapnya Selasa (25/4).

Dan untuk setiap harinya kami mengirimkan nasi bungkus ke korban bencana di setiap titik sebanyak 100 bungkus.

"Setiap hari kami mengirimkan nasi sebanyak 100 bungkus per titik banjir, dan untuk titik banjir ada sekitar enam titik, "tambahnya.(red)

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Rencana pengambil alihan areal pengolahan sampah belum terlaksana, Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Anshor mempertanyakan kejelasan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam membereskan masalah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

”Kami mempertanyakan kejelasan Ahok soal rencana memutus kontrak dengan PT Godang Tua Jaya, dan mengambil alih pengolahan sampah warga DKI, ”ujar Wakil Sekretaris PP GP Anshor, Yudhistira, Jumat (22/4).

Dirinya menyayangkan, sampai sekarang rencana orang nomor satu di DKI Jakarta itu melempem, dan terkesan pengolahan sampah itu dibiarkan tetap berjalan.

”Padahal, sudah diberikan surat peringatan hingga dua kali lalu peringatan ketiganya mana. Ada apa dengan Ahok, tumpul diatas tajam kebawah, “jelasnya.

Menurut dia, bila saja pengolahan sampah itu jadi dikelola oleh DKI Jakarta, setidaknya warga Bantargebang bisa langsung menerima biaya kompensasi. Karena, pengucuran biaya kompensasi selalu diambil oleh pihak ketiga.

"Sudah seharusnya masyarakat sekitar mendapatkan kompensasi dari sampah tersebut, kalau sampah ini dikelola oleh DKI, "terangnya.

Kedepan kami berharap, Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan kajian lagi atas pengambil alihan pengolahan sampah itu. Jangan sampai, masalah lain bisa menghapus rencana yang benar-benar nyata.

”Karena kasus sampah ini yang lebih penting untuk ditangani, ”tandasnya.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Garda Tipikor Indonesia (GTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi pantau banjir di utara Kabupaten Bekasi bersama elemen masyarakat sekitar pukul 01:00 Wib, Jum'at (22/4).

H Nana Ketua GTI DPC Kabupaten Bekasi saat ditanya disela kegiatan memantau banjir kepada JP mengatakan, kami bersama beberapa elemen masyarakat terpanggil untuk memantau banjir yang melanda saudara-saudara kita yang ada di utara Kabupaten Bekasi, khususnya diwilayah Kecamatan Babelan, Kecamatan Tambun Utara, dan Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

"Kami merasa terpanggil untuk bersama-sama memantau debit air yang ada, dan siap membantu aparat terkait dalam hal evakuasi korban banjir, "ujarnya.

Menurutnya, lembaga kami akan membantu masyarakat korban banjir yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, salah satunya adalah pengamanan.

"Kami sudah berkordinasi dengan pihak Koramil dan Polsek Babelan untuk ikut membantu pengamanan lokasi banjir, tentunya untuk mencegah tangan-tangan jahil yang mengambil kesempatan dalam banjir ini, "terangnya.

Ada sekitar 30 anggota dari lembaga GTI DPC Kabupaten Bekasi yang disebar di beberapa titik banjir di wilayah Kecamatan Babelan.

"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias menerima kehadiran kami ditengah-tengah mereka, ini bukti bahwa GTI dapat diterima di masyarakat, "ungkapnya.(red)

BABELAN bekasitoday.com-Dinilai Penyaluran Corporate Sosial Responsibility (CSR) tidak merata dan akal-akalan, Tim Pansus LKPJ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, kunjungi PT PERTAMINA FIELD 3 TAMBUN, yang berada di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (22/4).

Turut hadir dalam kunjungan anggota dewan tim pansus LKPJ tersebut Drs Surya Wijaya MM, Camat Babelan.
Abdullah, Manager PT PERTAMINA FIELD 3 TAMBUN, merasa terkejut ada kedatangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, kami minta maaf kalau penyambutan ini apa adanya.
"Awalnya saya tidak mengetahui dengan datangnya para anggota DPRD Kabupaten Bekasi ke lokasi kami,  dan apabila dalam sambutan kami ada kekurangan, kami mohon maaf, "ujarnya.

Taih Minarno Wakil Ketua Pansus LKPJ Kabupaten Bekasi, dalam pemaparannya mengatakan, tujuan kami datang pertama untuk silaturahmi, kita ingin tahu produksi migas yang ada di Kabupaten Bekasi, serta terkait penyaluran Corporate Sosial Responsibility (CSR).

"Kedatangan kami kemari adalah untuk mengetahui produksi dari PT PERTAMINA yang ada di Kabupaten Bekasi, serta penyaluran CSR Perusahaan, "jelasnya.
Dirinya berharap ketika CSR itu disalurkan harus transparan dan terbuka, dan harus tertuang jelas baik di spanduk atau pun banner.
"Jangan sampai penyaluran tersebut tidak merata, kita minta pihak Pertamina agar memperbaiki hal itu, "ujarnya.

Drs Surya Wijaya MM mengatakan, kami minta ada keselarasan antara pihak perusahaan, agar masyarakat warga babelan merasakan hasil dari buminya.
"Minyak dihasilkan dari bumi masyarakat babelan, sudah diharuskan masyarakat babelan dapat menikmati hasil dari pengerukan minyak bumi, "jelasnya.
Banyak sekali rumah tidak layak huni di wilayah Babelan, kami minta agar perusahaan yang ada di Babelan menyalurkan bantuan CSR ke titik-titik rumah warga yang notabenenya tidak layak huni, agar masyarakat sejahtera, dan kami siap mendampingi.
"Masih banyak rumah yang tidak layak huni di wilayah babelan, kami minta pihak perusahaan bersinergi dengan pemerintah, dalam menyalurkan CSR ke warga Kecamatan Babelan, "ungkapnya.

KOTA MADYA bekasitoday.com- Banyaknya bangunan pencakar langit terutama apartemen dan perumahan vertikal di Kota Bekasi yang dinilai banyak menyalahi aturan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk melakukan pembenahan tata ruang.

"Pada prinsipnya kami tidak anti pembangunan, akan tetapi pemerintah juga harus memperhatikan dampak lingkungan dalam proyek-proyek pembangunan di Kota Bekasi, "ujar Muhammad Jupri Sekertaris GP Ansor Kota Bekasi kepada wartawan, Kamis (21/4).

Menurutnya, Pemkot Bekasi melalui dinas terkait harus mengkaji secara holistik dalam mengeluarkan izin pembangunan gedung bertingkat. Jangan sampai bangunan-bangunan tersebut bermasalah dikemudian hari karena aturannya bertabrakan satu sama lain.

"Pemkot Bekasi jangan takut dalam menegakan aturan, kami masyarakat yang sadar akan peraturan akan terus mengawal langkah pemerintah dalam memajukan Kota Bekasi, "tegasnya.

Selain itu, mantan Ketua Umum PMII Kota Bekasi ini juga menekankan kepada anggota legislatif atau DPRD jangan jadi calo perizinan apalagi menjadi beking investor nakal yang ingin melaksanakan proyek pembangunan di Kota Bekasi.

"Kami himbau juga kepada para anggota Dewan jangan menyalahi wewenang dan fungsi legislatif apalagi banyak dugaan jadi calo Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ini sudah jelas menyalahi sumpah jabatan pada saat dilantik, "cletuknya.

Oleh karena itu sambung Jupri, Pemkot dan Legislatif harus sinergi dalam menata dan mengelolah tata ruang diwilayah Kota Bekasi, bila perlu masyarakat juga dilibatkan dalam proses pembangunan Kota, sehingga terciptanya pembangunan yang berekadilan sosial bagi seluruh rakyat.

"Selama ini masyarakat hanya dijadikan objek pembangunan, kami berharap kedepannya warga juga dijadikan subjek pembangunan dan terlibat secara langsung, "pungkasnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dinas Pariwisata Budaya dan Olahraga (disparbudpora) Kabupaten Bekasi, adakan Pembinaan Kelompok Sadar Wisata Untuk Dapat Mendukung Pengembangan Kawasan Wisata Di Tarumajaya oleh Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bekasi, bertempat di Aula Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Agus Trihono Kadin Disparbudpora, Ampok Kabupaten Bekasi, Nurdin ,Sag Sekcam Tarumajaya, Namin Kasi PMD, HM Sargan Kades Segarajaya, Agus Arief Setiawan Ketua Pokdarwis, Eka Penggiat kelompok peduli mangrove Indramayu, Haerani Tarigan dari Asita, Ustd Kurdianto tokoh masyarakat Paljaya, serta nelayan pesisir tarumajaya.

Herlina S.sos.Msi, Kepala Seksi Promosi Disparbudpora mengatakan, pelaksanaan acara kali ini dalam rangka pembinaan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di Tarumajaya, karena sebelumnya sudah terbentuk ketua Pokdarwis  di wilayah Tarumajaya dimana Agus Arief Setiawan, terpilih sebagai Ketua Pokdarwis.

"Yang kami pilih untuk menjadi Ketua Pokdarwis adalah dia yang telah mendapat rekom dari pihak Desa dan Kecamatan, sehingga Disparbudpora Kabupaten Bekasi , bidang promosi, dapat melaksanakan acara sosialisasi Pokdarwis, bersama masyarakat nelayan Paljaya, "tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Herlina, bahwa kegiatan Pokdarwis merupakan program baru yang berkelanjutan di Kabupaten bekasi, dimana dinas pariwisata mempunyai empat program.

"Empat item program tersebut diantaranya, wisata mangrove di Tarumajaya, wisata bahari di kampung beting Muara Gembong, Gedung Juang Tambun, serta Saung Ranggon, "terangnya.

Dia menambahkan, Pokdarwis yang ada saat ini nantinya sebagai pilar pariwisata serta menjadi tangan kanan dari dinas pariwisata, sehingga diharapkan wisata mangrove yang ada di Tarumajaya dan Muara gembong dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Kami berharap Pokdarwis ini dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara, sehingga nantinya Kabupaten Bekasi dapat lebih banyak di kenal lagi oleh daerah lain, tentunya tentang pariwisata, "harapnya.

Terpisah, Ketua Pokdarwis terpilih, Agus Arief Setiawan, selesai acara pembinaan kepada bekasitodat.com mengatakan, bahwa dengan terpilihnya dirinya sebagai ketua kelompok sadar wisata, mengakui masih banyak kekurangan dan tentunya perlu belajar lebih banyak lagi tentang sapta pesona.

"Mungkin saya masih banyak belajar, agar destinasi program Pokdarwis di Kabupaten Bekasi melalui program Disparbudpora dapat berhasil dengan baik, "terangnya.

Menurutnya, kami beserta rekan Pokdarwis mohon dukungan serta support baik dari pemerintahan desa, kecamatan, dinas terkait serta masyarakat nelayan.

"Tugas seperti ini tidak lah mudah, karena banyak yang harus di benahi dan di sosialisasikan kepada masyarakat sekitar, "jelasnya.

Dalam waktu dekat dirinya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan warga sekitar, karena nantinya warga nelayan pesisir akan di berdayakan dalam rangka menopang  program Pokdarwis, serta menjadi mitra dalam kegiatan olah kuliner, cindera mata, serta oleh-oleh untuk para wisatawan.

"Kamu akan berdayakan masyarakat pesisir yang ada, baik dalam olahan kuliner, maupun cindera mata, "ungkapnya.(red).

KOTA MADYA bekasitoday.com- Mahfudz Abdurahman anggota DPR-RI hadiri sosialisasi 4 pilar yang dilaksanakan di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Dalam sosialisasi tersebut, Mahfudz yang hadir didampingi Wawan Sapujo, Ketua RW 18 Kelurahan Pengasinan menuturkan, perwujudan dari jiwa Sumpah Pemuda ini nampak, ketika melalui sidang Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Pancasila diterima secara aklamasi sebagai dasar negara.

"Bung Karno menggali Pancasila dari bumi Indonesia. Karena itulah Pancasila hadir sebagai falsafah hidup berbangsa dan bernegara, "tegas pria pecinta olah raga badminton dan pecak silat itu.

Dirinya juga menyebut bahwa Sumpah Pemuda dan Pancasila, merupakan satu tarikan nafas perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bukan hanya itu saja, dia pun mengungkapkan, banyak yang bertanya, mengapa dalam situasi yang serba sulit dan terjajah, para pendiri bangsa dapat menuangkan pemikiran terbaiknya bagi bangsa dan negara Indonesia.

"Hal ini sungguh berbeda dengan situasi saat ini, dimana negara seolah terbagi oleh berbagai kepentingan individu dan kepentingan egosektoral setiap lembaga negaranya, "terangnya.

Karena itu kata dia, guna menjalankan Pancasila sebagai praksis-ideologi dan katalis perubahan struktural masyarakat Indonesia, maka dibutuhkan 4 pilar kebangsaan.

"4 pilar kebangsaan sangat penting dan dibutuhkan guna menjalankan pancasila sebagai ideologi, "jelasnya.

Terpisah, Deni Djiung Pembina Sanggar Gading Muda Pengasinan, mengatakan, pada saat acara Reses anggota DPR RI Mahfudz Abdurahman di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, tepatnya di Rw18, Jiwa Sumpah Pemuda dan Pancasila memiliki tautan historis yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

"Sumpah pemuda dan pancasila mempunyai nilai historis yang tidak bisa dipisahkan, "tuturnya.

Menurutnya, 4 pilar dasar negara tidak hanya memberi visi kebangsaan, tapi juga sebagai pondasi terpenting dari seluruh gagasan Indonesia Merdeka, yang diawali dengan komitmen satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan Indonesia. 

"Komitmen dalam bentuk 4 pilar inilah yang menjadi energi penggerak kesadaran berbangsa, "ungkapnya.

Bangsa Indonesia harus memiliki tiga kesaktian (Trisakti) di tiga ranah perubahan sosial, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, "pungkasnya.

Dirinya berharap Gading Muda Pengasinan dapat mewujudkan masyarakat yang pancasilais dan religi agar kampung kita menjadi contoh bagi kampung lain.

"Harus memberi contoh untuk kampung lain, yang dapat mewujudkan masyarakat yang cinta pancasila dan religi, ungkapnya mengakhiri."(red)

CIKARANG TIMUR bekasitoday.com-Kembali Puskesmas Mekarmukti, yang digandeng PT Cikarang Listerindo (CL) lakukan aksi bakti sosial  di setiap bulannya, Selasa (12/4).

Ditemui dikantornya, Anes, Humas PT.CL kepada bekasitoday.com mengatakan, seperti biasa, kegiatan baksos ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.

"Ini adalah pengobatan gratis untuk warga di bulan April 2016, dimana sebagai tim medis masih kami percayakan kepada pihak Puskesmas Mekarmukti, "ujarnya.

Menurutnya, kegiatan kali ini dilakukan di Kantor Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Untuk kali ini kami melakukan pengobatan gratis di kantor Desa Wangunharja, "jelasnya.

Dia menambahkan, kali ini dihadiri oleh 130 pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 41, Kolesterol 25 dan Asam Urat 32.

"Masih seperti kemarin, yang di periksa antara lain penyakit gula darah, kolesterol, dan asam urat, dan pasien yang melakukan pengobatan sekitar 130 orang, "terangnya.

Bakti Sosial ini kata dia, merupakan komitmen dari PT.CL terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.

"Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap program CSR,.sekaligus bentuk sinergitas kami terhadap masyarakat di sekitar perusahaan berada, "ungkapnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Asosiasi Pemerintahan Desa  Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi kembali berangkatkan sebanyak 90 jamaah yang diambil dari Kepala Desa beserta istri Kepala Desa Se-Kabupaten Bekasi, tokoh masyarakat, Ketua Rt dan Rw, serta Kadus, juga beberapa guru yang ada di wilayah Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Minggu (17/4).

Kades yang diberangkatkan umroh diantaranya, H. Sala Kades dari Kecamatan Sukatani, Sadih dan Mardi Kades dari Kecamatan Cabang Bungin, Suwinta Kades Pantai Bakti Kecamatan Muara Gembong, Acim dan Risan Kades dari Kecamatan Tambelang, Naja dan Suri Kades dari Kecamatan Cibitung, Asep Kades dari Kecamatan Cikarang Utara, Rusdi Kades Muktiwari dari Kecamatan Cibitung, Iing dan Rudi Kades dari Kecamatan Setu, Hendra Kades dari Kecamatan Cikarang Utara, Suparta Kades Sukadanau, Samen Kades Telajung.

H Agus Sopian, Kades Segara Makmur yang menjabat sebagai Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi mengatakan, Ada sebanyak 20 Kepala Desa se-kabupaten Bekasi kita berangkatkan umroh.

"Selain Kepala Desa, kami juga mengikut sertakan istri kades untuk ikut juga umroh, dan selebihnya adalah Ketua Rt dan Rw serta Kadus dan Guru yang ada di wilayah Desa Segara Makmur, "ujarnya.

Dia menambahkan, mudah-mudahan niat baik kita ini dijabah oleh Allah SWT, dirinya berupaya kegiatan semacam ini akan terus dilakukan disetiap tahunnya.

"Kami ini hanya sebatas perantaranya Allah SWT, untuk membawa tamu-tamu Allah ke rumah Allah, "terangnya.

Untuk kali ini kata dia, kami berangkatkan sebanyak 90 jamaah, yang titik kumpulnya di aula kantor Desa Segara Makmur.

"Insya Allah yang akan melepas jamaah langsung.dilakukan oleh Bupati Bekasi, dr.H.Neneng Hasanah Yasin, "ungkapnya.(red).

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi mengapresiasi Apel Akbar Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Hal ini dinilai sangat baik untuk mewujudkan Kota Bekasi sebagai kota yang menghargai dan mengayomi seluruh umat beragama.

"Kami sangat mengapresisi kegiatan itu, karena kami menilai apel akbar ini mampu menciptakan Kota Bekasi sebagai kota kerukunan, "ujar Ahmad Yudistira Ketua GP Ansor saat ditemui disela-sela acara tersebut.

Menurut Yudis, suksesnya acara yang berlangsung di stadion kebanggaan warga bekasi yakni Stadion Patriot Candrabaga yang terletak di Jalan Ahmad Yani, menunjukan kepada masyarakat luas dan dunia pada umumnya bahwa warga bekasi sangat mencintai toleransi.

"Kami melihat semangat patriotisme yang dilakukan pemimpin Kota Bekasi dimana telah mangamalkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang 45, "jelasnya.

Sudah menjadi tanggung jawab bersama, kata dia bahwa kerukunan dan toleransi tersebut untuk terus di jaga. Pasalnya, jika bukan masyarakat yang patuh terhadap undang-undang siapa lagi yang akan menjaga nilai-nilai tersebut.

"Kami berharap kerukunan dan toleransi terus dijaga, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga nilai-nilai tersebut, "ungkapnya.

Diketahui bahwa acara apel akbar ini di ikuti oleh puluhan ribu warga, tidak hanya di ikuti oleh warga beragama Islam, tetapi juga di ikuti oleh warga dari bergagai lintas agama dan organisasi massa, organisasi kepemudaan dan unsur Muspida.(red).

BABELAN bekasitoday.com-Kelompok Tani Bintang Sembilangan binaan Pembangkit Jawa Bali (PJB) Unit Pelayanan Muara Tawar yang berada di kampung sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, panen ikan kerapu perdana, Jumat (14/4).

Nurhidayat, General Manager PT PJB UP Muara Tawar dalam press rilisnya mengatakan, setelah melakukan usaha pembesaran bibit ikan kerapu selama kurang lebih lima bulan, akhirnya kelompok binaan PT PJB UP Muara Tawar melaksanakan panen perdana dan berhasil memanen 120 ekor ikan dari sekitar 600 bibit yang disebar.

"Panen ini dilakukan dilokasi budidaya yaitu dikampung sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, panen ini dilakukan bersama oleh manajemen PJB UP Muara Tawar, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Babelan, dan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Sumber Mukti serta disaksikan oleh Camat Babelan, Kepala Desa Hurip Jaya, dan UPTD Perikanan dan Kelautan, "ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, PJB UP Muara Tawar dan KNPI Babelan dan P2MKP melakukan monitoring dan evaluasi program supaya kelompok pada akhirnya dapat mengelola budidaya ikan kerapu secara mandiri, sehingga kelompok dapat memperoleh penghasilan alternatif dari program ini.

"Budidaya ikan kerapu merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat, budidaya ikan kerapu ini adalah yang pertama di Kabupaten Bekasi, program ini diawali dengan pelatihan teknik budidaya ikan kerapu tambak, dimana P2MKP menjadi fasilitator dalam pelatihan, selain pelatihan, PT PJB UP Muara Tawar juga memberikan bantuan sarana budidaya ikan kerapu ditambak serta bibit ikan kerapu,  sehingga para nelayan yang mendapatkan pelatihan dapat langsung mempraktekan keterampilan di lapangan, "ungkapnya.

Terpisah, Suhermin Ketua KNPI Babelan, kepada bekasitoday.com mengatakan, bahwa pengembang biakan ikan kerapu ini sebagai percontohan, dan kami rasa kegiatan kami ini sangat berhasil.

"Kami menilai budidaya ikan kerapu ini berhasil, walaupun dari 600 bibit ikan kerapu hanya 120 ekor yang bisa dipanen, itu lantaran pada saat bibit sampai ke sembilangan, hampir sebagian mengalami stres, akhirnya tidak dapat bertahan lama, "ujarnya.

Menurutnya, ini adalah kegiatan perdana, saya akan mengusahakan untuk berkordinasi kepada pihak PJB UP Muara Tawar untuk mendata petani tambak yang ada di kampung sembilangan untuk ikut membudidayakan ikan tambak nantinya.

"Kami sudah wacanakan agar pengembangbiakan ini dapat dirasakan oleh petani tambak lainnya yang ada di sembilangan, dan wacana itu akan kita koordinasikan ke pihak PJB UP Muara Tawar dalam waktu dekat ini, "ungkapnya.(red).

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Panitia Khusus (pansus 13) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi datangi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis (14/4).

H.Sarim dari partai Golkar yang duduk dikomisi III yang menjabat sebagai Pimpinan pansus13 DPRD, sangat menyayangkan wilayah pesisir utara yang ada di tarumajaya yang sangat jauh tertinggal.

"Sangat kami sayangkan wilayah pesisir ini jauh tertinggal, mulai dari ekonomi kemasyarakatan hingga infrastruktur, "ujarnya.

Kami berharap kepada Kabid Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi segera melakukan penataan yang lebih baik, untuk memajukan wilayah pesisir Tarumajaya, khususnya para nelayan.

"Ketik jalan bagus, perekonomian masyarakat meningkat, paling tidak ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diambil melalui retribusi, "jelasnya.

Setelah kami melakukan kunjungan kerja, ada peningkatan untuk warga pesisir tarumajaya.

"Kita juga akan mengajukan pemeliharaan pesisir disini, karena ini adalah salah satu mata pencaharian warga nelayan, "terangnya.

Sementara, Kabid Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, mengaku pembangunan disini terkendala karena program yang kami ajukan terbentur dikarenakan laut ada  pemiliknya.

"Karena hal tersebut, kami minta bantuan ke pihak Kepolisian, dan pihak BPN, hasilnya hingga saat ini tidak pernah terselesaikan, "ungkapnya.(red).

BEKASI SELATAN bekasitoday.com- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi akan melaporkan kasus pengalih fungsian lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu yang diduga untuk kepentingan bisnis yang dilakukan oleh sejumlah, ke pihak Kepolisian.

"Berhubung belum ada itikat baik dari para pengusaha untuk membongkar bangunan diatas lahan RTH maka kami akan laporkan kasus ini kepada pihak kepolisian, " tutur Ahmad Yudistira kepada wartawan di sekretariat GP Ansor Kota Bekasi, Jalan Veteran, Selasa (12/4).

Adapun delik aduannya kata Mantan Ketua Umum PMII Kota Bekasi, yakni soal penyerobotan lahan dan adanya indikasi kongkalingkong antara pengusaha nakal dengan aparatur pemerintah setempat yakni Lurah dan Camat.

"Kami menduga ada aroma korupsi di kasus ini, maka dari itu kami akan laporkan kepada pihak yang berwajib, "ucapnya.

Kendati demikian, kata yudis, jika lamban dalam penanganan dan menyikapi temuan ini,  pejabat terkait juga harus segera menindaklanjuti secepatnya sehingga tidak ada lagi kasus pencurian lahan RTH di Kota Bekasi.

"Ini bisa berbahaya kalau terus dibiarkan, peraturan harus ditegakan jangan sampe hukum tumpul diatas tajam dibawah, yang kami takuti nanti RTH ditempat lain juga ikut di serobot, "cemasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepanjang Jalan Raya Siliwangi terdapat tiga belas bangunan permanen yang digunakan untuk kepentingan bisnis seperti Adiguna Ban, Oscar Shoowroom dan sebuah gudang milik perusahaan obat anti nyamuk.

Semua bangunan tidak mengantongi izin dan berdiri diatas lahan yang sejatinya untuk RTH, itu pun sudah disidak oleh DPRD Kota Bekasi, dalam hal ini Komisi A dan dinyatakan tidak mengantongi izin.

Sesuai Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang RTH, bagi siapapun yang merubah fungsi lahan RTH untuk kepentingan bisnis, bisa dipidanakan dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta.(red).

BEKASI TIMUR bekasitoday.com-Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) lantik Ketua Dewan Pengurus Cabang terpilih, di Bris Hotel Grand Taruna, Karawang Barat, adapun yang dilantik adalah Ketua DPC Kota Bekasi, Ketua DPC Kabupaten Bekasi, serta Ketua DPC Kabupaten Karawang periode 2016-2018, Senin (11/4).

Abdul Khalik selaku Ketua DPP HPN, telah menetapkan susunan DPC HPN Kota Bekasi. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Senin (11/4), disebutkan sejumlah nama-nama pengurus HPN Kota Bekasi.

Berikut susunan Pengurus HPN Kota Bekasi Masa Bhakti 2016 - 2018

Dewan Kehormatan :
1. Dr. H. Rahmat Effendi
2. KH. Mursyid Kamil
3. H. Tumai, SE
4. Hj. Sumiyati, S.Pdi
5. H. Abdul Rasyid, SH. M.Pd

Dewan Pembina :
1. Dr.KH. Zamakhsyari Abdul Majid, MA
2. KH. Mir'an Syamsuri
3. H. Mochtar Mohamad
4. H. Waras Wasisto, SH
5. Dr. KH Mulyadi Efendi, MA
6. Drs. H. Subali Abdullah

Dewan Pakar :
1. H. Yusuf Naseh, S.Sos, MM
2. Dr. Suroyo, S.Pd, MM
3. Dr. H. Agus Suparman, SE. MM
4. H. Nuh Mahmud, M.Pd
5. dr. H. Tomy Aritono
6. H. Agus Joko

Ketua Umum : Ir. H. Agus Suyanto 
Ketua I : Taofiq Hidayat Kurniawan, SH
Ketua II : Drs. H. Rosihan Anwar
Ketua III : Ir. Dedy Subrantas

Sekretaris Umum : Nanang  Ponari ZA, S.Pdi
Sekretaris I : H. Ali Mansur, SE
Sekretaris II : Hj. Ulfah Nuh Mahmud

Bendahara Umum : H. Mirza, S.Ag, MM
Bendahara I : Ir. Dahyuyu Yuliati
Bendahara II : Sadam Sopiyan, SE

Bidang Organisasi & Pembinaan Anggota 
Ketua : H. Mukholik Abdul Karim, S.Ag, M.Pdi
Anggota :
1. Hj. Ety Herlina, S.Ag, M.Ag
2. Mulyana, S.Pdi
3. H. Edy Purwanto

Bidang Konsultasi & Advokasi Hukum 
Ketua : Ayi Nurdin, SH
Anggota :
1. H. Dedy Juniawan, SH
2. Hj. Ulfah Fajriyah, SH
3. Ekrom Maftuhi, SAg
4. Ahmad Yudistira, SE
5. Eem Hartati, SH

Bidang Pengembangan Kerjasama 
Ketua : Hj.Tati Ariningsih, MPd
Anggota :
1. Ninik Iswanti
2. H. Rahmat Mandiri
3. Tofik Hidayat

Bidang Pembinaan & Pengembangan Usaha 
Ketua : Rafdaniati, SE
Anggota :
1. Euis Kusnawati
2. Damanhuri, S.Ag
3. Jaya Kusuma

Bidang Pengembangan Koperasi Saudagar 
Ketua : H. Agus Maksum
Anggota :
1. Hj. Nemih Suryani
2. Drs. Badeng Saputra
3. H. Herry Purnomo

Bidang Pengembangan Jaringan Expor Impor 
Ketus : H. Miyoto, MM
Anggota :
1. H. Suwardi Khayan
2. Yanto

Bidang Pengembangan UMKM & Ekonomi Kreatif 
Ketua : Drs. H. Sutarjo
Anggota :
1. Siti Nurhasanah
2. Meinarwulan

Bidang Pengembangan Permodalan 
Ketua : Hj. Itut Srimurtini
Anggota :
1. Juli Rahmat
2. Bukhori Muslim

Bidang Pengembangan Usaha Agrobisnis 
Ketua : H. Sukarmin , SE
Anggota :
1. Suyitno
2. Surya Iskandar

Bidang Pengembangan Perdagangan Barang & Jasa 
Ketua : H. Solihin
Anggota :
1. H. Abdul Hasan, MA, MM
2. H. Gatoet Agus Wahyoedi

Bidang Pengembangan Properti & Perumahan Rakyat 
Ketua : Ir. Adi Suprapto
Anggota :
1. Ir. Supardi
2. Ir. Makmur Hartono

Bidang Pengembangan Energi & Gas 
Ketua : H. Rahmat Ukar
Anggota :
1. H. Herdian
2. H. Taufik

Bidang Pengembangan Telekomunikasi & Informatika 
Ketua : Susanto, S.Kom
Anggota :
1. Arif Hidayat, SE, MM
2. Slamet Eko Kasmianto.(red).

BANTAR GEBANG bekasitoday.com- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali turun ke wilayah yang banyak di jangkiti wabah Demam Berdarah Dengue. Perindo melalui Resque yang bekerjasama dengan Perindo Kota Bekasi turun ke wilayah Perumahan Senopati, Kelurahan Sumurbatu Bantargebang, Kota Bekasi. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi, Resque Perindo selain memberikan penyuluhan terkait Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) juga melakukan proses pengasapan atau fogging di beberapa titik perumahan yang berdekatan langsung dengan tempat pembuangan akhir sampah (TPST) Bantargebang.

Afry Sonny, Ketua Bidang Sekretariat dan Humas DPP Rescue Perindo mengatakan, sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP Rescue Perindo, Adin Denny bahwa turunnya Perindo ke masyarakat merupakan bagian sinergisitas dengan pemerintah Kota Bekasi dalam mencegah dan mengurangi wabah DBD di Kota Bekasi.

“Adanya keterbatasan langkah pemerintah daerah dalam penangan wabah DBD di suatu wilayah merupakan tanggung jawab semua pihak, maka itu sudah menjadi kewajiban kami dari DPP Resque Perindo dan juga Partai Perindo untuk turun langsung guna mengurangi dampak dan wabah penyebaran DBD di masyarakat, ”ujarnya.

Dia menambahkan, hadirnya DPP Resque Perindo ke wilayah ini, merupakan respon yang dilakukan oleh Perindo terhadap apa yang menjadi keluhan masyarakat di sekitar perumahan Senopati terhadap mewabahnya DBD.

“Saat ada keluhan masyarakat kami langsung cek ke lokasi dan betul adanya bahwa memang di wilayah tersebut membutuhkan proses fogging, tanpa pikir panjang kami langsung turun setelah mendapatkan laporan tersebut, ”jelasnya.

Sementara, Abdul Salam, Ketua Rukun Tetangga (RT) 04 Perumahan Senopati Kelurahan Sumurbatu Kecamatan Bantargebang mengatakan, kondisi wilayah kami yang memang berdekatan dengan TPST Bantargebang memang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegepty, dan tentunya membutuhkan proses pengasapan, sehingga jentik-jentik nyamuk tidak berkembang biak dengan pesat.

“Di beberapa wilayah di Kota Bekasi sudah marak penyebaran wabah DBD, dan warga disini khawatir dengan penyebaran nyamuk DBD, maka itu kami menginginkan adanya proses pengasapan (fogging) untuk memerangi nyamuk pembawa wabah DBD tersebut, ”jelasnya.

Dirinya menuturkan, sudah ada dua warga sekitar yang meninggal akibat DBD, ia pun sebagai kepala wilayah di lingkugan setempat sudah meminta proses fogging kepada Puskesmas setempat bahkan sudah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, namun lambatnya respon yang dilakukan pihak Puskesmas dan Kelurahan setempat membuat 350 KK semakin khawatir.

"Ketika kami melaporkan dan meminta segera di fogging, pihak Puskesmas dan Kelurahan tidak merespon, sudah dua korban akibat DBD, mau berapa banyak korban lagi, "kesalnya.

Terpisah, Frangky Langelo, Ketua DPC Perindo Bantar Gebang mengaku langsung berkordinasi dengan DPP Resque Perindo ketika ada keluhan dan laporan dari masyarakat terkait mewabahnya DBD.

“Karena pemerintah belum merespon, dan karena ada warga yang melapor banyaknya warga yang rerjangkit DBD, saya langsung berkoordinasi dengan DPP Resque Perindo pusat, dan hari itu juga kami melakukan pemfoggingan, ”ungkapnya.(red).

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Rony Teguh Arifianto CEO and Founder Mandiri Putra Utama Group (MPUG) dalam pemaparannya mengatakan, lokasi perumahan Mayang's Residence Village terletak di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi, lokasi berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor, dimana daerah tersebut populasi masyarakat terus bertambah di setiap tahunnya.

"Perumahan Mayang's Residence Village dibangun diatas tanah dengan luas 17 hektar, melintasi arah Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Cibitung kearah Cilengsi, dan lokasinya sangat strategis, "ujarnya saat acara soft lounching yang digelar di RM Griya Wulan Sari, Sabtu (9/4)

Beberapa tipe rumah yang ada di Mayang's Residence Village diantaranya, Tipe Himalaya luas tanah 37 meter persegi dengan harga Rp.370 jutaan.

"Kami sengaja memakai nama ras kucing di perumahan Mayang's Residence Village, selain Himalaya, kami juga menamai unit cluster dengan Peaknose, Angora, Persia, dan Snowy, dimana cluster Snowy mempunyai lebar tanah seluas 120 dengan luas tanah 150 meter persegi dan cluster ini menjadi cluster unggulan dimana selain luas, juga tersedianya fasilitas kolam renang, "terangnya.

Menurutnya, bila konsumen tidak puas pada bangunan diperumahan Mayang's Residence Village di tahun kedua, maka kami akan kembalikan uang seratus persen, karena disini kita mengutamakan bangunan.

"Kami akan kembalikan 100 persen bila ada keluhan dari konsumen terkait kontruksi bangunan, karena kami mengutamakan kwalitas, "jelasnya.

Dia menambahkan, lahan Fasos Fasum yang disediakan akan dibangun masjid 20x20 meter, selebihnya akan dibangun juga sarana olahraga, dan kolam renang, semua itu tentunya untuk kepentingan warga perumahan.

"Keunggulan lainnya, selain fasilitas yang memadai, untuk keamanan kami dengan sistem 24 jam untuk setiap cluster pada umumnya, "tuturnya.

Kami juga kata dia, akan memfasilitasi dimasing-masing cluster mesin genset, untuk kenyamanan warga perumahan agar ketika mati lampu listrik tetap menyala, dan untuk sarana air bersih, kita sudah bekerjasama dengan PDAM, dan disediakannya toren air disetiap masing-masing rumah.

"Untuk kenyamanan, kami telah sediakan mesin genset apabila mati lampu, dan air bersih PDAM, "ungkapnya.

Dan dalam kesempatan ini, kami akan menawarkan untuk tahap satu, hanya 200 unit rumah dengan penawaran menarik, dan unit-unit dengan lokasi cantik.

"Promo itu berlaku dengan cara pembeli cukup membayar separuh dari harga banderol, dengan promo "Bayar Separoh Langsung Lunas", biasanya promo ini diminati oleh investor, "tambahnya.(red)

BEKASI SELATAN bekasitoday.com-Ditengah minimnya sarana Ruang Terbuka Hijau atau RTH yang ada diwilayah Kota Bekasi, justru ada sebagian orang yang memanfaatkan lahan tersebut untuk kepentingan bisnis.

Seperti halnya yang ada di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu. Lahan yang sejatinya untuk RTH justru terlihat berdiri kokoh bangunan permanen yang digunakan untuk bisnis otomotif seperti Adiguna Ban dan showroom mobil. 

"Ini tidak bisa dibiarkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi harus menindak tegas para pengusaha yang nakal dan telah menyalahi aturan, "ujar Muhammad Jufri, Sekertaris Jendral (Sekjen) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi, Jum'at (7/4). 

Sesuai Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang RTH, kata Jufri bagi siapapun yang merubah fungsi lahan RTH untuk kepentingan bisnis bisa dipidanakan dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta.

"Hukum harus ditegakan, pemerintah tidak boleh kalah dengan orang yang telah merubah fungsi lahan RTH untuk kepentingan bisnis, "tegasnya. 

Jufri menambahkan, bahwa sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat tahaun 2015, Jalan Raya Siliwangi itu termasuk bagian dari RTH sehingga perlu dijaga dan diawasi pembangunannya.

"Tidak boleh adalagi bangunan-bangunan diatas lahan RTH, "kecamnya. 

Sepanjang Jalan Raya Siliwangi, sambung Jufri terdapat tiga belas bangunan yang digunakan untuk kepentingan bisnis seperti Adiguna Ban, Oscar Shoowroom dan Gudang Baygon. 

"Sepanjang jalan raya  ada sekitar 13 bangunan yang digunakan untuk kepentingan bisnis, "terangnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Lilik Haryoso juga telah melakukan peninjauan kelokasi tersebut. Ia pun meminta pemilik showroom dan pengusaha lainya untuk segera mengurus perizinan kepada instansi terkait yakni Pengawasan Bangunan Dinas Tata Kota.

"Mereka (pemilik showroom) harus mengurus perizinan, kepada instansi terkait, "ungkapnya.(red)

BABELAN bekaditoday.com-Polisi Sektor (Polsek) Babelan, Polresta Bekasi Kabupaten, berhasil amankan lima orang warga saat bermain judi remi di kampung Kebalen, Gang Fatahillah, Rt 01/13, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Jawabarat, Rabu (6/4).

Sementara, Humas Polsek Babelan, Bripka Anwar Fadillah SH, membenarkan telah mengamankan lima orang pemain judi kartu di kampung Kebalen, Gang Fatahillah Rt01/13, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan.

"Pada hari Rabu (6/4), sekitar pukul 23.00 WIB, telah diamankan lima orang laki-laki sedang main judi di rumah kontrakan sesuai dengan pasal 303 KUHP, sub 303 bis KUHP. Kejadian itu terjadi di kampung Kebalen Gang Fatahillah Rt  001/013 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, "jelasnya.

Sementara, barang bukti yang berhasil kita amankan saat penggerebekan diantaranya, dua set kartu remi, uang kertas dan logam berjumlah Rp.37.600, dan saksi diantaranya, Bripka Jhon Feriadi, Brigadir Riky, Bragadir Erwan, dan Ucok Panjahitan.

"Kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti, dilokasi kejadian, "terangnya.

Dan kronologis kejadian bermula pada saat anggota opsnal pimpinan Katim buser Bripka Jhon Feriadi bersama Brigadir Cibob, sedang melaksanakan observasi wilayah di dapati informasi bahwa di salah satu rumah kontrakan di TKP terdapat beberapa orang sedang bermain judi jenis kartu remi.

"Anggota langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP benar di dapati lima orang sedang melakukan permainan judi jenis kartu remi dengan menggunakan uang sebagai taruhannya, setelah itu pelaku berikut barang bukti di bawa ke Polsek Babelan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, "terangnya.

Menurutnya, permainan judi remi lima orang dikocok salah satu orang kemudian pasang uang yang ditentukan kesepakatan siapa yang habis kartu duluan yang menang, dan mereka bermainan didalam rumah kontrakan.

"Sistemnya permainan judi remi itu dikocok oleh salah satu pemain, dan yang habis kartu duluan dialah yang menang, "ungkapnya.

Dia menambahkan, kelima orang yang diamankan, diantaranya, Andri Handoko, laki-laki, 15-08-1988, beragama Islam, pekerjaan swasta, kp.karang anyar no 70 kelurahan panjang utara Bandar Lampung, Iqbal Fahrurohim, laki-laki, beringi, 24-01-1998, beragama Islam, pekerjaan karyawan swasta, alamat tinggal di jln.P.Tirtayasa Beringin, Rt 003 Kelurahan Cempaka jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Rahmat, laki-laki, bandar lampung 05 -06-1975, beragama Islam, alamat jln.P.Tirtayasa Kp.Beringin Rt 005 Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Heriyono, laki-laki, Bagelen 01-01-1982, Pekerjaan Karyawan Swasta, Alamat jln. Selat Malaka V No 03 Rt 008 Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Awaludin, laki-laki, Cilegon 17-08-1987, Agama Islam, Pekerjaan Karyawan Swasta, link nyikambang Rt 007/003 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.(red).

JurnalPatroliNews SULSEL-Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Drs Pudji Hartanto MM, lakukan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar, diketahui Kapolda melakukan kunjungan kerja selama dua hari, Selasa (5/4).

Dalam kunjungan kerja itu, Kapolda berkesempatan melakukan olahraga air (diving).

Irjen Pol Drs Pudji Hartanto, saat selesai melakukan olahraga menyelam mengaku kagum dengan keindahan bawah laut.

"Lokasi menyelam disini, memiliki keindahan dan pesona khas masing-masing. Sehingga akan sulit untuk menilai mana yang paling indah dan menarik. Selayar mantap, Selayar luar biasa, "ujar Jenderal bintang dua itu.

Terpisah, Kapolres Pangkajene Kepulauan AKBP M. Hidayat B, SH, SiK, MH, mengaku bahwa 6 April 2016 akan mengadakan Anev lanjutan dengan para Divers.

"Kami sudah sepakat menamai spot diving ini dengan nama PUDJI SPOT, dimana nama tersebut sesuai dengan nama penemunya, yang entry-nya di selami oleh pak Kaploda Sulsel, "ujarnya.

Mustaning (45), salah satu master dive mengatakan, Pudji spot adalah tempat pertama yang diselami oleh pak Kapolda Sulsel.

"Awalnya kami ingin bawa beliau menyelam di perairan Liang Kareta, namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan maka kami turun menyelam di sebelah barat perairan Bontoburusu (sebelum Liang Kareta-red) dan ditemukanlah spot diving tersebut, "ungkap pria yang akrab disapa Taning.

Diketahui bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki banyak spot diving (menyelam) terbaik. Lokasi menyelam tersebut tersebar mulai dari spot gusung, liang kareta dan yang paling terakhir Bhayangkara 68 Spot di perairan bagian barat sampai spot-spot  Selayar Dive Resort yang berada di perairan bagian pantai timur, termasuk spot-spot diving yang ada di Kawasan Taman Nasional Takabonerate sebagai ATOL (Gugusan Karang) Terbesar Ke tiga di Dunia.(red).

BANTAR GEBANG bekasitoday.com-Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bantar Gebang yakin mendapat perolehan tertinggi dalam pemilihan legislatif 2019 di Kota Bekasi. Target itu sebenarnya sudah muncul dalam hasil musyawarah nasional (munas) PKS beberapa waktu lalu. Namun, angka 12 persen saat itu masih dinilai sedikit kurang realistis.

Sementara, Ketua DPC PKS Bantar Gebang, Ust Akhyar mengatakan, angka 12 persen butuh pembahasan panjang dengan struktur kepengurusan di DPD Kota Bekasi.

"Angka itu tetap dipertahankan, penetapan angka 12 persen ini dinilai sangat realistis saat ini, dan kami segenap pengurus DPC bantar Gebang Bertekad dengan segala tenaga, untuk mendongkrak suara walaupun pada pemilihan kemarin bantar gebang belum mendapatkan hasil yang maksimal, namun kami tak putus asa dan terus berjuang, "ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD PKS Kota Bekasi, yang turut hadir dalam Rapat Kordinasi DPC PKS Bantar Gebang dalam Reses Anggota DPR RI F-PKS Mahfudz Abdurahman yang di hadiri 150 orang kader dan simpatisan PKS Mengatakan, meskipun secara perolehan di setiap DPC berbeda-beda, namun, dari hasil pembacaan seluruh struktur, serta melihat konstelasi politik nasional, target 12 persen akan menjadi target paling mungkin dicapai.

"Target pemenangan ini dijadikan program strategis DPD  PKS Kota Bekasi selama lima tahun kedepan, "terangnya.

Disela acara, Mahfudz Abdurahman, mengatakan, kita ingin naik kelas, dari parpol papan tengah di bawah 10 persen, menjadi papan atas dengan 12 persen, untuk mencapai target ini, PKS sudah menyiapkan beberapa strategi.

"Strategi ini juga menjadi salah satu dari 70 program strategis nasional. Misalnya, tagline yang dibuat PKS dengan ‘Berkhidmat untuk Rakyat’. Langkah tersebut juga menjadi strategi partai dakwah itu untuk mencapai target tersebut, "ujarnya.

Menurutnya, selama lima tahun ke depan, seluruh kader PKS akan digerakkan untuk menjadi solusi dari permasalahan masyarakat.  Selain strategi itu, PKS juga akan menyiapkan kader yang akan dicalonkan jauh hari sebelum masa pemilihan.

"Strategi ini merupakan hasil pembelajaran dari pemilihan  pada pemilu lalu. Saat calon legislatif diumumkan beberapa waktu mendekati pemilihan, tidak banyak yang bisa dilakukan sang calon. Terutama untuk mengenalkan dirinya pada masyarakat. Hal inilah yang akan diantisipasi oleh PKS. dan kita akan bekerja lebih keras dan mensuport agar DPC PKS Bantar Gebang terdongkrak suaranya di pemilu berikutnya, "ungkapnya.(red)

CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Dewan Pimpinan Cabang Garda Tipikor Indonesia (DPC GTI) Kabupaten Bekasi silaturahmi dengan Wakil Bupati Bekasi, H Rohim Mintareja S.Sos, Selasa (5/4).

Dalam pertemuan tersebut H Nana Supriyatna, Ketua GTI DPC Kabupaten Bekasi memaparkan tentang acara kegiatan deklarasi dimana deklarasi tersebut akan dihadiri oleh petinggi negara, diantaranya Ketua KPK-RI.

"Kami berharap agar wakil bupati menyempatkan hadir, untuk sedikit memberikan sambutan di dalam deklarasi GTI DPC Kabupaten Bekasi, di dalam deklarasi tersebut kita juga mengundang lembaga tinggi negara, diantaranya BNN-RI, dan KPK-RI, "ujarnya.

Rohim Mintareja, Wakil Bupati Bekasi berharap setelah terbentuknya lembaga Garda Tipikor Indonesia diharapkan turut mengawasi kinerja Kabupaten Bekasi, termasuk saya.

"GTI salah satu lembaga anti korupsi, diharapkan turut serta mengawasi kinerja pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk wakil bupati bekasi, "ujarnya.

Silahkan di kritisi apabila ada kesalahan, untuk perbaikan dimasa yang akan datang.

"Kami siap dikritisi apabila ada kesalahan dalam menjalankan pemerintahan, tentunya untuk perbaikan, "terangnya.

Menurutnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp.5 trliun, dimana separuh untuk pisik di wilayah Kabupaten Bekasi, dan separuh lagi untuk gaji pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

"APBD kita sebesar Rp. 5 triliun, 2,5 triliun untuk infrastruktur dan pembangunan, 2,5 triliun lagi untuk gaji pegawai, "tuturnya.

Dia menambahkan, kalau pegawai yang di kritisi masih membandel, silahkan laporkan ke Ombudsmen.

"Hak prerogratif warga negara, untuk melaporkan pegawai ke Ombudsman, apabila mereka masih membandel untuk diluruskan dan dikritik, "ungkapnya.

Dirinya berharap, GTI ini harus dibentuk di setiap kecamatan, itupun harus orang-orang yang terpilih, dan jangan asal-asalan.

"Ini lembaga luar biasa, saya berharap dapat dibentuk disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, "harapnya.(red).

BEKASI TIMUR bekasitoday.com-Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin menggelar acara silaturahmi Dewan Cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kota Bekasi masa bakti 2016-2018, bertempat di Aula Serbaguna RW20 Perumahan Margahayu Jaya, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (2/4).

Ketua Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Bekasi Agus Suyanto, mengatakan saat ini Nahdlatul Ulama (NU) harus lebih optimal memajukan dunia kewirausahaan. Pengusaha-pengusaha dari kalangan NU harus terus berhimpun, bergotong royong dan bergiat memajukan sektor usaha.

"HPN ini kita jadikan sebagai wadah silaturahmi untuk mengembangkan bisnis warga Nahdliyin, disini juga akan kita bina serta bentuk para pengusaha untuk perluasan bisnis, "ujar Agus saat berbincang dengan bekasitoday.com.

Dibentuknya HPN, serta merta bukan hanya sebagai eksistensi belaka, melainkan adanya keprihatinan prosentase pengusaha di Indonesia ini masih sangat minim. Sehingga HPN mengambil peran, bagaimana untuk mengembangkan peran yang sudah ada serta memperluas jariangan kedepan.

"Tingkat prosentase pengusaha di Indonesia ini dengan adanya HPN akan tumbuh lebih tinggi dari saat ini, paling tidak bisa mencapai 2 persen lebih, "jelasnya.

Dikatakannya, NU sebagai organisasi besar di Indonesia, turut menjadi keprihatinan karena tidak memiliki sumber dana untuk membiayai organisasi yang mandiri. Hingga saat ini, Agus menilai masih sebatas spontanitas.

"Ketika ada event dan kegiatan baru kita cari dana, dan itu juga tidak mudah karena di Kota Bekasi pun kita tidak mendapatkan bantuan anggaran dari APBD, sehingga kita sebagai pengusaha ini bagaimana menciptakan mesin-mesin uang ini, untuk kontribusi pengembangan dakwah di NU, jadi tidak sebatas hanya untuk pengusaha sendiri, "ungkapnya.

Banyaknya faham yang bersinggungan dengan NKRI dan keinginan untuk membangun negara Islam. Tapi NU sendiri tidak mempunyai keinginan tersebut, karena NKRI itu sendiri harga mati.

"Semua itu akan kita perjuangkan, dan itu akan bisa kalau NU-nya sendiri sudah makmur, tingkat kesejahteraanya tinggi selama NU-nya masih menjadi obyek itu sulit, kita harus mampu dan mandiri baik secara politik, ekonomi dan lainnya, "ucapnya.

HPN juga akan melakukan pembinaan-pembinaan baik secara spritual dan pandangan berdangan secara syar'i.

"Kalau selama ini masih subhat atau tidak jelas, baik yang haq dan bathil kita harus mampu menjelaskan serta mampu membuat garis pemisah, jangan sampai ada pemikiran cari yang haram saja susah, apalagi yang halal, "terangnya.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat ini HPN sendiri akan membuka 'Micromart' untuk membuka jaringan-jaringan distribusi atau minimart-minimart.

"Jadi minimart ini nanti akan mensuplai tujuan pedagang-pedagang kecil kita, sampai saat ini kita sedang bernegoisasi dengan para pengusaha dan produsen yang bisa mensuplai barang ke Micromart kita, "bebernya.

Sementara Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Bekasi Ahmad Yudistira mengatakan, keberadaan pengusaha dari kalangan Nahdliyin atau NU di Kota Bekasi bisa mengurangi jumlah angka pengangguran terbuka dan memberikan kontribusi dalam perluasan tenaga kerja di Kota Bekasi.

"Peran pengusaha NU untuk membantu pemerintah dalam dunia usaha menggerakan ekonomi nasional dan perluasan tenaga kerja akan mampu menekan angka pengaguran terbuka, "katanya.

Pihaknya juga menyambut baik pembentukan Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kota Bekasi, karena hal tersebut menjadi momentum penting dalam dunia kerja.

"Ini jadi momentum penting bagi dunia usaha, setelah puluhan tahun lalu keberadaan pengusaha dari kalangan NU sempat besar dan diharapkan saat ini menjadi lebih baik lagi, "pungkasnya.(red). 

BABELAN bekasitoday.com-H.Rojih,  Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Babelan mengaku  bangga dengan TIM sepak Bola  PGRI, karena secara tidak langsung lewat pertandingan sepak bola ini nama PGRI bisa terus berkibar, bukan hanya di bidang pendidikan tapi di bidang olah raga pun PGRI bisa.

"Secara pribadi saya merasa bangga, karena bukan hanya di bidang pendidikan kami ada, di bidang olahraga pun kami mampu, "ujarnya.

Dirinya berharap agar TIM sepak bola PGRI bisa terus menjalin rasa silaturahmi antara sesama pemain, dan bisa menjunjung tinggi rasa sportifitas.

"Diharapkan tim sepakbola PGRI bisa menjunjung sportifitas tentunya antar pemain, "terangnya.

Menurutnya, pemain yang tergabung di tim PGRI diambil dari para guru yang ada di Kecamatan Babelan.

"Walaupun baru terbentuk, tim PGRI ini dijuluki sebagai tim yang tidak terkalahkan dan disegani lawannya, hal itu terbukti dari para pemain nya yang terlihat apik dalam menggocek bola dan menjebol gawang tim lawan, "ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, bahwa turnamen sepak bola yang diadakan oleh Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, sangat disambut antusias oleh warga bukan hanya warga Desa Babelan Kota juga warga Kecamatan Babelan, pasalnya setiap Sabtu dan Minggu, selalu di tonton oleh semua kalangan yang berada di Desa Babelan Kota  Kecamatan Babelan, bahkan dari luar desa pun berbondong- bondong untuk menyaksikan keseruan pertandingan sepak bola tersebut.(red).

KOTA MADYA bekasitoday.com-Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bekasi mendesak kepada pemerintah Kota Bekasi untuk menertibkan seluruh  bangunan rumah ibadah maupun yayasan pendidikan yang tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), langkah ini dinilai sangat tepat untuk mewujudkan Kota Bekasi tertib administrasi.

"Kami meminta kepada instansi terkait untuk melakukan pendataan ulang terhadap bangunan rumah ibadah di Kota Bekasi,  "ujar Ahmad Yudistira Ketua GP Ansor Kota Bekasi, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pemkot Bekasi melalui dinas terkait jangan tebang pilih dalam mengeluarkan IMB, sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial atau polemik ditingkatan masyarakat.

"Semua harus adil sesuai porsinya, jangan karna melihat agama dan siapa pemilik yayasan pemerintah lalu tebang pilih dan tutup mata, "tegasnya.

Sudah saatnya, kata dia, Pemkot harus belajar dari berbagai pengalaman pendirian rumah ibadah yang mendapatkan respon di tingkatan masyarakat. Pasalnya, jika ini di biarkan dapat menimbukan konflik sosial antar pemeluk agama yang sah dimata hukum dan undang-undang.

"Apalagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah di depan mata, apa kata dunia kalau kita masih ribut ngomongin soal kebobrokan administrasi, "cetusnya.

Sementara itu, Solihin Sekertaris Komisi A DPRD Kota Bekasi menyambut baik usulan GP Ansor. Menurutnya, sudah saatnya Pemkot Bekasi untuk berbenah termasuk mengenai masalah IMB khususnya rumah ibadah.

"Saya rasa itu usulan dan masukan yang baik dan kami akan melakukan apa yang harus kami lakukan sesuai dengan kewenangan kami di legislatif, "kata Solihin.

Solihin menambahkan,  Pemkot Bekasi melalui Disbangkim khususnya Bidang Wasdal harus bertindak cermat dan lebih teliti lagi dalam mengeluarkan rekomendasi.

"Ini kan kedepanya akan ada kaitanya dengan dana hibah dari pemerintah maka dari itu secara cepat dan tegas Pemkot untuk memverifikasi agar tertib administrasi, "tandasnya.(red).