Oktober 2016
BABELAN bekasitoday.com-Indonesia memiliki sejarah yang menarik untuk disimak, salah satunya semangat pemuda Indonesia untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia saat itu. Momen ini kemudian dikenal sebagaisumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Makna sumpah pemuda ini tidak hanya diartikan sebagai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan saja, namun dalam arti yang lebih luas dapat dilihat pada generasi muda masa kini. Begitu juga dengan para aparatur pemerintah yang inspiratif membangun wilayahnya.

Salah satunya adalah H Najmuddin, Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan mengungkapkan, makna sumpah pemuda sebagai makna persatuan  dan kesatuan sehingga mencapai hasil yang dapat membawa harum nama bangsa.

"Kalau saya mengartikan sumpah pemuda ini sebagai merdekanya bangsa kita, karena para pemuda dahulu meyakini hanya dengan persatuanlah bangsa yang besar ini bisa merdeka, "ungkap Najmuddin yang juga mantan aktifis Himpunan Mahasiswa Islam

Najmuddin juga menginginkan generasi muda Indonesia saat ini bisa memahami sumpah pemuda dalam konteks kekinian persatuan dan kesatuan bangsa. Najmuddin juga menjelaskan semangat sumpah pemuda hingga saat ini masih dianggap relevan.

Ia berharap pemuda sebagai pemimpin masa depan dapat kemudian menjadikannya sebagai inspirasi untuk dijadikan landasan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Spirit sumpah pemuda seharusnya ada di setiap hari, karena dengan persatuan dan kesatuanlah bangsa ini akan maju dan menjadi negara modern serta sejahtera sesuai dengan tujuan bangsa ini," tukasnya.(red).
BABELAN bekasitoday.com-Misteri kematian pemuda yang berada di jalan raya kampung Cabang Empat RT002/01, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan. Saat ini telah dikantongi oleh Unit Reskrim Polsek Babelan, berbekal handphone milik korban.

Menurut Kapolsek Babelan Kompol Mualim Harahap melalui Kasi Humas Bripka Anwar Fadillah, pada saat olah TKP Polsek Babelan menemukan handphone merk evercrose di saku celana korban, dari handphone tersebut dirinya mengaku mendapatkan identitas korban.

"Kita berhasil melacak identitas dari handphone milik korban, diketahui korban berinisial AN (20),  "ujarnya, Jum'at (28/10)

Setelah itu, pada Rabu (26/10) Polsek Babelan melakukan pengembangan dalam mencari alamat korban yang beralamat di toko Sentral Busana Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Kecamatan Bekasi Utara, yang diketahui menjadi tempat tinggal korban.

"Hasil pengembangan kita dilapangan, bahwa benar korban adalah pegawai toko Sentral Busana, "terangnya.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan cctv, korban pergi bersama pelaku. Dari pengembangan tersebut, Polisi pun mendapatkan identitas diduga pelaku pembunuhan dan perampasan sepeda motor korban.

"Pelaku diketahui adalah teman dekat korban, selain membunuh pelaku juga merampas sepeda motor matic milik korban, diduga pelaku diketahui berinisial CF (25), "ungkapnya.

Hingga saat ini pelaku dalam pengejaran pihak Polsek Babelan bekerjasama dengan Polres Metro Bekasi dan Resmob Polda Metro Jaya.(red).
BABELAN bekasitoday.com-Ratusan warga dibuat gempar dengan ditemukannya mayat pria tanpa identitas di tergeletak di jalan raya kampung Cabang Empat RT 002/001, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dini hari sekitar pukul 02:00, Rabu (26/10).

Terpisah, Bripka Anwar Fadillah SH, Kasi Humas Polsek Babelan kepada bekasitoday.com mengungkapkan, bahwa sekira jam 02.00 Wib, saat warga sedang tidur mendengar suara ribut-ribut orang berkelahi, juga terdengar teriakan suara orang minta tolong, selanjutnya warga bangun keluar rumah dan melihat satu unit sepeda motor matic langsung melesat  meninggalkan TKP dengan kencang.

"Saat itu warga melihat ada laki-laki tergeletak ditengah jalan masih hidup, namun dalam keadaan kritis, kemudian saksi membangunkan warga sekitar dan saat warga berdatangan laki-laki tersebut sudah tidak bernyawa/meninggal dunia, "ujarnya saat ditemui diruang kerjanya.

Selanjutnya warga menghubungi ketua RT untuk mengecek dan benar didapati seorang laki-laki tergeletak ditengah jalan dengan keadaan telah meninggal dunia. Kemudian warga menghubungi kantor Polsek Babelan, seketika itu sebanyak lima personil Polsek Babelan dipimpin Padal Ipda Margito langsung mendatangi TKP.

"Saat ditemukan mayat laki-laki tanpa identitas dalam keadaan terlentang mengenakan celana panjang jeans warna hitam, kaos warna abu-abu, kaos kaki warna hitam, sepatu sket warna hitam, umur sekitar 20 tahun, berat sekitar 45 Kg, tinggi sekitar 160 CM, "terangnya.

Kemudian disaat melakukan olah TKP ditemukan bercak darah disekitar TKP, luka tusuk dibagian perut sebanyak empat luka, dibagian dada dua luka, ditangan kiri empat luka dan di tangan kanan dua luka.

"Tidak di temukan identitas di tubuh korban hanya ditemukan satu unit HP Merk Evercos warna merah dari dalam kantong celana depan sebelah kiri, "ungkapnya.
Sementara saksi diantaranya, Riswanto, lahir di Bekasi, 18 Mei 1992, laki-laki, Islam, Karyawan Swasta, alamat Kp. Cabang Empat RT 002/001 Desa Hurip Jaya, Kamun (Ketua RT), 43 Tahun, Islam, Wiraswasta, alamat Kp. Cabang Empat RT 002/001 Desa Hurip Jaya Kec. Babelan Kab. Bekasi, Rojalih, 40 Tahun, Islam, Karyawan Swasta, alamat Kp. Cabang Empat RT 002/001 Desa Hurip Jaya Kec. Babelan Kab. Bekasi, Maspur, 45 Tahun, Islam, Wiraswasta, alamat Kp. Cabang Empat RT 002/001 Desa Hurip Jaya Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.

"Pihak Polsek Babelan telah mendatangi TKP, selanjutnya melakukan olah TKP, mencari keterangan saksi, mencari barang bukti, menghubungi piket Identifikasi Polrestro Bekasi, membuat Lapga, "jelasnya.(red).
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Perhelatan pilkada Kabupaten Bekasi segera dimulai, ada lima pasangan calon (paslon) yang sudah resmi ditetapkan oleh KPUD Kabupaten Bekasi. Masing-masing paslon mempunyai ciri khas sendiri-sendiri, mulai dari visi misi, gaya menyapa masyarakat bahkan gaya berpakaiannya.
Kita tidak akan membahas satu persatu gaya pakaian dari lima paslon tersebut. Namun kita akan mencoba mencari arti dibalik makna pakaian pasangan Saduddin–Ahmad Dhani. Keunikan pakaian koko dengan ornamen batik itulah yang membuat banyak pertanyaan dikalangan simpatisan dan bahkan tidak banyak yang tau dari para kadernya.
Dari sumber yang dipercaya yang tidak mau disebut namanya mengatakan, baju koko batik ini adalah Baju Koko Batik Gabus Bekasi. Motif ini tidak lepas dari unsur budaya dan perjuangan masyarakat Kabupaten Bekasi dengan para ulamanya. Kita kenal salah seorang ulama yang sekaligus menjadi Pahlawan Nasional KH.Noer Alie adalah yang menginspirasi Koko Batik tersebut.
"Unsur yang mendasari dari motif ini antara lain, Golok dimana golok memiliki arti khusus lambang perjuangan masyarakat Bekasi dan disertai dengan Bambu runcing. Kemudian Ikan Gabus adalah makanan khas masyarakat Kabupaten Bekasi yang biasa dikenal dengan sebutan ikan gabus pucung. Makanan ini sangat disukai masyarakat Kabupaten Bekasi, sehingga menjadi makanan khas Kabupaten Bekasi. Kemudian lambang Gedung Juang adalah monumen sejarah perjuangan rakyat Bekasi melawan penjajah Belanda, "ujarnya.
Harapan kita kedepan dengan telah diresmikannya motif Batik Bekasi ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam bentuk seragam batik khas Kabupaten Bekasi.
"Bisa jadi semua pelajar dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP, SMA/ SMK, Mahasiswa, PNS, dan Para Pekerja/Karyawan, di lingkungan Kabupaten Bekasi, mungkin harus bermotif Batik Kabupaten Bekasi, "terangnya.
Semoga kedepannya motif batik Kabupaten Bekasi ini menjadi Ikon khas Batik Kabupaten Bekasi.(red)
CIKARANG SELATAN bekasitoday.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menggelar acara rapat pleno terbuka pengundian dan penetatapan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, serta deklarasi damai dan berintegritas. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, pelaksanaan acara tersebut bertempat di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Selasa (25/10).

Dari Hasil pengundian dan penetapan Nomor urut, pasangan Meilina Kartika Kadir–Abdul Kholik yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, PKB, PPP, dan PBB mendapatkan nomor urut satu. Sedangkan pasangan Sa’duddin–Ahmad Dhani yang diusung oleh PKS, Gerindra, dan Demokrat, mendapat nomor urut dua.

Selanjutnya, pasangan Obon Tabroni-Bambang Sumaryono yang maju dari jalur perseorangan (independen) memperoleh nomor urut tiga, disusul pasangan Iin Farihin–KH. Mahmud Al Hafidz yang juga maju dari jalur independen dengan nomor urut empat.

Sementara itu, dari hasil pengundian dan penetapan nomor urut pasangan Incumbent yang mencalonkan kembali dalam Pilkada Kabupaten bekasi 2017-2022, yang diusung oleh Partai Golkar, Nasdem, Hanura, dan PAN, dr.Hj. Neneng Hasanah Yasin–Eka Supriatmaja, memperoleh nomor urut lima.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bekasi, DR.Idham Holik mengatakan, bahwa nomor urut dari masing-masing calon tersebut ditetapkan sebagai nomor peserta pilkada kabupaten bekasi 2017.

“Selanjutnya nomor urut masing-masing calon kita tetapkan sebagai nomor peserta pilkada mendatang, "ujarnya.

Selain pengundian nomor urut, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengucapan dan penandatanganan ikrar damai Pilkada 2017.

"Bukan hanya Pengundian nomor urut Paslon saja, di waktu yang sama juga diselenggarakan pengucapan serta penandatanganan ikrar damai dalam Pilkada, "ungkapnya.(red)
CIKARANG UTARA bekasitoday.com- Untuk terus berkomitmen terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR), kembali PT Cikarang Listerindo (CL) melakukan aksi bakti sosial untuk periode bulan Oktober 2016, pada Selasa (18/10), untuk warga di sekitaran perusahaan berada.

Terpisah, Legal Gov rel Department, Yohanes Siahaan SH MH, ketika ditemui diruang kerjanya kepada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan ini (baksos pengobatan gratis-red) merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.

"Seperti biasa, kami merangkul semua pihak dalam pelaksanaan pengobatan gratis di setiap bulannya, itu kami lakukan untuk terus bersinergi dengan lingkungan, "terangnya.

Menurutnya, kegiatan kali ini dilakukan di rumah Bapak H.Sukriah, di wilayah Desa Wangunharja, Kecamatan CIkarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Alhamdulillah baksos pengobatan gratis yang kami lakukan di bulan ini dihadiri oleh 105 (seratus lima) pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 18, Kolesterol 15, dan Asam Urat 12.
Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PTCL terhadap program CSR dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada, "ungkapnya.(red).
BABELAN bekasitoday.com-Sebagai bukti cinta kasih kepada masyarakat, Polsek Babelan gencar melakukan kegiatan berbagi terhadap sesama, khususnya kepada Kaum Dhuafa di wilayah hukum Polsek  Babelan.

Sementara, Wakapolsek Babelan AKP Nurhayati Rina Pakabu, bersama Kanit Lantas AKP Asep Romli, pada saat observasi kewilayahan kepada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polsek Babelan serta sebagai wujud cinta kasih kepada kaum dhuafa yang berada ditepi jalan.

"Peduli sesama merupakan wujud nyata  kita sebagai pelayan masyarakat, dan ini aksi nyata kita dalam bermasyarakat dan berbagi bersama, "ujar AKP Rina saat melakukan Patroli, Kamis (20/10).

Menurutnya, bukti nyata yang diberikan kepada kaum dhuafa perlu ditekankan kepada masyarakat, agar kedepan menjadi contoh positif.

"Kita mulai dari diri kita sendiri, dan kedepan, semoga hal ini  dapat menjadi perhatian masyarakat luas terhadap sesama, "terangnya.

Dirinya menambahkan, Hal ini  dilakukan demi menjaga kondusifitas daerah setempat, serta mendekatkan jalinan kasih dan kepedulian dengan masyarakat sekitar.

"Untuk mendekatkan kepedulian terhadap masyarakat, serta untuk menjaga kondusifitas hal ini perlu dilakukan, "pungkasnya.

Terpisah, Bripka Anwar Fadilah, Humas Polsek Babelan, kepada JP mengatakan, kegiatan ini merupakan  bukti nyata kepedulian Polsek Babelan terhadap masyarakat sekitar, tentunya kegiatan seperti ini menjadi jalinan tali kasih terhadap kaum dhuafa yang berada di sekitar wilayah hukum Polsek Babelan dan sekitarnya.

"Kegiatan yang di lakukan oleh AKP. Nurhayati Rina Pakabu, Wakapolsek Babelan, adalah merupakan bentuk kepedulian nyata dari Polsek Babelan terhadap masyarakat sekitar, tentunya dapat menjadi contoh positif bagi seluruh jajaran Anggota Polsek Babelan lainnya, "ungkapnya.(red)
CABANG BUNGIN bekasitoday.com-Maraknya penambangan pasir liar di bantaran kali Citarum, khususnya kampung Tanjungan di Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi dinilai oleh Garda Tipikor Indonesia (GTI) Kabupaten Bekasi telah merusak lingkungan, salah satu lembaga anti korupsi ini mengatakan, tindakan penambangan pasir yang diduga tidak memiliki izin ini dapat dikatakan sebagai bentuk pelanggaran Undang Undang Lingkungan Hidup No 23 tahun 1999.

"Hal ini dapat menimbulkan bencana yang setiap saat menjadi ancaman bagi warga di lingkungan Cabang Bungin dan sekitarnya, dampak lain dari penambangan pasir liar di sepanjang bantaran kali Citarum mengakibatkan, munculnya palung palung baru yang rentan terjadinya longsor, "ujar H.Nana Ketua GTI DPC Kabupaten Bekasi, saat ditanya bekasitoday.com di kantornya di depan STTD Cibitung, Sabtu (8/10), setelah Rabu (4/10) lalu menyaksikan aktivitas penambangan pasir liar di kampung Tanjungan, Cabang Bungin.

Dirinya mengecam keras terhadap pelaku kejahatan Lingkungan Hidup, yang telah dilakukan oleh sekelompok orang yang mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi.

"Pemda Kabupaten Bekasi dan Dinas terkait, harus segera mengambil sikap, terhadap pelaku pengerusakan lingkungan hidup, setidaknya adanya ketegasan dari pihak Desa dan Camat wilayah Cabang Bungin, "ujarnya.

Dirinya menambahkan, bukan hanya kegiatan penambangan pasir liar saja yang ada di wilayah bantaran kali Citarum ini, kegiatan penggalian dan pengambilan tanah urug dengan menggunakan kendaraan bak terbuka pun terlihat lalu lalang.

"Kalau dibiarkan ini sangat membahayakan masyarakat sekitar, selain penambangan pasir liar, juga ada pengambilan tanah memakai kendaraan bak terbuka, "terangnya.

Terpisah, Muhammad anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Setia Jaya, saat berbarengan berada dekat lokasi kepada JP menuturkan, dirinya beserta jajaran BPD lainnya tidak mengetahui secara pasti tentang hal perizinan dan lainnya.

"Sepengetahuan saya kegiatan penambangan pasir yang ada saat ini, memang sudah sejak lama dilakukan oleh warga, tentunya sebagai sumber pekerjaan bagi sebagian orang di kampung Tanjungan Cabang Bungin ini, "bebernya singkat.(red)
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Bupati Bekasi dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin, di dampingi Abd.Wahid Kepala Seksi Pembangunan (Kasipem) Kecamatan Tarumajaya, melakukan kunjungan kerja dadakan dalam rangka optimalisasi kegiatan yang ada di lingkungan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya, dan sekaligus melakukan dialog inter aktif dengan nelayan dan masyarakat pesisir Tarumajaya, serta menyusuri "jembatan Cinta" atau Pusat Restorasi Pembelajaran Mangrove, Jumat (8/10).

Selain itu kepala UPTD PPI dan juga Abd Wahid Perwakilan kecamatan, turut hadir pula Markodi Ketua RT di lingkungan Paljaya, Ustd.Kurdianto Tokoh masyarakat kali adem, Agus ketua Pokmaswas Hiu, Tayum KUB kampung karatan, ratusan nelayan dan masyarakat sekitar.

Dalam penyampaian singkatnya Bupati Bekasi menjelaskan, bahwa setelah mendengar masukan dari beberapa nelayan, terkait limbah perusahaan yang telah  mencemari pesisir, yang berdampak pada menurunnya hasil tangkapan nelayan, penyempitan alur pelabuhan dan sedimintasi/pendangkalan kolam pelabuhan serta penambahan inventaris speedboat, tentunya hal ini menjadi perhatian khusus dalam agenda kerja Pemda Kabupaten Bekasi.

"Program Pemda  Kabupaten Bekasi BERSINAR (bersih, sehat, inovatif, aman dan religius), jembatan PRPM atau jembatan Cinta, nantinya akan di bangun di wilayah Muara Gembong, di harapkan nantinya dapat menjadi destinasi wisata mangrove dan pelestarian ekosistem lutung jawa, "ujarnya.

Neneng juga menyampaikan program unggulan lainnya,  untuk kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi tentunya, dimana tahun-tahun sebelumnya infrastruktur menjadi skala prioritas, dari mulai jaling, jalan penghubung antar desa, hingga antar kecamatan, dengan cakupan kurang lebih 95 % cukup bagus.

"Berikutnya untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, akan lebih ditinggkat bagi kesejahteraan warga, peningkatan honor RT/RW, honor penggali kubur, honor petugas mengkapani mayat/amil, BPJS gratis untuk kader Posyandu, guru ngaji dan lainnya, tentunya Kabupaten Bekasi akan terus lebih meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakatnya, "pungkasnya.

Terpisah, Agus Ketua Pokmaswas  Hiu, sangat mengapresiasi kehadiran  Bupati Bekasi di lingkungan  PPI Paljaya dalam rangka ngobrol bareng nelayan pesisir dengan segala permasalahan nya, sehingga nantinya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bekasi dapat mengetahui dengan jelas, kehidupan dan keluh kesah permasalahan nelayan.

"Terimakasih buat ibu Bupati Bekasi, yang telah datang ke PPI Paljaya, ngobrol bareng nelayan, kami berharap, nantinya permasalahan nelayan dapat diminimalisir dalam hal maraknya pembuangan limbah dari hulu yang bermuara ke hilir dan akhirnya kelaut juga, sehingga hasil tangkapan nelayan akan bertambah, "pungkasnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Tiga unit rumah di pemukiman padat penduduk diperum Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor V blok N 12, 12A dan N 13 RT 007/25, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, ludes di lalap sijago merah, Jum'at (7/10).

Sementara, Kepala Kepolisian Sektor Babelan Kompol Mualim Harahap.S.H, mengatakan, menurut informasi yang kami dapat, pada saat saksi Bambang sedang berada di rumah melihat api dari rumah korban Mulyo PUP Sektor V Blok N 13 No.12A dan melihat istri korban Ika, keluar rumah berteriak minta tolong.

"Selanjutnya saksi-saksi bersama warga berusaha memadamkan api namun api semakin membesar dan ikut membakar rumah di samping kanan dan kiri, yakni di Blok N 13 no.12 dan Blok N 13 no.12B, "ujarnya.

Kemudian kata dia, saksi menelpon kantor Polsub Sektor Babelan yang selanjutnya personil Polsek Babelan beserta padal Iptu Burhan. S menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi dan langsung mendatangi TKP.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung mendatangi TKP untuk membantu mengamankan lokasi, "terangnya.

Dirinya mengimbau kepada warga untuk tidak mendekat, kemudian Jajaran bersama warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sampai pada akhirnya team pemadam kebakaran sampai di TKP.

"Sebelum datang personil pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi, kami bersama warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, serta mengimbau warga agar menjauhi lokasi kebakaran, "jelasnya.

Dirinya menambahkan, dalam musibah kebakaran rumah ini tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materil belum bisa di taksir, dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik.

Tidak ada korban dalam musibah ini, kerugian belum bisa di perkirakan, dugaan sementara kebakaran ini akibat arus pendek listrik, "ungkapnya.(red)
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Adanya perseteruan dua kubu  dalam tubuh kepengurusan  Partai Persatuan Idonesia (Perindo), di soal Ketua Korwil Dapil Jabar 7, kang Aziz Muslim meliputi, Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

"DPD Perindo Kabupaten Bekasi, segera melakukan restrukturisasi  organisasi, dalam tubuh kepengurusan Partai Perindo, dari DPD, DPC, dan Pengurus Desa/ranting, sehingga nantinya tidak ada lagi bahasa Forum dalam tubuh kepengurusan Perindo di Kabupaten Bekasi, "ujarnya di kantor DPD  Perindo di bilangan Cikarang Utara, Selasa (4/10).

Diakui oleh Ketua Korwil Dapil Jabar 7, bahwa permasalahan dalam tubuh Perindo yang selama ini di rasakan adanya ke tidak harmonisan, yang sangat dirasakan oleh beberapa pengurus partai dari tingkat DPD, DPC sampai Pengurus Desa.

"Ini merupakan permasalan internal partai, akan tetapi, dalam waktu dekat akan segera dilakukan resufle kepengurusan, jadi nantinya tidak ada lagi bahasa Perindo menjadi dua kubu dan adanya Forum, "tegasnya.

Sementara itu, saat di tanya terkait Kepengurusan DPD Perindo, yang Icang Rahardian pimpin di Kabupaten Bekasi, kata Aziz selaku ketua korwil Dapil Jabar 7, hal ini akan kita kembalikan kepada konstituen partai, jadi tidak ada lagi dua lisme kepengurusan.

"Untuk kepengurusan DPD dan DPC Perindo Kabupaten Bekasi yang telah terbentuk beberapa waktu lalu, nantinya  akan dianulir, sampai terbentuk pengurus yang baru, "tandasnya.

Terpisah, Nana Supriyatna, Ketua DPC Perindo Kecamatan Setu, yang di bentuk berdasarkan kepemimpinan Lukman, terdahulu, tentunya menyambut baik restrukturisasi organisasi dalam tubuh Partai Perindo kabupaten bekasi, yang di motori oleh kang Aziz Muslim.

"Bahwa DPC Perindo Kecamatan Setu, masih tetap solid dengan institusi partai dan tidak pernah bergabung dalam Forum DPC, "tandasnya.

Ditambahkannya,, bahwa DPC Perindo Kecamatan Setu, yang telah memiliki kantor dan kelengkapan lainnya, siap mendukung terbentuknya kepengurusan DPD Perindo Kabupaten Bekasi yang baru, agar nantinya, semangat persatuan Indonesia serta Mars Perindo akan terus berkumandang seantero Kabupaten Bekasi.

"Bila nantinya dalam pembentukan kepengurusan yang baru DPD Partai Perindo Kabupaten Bekasi, dirinya siap memimpin DPD Partai Perindo di Kabupaten Bekasi, hal itu pun, jika Partai dan 23 DPC menghendaki, "pungkasnya.(red)
Tambun Selatan - Komunitas pengguna kendaraan roda empat Nissan X-Trail atau X-Trail Club Indonesia menggelar kopi darat (Kopdar) bertajuk ‘Silaturahmi dan Edukasi X-Trail’ bertempat di Teripta Milk Bar, Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan Bekasi, Minggu (02/10) sore. Kegiatan yang diikuti puluhan anggota X-Trail Club Indonesia ini dihadiri dari anggota XCI yang berasal dari Jakarta, Bekasi dan Karawang.

X-Trail Club Indonesia Tantang Anggotanya Eksplore Potensi Wisata Bekasi
Ketua Umum X-Trail Club Indonesia, Cendro Abiworo (XCI-518) mengatakan bahwa tujuan diadakannya kopdar ini adalah selain agar para anggota XCI makin guyub (kompak) juga untuk menambah wawasan dengan adanya sharing (diskusi) tentang otomotif baik dengan mekanik dan dari pihak kepolisian.

Ia menambahkan bahwa kedepannya, jika anggota X-Trail Club Indonesia chapter Bekasi sudah terbentuk maka pihaknya akan mengajak pengurus dan anggotanya untuk lebih banyak mengeksplore potensi wisata di wilayah Bekasi.

“Karena di wilayah Bekasi ini anggota XCI cukup banyak dan saya dengar potensi wisata Bekasi juga tidak kalah bagus, hanya saja belum tereksplore, baik itu pantainya, bangunan bersejarah maupun kulinernya. Nah, kita ingin potensi wisata itu juga ditonjolkan oleh temen-temen disini. Bekasi itu memiliki banyak tempat yang bagus-bagus ya kan?, ngapain ke tempat lain,” kata Cendro.

Dijelaskan olehnya bahwa X-Trail Club Indonesia saat ini telah memiliki sekitar 855 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus untuk anggota di Kota dan Kabupaten Bekasi jumlahnya mencapai 34 orang.
X-Trail Club Indonesia Tantang Anggotanya Eksplore Potensi Wisata Bekasi
“Jika ada yang ingin bergabung boleh, silakan bergabung di media sosial kami atau di milis juga ada. Nanti info kopdar kami share disana. Biasanya rutin kita lakukan satu bulan sekali dan pastinya banyak manfaat positifnya karena prisnsip XCI ini adalah juga bermanfaat untuk sesama,” tutupnya. 
Sumber: BeritaCikarang.com