November 2016
BEKASI TIMUR bekasitoday.com-Guna meningkatkan, ekonomi mikro kecil dan menengah, (UMKM), Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Bekasi, kembali menggelar Training Motivasi yang bertajuk 'Kiat Sukses Membangun Ekonomi Ummat Berbasis Masjid'.

"Kami ingin mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah dengan memberikan motivasi agar  mereka berani segera mengeksekusi untuk memulai usaha. Ya, jangan menunggu terus, keburu peluang ini diambil oleh orang lain, "ujar Ketua HPN Kota Bekasi, Agus Suyanto.

Selain memberikan dorongan, HPN juga memberikan solusi. Menurut Agus, meski sudah banyak usaha yang sudah berjalan, HPN akan terus mendorong tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru untuk memulai usahanya serta mengembangkan usaha yang telah ada. Namun, banyaknya permasalahan membuat mereka gamang hingga mereka tidak berani mengeksekusi.

"Apa permasalahannya Insya Allah kami akan bantu, dan kami (HPN-red) akan berupaya maksimal memberikan solusinya, "ungkap Agus yang juga Ketua RW 20 Kelurahan Mergahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Biasanya kata Agus, permasalahannya adalah kekurangan modal, atau ketidak tersediaannya modal usaha.
"Alhamdulillah HPN melalui koperasi akan membantu memberikan solusi dengan memberikan pasokan komoditas barang yang dibutuhkan dengan syarat menjadi anggota koperasi HPN Kota Bekasi," ujarnya.

Dalam kaitan itu, tambah Agus, HPN juga sedang mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi keummatan, seperti koperasi Islami berbasis masjid, yang menjadi tempat bagi ummat untuk mengakses berbagai kebutuhan dan dan istiqomah melakukan pembinaan.

"Jadi, umat tidak lagi mencari kebutuhan yang diperlukan di mal-mal, melainkan bisa di Masjid, dimana Masjid sendiri menjadi agen-agen koperasi HPN," tegasnya

Mengenai strategi Masjid menjadi basis peradaban, Agus merujuk pada Menteri Indonesia era 5 September 1950- 26 April 1951, Mohammad Natsir. Mohammad Natsir yang juga seorang ulama menyatakan bahwa umat Islam jika hanya menggunakan Masjid sebagai kegiatan ibadah semata sangatlah disayangkan, maka perlu dikembangkan untuk bidang-bidang yang lainnya.

Oleh karena itu, Agus mencanangkan program-program menjadikan Masjid sebagai pusat ekonomi, pembinaan dan pengembangan kewirausahaan, sehingga potensi yang ada menjadi maksimal.

"Kalau masjid itu dikelola dengan baik, betapa dahsyatnya potensi ekonomi umat yang bisa dibangun," tandasnya seraya menambahkan ayo bangun ekonomi bangsa bersama Koperasi HPN.(GUN)
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November , Taman Bacaan Masyarakat Rumah Pelangi mengadakan Sukamekar Culture Festival pada hari Sabtu 26 November 2016.
 
Peringati Hari Guru, Rumah Pelangi Helat Sukamekar Culture Festival




Peringati Hari Guru, Rumah Pelangi Helat Sukamekar Culture Festival

Tujuan dilaksanakannya Sukamekar Culture Festival ini selain pembukaan TBM Rumah Pelangi juga sebagai bentuk apresiasi dari murid kepada gurunya. "Kami ingin memberi wadah bagi para siswa-siswi yang giat beraktivitas di TBM Rumah Pelangi ini untuk merayakan Hari Guru Nasional dengan aksi kreatif", ungkap Tria Haris ketua TBM Rumah Pelangi.





Peringati Hari Guru, Rumah Pelangi Helat Sukamekar Culture Festival
Penari Betawi menghibur hadirin Sukamekar Culture Festival
Acara yang melibatkan siswa-siswi sekolah di Desa Sukamekar Sukawangi ini juga melibatkan beberapa sekolah dari kecamatan lain, PAUD, Padepokan, Sanggar, Rumah Baca dan berbagai komunitas yang peduli dengan pendidikan.
Acara yang dimulai sejak pukul 13.00 siang ini berlangsung hingga acara panggung rakyat di malam harinya. Diawali dengan karnaval menuju Kantor Kepala Desa Sukamekar, penggiat TBM Rumah Pelangi menyulap jalanan di depan Kantor Kepala Desa sebagai catwalk fashion show yang menampilkan 3 siswi dengan kreasi berupa pakaian dan gaun dari rangkaian koran bekas dan kemasan plastik berbagai produk. Disaksikan Kepala Desa dan masyarakat, pertunjukkan di jalan ini dilanjutkan dengan tari-tarian, aksi silat dan bela diri Tarung Drajat Pemuda Sukamekar, Flashmob dan berbagai ujuk kabisa lainnya.



Peringati Hari Guru, Rumah Pelangi Helat Sukamekar Culture Festival



Acara berlanjut di halaman TBM Rumah Pelangi, dengan disaksikan para undangan, tokoh masyarakat dan ratusan warga, TBM Rumah Pelangi resmi dibuka oleh Kepala Desa, H. Nur ali dengan seremoni tebas tebu bertanda TBM Rumah Pelangi yang berdiri pada tanggal 17 Agustus 2016 ini telah resmi diakui keberadaaanya.

Puncak acara Sukamekar Culture Festival adalah saat seorang siswi perwakilan Rumah Pelangi membacakan puisi dengan diiringi lagu "Terima Kasih Guruku" kemudian penyerahan secara simbolis sertifikat ucapan terima kasih sebagai ungkapan terima kasih dari seluruh siswa siswi kepada guru-guru mereka.

Peringati Hari Guru, Rumah Pelangi Helat Sukamekar Culture Festival

Acara Sukamekar Culture Festival mendapat sambutan hangat dari warga desa Sukamekar dan diharapkan oleh warga agar lebih sering dilaksanakan sebagai acara resmi desa. "Melihat antusiasme warga sejak siang hingga malam saya harap panitia dari Rumah Pelangi dapat lebih sering melaksanakan acara seperti ini" ungkap Muhammad Rauf salah seorang warga yang putranya ikut mengisi acara ini.

Foto: TBM Rumah Pelangi/Wajah Bekasi
PANGANDARAN bekasitoday.com-Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Bekasi bersama puluhan awak media, mulai dari wartawan media cetak harian, online, dan mingguan adakan kegiatan media gathering guna mempererat tali silaturahmi juga untuk mengenal lebih dekat antara media dengan pemerintah.

"Kami coba merubah pola Humas yang lama, karena yang saya tahu media gathering adalah kegiatan kumpul-kumpul untuk mempererat keakraban, kalau dulu kan media gathering selalu identik dengan kegiatan seminar, "jelas Kabag Humas yang akrab di panggil pak Yan Yan.

Kami mohon maaf kepada rekan-rekan yang saat ini belum terakomodir untuk ikut kegiatan media gathering yang dilakukan pihak Humas Kabupaten Bekasi, tentunya lagi-lagi lantaran anggaran yang terbatas.

"Media gathering ini akan kami lakukan bertahap, dan untuk rekan media yang saat ini tidak ikut bukan berarti humas pilih kasih, ini kami lakukan secara bergiliran, yang terpenting nama media dan nama wartawannya harus di laporkan ke bagian Humas, dan bukan berarti humas mendata wartawan, ini untuk menghindari wartawan yang muncul tetapi tidak mempunyai media,  "terangnya.

Dari informasi yang didapat bahwa kegiatan media gathering kali ini dilaksanakan dari Jumat (25/11) hingga Minggu (27/11).(red).
KOTA BEKASI bekasitoday.com-Ibarat sebuah pepatah, senjata makan tuan, kondisi ini nampaknya dialami Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai. Niat awal ingin membela nasib warga Pekayon yang menjadi korban pembongkaran, justru sikap politik Tumai mendapat kecaman sejumlah pihak yang mendukung sikap tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menyelamatkan lahan negara. Melalui sebuah aksi damai yang digelar, ratusan pemuda, dan mahasiswa, dari Komite Pemuda Patriot Peduli Pembangunan, mengecam sikap Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai, yang mereka anggap telah mempolitisir pembongkaran sejumlah bangunan yang diduga berdiri di atas lahan milik negara, Selasa (22/11).

"Tumai sangat pandai berpolitik hingga masyarakat korban penertiban juga dipolitisasi agar menolak program pembangunan Pemerintah Kota Bekasi, "cetus Tomy, salah seorang pengunjuk rasa dalam orasinya.

Bahkan, massa juga mendesak agar Tumai mundur dari jabatan Ketua DPRD Kota Bekasi. Alasannya, sikap Tumai dinilai tidak sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat, dan menyebabkan kekisruhan antara masyarakat dengan pemerintah. Menurut Tomy, DPRD diharamkan mempolitisasi program pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan umum.

"Satu kata, mundur dari jabatan ketua dewan, "tegasnya.

Sementara itu, Rino, koordinator aksi, menambahkan, bahwa aksi demo ini berkaitan dengan adanya dugaan politisasi oleh beberapa fraksi terhadap program penertiban bangunan liar di wilayah Bekasi Selatan dan Jatiasih. Beberapa fraksi diantaranya Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP, Fraksi Hanura, dan Fraksi Demokrat, disebut-sebut bakal menggelar angket untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait penertiban.

"Pansus tidak relevan digelar karena proses penertiban sudah sesuai prosedur. Seharusnya DPRD sebagai bagian dari pemerintahan tidak mempolitisasi persoalan ini, "terangnya.(red)
Pelatihan Jurnalistik LEMAPKA dan Mahasiswa STIAMI Bekasi

Sukawangi, Sabtu 19 November 2016 Lembaga Pers dan Radio Kampus (LEMAPKA) STIAMI Bekasi mengadakan Pelatihan Jurnalistik "To Be A Good Broadcast & Journalist Since Early" di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi, Kampung Babakan Kalibedah, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Lembaga Pers dan Radio Kampus (LEMAPKA) STIAMI Bekasi mengadakan Pelatihan Jurnalistik "To Be A Good Broadcast & Journalist Since Early"

Pelatihan jurnalistik untuk pemula ini berisikan materi dasar-dasar jurnalistik, cara menulis yang baik, dan contoh pembuatan berita yang dibawakan oleh Zella Anggitawati. Kemudian dilanjutkan oleh Nurul Fitria dengan materi tentang broadcast atau penyiaran radio, pengenalan penyiaran, tentang cara menjadi penyiar radio yang baik, dan contoh teknis siaran.

Lembaga Pers dan Radio Kampus (LEMAPKA) STIAMI Bekasi mengadakan Pelatihan Jurnalistik "To Be A Good Broadcast & Journalist Since Early"

Tentu saja pelatihan jurnalistik untuk adik-adik Rumah Pelangi ini berbeda, Kusmanto sebagai MC acara berkali-kali mengisi acara dengan permainan-permainan edukatif dengan beragam hadiah sehingga membuat peserta lebih bersemangat dan antusias mengikuti acara. Konsep bermain sambil belajar tetap diutamakan mengingat sebagian besar peserta pelatihan masih siswa sekolah dasar. Simulasi-simulasi dan materi lebih ditujukan kepada pengenalan profesi agar adik-adik di Rumah Pelangi mengenal lebih baik profesi jurnalis, baik itu wartawan media cetak, media online, maupun media radio dan televisi (broadcasting).

"Tujuan pelatihan ini untuk memperkenalkan secara dini profesi broadcaster maupun jurnalis, mungkin dari sekian banyak peserta ada yang berminat dan berbakat untuk kedua bidang ini, ataupun mungkin bisa menjadi cita-cita, sehingga dengan pelatihan ini akan dapat mengasah bakat dan minat adik-adik Rungi." ungkap Sevtie Andini selaku ketua pelaksana pelatihan.
Lembaga Pers dan Radio Kampus (LEMAPKA) STIAMI Bekasi mengadakan Pelatihan Jurnalistik "To Be A Good Broadcast & Journalist Since Early"
Penyerahan Plakat dari ketua pelaksana ke ketua Rumah Pelangi
Pelatihan broadcast dan jurnalistik ini dirangkai pula dengan Bakti Sosial dan pemberian donasi berupa buku bacaan untuk melengkapi koleksi buku di TBM Rumah Pelangi Bekasi. 

Dalam keterangannya, Sevtie Andini menyatakan, "Rumah Pelangi ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat  bagus untuk anak-anak, selain mendapatkan pelajaran pelengkap, di sini anak-anak juga mendapatkan wawasan dan pengalaman dari komunitas lain yang turut berpartisipasi untuk menjadi relawan ataupun dalam kegiatan berbagi seperti ini." 

Ditanyakan mengenai harapannya, Mahasiswi semester 7 Administrasi Publik, konsentrasi perpajakan ini mengungkapkan, "Diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, agar terus mencerdaskan anak bangsa."

Kegiatan pelatihan dari Mahasiswa dan LEMAPKA STIAMI Bekasi ini mendapat sambutan yang cukup hangat dari pihak Rumah Pelangi. "Kegiatan ini sangat bagus, ini akan membuka wawasan kami terutama adik-adik di rungi mengenai apa dan bagaimana profesi wartawan, saya sangat mengapresiasi kegiatan kelas inspirasi seperti ini, semoga akan ada komunitas ataupun profesional di bidang lain yang berkenan berbagi" jelas Muhaidin Darma selaku Sekretaris TBM Rumah Pelangi.
Minggu, 20 November 2016, Komunitas Black Team dan kurang lebih 30 siswa SMK Karya Guna 1 melakukan kegiatan Bakti Sosial di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi Desa Sukamekar, Sukawangi Kabupaten Bekasi.
OSIS SMK Karya Guna 1 lakukan Bakti Sosial Di Rumah Pelangi Bekasi

Baksos ini juga merupakan ulang tahun pertama dari Black Team yang merupakan alumni SMK Karya Guna 1 Bekasi. "Ulang tahun Black Team sebenarnya tanggal 7 November, Black Team sendiri hanya berjumlah 5 orang alumni yaitu Ndaru , Kukuh , Yoga ,Audi dan saya sendiri, namun selain anniversary ke-1 Black Team, baksos ini merupakan acara bersama dengan OSIS SMK Karya Guna 1 Bekasi" ungkap Farhan, ketua pelaksana baksos yang ditemui setelah menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Rumah Pelangi sebagai Taman Baca dan wadah belajar untuk anak-anak di Kabupaten Bekasi.

Pada kesempatan baksos ini Perwakilan Black Team dan OSIS SMK Karya Guna 1 Bekasi menyerahkan beberapa paket buku bacaan, majalah anak-anak serta alat tulis dan donasi lainnya. Yuwanda Dwi Utami siswi kelas XII yang ditemui disela kegiatan baksos menyatakan kegembiraannya dapat mengunjungi TBM Rumah Pelangi Bekasi. "Saya senang sekali bisa belajar dan bermain bersama adik-adik di Rumah Pelangi ini, mereka sangat wellcome dan cepat beradaptasi dengan kami" ungkap siswi mantan pengurus OSIS SMK Karya Guna 1 Bekasi ini.

"Saya ingin sekali ada Taman Bacaan Masyarakat seperti ini di lingkungan saya tinggal, semoga kawan-kawan di rungi ini berkenan berbagi pengalaman dengan komunitas dan organisasi lain agar dapat berbagi hal-hal positif mengenai pengalaman mendirikan TBM ini" ungkap Yuwanda yang juga sering mengikuti kegiatan sosial di Koppaja Bekasi.

Baksos yang berlangsung sejak pukul 9 pagi ini diisi dengan berbagai kegiatan. Bermain bersama di ruang kelas maupun di halaman serta kuis-kuis edukatif berhadiahkan pakaian anak-anak dan lainnya. Hadir dalam acara ini Haikal Fikrinaldi yang menjabat ketua OSIS KG 1 Bekasi dan juga Audi Wijaya ketua Komunitas Black Team yang bersekretariat di Kebalen Babelan ini.
CIKARANG bekasitoday.com-Pedagang pasar Cikarang tidak merasa heran dan aneh tatkala Neneng Hasanah Yasin (calon Bupati Bekasi incumbent) datang ke pasar tersebut untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga, lantaran hampir setiap hari, dia (Neneng) berbelanja kebutuhan rumah tangga di pasar Cikarang.

"MANTAP 5" Ujar Dhany pedagang daun bawang. Saat melayani Neneng.

Neneng pun terlihat santai, menyatu dengan pedagang dan pembeli di pasar Cikarang. Jauh dari kesan canggung berbelanja di pasar tradisional yang terkenal kumuh dan bau.

"Mana kaosnya Bu Neneng. Kami Siap mencoblos Ibu dalam pilkada", "teriak pedagang pasar.

Kita bawa kaos gak, tolong berikan kaos dan kerudung, "ujar Neneng kepada ajudan nya.

Pantauan bekasitoday.com di lokasi pasar, mendapati suasana riuh, saat kaos dan kerudung dibagikan. Para pedagang yang tidak sabar langsung berebut mengambil kaos dan kerudung kuning untuk Jilbab. Bahkan yang belum menerima, terus mengikuti dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin hingga ke mobil yang diparkir di pinggir jalan.(red).
CIKARANG TIMUR bekasitoday.com-Pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi, periode 2017-2022, yang akan di gelar pada 15 Februari 2017 mendatang, sudah diambang pintu, sgala persiapan Pilkada pun sudah nampak terlihat, seperti halnya yang terlihat dihalaman rumah kediaman Calon Bupati Kabupaten Bekasi, dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin (incumbent) berpasangan dengan Eka Supria Atmaja, yang tergabung dalam "koalisi bersinar", nampak semakin hari kian ramai di padati oleh para kader partai  dan partai koalisi.

Tapi kali ini terlihat berbeda dari biasanya, dimana sambil menunggu rekan yang lain datang, sambil santai tanpa menghilangkan budaya lokal, sambil "ngadu bako" di warung pinggir jalan di bilangan daerah Bugel salam.

" Hari ini di jadwalkan akan  ada pertemuan internal dari team kemenangan Pasangan calon Bupati Kabupaten Bekasi (incumbent) denga Tanda gambar No 5, beserta Team sukses dan  Team pengusung lainnya yang tergabung dalam "Koalisi bersinar", sesaat sambil menunggu rekan yang lainnya hadir, secara  spontanitas bapak-bapak Dewan dan calon wakil Bupati duduk di warung pinggir jalan sambil "ngadu bako", "ujar Herli Meihadi. (Salah satu tim pemenangan NHY)

Dirinya menjelaskan, yang tergabung dalam Team kemenangan NHY, beserta Team kemenangan untuk Pasangan Calon dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin Eka Supria Atmaja optimis pada Pilkada yang akan di gelar 15 Februari mendatang akan  meraih perolehan suara terbanyak, sehingga nantinya program pembangunan dalam segala bidang yang ada di Kabupaten Bekasi akan di lanjutkan kembali.

"Kami tim pemenangan Optimis calon Bupati Bekasi incumbent menang, tentunya dengan satu putaran, agar progran pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi tentunya dapat dilanjutkan kembali, "pungkasnya.(red).
SETU bekasitoday.com-Terkait penangkapan terduga teroris di Kecamatan Setu beberapa waktu lalu oleh Densus 88, sangat diapresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya adalah lembaga anti korupsi Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi.

"Kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian dalam hal ini tim Densus 88, yang sudah mengamankan empat orang terduga teroris di Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, tapi sebelumnya sangat disayangkan pihak-pihak terkait kecolangan, "ujarnya H.Nana Supriyatna Ketua GTI Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, dirinya dan warga sekitar sempat kaget dengan adanya penggerebekan, mereka tidak mengira wilayah mereka kedatangan tim Densus 88 yang menggerebek terduga teroris.

"Tim Densus 88 memberi garis polisi kuning di sekitar lokasi penggerebekan. Para pelaku langsung dibawa petugas Densus 88, "jelasnya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Polri menggerebek empat rumah yang berada di Kampung Lubang Buaya RT 02 RW 05 Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu dan tiga lainnya di Kampung Telajung Kapling RT 03 RW 08 Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Jumat (18/11).

Ciman, Ketua RT setempat mengatakan, penghuni baru tinggal satu bulan di wilayahnya dan jarang bersosialisasi, rumah yang dihuni pun mengontrak dan belum melapor ke pihak RT setempat.

“Keseharian menjual pulsa di rumahnya. Kami tidak mengetahui yang tinggal di tempat ini. Penghuni yang menempati rumah tersebut mengontrak dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar, "jelasnya.

Menurutnya, rumah tersebut ditempati suami istri dan tiga anaknya, sedangkan istrinya selalu bercadar dan sempat ditegur melapor ke RT setempat dan tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat. Sempat juga waktu itu diundang acara selamatan dan selalu tidak datang," lanjut Ciman.

"Selama mereka tinggal belum pernah lapor Diri ke Ketua RT, ya sempat saya tegur mereka, "ungkapnya.

Informasi yang di dapat bahwa di empat lokasi tersebut petugas sempat menemukan beberapa barang bukti, di antaranya tiga buah laptop, lima buah unit handphone, mobil minibus bernomor B 1376 AY, berkas-berkas berisikan jihad.(red).
JAKARTA bekasitoday.com-Sutan Bhatoegana narapidana kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan tahun 2013, untuk Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. Dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB, hari ini, Sabtu (19/11)

Kasubag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan (Ditjen Lapas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Akbar Hadi membenarkan hal tersebut.

"Barusan dapat info dari Lapas Sukamiskin, beliau (Sutan-red) telah berpulang di RS BMC Bogor, "ujar Akbar melalui pesan singkatnya.

Akbar turut mendoakan, agar almarhum diterima di sisi Allah SWT. Belum diketahui lebih lanjut, kapan jasad Sutan akan keluar dari rumah sakit.

Seperti diketahui, Sutan sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta sejak 11 Oktober 2016. Ia dirawat karena sakit liver.

Kabarnya, dari Medistra kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit BMC, Bogor, Jawa Barat.(red)

sumber: VIVA.co.id
CIKARANG bekasitoday.com-Akbar Khadafi, ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi panggil sejumlah camat untuk di mintai keterangan terkait pose lima jari yang dilakukan para camat saat di lombok, Kamis (17/11).

"Kaitan persoalan pose memang mereka ada gait dari travel sana (lombok-red) dengan atas nama Lalu Muksin, jawaban mereka memang katanya untuk berpose itu diarahkan oleh Event Orgenijer (EO), sambil menunggu mobil, "jawaban Akbar menirukan ucapan sejumlah camat.

Lanjut dia, bahwa pose lima jari bukan pose yang satu-satunya dilakukan para Camat saat plesiran di Lombok beberapa hari lalu, akan tetapi bukti tersebut belum dan masih di minta pihak Panwaslu kepada pihak camat tersebut.

"Kata mereka (camat-red) pose yang mereka peragakan bukan hanya pose lima jari saja, ada pose berbeda-beda. “Itu juga gak pose itu semua bang, ada juga yang begini, begini, begini bang", ujar Akbar menirukan omongan camat". Dan saya meminta kirimkan ke Panwas bukti tersebut, "ungkapnya.

Menurutnya Panwaslu Kabupaten Bekasi juga masih mengembangkan atas barang bukti baru tersebut.

"Ada beberapa keterangan baru, nanti kita kembangkan, "tutup Akbar. (red) 

BANDUNG bekasitoday.com-Pusat Penerangan (Puspen) TNI mengikuti perlombaan Anugerah Media Humas yang diselenggarakan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemen Kominfo RI) dengan mengangkat tema “Membangun Reputasi Indonesia Melalui Kerja Nyata Humas Dan Komonitas Informasi” yang diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 17 s.d. 19 November 2016 di Hotel Harris Conventions Hall, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/11).
Tujuan diselenggarakan acara tersebut, untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus memberikan penghargaan atas prestasi hasil karya humas Instansi, Lembaga dan Pemerintah di seluruh Indonesia serta menciptakan semangat kompetisi positif di lingkungan humas yang berbasis kinerja, membangun koneksivitas organisasi kehumasan baik ditingkat Pusat maupun Provinsi, Kabupaten dan Kota. Kemudian memberikan ruang dan peluang bagi peningkatan kualitas kinerja humas untuk memperkuat peran humas pemerintah khususnya Bakohumas dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Kategori media yang dilombakan meliputi; penerbitan media internal, laporan tahunan kinerja humas, pelayanan informasi melalui internet, advertorial, cendera mata utama, profil lembaga humas, dan Puspen TNI mengambil bagian StandPameran Instansi.
Anugerah Media Humas juga memberikan penghargaan kepada beberapa insan praktisi humas secara individu yang memiliki integritas, kemampuan berkomunikasi, cakap membangun hubungan kelembagaan dan hubungan media melalui angket yang disebarkan kepada anggota Bakohumas.
Sebelum acara pembukaan Anugerah Media Humas, diawali sambutan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan yang menyatakan bahwa, kehumasan memiliki peran yang sangat penting bagi pemerintah, sebab apa  yang diperankan oleh pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, wajib  diinformasikan ke masyarakat Indonesia, apabila tidak tersampaikan akan sangat berbahaya, karena masyarakat tidak tahu apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah.
“Inilah peran humas saat ini, untuk Jawa Barat sudah semakin baik, karena akses internet dengan mudah menjangkau penduduk sekitarnya, sehingga masyarakat tahu apa yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah, bahkan sampai ke daerah pelosok pun sudah banyak yang tahu, "ujarnya.
Sementara itu, Eko Putro Sanjoyo, Kementerian Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi RI yang mewakili Menkominfo RI Rudiantara membuka secara resmi pameran Anugerah  Media Humas, dalam sambutannya mengatakan, bahwa bagaimana program dana desa dapat digulirkan, tahun ini sekitar tujuh ratus juta dan tahun depan akan meningkat lagi. Jadi bagaimana pemerintah membangun tidak lagi hanya di pusat dan tidak hanya fokus di daerah Jawa saja.

“Ini yang disebut membangun Indonesia secara sentris, dalam membangun satu insfrastruktur, membangun sumber daya manusia dan reformasi birokrasi, "terangnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa, fokus pembangunan ini harus berjalan bersama, dimana tahun lalu Indonesia peringkat 106 tetapi tahun ini Indonesia sudah meningkat dan membaik menjadi nomor 91.

“Ini merupakan pencapain yang sangat luar biasa, karena pemerintah telah memperbaiki kepentingan investasi dengan mempermudah proses perijinan di daerah-daerah. Membangun reputasi dan kerja nyata itu, sama dengan istilah saya work the talk dantalk the work artinya kita mengkomunikasikan apa yang dikerjakan dan dihasilkan serta kita harus mengerjakan dan menghasilkan apa yang kita bicarakan. Jadi dua-duanya harus berjalan bersama-sama, "tandasnya.
Dari pantauan wartawan, setelah acara pembukaan Anugerah Media Humas, Menteri Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama  Gubernur Jawa Barat dan tamu undangan lainnya meninjau standpameran Puspen TNI.(red)
MUARA GEMBONG bekasitoday.com-Son Haji, S.Ag MM, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah (sekjen DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bekasi, serahkan bantuan kepada korban banjir akibat luapan sungai Citarum yang merendam sebagian  wilayah kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (16/11).

Bantuan diberikan secara langsung kepada warga Muara Gembong di tiga wilayah desa, berupa makanan ringan, mie instan, air minuman kemasan dan karung untuk penanggulan.

Idrom, mantan Ketua PK Golkar Muara Gembong, menuturkan, kegiatan berbagi ini secara spontan kita adakan, untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir, karena mereka sangatlah memerlukan bantuan.

"Ya, benar adanya, kehadiran kami disini beserta ibu dr.Hj.Neneng. Hasanah Yasin , Calon Bupati Bekasi (incumbent) dengan nomor urut 5, beserta rombongan, memberikan bantuan di tiga desa, diantaranya Desa Pantai Bakti, desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Mekar, "jelasnya.

Menurutnya, dari masing masing wilayah desa kita serahkan 50 dus Mie instan, 50 dus air mineral kemasan, dan 50-150 karung untuk membantu penanggulan.

"Bantuan yang kita berikan berupa makanan siap saji, air mineral, serta ratusan karung kosong, "paparnya.

Terpisah, Son Haji S.Ag.MM, Sekjen DPD Golkar Kabupaten Bekasi menuturkan, kegiatan peduli banjir bagi warga Muara Gembong, yang dilakukan oleh ibu  dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin merupakan bagian dari program kerja beliau, untuk terus membantu warga yang terkena musibah.

"Kepada warga yang terkena banjir, tentunya harus selalu waspada, karena banjir ini bisa berhari-hari selama musim hujan terus berlangsung, daerah Muara Gembong ini memang rentan banjir karena posisi nya berdekatan langsung dengan tepi sungai Citarum, "pungkasnya.

Sementara itu, Karsan (50) warga Desa Pantai Bahagia, mengucapkan terima kasih, kepada partai Golkar yang begitu peduli terhadap warganya, semoga bantuan yang diberikan ini dapat meringankan warga Desa Pantai Bahagia dan sekitarnya.

"Kami warga Muara Gembong sangat berterima kasih sekali, atas bantuan yang telah di berikan, dan semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kami, "ungkapnya.(red)
CIKARANG bekasitoday.com-Guna mendorong persaingan industri digital di dalam Negeri yang semakin ketat, kabar Silicon Valley akan berinvestasi di Indonesia.

Masyarakat terutama para siswa di tingkat sekolah pun perlu mendapatkan pemahaman tentang dunia industri digital. Untuk itu, Himpunan Mahasiswa Fakultas Komputer President University menggelar workshop membuat aplikasi berbasis Android.

Sebanyak 40 siswa SMA dari Jakarta dan Bekasi diajak untuk menciptakan aplikasi Android yang bisa secara langsung digunakan tanpa proses kode yang menyulitkan.

"Perangkat MIT App Inventor memudahkan para pengembang pemula untuk membuat aplikasi tanpa menggunakan kode-kode yang membingungkan. Caranya semudah menarik dan melepas klik di mouse (drag and drop), "ujar Muhammad Iqbal Lukman, mahasiswa Teknik Informatika di President University pada Kamis (17/11).

Menurutnya, perangkat MIT App Inventor telah digunakan oleh banyak siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah di dunia termasuk di Indonesia. Dirinya menuturkan pertumbuhan industri digital merupakan kesempatan bagi para siswa untuk bersaing.

"Android itu sudah berkembang di seluruh dunia. Apalagi pertumbuhannya di Indonesia sangat pesat. Jadi ini kesempatan bagi para siswa SMA untuk berkompetisi secara global dan menciptakan peluang bisnis dengan membuat aplikasi yang bermanfaat untuk orang banyak, "terangnya.

Workshop ini kata dia, merupakan rangkaian kegiatan 'Compsphere' yang dilaksanakan setiap tahun. Selain workshop, Compsphere 2016 juga menghadirkan pameran karya akhir mahasiswa dan temu alumni.

"Para mahasiswa juga menggelar lomba cerdas cermat, konsep presentasi Powerpoint, dan pengembangan aplikasi Android. Dalam acara ini, audiens juga dibekali pengetahuan industri digital dari perusahaan aplikasi digital Uber dan pengembang permainan Touchten Games, "ungkapnya,(red).


BABELAN bekasitoday.com-Ratusan perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, sangat mengharapkan pasokan aliran listrik yang di alirkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara (PLTUB) segera beroperasi, lantaran pasokan listrik yang ada saat ini dinilai belum maksimal dalam menunjang kebutuhan ratusan perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Bukan hanya pihak perusahaan, warga di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi juga menyuarakan hal yang sama, dimana dirasa saat ini aliran listrik untuk rumah tangga sangat kurang, dan berharap ketika PLTUB ini beroperasi dapat mengaliri listrik ke ratusan perusahaan, sehingga pasokan listrik untuk rumah tangga akan semakin membaik.

"Saya berharap perusahaan PLTUB yang ada di wilayah Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan segera beroperasi memasok listrik untuk perusahaan, kan dapat dipastikan aliran listrik untuk masyarakat akan maksimal, "ujar Sandi salah satu warga Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi, Rabu (16/11).

Menurutnya, dari informasi yang didapat bahwa PLTUB akan beroperasi di awal tahun 2017 mendatang, semoga tahap pembangunannya tidak ada kendala.

"Mudah-mudahan dalam tahap pengerjaan pembangunannya (pembangunan PLTUB-red), tidak terkendala suatu apapun, tentunya agar kami masyarakat dapat menikmati aliran listrik secara maksimal, gak seperti sekarang, yang aliran listriknya sering mati, dan kalaupun aliran listrik nyala sering spanning, "terangnya.(red)
TAMBUN UTARA bekasitoday.com-perolehan suara dari masing masing kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, menjadi tolak ukur dalam kemenangan Pilkada serentak pada 15 Februari 2016 besok, termasuk Kabupaten Bekasi yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Kita optimis akan meraih perolehan suara hingga 47%, di wilayah Kecamatan Tambun Utara, dari target analisis saat ini kisaran angka 39%, "ujar Mukhlis ketua PK Golkar Tambun Utara.

Menurutnya, pencapaian target 47% nantinya, akan terus kita tingkatkan dan bersinergi dengan Partai Hanura, Nasdem, PPP dan PAN yang tergabung dalam "koalisi bersinar", "paparnya.

Kita akan terus mempromosikan kinerja, karya nyata dan sudah danta  Ibu dr.Hj. Neneng Hasanah Yasin  sebagai  calon Bupati Bekasi petahana dari Partai Golkar, berpasangan dengan-Eka Supria Atmaja, untuk dapat memimpin Kabupaten Bekasi dua periode.

"Kami yakin bahwa petahana menang di Pilkada Bekasi 2017 nanti, dan dapat memimpin Kabupaten Bekasi, dan dapat melanjutkan program kerja yang mungkin belum terlaksana, "terangnya.

Momen acara Pelantikan PK Golkar Kecamatan Tambun Utara, masa bakti 2016-2020, dengan mengusung tema "Solid terkonsolidasi, efektif mengemban misi, berjaya di Pilkada 2017, Pileg dan Pilpres 2019", sekaligus di jadikan ajang silaturahmi antar kader partai berlambang Pohon beringin. Pelaksanaan acara diadakan di Kampung Gabus Dukuh Rt 04/04, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara.

Hadir dalam acara pelantikan PK Golkar Kecamatan Tambun utara, dr.Hj.Neneng hasanah yasin selaku ketua DPD Partai Golkar Kabupaten bekasi beserta H.Almaida rosa putra, Son Haji, Sag.MM, sekjen DPD Golkar, bang Eras, Sekjen PAN beserta perwakilan partai koalisi bersinar, Panwas Kecamatan Tambun Utara, unsur TNI dan Polri, Babinsa, Binmaspol, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta warga kampung Gabus dan Tim Neneng Yes.

Terpisah, Margono, anggota Panwas kecamatan Tambun Utara kepada media menjelaskan, terkait kehadirannya di lokasi acara pelantikan PK Golkar, hal ini tentunya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Panwas.

"Kegiatan kali ini dalam acara Pelantikan PK Golkar kecamatan Tambun Utara, berjalan dengan lancar dan aman serta tidak adanya pelanggaran yang terjadi, "ujarnya.

Di tambahkannya, kegiatan yang di lakukan oleh Partai Golkar dalam pelantikan PK sudah terstruktur dan terukur sesuai dengan laporan yang ada di Panwas.

"Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di wilayah Kecamatan Tambun Utara hingga saat ini berjumlah 106.000 jiwa, dirinya berharap, Pilkada di Kabupaten Bekasi yang akan di gelar pada 15 Februari 2017 mendatang,  dapat berjalan aman lancar dan kondusif, "pungkasnya,(red)
BABELAN bekasitoday.com-Kepala Kepolisian Sektor Babelan Kompol Mualim Harahap.S.H, mengunjungi kediaman pengurus Wihara Dhana Paramitha Babelan, Ny. Bockh Wah, yang beralamat di kampung Babelan Rt. 01/01, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Selasa (15/11).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjalin tali silaturahmi sekaligus untuk memelihara ke bhinekaaan Khususnya di wilayah hukum Polres Metro Bekasi (Polsek Babelan), kepada pengurus Wihara Kapolsek berpesan agar tetap waspada terhadap segala kemungkinan gangguan Kamtibmas diwilayah.

"Kami mengimbau agar pihak wihara segera menghubungi pihak kepolisian jika terjadi tindak kejahatan atau gangguan lainnya, ”terangnya.

Dirinya mengatakan, langkah ini merupakan bentuk sinergitas antara kepolisian dengan masyarakat, dirinya juga berharap agar situasi wilayah hukum Polsek Babelan tetap bertahan aman dan kondusif.

"Ini adalah bentuk sinergitas Polsek Babelan dengan masyarakat, agar situasi Babelan tetap bertahan aman, dan kondusif, "ujarnya.

Terpisah, Ny. Bockh Wah (pengurus wihara) mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Babelan, yang terus menerus berupaya demi terciptanya stabilitas Kamtibmas diwilayah tetap bertahan aman dan kondusif.

"Kami merasa bangga, Kapolsek Babelan terus menerus berupaya agar situasi wilayah Babelan khususnya kondusif, dengan cara mendatangi dan bersilaturahmi dengan cara mendatangi tokoh-tokoh agama, "ucapnya.(red)
BOJONG MANGU bekasitoday.com-Neneng Hasanah Yasin Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar, Lantik Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar, Kecamatan Bojong Mangu, Sabtu (13/11).

Pelantikan PK Golkar tersebut diadakan di kediaman Aam Amelia di kampung Cimahi RT 011/06, Desa Karang Mulya, acara pelantikan itu di hadiri oleh pengurus Partai pengusung "koalisi bersinar", untuk pasangan Petahana  "Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja, dengan nomor urut lima, pada  pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017, mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Neneng Hasanah Yasin, Ketua DPD Partai Golkar mengucapkan terimakasih kepada warga Kecamatan Bojong mangu dan sekitarnya yang telah berkenan hadir dalam rangka turut serta menyaksikan langsung Pelantikan PK Golkar kecamatan Bojong mangu.

"Selain melantik ketua PK Golkar kecamatan Bojong Mangu, kami juga membantu tugas KPUD Kabupaten Bekasi untuk mensosialisasikan pilkada Kabupaten Bekasi, yang akan di laksanakan Pada 15 Februari 2017, mendatang, tentunya kami khawatir masih ada masyarakat Kecamatan Bojong Mangu dan sekitarnya  yang belum banyak mengetahui bahwa Kabupaten Bekasi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah, "jelasnya.

Menurutnya, pada Pilkada mendatang yang akan di gelar pada 15 Februari 2017 mendatang, diikuti oleh lima pasang calon, dua pasang calon dengan jalur independen, tiga pasang calon diusung oleh partai.

"Untuk Pilkada Kabupaten Bekasi kali ini,  dari Partai Golkar dan Partai Koalisi bersinar mempercayakan saya (Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja) dengan Nomor urut lima, "paparnya.

Dirinya menambahkan, tentunya untuk seluruh PK Golkar Kecamatan Bojong Mangu yang pada hari ini baru dilantik, dan seluruh kader partai Golkar lainnya  serta partai Koalisi bersinar, untuk dapat bekerja dengan penuh semangat, agar segala cita cita yang kita inginkan, untuk melanjutkan pembangunan dan mensejahterakan warga Kabupaten Bekasi dapat segera terwujud.

"Kita semua berharap,  pelaksanaan Pilkada mendatang dapat berjalan dengan lancar aman dan kondusif  , karena suara Golkar adalah suara rakyat dan tentunya kita bekerja dengan hati, "pungkasnya.(red)
Sabtu 12 November 2016, kurang lebih 20 orang anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Attaqwa (FKMA) melakukan kegiatan Bakti Sosial di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi Desa Sukamekar, Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Baksos Forum Komunikasi Mahasiswa Attaqwa di Rumah Pelangi Bekasi
Dalam sambutan pembukaan bakti sosial bertajuk "Upgrade Your Self Get Way To Jannah" ini, ketua panitia, Izhar Faqih menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan program kerja FKMA masa pengurusan 2016.

"Kegiatan baksos ini juga merupakan bentuk perwujudan komitmen FKMA untuk berperan serta dalam upaya pengabdian pada masyarakat" ucap pria yang tinggal di Ujung Harapan Babelan Bekasi.

Ketua umum FKMA, M. Rizki Muajjadi juga hadir dalam acara ini dan memantau segala kegiatan. "Kami juga ingin bersilaturahim dengan saudara-saudara kami dan beberapa alumni yang menjadi relawan di Rumah Pelangi ini" jelas mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Baksos Forum Komunikasi Mahasiswa Attaqwa di Rumah Pelangi Bekasi

Kegiatan Bakti Sosial komunitas alumni Pondok Pesantren Attaqwa yang sedang atau pernah menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini diisi dengan beragam acara yang melibatkan adik-adik di Rumah Pelangi, diantaranya Sosialisasi dampak penyalahgunaan narkoba oleh Ikhsan Permana SP, dongeng dakwah oleh Tri Sutrisno atau Kak Nono serta peragaan sulap dan hiburan bermain bersama oleh Aida Rahma Ilmiah, Maryam Meiriza dan Muhamad Erwin Suryana.

Dalam kesempatan ini FKMA juga menyerahkan berbagai alat tulis, buku, pensil dan bantuan lainnya, serta berbagai jenis doorprize yang diserahkan langsung kepada adik-adik Rumah Pelangi.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga kunjungan saudara-saudara dari FKMA ini bukan yang terakhir" Ucap Min Fadhillah selaku wakil ketua TBM Rumah Pelangi.

JAKARTA bekasitoday.com-Pangkrostad Letjen TNI, Edy Rahmayadi, resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2016-2020. Pria 55 tahun itu menang pasca proses perhitungan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11).
Dalam Kongres Biasa PSSI, Letjen Edy mendapatkan suara terbanyak alias menang telak dari kelima kandidat calon ketum PSSI lainnya. Pria asal Sabang itu mengumpulkan 76 suara dari 107 voters yang hadir di kongres tersebut.
Sementara 23 suara diamankan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko, 1 suara diperoleh Edy Rumpoko dan tiga kandidat lainnya harus bisa legowo karena tidak mendapatkan suara satu pun.
Jenderal (Purn) Moeldoko harus mengakui keunggulan Pangkostrad Edy Rahmayadi, setelah kalah dari pemilihan ketua umum di Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Mercure Ancol Jakarta.
Calon Ketua PSSI Jenderal (Purn) Moeldoko mengatakan, dirinya mengucapkan selamat kepada ketua yang terpilih. “Saya ucapkan selamat saja,” kata dia usai mengetahui hasil pemilihan.
Berikut hasil perhitungan suara:
  • Edy Rahmayadi: 76 suara
  • Moeldoko: 23 suara
  • Bernhard Limbong: 0 suara
  • Eddy Rumpoko: 1 suara
  • Sarman El Hakim: 0 suara
  • Kurniawan Dwi Yulianto: 0 suara
  • Tidak sah: 7 suara                                                 sumber: dari berbagai sumber

Sukawangi - Minggu 6 November 2016. Civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia (UWIN) Jakarta melakukan Kuliah Hukum Terbuka Ke-21 dengan tema Hukum Perlindungan Dan Sistem Peradilan Pidana Anak [UU No.11 Tahun 2012] Kuliah Hukum Terbuka [Khubuka] yang merupakan salah satu bentuk aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selanjutnya dirangkai dengan bakti sosial yang dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia Laksanakan Baksos dan Kuliah Hukum Terbuka di Bekasi
Pelaksanaan  Kuliah Hukum Terbuka
Pembicara dalam Kuliah Terbuka ini antara lain, Dekan Fakultas Hukum UWIN yaitu Bapak Robaga Gautama Simanjuntak,SH, MH., Ibu Lily syafrina, SH, MM (Ketua Program Studi Hukum dan Dosen), Ibu Nanik Rosidah,SH, MH (Dosen, Panitera PN Jakarta Utara), M. Nuh dan Edi Jatmiko (Mahasiswa Fakultas Hukum UWIN). Selain dihadiri oleh para mahasiswa Fakultas Hukum Uwin dan anak-anak asuh Rumah Pelangi, acara ini juga diikuti para orang tua anak, relawan, guru dan warga sekitar.

Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia Laksanakan Baksos dan Kuliah Hukum Terbuka di Bekasi
Ibu Nanik Rosidah,SH, MH, Ibu Lily syafrina, SH, MM dan Robaga Gautama Simanjuntak,SH, MH. dalam sesi ke-2
"Hukum berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia dengan tidak melihat dimana mereka tinggal, selama masih tinggal di wilayah Indonesia, maka hukum yang berlaku adalah sama, baik untuk penduduk kota ataupun desa. Oleh karenanya sosialisasi hukum jangan hanya dilakukan di kota-kota besar, warga di pelosok pedesaan juga harus sadar hukum", ucap Robaga Gautama saat membuka sesi kedua yang khusus diperuntukkan kepada para mahasiswa, warga dan penggiat Rumah Pelangi.

Diskusi berlanjut dengan pemaparan dan penjelasan mengenai seluk beluk Hukum Acara Peradilan Anak sebagaimana di atur dalam UU No 11 Tahun 2012 oleh Ibu Nanik Rosidah. Beberapa pertanyaan teknis dari warga cukup membuat suasana diskusi ramai dengan pertanyaan yang sambung menyambung dari para hadirin.

Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia Laksanakan Baksos dan Kuliah Hukum Terbuka di Bekasi
Penyerahan bantuan oleh M. Nuh diterima secara simbolis oleh Ketua Rumah Pelangi Bekasi
"Kami bersyukur sekali pihak civitas Akademika Fakultas Hukum UWIN dengan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum mau membuka kuliah hukum terbuka [khubuka] ke-21 di Rumah Pelangi ini sehingga masyarakat bisa ikut serta belajar" ungkap A'a Tria Ketua Rumah Pelangi Bekasi. "Kegiatan seperti ini akan kami coba terus laksanakan, semoga tidak berhenti sampai di sini dan akan semakin banyak pihak yang akan menggelar acara seperti ini dimanapun juga" tutup A Tria kepada Wajah Bekasi. (b)

BABELAN bekasitoday.com-Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Sa'duddin-Ahmad Dani (SAH) memulai blusukan ke sejumlah wilayah desa yang ada di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dengan mengunjungi beberapa posko pemenangan, Minggu (6/11).

Dalam orasinya pasangan SAH ini berjanji akan mengembalikan hak-hak masyarakat yang saat ini hilang.

"Kami mohon doanya agar kami dapat memimpin Kabupaten ke depan, kami akan kembalikan hak-hak masyarakat yang selama ini sudah direnggut, "jelasnya.

Menurutnya, hak-hak yang sudah dirampas diantaranya, hilangnya hak marbot masjid, hilangnya dana kematian.

"Kami akan upayakan untuk mengembalikan hak itu semua kemasyarakat, kita juga akan mengalokasikan anggaran untuk biaya persalinan, membantu donasi bagi ibu melahirkan dan bayinya, kita akan menambah Rumah sakit, karena jumlah masyarakat di Kabupaten Bekasi, tidak sebanding dengan jumlah Rumah sakit, "terangnya.

Dia menambahkan, program untuk Bedah Rumah kita tambah menjadi Rp 20 juta perunitnya, kartu Bekasi sehat bagi masyarakat miskin, pengadaan 100 ribu lapangan pekerjaan, formal dan informal, subsidi gas dan pengadaan air bersih bagi masarakat miskin, reaksi cepat pelayanan publik, hibah untuk majelis ta'lim, dan sosial sejenisnya.

"Ada sebanyak tujuh item program yang akan kami laksanakan bilamana kami di percaya oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Bekasi di Pilkada tahun ini, "ujarnya.(red)