MUARA GEMBONG bekasitoday.com-Puluhan warga kampung muara pecah, Rt 02/04, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, di hebohkan dengan kemunculan seekor buaya dengan panjang sekitar tiga meter oleh nelayan di perairan laut muara kuntul, Kamis (25/8).

Diketahui buaya tersebut memiliki lebar 50 cm, panjang badan tiga meter, dan berat sekitar 150 kilogram.

Sukra Wijaya (25) salah satu nelayan kepada bekasitoday.com mengatakan, ketika itu dirinya sedang memeriksa SERO (Alat jaring Perangkap Ikan-red) yang berada di wilayah perairan Muara kuntul, yang hanya berjarak dua kilo meter dari kampung muara pecah. Sesampainya di lokasi SERO, Dirinya kaget mendengar suara kecipak air yang keras terdengar. Setelah ia mendekat, dan memegang jaring sero, ternyata buaya berukuran tiga meter terperangkap di jaring.

“Saya kaget, sero saya ternyata ada buaya, saya langsung kabur, dan saya langsung ngasih tahu temen-temen deket rumah saya, "ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, atas kejadian itu dirinya langsung memberitahukan kepada kelima orang temannya, yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan buaya itu.

"Penemuannya sekitar jam 7 pagi, dan warga langsung menggunakan jaring dan tali seadanya untuk mencoba menangkap buaya itu, akhirnya buaya yang kesangkut di jaring berhasil tertangkap dan langsung di bawa memakai perahu menuju kampung muara pecah, "terangnya.

Terpisah, Kasna (60), menuturkan, dirinya semenjak lahir di Muaragembong, baru kali ini menyaksikan secara langsung, ada buaya hidup di wilayah pesisir muaragembong.

“Sejak kecil saya belum pernah melihat buaya disini, apalagi sampai tertangap, tapi sekarang, saya baru percaya itu, "ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan kejadian tersebut pihak terkait, dapat menghimbau kepada warga agar berhati-hati ketika menangkap ikan, karena tidak menutup kemungkinan ada buaya buaya lain di sini.

"Mengenai buaya yang sudah tertangkap ini, agar pemerintah bisa mengatasi dan memberi kewenangan untuk mengurusnya, "jelasnya.(red).

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.