SETU bekasitoday.com-Terkait penangkapan terduga teroris di Kecamatan Setu beberapa waktu lalu oleh Densus 88, sangat diapresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya adalah lembaga anti korupsi Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi.

"Kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian dalam hal ini tim Densus 88, yang sudah mengamankan empat orang terduga teroris di Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, tapi sebelumnya sangat disayangkan pihak-pihak terkait kecolangan, "ujarnya H.Nana Supriyatna Ketua GTI Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, dirinya dan warga sekitar sempat kaget dengan adanya penggerebekan, mereka tidak mengira wilayah mereka kedatangan tim Densus 88 yang menggerebek terduga teroris.

"Tim Densus 88 memberi garis polisi kuning di sekitar lokasi penggerebekan. Para pelaku langsung dibawa petugas Densus 88, "jelasnya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Polri menggerebek empat rumah yang berada di Kampung Lubang Buaya RT 02 RW 05 Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu dan tiga lainnya di Kampung Telajung Kapling RT 03 RW 08 Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Jumat (18/11).

Ciman, Ketua RT setempat mengatakan, penghuni baru tinggal satu bulan di wilayahnya dan jarang bersosialisasi, rumah yang dihuni pun mengontrak dan belum melapor ke pihak RT setempat.

“Keseharian menjual pulsa di rumahnya. Kami tidak mengetahui yang tinggal di tempat ini. Penghuni yang menempati rumah tersebut mengontrak dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar, "jelasnya.

Menurutnya, rumah tersebut ditempati suami istri dan tiga anaknya, sedangkan istrinya selalu bercadar dan sempat ditegur melapor ke RT setempat dan tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat. Sempat juga waktu itu diundang acara selamatan dan selalu tidak datang," lanjut Ciman.

"Selama mereka tinggal belum pernah lapor Diri ke Ketua RT, ya sempat saya tegur mereka, "ungkapnya.

Informasi yang di dapat bahwa di empat lokasi tersebut petugas sempat menemukan beberapa barang bukti, di antaranya tiga buah laptop, lima buah unit handphone, mobil minibus bernomor B 1376 AY, berkas-berkas berisikan jihad.(red).
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.