Mei 2016

BABELAN bekasitoday.com-Camat Babelan, Drs Surya Wijaya MM, bersama jajaran pegawai serta Kepala Desa Babelan Kota lakukan krgiatan jumat bersih (jumsih) dan sekaligus membuka badan jalan dengan panjang kurang lebih 100 meter dengan lebar tiga meter, Jumat (27/5).

Disela kegiatan jumsih tersebut, Saidih David (kades babelan kota), kepada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan jumsih pada dasarnya sudah kami lakukan secara rutin pada hari jumat disetiap minggunya.

"Selain jumsih kami juga membuka jalan sepanjang 100 meter dengan lebar tiga meter, di sepanjang makam, dan alhamdulillah camat babelan ikut hadir saat jumsih berlangsung, "ujarnya.

Jalan yang kami buka kami namai jalan gelora, jalan ini tentunya untuk mempermudah masyarakat dalam berziarah ke makam maupun ke wilayah kampung lain di desa babelan kota.

"Jalan ini untuk mempermudah akses jalan masyarakat, baik untuk berziarah maupun untuk ke kampung sebelah, "jelasnya.

Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Bekasi karena wilayah Desa Babelan Kota di 2016 ini mendapat anggaran APBD sebanyak 43 titik.

"Alhamdulillah di APBD 2016 usulan jalan yang kami usulkan mendapat 43 titik, kami sangat berterimakasih sekali dengan bupati akan hal itu, "terangnya.

Terpisah, Surya Wijaya Camat Babelan, mengaku sangat mendukung kegiatan jumsih ini, dan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kades babelan kota.

"Kami sangat dukung kegiatan jumsih yang dilakukan oleh kades babelan kota, dan setiap wilayah desa alhamdulillah sudah melakukan hal yang sama di setiap jumatnya, "ujarnya.

Kami berharap jalan yang rencananya akan dianggarkan oleh pemkab bekasi dapat di jaga bersama.

"Kalau sudah ada jalan ya harus dijaga bersama, khususnya warga yang ada di wilayah Desa Babelan Kota, "ungkapnya.(red)

Babelan 26-05-2016, seorang gadis pelajar SMP di Babelan sudah 10 hari tidak diketahui di mana keberadaanya,  Putri Awaliyah diketahui meninggalkan rumah tanpa seizin keluarganya.

Ketika ditemui keluarganya menjelaskan bahwa Putri pergi tanpa izin dan sampai hari ini sudah 10 hari tanpa kabar. "Kami sekeluarga tak memiliki masalah apapaun dengan anak kami, yang saya tau putri anak yang penurut ke pada keluarga,  kami khawatir Putri kabur dari rumah karena bujuk rayuan dari kawannya di media sosial" ungkap Nursin salah seorang keluarganya.

Adalah Arum (25) kakak dari Putri sangat berharap Putri bisa kembali pulang ke rumah."Saya berharap kepada siapa saja yang menemukan adik saya tolong bisa menghubungi ke nomor saya di 08978926635 - 089666755191-0857714029", lebih lanjut Arum mengatakan terakhir melihat Putri menggunakan pakaian kaos merah bercelana jeans, adapun ciri-ciri Putri tinggi badan 170 cm berkulit sawo matang berumur 15 tahun.

Bagi siapa saja yang menemukannya kami bisa mengantarkan ke alamat kami di Kampung Penggilingan Tengah RT 03 RW 06 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi . (red)

[INFO Orang Hilang] 10 hari Putriana awaliyah tak pulang ke rumah

BABELAN bekasitoday.com-Muspika Babelan imbau ke para pedagang yang ada di pasar tradisional Babelan, agar tidak menjual petasan dan sejenisnya saat jelang dan di bulan puasa ramadhan mendatang.

"Kami bersama unsur TNI Polri beberapa waktu lalu mendatangi pasar tradisional babelan, untuk mengecek persediaan bahan pokok sekaligus mengimbau ke para pedagang agar tidak menjual petasan di bulan suci ramadhan besok, "ujar Surya Wijaya, Camat Babelan, Rabu (25/5).

Menurutnya bunyi dari petasan dan bau yang ditimbulkan dapat menganggu ke khusu'an ibadah puasa.

"Sudah pasti saudara muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan terganggu dari bunyi ledakan petasan hingga bau yang ditimbulkan dari petasan tersebut, "jelasnya.

Kami berharap agar semua pihak peduli dan menghormati saudara muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa nantinya.

"Marilah kita hormati bulan suci ramadhan, tentunya dengan kegiatan-kegiatan yang positif, kami berharap imbauan kami ini dapat didengar oleh para pedagang, sehingga puasa kita besok dapat berjalan dengan khusu, "ungkapnya.(red)

CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Kembali PTCL melakukan aksi bakti sosial untuk periode bulan Mei pada Senin (9/5) kemarin.

Tapi kali ini kegiatan pengobatan gratis diadakan di rumah H Sukriah, salah satu warga Desa Wangunharja.

Sementara, Yohanes pihak PT.CL ketika dimintai keterangan terkait bansos yang diadakan kepada bekasitoday.com mengatakan, seperti biasa kegiatan baksos ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.

"Baksos ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kami, tentunya dalam bentuk pengobatan gratis, "jelasnya.

Menurutnya, kegiatan kali ini dihadiri oleh 109 pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 21, Kolesterol 18 dan Asam Urat 16.

"Pemeriksaan dalam pengobatan gratis kali ini meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol, dan total masyarakat yang hadir dalam pengobatan gratis kali ini sebanyak 109 pasien, " ujarnya.

Bakti sosial ini merupakan komitmen dari PTCL terhadap program CSR dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.

"Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap masyarakat dalam program CSR, tentunya ingin bersinergi kepada masyarakat disekitaran perusahaan berada.(red).

RAWALUMBU - Pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Bekasi gelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) bertempat di NU. Ketua HPN Kota Bekasi, Agus Suyanto mengatakan Rakercab kali ini diikuti sekitar 80 anggota dan pengurus HPN Kota Bekasi.
"Dalam Rakercab ini kami akan merumuskan program kerja kedepan, " ujar Agus kepada Bekasi Today, Sabtu (20/5).

Rakercab HPN Kota Bekasi Sepakat Bangun Jaringan Distribusi Warga Nahdliyin
Agus juga menegaskan, HPN terdiri dari para kumpulan Pengusaha Nahdliyin, yang memiliki misi bagaimana memajukan perekonomian daerah.

"Kita juga mendata atau meregistrasi anggota yaitu pengusaha dari kalangan kecil atau mikro, menengah sampai usaha skala besar yang merupakan presentasi dari warga Nahdliyin, ini yang menjadi utama," bebernya

Dikatakannya, tidak adanya pembinaan oleh pengusaha, kedepan HPN juga akan menghimpun para pengusaha mikro,  baik skala besar dan kecil untuk dapat saling bekerjasama.

Karena menurutnya, melalui sebuah kerjasama, maka para pengusaha kecil dan menengah tidak akan terancam oleh pengusaha skala besar. Namun justru terayomi.

Sebaliknya, pengusaha besar tidak terganggu atau dirongrong dengan keberadaan pengusaha kecil dan menengah. Artinya mereka akan aman karena ditopang sepenuhnya oleh para pengusaha kecil.
Oleh karena itu, kata Agus, HPN akan mengklasifikasikannya, dan setelah terhimpun baik mekanisme pembekalan dan pembinaan tentunya akan disesuaikan dengan skill mereka untuk dijadikan backgroundnya.

Selain itu, aku Agus, dia akan membangun jaringan distribusi pengadaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk warga Nahdliyin dan guna membangun kemandirian umat.
"Nanti kita akan bermitra dengan Masjid ,  Mushola, dan Majelis Ta'lim tentu yang memiliki jamaah untuk menjadi refrentasi warga Nahdliyin, " ujar Agus.

"Kami sebagai HPN menyuplai kebutuhannya apa. Nah, nanti DKM Masjid, dan Mushola yang akan mengolah untuk mendistribusikan langsung ke pelanggan, dan mereka akan mendapatkan profit dari situ,"  terangnya

Dalam waktu dekat ini, Agus menjelaskan guna mensosialisasikan program ini, HPN akan bekerjasama dengan lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama, karena mereka yang mempunyai data,  untuk masjid yang belum di data HPN tetap akan merekrut terlebih jika dia warga Nahdliyin.
Lebih lanjut Agus mengatakan, HPN akan tetap transparan, andaikan HPN mendapat keuntungan dari pemasok 10 persen, semua tidak akan dikuasai oleh HPN.

"Kita akan sharing dari 10%, 5% untuk masjid, Mushola dan majelis ta'lim, dan 5% lagi untuk HPN sebagai distributor, " katanya.

Sedangkan untuk usaha kecil dan menengah, sambung Agus, tidak perlu bersedih untuk bisa mengaktualisasikan bisnisnya untuk mampu bersaing dengan pengusaha yang besar.
"Kita akan ajak mereka berhimpun dengan HPN untuk mempunyai standarisasi yang sama, terutama dari segi standarisasi harga, supaya tidak terjadi permainan harga yang cukup signifikan baik pengusaha besar dan kecil," tegasnya (gun/bisot)

BABELAN bekasitoday.com-Di Ulang Tahunnya yang pertama, Pajero Sport Family Chapter Sekitaran Bekasi (PSF-SEKSI) berikan bantuan ke Pondok Pesantren Attaqwa 02 Yayasan Attaqwa 27 Raudhotul Atfal Attaqwa 40, yang beralamat di kampung tanjung air Rt12/06, Desa Pantai Hurip, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/5).

Sementara Pimpinan pondok pesantren Attaqwa 02, KH Abdul Fattah Nasihun mengatakan, mengucapkan selamat datang untuk tim donatur dari PSF-SEKSI, dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk satri kami.

"Terimakasih atas bantuan tim donatur dari PSF-SEKSI, dan kebetulan bantuan ini berbarengan dengan ulang tahun pertama-nya, "ujarnya.

Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bermanfaat bagi yatim yang mondok di pesantren ini, dan dapat memperingan kebutuhan sehari-hari santri disini.

"Atas bantuan dari donatur, diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, dan tentunya dapat bermanfaat bagi yatim yang nyantren disini, "jelasnya.

Disini kata dia, bagi siswa-siswi untuk biaya sekolah tidak ada sama sekali/ gratis, tentunya kesepakatan ini sudah melalui kesepakatan dewan guru.

"Dan dapat kami sampaikan, untuk siswa-siswi, santri putra dan satri putri yang sekolah di sini, tidak dipungut biaya dan gratis, hal ini sudah disepakati oleh dewan guru yang ada, "terangnya.

Winardi, Ketua pelaksana dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutannya yang baik ke kami, mungkin bantuan ini tidak seberapa, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang dapat berbagi.

"Sangat berterimakasih sekali untuk sambutan masyarakat yang begitu baik ke kami, dan mungkin bantuan yang kami berikan tidak seberapa, dan kami berharap dapat dimanfaatkan oleh santri yang ada. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sekitarnya, "ujarnya.

Henny, Ketua Bekasi PSF-SEKSI dalam sambutannya mengatakan, sangat berbangga atas kedatangan chapter dari luar daerah ke wilayah chapter bekasi untuk merayakan ulang tahun pertama dengan kegiatan berbagi melalui bakti sosial.

"Saya sangat berbangga diri chapter bekasi dikunjungi oleh chapter luar daerah untuk merayakan ultah ke-1 dalam baksos di pondok pesantren Attaqwa di Desa Pantai Hurip, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dan semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, "tambahnya.

Terpisah, Heru Ketua Umum PSF-SEKSI mengatakan, kami tahu dari pimpinan ponpes, bahwa pondok pesantren Attaqwa02, belum mempunyai komputer, mudah-mudahan dalam waktu dekat kami akan membantu.

"Kami tidak berjanji ada berapa unit komputer yang akan kami berikan, tetapi tidak akan kurang dari lima unit, dan perlu diketahui ada sekitar 10 chapter yang hadir dalam kegiatan baksos ini, "ungkapnya.(red).