Pemkab Bekasi Targetkan Pajak BPHTB 2016 Rp562 Miliar

“Sosialisasi perbup Nomor 12 Tahun 2016 tentang tata cara pelaporan PPAT/Notaris diharapkan mampu meningkatkan pajak di sektor properti,” kata Kepala Bidang Dana Perimbangan dan BPHTB, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bekasi Benny Iskandar di Cikarang, seperti dinukil Antara, Rabu (11/5/2016).

Pendapatan pajak dari sektor itu diakui penyumbang pendapatan asli daerah yang paling besar, mengingat pembangunan di Kabupaten Bekasi khususnya properti terus meningkat. Menurut dia, pendapatan dari sektor pajak meningkat Rp44 miliar dari tahun lalu.

Kepala Bidang Dana Perimbangan dan BPHTB, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bekasi, Benny Iskandar seusai sosialisasi Perbup Nomor 12 Tahun 2016, tentang tata cara pelaporan PPAT/Notaris mengenai BPHTB di Hotel Prime Ritz, Cikarang Selatan, Selasa (10/5) mengatakan sektor pajak BPHTB diharapkan mampu memperoleh pendapatan sebesar Rp. 562 Milyar.

"Target ini tentunya lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp. 518 Milyar," ujarnya.

Untuk itu Benny meminta kepada para notaris yang melakukan pembuatan sertifikat agar melapor dan membayar pajak BPHTB. Ia menjelaskan hasil keseluruhan pajak akan dilaporkan kepada pemerintah dan disiarkan ke masyarakat. Agar masyarakat lebih paham dalam penyelenggaraan wajib pajak dan penggunaannya.

Pelaporan pajak ini bersifat transparan dan disiarkan melalui media massa. Sedangkan untuk penggunakan pajak ini, nantinya digunakan untuk perbaikan jalan, pembuatan dan perbaikan fasilitas umum, serta sebagai pemasukan kas anggaran bencana alam. Ia mengatakan jika pembayaran pajak ini masih lemah maka pembangunan infrastruktur akan menjadi lambat.

"Maka bayarlah pajak secepat mungkin guna memperlancar pembangunan sarana dan prasarana yang harus dibangun dan diperbaiki," katanya. (Ant)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.