CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Dewan Pimpinan Cabang Garda Tipikor Indonesia (DPC GTI) Kabupaten Bekasi silaturahmi dengan Wakil Bupati Bekasi, H Rohim Mintareja S.Sos, Selasa (5/4).

Dalam pertemuan tersebut H Nana Supriyatna, Ketua GTI DPC Kabupaten Bekasi memaparkan tentang acara kegiatan deklarasi dimana deklarasi tersebut akan dihadiri oleh petinggi negara, diantaranya Ketua KPK-RI.

"Kami berharap agar wakil bupati menyempatkan hadir, untuk sedikit memberikan sambutan di dalam deklarasi GTI DPC Kabupaten Bekasi, di dalam deklarasi tersebut kita juga mengundang lembaga tinggi negara, diantaranya BNN-RI, dan KPK-RI, "ujarnya.

Rohim Mintareja, Wakil Bupati Bekasi berharap setelah terbentuknya lembaga Garda Tipikor Indonesia diharapkan turut mengawasi kinerja Kabupaten Bekasi, termasuk saya.

"GTI salah satu lembaga anti korupsi, diharapkan turut serta mengawasi kinerja pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk wakil bupati bekasi, "ujarnya.

Silahkan di kritisi apabila ada kesalahan, untuk perbaikan dimasa yang akan datang.

"Kami siap dikritisi apabila ada kesalahan dalam menjalankan pemerintahan, tentunya untuk perbaikan, "terangnya.

Menurutnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp.5 trliun, dimana separuh untuk pisik di wilayah Kabupaten Bekasi, dan separuh lagi untuk gaji pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

"APBD kita sebesar Rp. 5 triliun, 2,5 triliun untuk infrastruktur dan pembangunan, 2,5 triliun lagi untuk gaji pegawai, "tuturnya.

Dia menambahkan, kalau pegawai yang di kritisi masih membandel, silahkan laporkan ke Ombudsmen.

"Hak prerogratif warga negara, untuk melaporkan pegawai ke Ombudsman, apabila mereka masih membandel untuk diluruskan dan dikritik, "ungkapnya.

Dirinya berharap, GTI ini harus dibentuk di setiap kecamatan, itupun harus orang-orang yang terpilih, dan jangan asal-asalan.

"Ini lembaga luar biasa, saya berharap dapat dibentuk disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, "harapnya.(red).

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.