Bekasi gelar kompetisi panahan indoor pertama di Indonesia
Foto: Info Bekasi
Bekasi - Lebih dari 400 peserta mengikuti kompetisi panahan indoor di Grand Mall Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kompetisi yang diselenggarakan sejak 16-18 September 2016, bertajuk "Bekasi Indoor Archery Championship", memperebutkan Piala Wali Kota Bekasi.

"Ini merupakan kompetisi panahan indoor yang pertama di Indonesia. Tujuannya, untuk mencari bibit muda atlet yang akan dipersiapkan dalam ajang panahan baik berskala nasional maupun internasional," kata Mall Director Grand Mall Bekasi, Ichtiar Darmawan, Minggu (18/9).

Dia mengatakan, kompetisi ini merupakan komitmen Lippo Malls untuk mencetak atlet sejak dini.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi, Chairoman J Putro, mengatakan potensi atlet panahan di Kota Bekasi cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pusat pelatihan pahanan di Kota Bekasi.

"Secara umum memang lebih berkembang bagi kalangan menengah, karena perlu biaya. Namun, potensinya lumayan besar di Kota Besar terutama bagi pemula anak-anak," ujar Chairoman.

Dia mengatakan, olahraga panahan ini sangat penting dalam pembentukan karakter. "Tidak hanya sebagai olahraga, panahan juga juga dapat membentuk karakter karena melatih konsentrasi pemain," ucapnya.

Dia pun, memberikan apresiasi terhadap kompetisi yang diselenggarakan Grand Mall Bekasi. "Saya rasa, animo peserta sangat tinggi," ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Teguh Raharjo. "Rencananya, kejuaraan ini juga memperebutkan Piala Menpora," tuturnya.


Ichtiar pun menyambut positif rencana Kemenpora tersebut. Ia mengatakan, piala Menpora akan diselenggarakan setahun sekali sedangkan piala Wali Kota Bekasi akan diselenggarakan berkala empat bulan sekali di Grand Mall Bekasi.

Grand Mall Bekasi juga menyelenggarakan acara bertajuk "Spirit of September" yang menghadirkan acara untuk anak-anak seperti "Crafting and Clay Competition" (3 September 2016), "Dance Baze Final Goes to Bangkok" (4 September 2016), "Sport Casual Fashion Contest" (10 September 2016), "Mask Decoration Contest" (24 September 2016), Cek Kesehatan Gratis (25 September 2016), serta "Regular Live Music Koespluser" setiap Jumat pukul 18.30-20.30 WIB.

Peserta yang mengikuti lomba ini berasal dari berbagai penjuru nusantara yaitu dari Sumatera hingga Raja Ampat dan diikuti dari berbagai katagori SD, SMP, SMA dan Umum.

Salah satu tim yang menyabet Juara I Kategori SMP, Ryan Rafi Adiputro (13), asal SMPN 8 Tangerang Selatan, Banten, mengatakan ia bersama dua rekannya telah bertanding pada Sabtu (17/9).

"Kami sering latihan di sekolah. Sekolah kami mendukung kompetisi ini," ujar Ryan.

Tidak hanya dari Tangerang Selatan, peserta dari Kota Bandung, Jawa Barat, juga ikut berpartisipasi di ajang tersebut.

Seperti halnya, Feyza Konica Maulida (10), yang terinspirasi film 3 Srikandi.

"Cucu saya terinspiransi dari film 3 Srikandi. Seminggu tiga kali latihan," ujar Hj Komariah (53), nenek dari Feyza yang datang dari Gedebage.

(Mikael Niman/JAS - Berita Satu)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.