Februari 2017
Anggota Komisi III DPR RI, Daeng Muhammad meminta aparat penegak hukum mengusut pembangunan gedung SMA Negeri 1 Muaragembong yang roboh. Dua ruang kelas yang dibangun tahun 2014 lalu itu seharusnya bisa bertahan hingga 20 tahun. Namun karena konstruksinya diduga asal-asalan, bangunan itu ambruk.

Anggota DPR RI Minta Aparat Hukum Usut rubuhnya  SMAN 1 Muaragembong

“Bangunan sekolah yang roboh itu dibangun tahun 2014 dan roboh pagi tadi,” kata Daeng Muhammad, Selasa (28/02).

Atas kejadian ini, lanjutnya, Komisi III DPR RI meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut hal tersebut agar tidak terulang lagi.

“Mudah kok untuk membuktikan ada korupsi atau tidak, liat bestek dan bandingkan sama realitas kontruksi yang ada” kata Daeng.

Diberitakan sebelumnya, akibat ambruknya bangunan SMA Negeri 1 Muaragembong, sedikitnya 26 orang siswa terluka karena terkena timpaan atap gedung yang tiba-tiba ambruk saat KBM berjalan dan telah dibawa ke Puskesmas Muaragembong untuk diberikan pertolongan.

Anggota DPR RI Minta Aparat Hukum Usut rubuhnya  SMAN 1 Muaragembong


Selain itu, dua orang lainnya, yakni Yanti dan Ahmad terpaksa dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi karena mengalami luka parah sehingga korban terluka total berjumlah 28 orang.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. Daris dan Pimpinan dan Anggota Komisi III / IV melakukan Kunjungan Investigasi ke lokasi dan menyatakan turut berduka atas musibah ambruknya atap bangunan SMA Negeri 1 Muaragembong yang mengakibatkan puluhan siswa kelas X terluka.

“Ini hari kelabu dan mencoreng Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,” kata Daris, Selasa (28/02).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan sepatutnya hal tersebut tidak perlu terjadi jika orang – orang di sekitar dunia pendidikan punya hati.

“Belum lagi di kita masalah kurang ruang kelas baru, kurang bangku sekolah dan juga PPDB online yang selalu menjadi masalah,” kata Daris.

“Malu kita hal kaya gini masih saja terjadi,” tandasnya.

Sementara itu Nurdin Muhidin dari Komisi IV menyatakan "kita semua berharap musibah ini menjadi pelajaran buat Pemkab Bekasi agar lebih peduli dan profesional terhadap pelayanan dan pemenuhan hak dasar masyarakat Kab. Bekasi". (beritacikarang)




Jalin Silaturahmi Pengurus Dan Anggota Rakompas Adakan Kopdar
Pengurus serta anggota rakompas
saat poto bersama
BEKASI bekasitoday.com - Puluhan anggota Radio Komunikasi Warga Kedung Pengawas (rakompas-red) gelar acara kopi darat (kopdar) di kediaman Ustd Nasim, di wilayah RT03/01 Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/2).

Hadir dalam kopdar tersebut pengurus rakompas, diantaranya, Ketua Nasaruddin yang akrab disapa Dosen, wakil ketua Gunawan yang akrab di sapa Jampang, serta sekretaris Andi yang akrab di sapa gembor.

Dalam sambutannya, Dosen Ketua Rakompas mengatakan, bahwa di dalam menggunakan pesawat udara (hate-red) dirinya mengimbau kepada seluruh anggota rakompas jangan mudah terkena provokasi, kita disini harus bisa menahan segala bentuk amarah.
Terlihat akrab, Omen dan Qi Freon

"Saya mengimbau kepada semua anggota, harus bisa menjaga amarahnya ketika sedang berkomunikasi lewat udara, karena biar bagaimanapun kita disini harus mentaati tata tertib (tatib-red) yang telah disepakati bersama, komunikasi udara ini untuk menjalin silaturahmi dan kedekatan antar anggota, serta dapat membantu menjaga keamanan di wilayah, "ujarnya.

Menurutnya, semua anggota tidak perlu khawatir ketika membawa hate ini kemana-mana, karena rakompas disini telah terdaftar secara resmi.

"Saya dan wakil ketua bang Gunawan adalah anggota dari ORARI dan RAFI, jadi anggota tidak perlu takut, selain para anggota mendapatkan tanda pengenal (id card-red), kami juga ada bersama anggota yang tergabung dalam rakompas dalam hal legalitas, "terangnya.

Suasana semakin akrab ketika di akhir acara Ustd Nasim mengeluarkan jamuan berupa makanan khas Betawi tape uli, dan makanan ketan dengan saus buah duren untuk para pengurus dan anggota rakompas yang saat itu hadir. (red).
Babelan. Minggu (26/2/2017) - Lebih dari 100 warga Desa Bunibakti Kecamatan Babelan mendapat pengobatan gratis dari RS Tiara Babelan dalam rangka Bakti Sosial Tanggap Bencana Banjir, .

RS Tiara dan Jamkeswatch Bekasi adakan Baksos Banjir Di Bunibakti Babelan

Bakti Sosial Tanggap Bencana Banjir berlokasi di RT 19 & 20 RW 11 Kampung Tambun Magih Desa Bunibakti Kecamatan Babelan yang dimulai sejak pagi ini diinisiasi oleh Sukarelawan Jamkeswatch Bekasi bekerjasama dengan RS Tiara dan relawan OTC (Obon Tabroni Center) Babelan bersama komunitas ojek online (Grab dan Gojek Stasiun Bekasi Basecamp Indomart Juanda ). 

RS Tiara dan Jamkeswatch Bekasi adakan Baksos Banjir Di Bunibakti Babelan

Keluhan yang diadukan oleh warga pada baksos pasca banjir ini antara lain penyakit kulit, gatal-gatal, kutu air, rematik, flu dan ada beberapa terdiagnosa menderita katarak. Pihak RS Tiara merasa puas dengan antusiasme warga yang datang menghadiri bakti sosial ini.
"Kami senang bisa bekerjasama dengan Jamkeswatch untuk membantu masyarakat yang membutuhkan", ungkap dr. Silvia salah satu dokter RS Tiara yang ikut dalam kegiatan ini. 

Ditanyakan saran untuk pelaksanaan agenda baksos selanjutnya dr Silvia mengharapkan lebih banyak pihak yang terlibat terutama dari tenaga kesehatan fasilitas kesehatan tingkat 1 (Faskes Tk 1).
"Ya jadi supaya kita kerjasamanya banyak pihak, supaya kita nanganin gak cuma waktu saat ini aja, tapi ada tindakan lanjutannya", pungkasnya kepada crew Bekasi Today.

Supandi ketua RT 20 RW 11 juga menyambut gembira pelaksanaan pengobatan gratis ini dan juga berharap agar sosialisasi mengenai prosedur penggunaan BPJS terus dilaksanakan mengingat masih ada warganya yang belum memiliki kartu BPJS.
Relawan Jamkeswatch dan Komunitas ojek online Baksos Banjir Di Bunibakti Babelan
Relawan Jamkeswatch dan Komunitas ojek online
Bakti sosial dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada korban banjir di Kampung Singkil dan Kampung Buni Baru Desa Bunibakti yang sebagian masih tergenang banjir. Sebelum pulang Tim Jamkeswatch melanjutkan survey lokasi banjir di Kampung Sembilangan Desa Huripjaya Babelan. (bisot)



Relawan Jamkeswatch Bekasi laksanakan bakti sosial di Tambun Magi RT. 19/11 Desa Buni Bakti, , Kelurahan Buni Bakti, Kecamatan Babelan, kamis (23/2/17).

Ketinggian air rata-rata 50 -100 cm merendam sejumlah rumah warga yang tinggal di desa tersebut. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya kali CBL (Cikarang Bekasi Laut) yang penuh dan tidak mampu menampung air lagi saat hujan deras mengguyur Bekasi mulai beberapa hari yang lalu.

Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman dikarenakan rumah rumah mereka sudah kemasukan air dan tidak bisa dihuni sementara waktu. Beberapa keluarga mendirikan tenda darurat di pinggir jalan menuju desa mereka.

Di bawah Koordinator Budi Presetyo dan Eko Lesdianto, relawan Jamkeswatch menyalurkan sejumlah bantuan sukarela berupa sembako, makanan siap saji dan nasi bungkus hasil donasi swadaya dari relawan. Selain di Desa Buni Bakti banjir juga masih menggenangi Desa Singkil dan Sembilangan Babelan.

Jamkeswatch Bekasi Laksanakan Baksos di Babelan

"ini spontanitas sifatnya, karena wilayahnya relatif dekat dan bisa segera dijangkau kami merasa terpanggil dengan adanya musibah banjir ini. Kita coba bantu sebisanya sambil melakukan koordinasi lanjutan." ungkap Eko Lesdianto kepada media.

Budi Prasetyo selaku Koordinator, juga menyampaikan bahwa mereka juga berkoordinasi dengan kawan kawan yang lain. Instansi pemerintah, Rumah Sakit, perangkat organisasi, serta PUK tempat masing masing kita bekerja. Mudah mudahan mendapat respon yang baik dan diberi kemudahan kita dapat mengumpulkan bantuan.

“Koordinasi juga saya lakukan ke pihak PUK tempat saya bekerja (PUK PT.FSCM) untuk bisa menggalang dana dari kawan kawan pekerja dan menyalurkan bantuan bagi korban banjir di wilayah ini (Kelurahan Buni Bakti, Babelan) dan sedang dalam pembahasan tingkat PUK “ kata Budi.

Relawan Jamkeswatch Bekasi di lokasi ini juga sedang menunggu kedatangan bantuan hasil koordinasi dengan pihak RS. TIARA, Bekasi yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi banjir. Pihak Rumah Sakit mempercayakan kepada Relawan Jamkeswatch untuk mendistribusi dan membagikan bantuan kepada warga korban banjir.

Jamkeswatch Bekasi Laksanakan Baksos di Babelan

Pihak RS TIARA juga berencana akan segera mendirikan posko pengobatan gratis bagi warga korban banjir, yang tentunya tetap bekerjasama dengan relawan Jamkeswatch dalam pelaksanaannya nanti. Yang mana saat ini para relawan juga sedang melakukan pendataan jumlah warga dan jenis penyakit yang melanda pasca banjir.

Perlu diketahui, adapun beberapa keperluan yang dibutuhkan untuk warga korban banjir di sini antara lain : popok bayi, susu, obat obatan, pakaian layak pakai, keperluan mandi cuci, air bersih, dll. (Jim)
BEKASI KOTA bekasitoday.com-Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bekasi mengumumkan pemenang desain logo HUT ke-20 Kota Bekasi, Kamis (23/2) bertempat di Media Center Pemerintah Kota Bekasi.

"Setelah melalui diskusi panjang dengan juri utama, panitia Lomba Logo Desain HUT Kota Bekasi ke 20, memutuskan juara lomba adalah Deo Mahardika, "ujar Novia Fitriyati, kabid Pengelola Opini dan informasi Publik Diskoinfo  Kota Bekasi.

Menurutnya, Deskripsi singkat mengenai logo poin Pertama, Tangan pada anatomi 2 menunjukan salam tangan yang merupakan simbol perdamaian dalam masyarakat Bekasi agar semakin aman dan tentram.

Poin kedua, warna biru dan orange merupakan simbol perdamaian yang terwujud di Bekasi walaupun adanya perbedaan dalam masyarakat, namun itu merupakan sesuatu kekayaan dari tuhan yang maha esa demi kemajuan Bekasi.

Poin terakhir, tugu patriot mempererat dua angka yang berbeda warna, melambangkan masyarakat bersatu memajukan dan mensejahterakan Bekasi dalam perbedaan.

"Dalam lomba logo kali ini bertemakan " membangun kedamaian merajut kebersamaan memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun Kota Bekasi yang maju,sejahtera dan ihsan, "terangnya.(indra)
BEKASI bekasitoday.com-Lagi, PT Cikarang Listrindo (PT.CL Tbk) perbaiki jalan sepanjang kurang lebih 800 meter yang berada di depan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara (PLTUB) yang berada di wilayah Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Hal itu dibenarkan Yohanes Siahaan SH.MH menurutnya, perbaikan jalan tersebut dianggarkan dari dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT.CL Tbk, dan panjang dari jalan yang akan kita perbaiki kurang lebih sekitar 800 meter, dan alhamdulillah rencana perbaikan jalan itu sudah masuk dalam tahap perkerasan.

"Saat ini kita sudah lakukan penambalahan di setiap lubang yang ada, memakai beskos, dan sekarang sudah dalam tahap pengecoran jalan, "ujar Legal & Gov.Rel Spesialist PT.CL Tbk ini kepada bekasitoday.com.

Dirinya menambahkan, pengecoran jalan tersebut mengikuti ketentuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, baik dari ketinggian coran, maupun kwalitas dari coran yang akan digunakan, kami juga tidak mau di salahkan ketika nanti ada komplain.

"Kami selalu berkordinasi dengan dinas PUPR dalam hal perbaikan jalan, dan pekerjaan perbaikan jalan yang akan kita lakukan sudah mengikuti standar dari dinas PUPR, dengan ketebalan coran 25 cm, dan mutu dari coran memakai K 350, "terang pria yang akrab di sapa bang Anes ini.

Terpisah, Hendra (25), salah satu pengguna jalan sangat merasa terbantu dengan di perbaikinya jalan yang ada, mudah-mudahan jalan yang diperbaiki bermanfaat bagi warga dan pengguna jalan lainnya.

"Semoga dapat bermanfaat bagi warga dan pengguna jalan, dan tentunya sangat berterimakasih sekali, "ungkapnya.(red).
TAMBUN UTARA bekasitoday.com - Ratusan Kepala Keluarga yang berada di kampung gedong, Desa Srimukti, Kecamatan TAMBUN UTARA was-was dengan adanya sekawanan buaya moncong panjang di kali Bekasi Cikarang Laut (CBL), hal itu terjadi lantaran kali CBL mengalami luapan akibat kiriman air yang hingga menggenangi permukiman warga, bukan hanya permukiman warga, ratusan hektar persawahan yang baru di lakukan musim tandur di kampung tambun tua dan kampung gedong, Desa Srimukti akhirnya  habis terendam banjir.

"Warga kampung gedong dan kampung Tambun tua, Desa srimukti, sudah sejak empat hari lalu di kepung banjir, yah begini jadinya aktivitas warga jadi terganggu, petani terancam merugi serta merasa was-was adanya bahaya serangan binatang buas, seperti Buaya dan ular piton", hal tersebut dikatakan Mikan (50), warga srimahi Rt 03/05, di lokasi banjir sambil meratapi sawah pertaniannya​ yang terendam banjir, Rabu(22/2).

Menurutnya, banjir yang di alami kali ini, berbarengan dengan baru dimulainya musim tandur, bisa jadi petani merugi karena harus melakukan tandur ulang, usia tandur baru sekitar 15 sampai 20 hari.

"Biasanya, kalau musim banjir, anak anak pada ngobak dengan menggunakan gedebong pisang (pohon/batang pisang-red), tapi banjir kali ini, ga ada yang berani, selain baru dilakukan musim tandur, juga adanya rasa was-was yang mencekam,  cerita adanya buaya dan ular piton dari kali CBL yang minggat karna banjir, "terangnya.

Dirinya berharap adanya perhatian dari pemerintah, untuk di buatkan tanggul kali CBL,  karna banjir yang menggenangi persawahan di kampung gedong dan sekitarnya, diakibatkan oleh luapan  aliran dua sungai besar ( kali Bekasi dan luapan Sungai Cikarang Bekasi laut , (CBL)).

"Kami butuh perhatian dari pemerintah, untuk segera dibuatkannya tanggul. Agar ketika musim hujan seperti sekarang air tidak meluap ke permukiman warga, "tukasnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Tiga wilayah RW, di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tergenang oleh banjir, dengan ketinggian air berfariasi mulai dari 10 cm, hingga 50 cm.

“Ketinggian air tertinggi sepinggang orang dewasa, belum ada tanda-tanda akan surut, "kata Lurah Kebalen, Najmuddin, Senin (20/2).

Menurutnya, dirinya mengajak perusahaan yang ada di wilayah Kelurahan Kebalen untuk ikut berpartisipasi membantu warga yang terkena musibah banjir, selain perusahaan dirinya juga meminta bantuan kepada BPBD Kabupaten Bekasi.

“Siang tadi setelah sahur, saya lihat wilayah bersama para Babinkantibmas, BPBD, dan perwakilan PT. Pabrik Kertas Noree Indonesia. Kita kumpul di kelurahan, "terangnya.

Tidak hanya Babinkatibmas dan perusahaan setempat yang turut membantu lurah yang hobi blusukan ini, ada juga warga yang turut ikut membantu.

“Alhamdulillah, pendistribusian bantuan berupa makanan dan minuman ringan dapat merata dibagikan kepada warga korban banjir yang ada, dan terima kasih kepada perusahaan yang telah turut serta membantu meringankan, "pungkas mantan Lurah Bahagia ini.

Dari pantauan bekasitoday.com di lokasi, sedikitnya ada 300 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir di RW 03, RW 05, dan RW 06 Kelurahan Kebalen.(indra)
Bekasi Today. Sukamekar - Sukawangi, Minggu, 19 Februari 2017 Kurang lebih 15 orang mahasiswa dari BEM FE Gunadarma melakukan kunjungan dan berbagi dalam kegiatan pengajaran pada hari  di Rumah Pelangi Kampung Babakan Kalibedah Desa Sukamekar Kecamantan Sukawangi Kabupaten Bekasi. 

Kegiatan pengajaran dimulai sejak pukul 9 pagi dengan pembacaan surah-surah pendek Al Quran dan dilanjutkan dengan permainan dan pelatihan keterampilan. Mahasiswa dan adik-adik Rumah Pelangi bersama memainkan permainan tebak gaya, Hidding Puzzle dan ular naga. Sedangkan untuk keterampilan diisi dengan kegiatan mewarnai, membuat gelang dari sedotan (perempuan), membuat  tempat pensil dari sedotan (laki-laki) dan keterampilan lainnya.

BEM FE Gunadarma lakukan aksi pengajaran Umakumasi

Menurut Devi Agustina kegiatan aksi pengajaran rutin ini lebih mengangkat tema UMAKUMASI, untuk kunjungan ke Rumah Pelangi ini sudah yang kedua kalinya dilaksanakan setelah sebelumnya dilaksanakan tanggal 25 Desember 2016. 
"Disebut baksos sih bukan juga ya, ini kegiatan dari bidang pendidikan yang mengangkat tema UMAKUMASI", jelasnya kepada BekasiToday.com.

"Kita belajar bersama tentang galaksi, tata surya dan pengenalan planet, kemudian belajar seni dan keterampilan untuk mengasah kreatifitas adik-adik di Rumah Pelangi ini" tutur Mahasiswi tahun akhir FE Gunadarma ini.

Muhaidin Darma selaku penggiat literasi di Rumah Pelangi mengaku sangat mengapresiasi kedatangan para mahasiswa ini.
"Saya berharap mahasiswa dapat perperan serta memberikan banyak pengalaman yang bermanfaat bagi adik-adik di Rumah Pelangi ini, khususnya di bidang pendidikan seperti keterampilan dan pengetahuan-pengetahuan umum", ungkap pemuda yang juga penggiat seni dan budaya ini.

BEM FE Gunadarma lakukan aksi pengajaran Umakumasi

"Umakumasi atau Ulet Majukan Kualitas Diri Maksimalkan Inovasi ini merupakan Kegiatan dalam bentuk Pengajaran yang di peruntukkan untuk adik-adik kita yang masih membutuhkan pengajaran tambahan." demikian dijelaskan Anis Pratiwi salah seorang panitia kegiatan juga selaku Kabid Pendidikan.

"Kegiatan Umakumasi ini merupakan kegiatan yang sangat positif juga bermanfaat untuk adik-adik kita yang membutuhkan tambahan materi pengajaran, semoga kegiatan ini bisa ikut memacu semangat anak muda lainnya untuk ikut berkontribusi kepada sesama guna memajukan pendidikan bangsa kita ini tentunya" pungkas Romadyanto Arif selaku Wakil Presiden BEM FE Gunadarma.

BEM FE Gunadarma lakukan aksi pengajaran Umakumasi



Kegiatan pengajaran Umakumasi dilakukan setiap 2 kali dalam sebulan terhitung sejak bulan Desember 2016 sampai dengan bulan  April 2017, kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di Rumah Pelangi (Desa Sukamekar, Kabupaten Bekasi) dan Komunitas Jendela (Sungai Bambu, Jakarta Utara).[b]
Sedikitnya tiga rumah ambruk karena longsor dan terbawa arus kali Bekasi di Rt 01/02, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi, Jumat malam (17/2/2017).

Ketiga rumah milik warga bernama Sugeng (50) Wardi (51) dan Slamet (40) warga Rt 01/02 pinggir kali Bekasi. Kejadian awalnya pukul 01.00 WIB tengah malam, air kali bekasi naik lalu sebagian bangunan rumah ambruk karena tanah di bantaran kali itu longsor tergerus derasnya arus kali Bekasi. “Jam 1 malam kalau rumah saya. Tadi jam 10.20 wib rumah pak Sugeng mantan RT, sama rumah Pak Lasam,” ungkap Wardi.

Diungkap Wardi yang berprofesi sebagai guru ini bahwa saat ini di lokasi longsor dan banjir sudah datang Polisi dari Polsek Babelan, BNPB dan BPBD. Untuk sementara keluarga korban rumah ambruk dievakuasi ke daerah aman.

“Kalau saya mungkin akan tinggal di rumah kontrakan. Untuk korban 2 rumah lagi kemungkinan bermukim di mushola terdekat. Barang-barang yang selamat saat ini sedang diangkutin,” jelasnya.

3 rumah di Babelan ambruk akibat longsor Kali Bekasi
3 rumah di Babelan ambruk akibat longsor Kali Bekasi


3 rumah di Babelan ambruk akibat longsor Kali Bekasi

Sebelumnya beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp:

Innalillahi wainna ilaihi rojiuun.berita duka telah terjadi bencana banjir yg menyebabkan 3 rumah yg terletak di kebalen rt 01/02 kel.kebalen roboh dan ambruk diterjang banjir dan tanah longsor kali Bekasi.

semoga mereka yg kehilangan rumah tempat tinggal Diberikan ketabahan dan kekuatan serta kesabaran dlm menghadapi musibah ini.

Dan kepada pemerintah baik kelurahan Kebalen dan KecamatanBabelan kiranya dapat memberikan perhatian dan kepedulianya kepada mereka yg kehilangan tempat tinggal akibat tanah longsor dan banjir kali bekasi. Demikian sekilas informasi. [bisot]

BABELAN bekasitoday.com-Inspektur Satu (Iptu) Romli Khaerudin SH, Kanit Reskrim Polsek Babelan, Polresta Bekasi Kabupaten, bersama jajaran anggota kontrol logistik Pemilukada di seluruh posko dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Babelan.

"Kegiatan pengontrolan logistik Pemilukada yang dilakukan agar stabilitas dan kondusifitas kamtibmas menjelang di helatnya Pemilukada Kabupaten Bekasi, dapat berjalan aman dan kondusif, "ujarnya Senin malam (13/2)

Menurutnya, logistik pemilu harus selalu di cek dari jumlah dan keberadaannya guna menghindari hal yang tidak kita inginkan.

“Kami dari Polsek Babelan siap mengawal keamanan logistik surat suara, agar stabilitas kamtibmas ditempat penyimpanan surat suara yang sudah di distribusikan siang tadi dari PPK ke masing- masing PPS.(red).
BABELAN bekasitoday.com-Jajaran Personel Polsek Babelan bersama petugas PPK dan PPS melakukan pengawalan ketat pada proses pendistribusian kotak suara Pilkada Kabupaten Bekasi, yang akan dilaksanakan 15 Februari 2017 mendatang. Pengamanan tersebut dilakukan di 314 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Babelan.

“Kita pastikan bahwa pendistribusian logistik pilkada di wilayah tingkat Desa atau kelurahan berjalan aman hingga dikembalikan lagi ke PPK, "ungkap Kapolsek Babelan Kompol Mualim Harahap. SH. didampingi Kanit Reskrim Polsek Babelan Iptu. Romli Khairudin. SH, Senin (13/2).

Menurutnya, proses pengawalan dilakukan mulai dari kantor KPUD Kabupaten Bekasi, kemudian sampai di tingkat Kecamatan atau PPK, PPS hingga TPS.

“Langkah ini kita lakukan untuk memastikan bahwa Pilkada 2017 Kabupaten Bekasi, (Khususnya wilayah Hukum Babelan dapat berjalan  dengan aman dan lancar-red), "terangnya.

Pantauan bekasitoday.com bahwa dalam kegiatan pendistribusian logistik Pilkada diamankan oleh jajaran TNI POLRI.(red)
KOTA BEKASI bekasitoday.com-Lantaran tidak mempunyai sarana dan prasarana ibadah seperti musholla, ratusan anak didik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru III dan IV, menggunakan halaman sekolah untuk kegiatan mengaji dan sholat.

Hal itu dibenarkan oleh Surami, Menurutnya, dua Sekolah Dasar Negeri dalam satu halaman, SDN Kalibaru III dan SDN Kalibaru IV untuk wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi, sudah bertahun-tahun belum juga memiliki mushola.

"Sudah lama sekali sekolah ini tidak memliki sarana ibadah, untuk anak didik melaksanakan ibadah sholat dan mengaji, "ujarnya.

Padahal kata dia, kedua sekolah tersebut sangat layak memiliki fasilitas tersebut, mengingat memiliki lahan yang cukup luas untuk pembangunan sarana ibadah dalam hal ini mushola.

"Semenjak sekolahnya berdiri sampai saat ini, belum memiliki sarana ibadah (mushola-red) untuk kepentingan siswanya beribadah, khususnya melaksanakan sholat dan mengaji.
Sedangkan jumlah muridnya mencapai ratusan bahkan bila diakumulasi jumlah siswa/siswi di dua sekolah tersebut, dapat mencapai seribu lebih dan ini sangat merepotkan jika hendak melaksanakan ibadah sholat berjamaah, "terang Kepala Sekolah SDN Kalibaru III seraya menunjukan lahan sekolah yang masih luas.

Dia menambahkan, kedua sekolah di Kalibaru ini sudah mengajukan proposal untuk pembangunan mushola. Namun, pengajuan tersebut hingga saat ini belum direalisasikan.

"Sudah beberapa kali kami mengajukan pembangunan sarana ibadah untuk fasilitas anak didik, tetapi hingga saat ini belum juga ada realisasinya, "ungkapnya.(darwin)
KOTA BEKASI bekasitoday.com-jelang keberangkatan ibadah Umroh ke tanah haromain, ibunda ustadzah Suanah binti H.Nawih bin embit bin iyung, mengadakan acara Ratiban.

Pelaksanaan acara di adakan di kampung Rawa bambu, jalan Mawar lV, kali baru, Medan Satria. Kota Bekasi. Sabtu (11/2).

Sejak pagi hingga siang hari hampir sebagian wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya, di guyur hujan deras, tanpa terkecuali lokasi acara yang telah di persiapkan untuk acara Ratiban yang telah di pasang terpal, akhirnya diganti dengan tenda.

"Alhamdulillah, hujan merupakan Rahmat dari Allah SWT, kita hanya dapat berdoa semoga pelaksanaan acara Ratiban, nantinya dapat berjalan lancar dan suasana akan kembali cerah, "ujar ustadzah Suanah, sebelum pelaksanaan acara.

Menjelang waktu Pelaksanaan acara  ba'da  Zuhur, dari pantauan di Lokasi,  Alhamdulillah cuaca berangsur-angsur mulai cerah, matahari mulai menampakkan sinarnya, bersamaan dengan kehadiran para tamu undangan dan persiapan sound system yang mulai terdengar irama Qasidah Marawis.

Hadir dalam acara Ratiban, Ustadzah Ibunda Hj.Maryam, Ustadzah Maspupah, Pa H.Dodi dan Ibu Herlina Fitri Sari biro perjalanan umroh Takaful, para guru se kampung Rawabambu, keluarga besar Mohammad Nur bin Murkih bin H entong, keluarga besar Kong H.Nawih bin Embit bin Iyung,  serta para tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan Hadroh untuk para Arwah Almarhum/mah, di lanjutkan  dengan pembacaan Surat Yasin, langsung di bacakan Ratibul Haddad dan pembacaan Maulid Diba, diiringi group marawis.

Dalam sambutannya, Ustadzah Suanah, mengucapkan terimakasih kepada para guru-guru dan jamah majlis ta'lim yang ada di kampung Rawa bambu dan sekitarnya.

"Dari lubuk hati saya yang paling dalam, mungkin selama ini saya ada salah, khilaf ataupun kurang berkenan, dalam kesempatan yang baik ini di majlis Ratib, saya mohon di berikan pintu maaf yang sebesar-besarnya, "paparnya.

Ditambahkan, keberangkatan saya nantinya insyaallah  pada tanggal 21 Februari 2017, mendatang,  tentunya dalam hal pemberangkatan tersebut bila tidak ada perubahan jadwal dari biro perjalanan umroh.

"Perjalanan umroh yang akan saya lakukan nantinya bersama dengan kakanda ibu Sopiah, semoga ibadah umroh yang kami lakukan ini, dapat meningkatkan keimanan dan keislaman saya dan ibu Sopiah, "harapnya.

Terakhir kata ibu Suanah, kami mohon doanya kepada guru-guru dan  jamaah yang hadir, agar keberangkatan kami nantinya, selalu di berikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan ibadah umroh, dari  sejak awal keberangkatan hingga kembali ke tanah air dengan membawa predikat umroh yang mabruroh.

"Semoga dalam keberangkatan nanti diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan umroh, sejak awal hingga kembali ke tanah air, dan semoga menjadi mabrur, "terangnya.(red)
BABELAN bekasitoday.com-Sebanyak 77 anggota dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (POLRI) amankan jalannya Haul ke-26 almagfurllah KH NOER ALI yang juga Pahlawan Nasional.

Sementara, Brigadir Anwar Fadillah SH, Kasi Humas Polsek Babelan Polresta Bekasi Kabupaten ketika dimintai keterangannya kepada bekasitoday.com mengatakan, untuk mengamakan jalanya kegiatan Haul KH NOER ALI jajaran Polsek Babelan kerahkan sedikitnya 25 Personil, dibantu anggota Koramil 10 Personil, sedangkan anggota BKO meliputi anggota Sabhara 30 Personil, anggota Reskrim enam Personil, dan anggota Intel sebanyak enam Personil.

"Personil yang dikerahkan dari TNI POLRI untuk mengamakan jamaah yang memadati acara haul ke-26 almarhum KH NOER ALI Pahlawan Nasional yang bertempat di Masjid Al Baqiyatussolihat, Kompleks Pesantren At-Taqwa Putri Putri Kampung Ujung Harapan RT006/002, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dan jumlah jamaah diperkirakan berkisar 3000 jamaah, "ujarnya Jumat malam (10/2).

Terlihat hadir dalam acara tersebut Plt Bupati Bekasi Bpk. Rohim Mintareja, S.Sos. Walikota Bekasi Rahmat Efendi. Muspida Kota dan Kabupaten Bekasi. Muspika Kecamatan Babelan. Mewakili Gubenur Jawa barat Dr. H. Muhammad Toha salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa barat.

Dalam sambutannya, KH. Muhammad Amien Noer, MA mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kedatangan saudara-saudara muslim dalam acara haul ke 26 ayahanda, tentunya untuk bersama-sama mendoakan.

"Kami atas nama keluarga meminta maaf jika kami belum dapat melayani tamu-tamu dengan layak, perjuangan KH. Noer Ali menjadi panutan bagi kita semua dalam mengemban amanah kebangsaan, terima kasih banyak atas kehadirannya semoga menjadi amal ibadah untuk kita semua. "ujarnya.

Sementara, H Muhammad Toha anggota DPRD Provinsi Jabar dalam sambutannya meminta maaf sebesar-besarnya karena Gubenur Jabar tidak dapat menghadiri acara haul ini, dan suatu kehormatan bagi saya bisa menghadiri acara haul bapak KH NOER ALI.

"Sebelumnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena bapak Gubernur Jabar tidak dapat hadir dan merupakan kehormatan bagi saya dapat hadir dalam acara haul ini, "tuturnya.(red).
bekasitoday.com-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan pers berperan penting untuk menyajikan informasi sesuai fakta yang sebenarnya untuk menangkal berita bohong (hoax) yang marak beredar di masyarakat akhir-akhir ini.
“Kini, pers harus lebih cermat dan berperan mengurangi berita hoax, "ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Niken Widiastuti pada diskusi publik, bertema “Pers Maluku Sebagai Penjaga Perdamaian dan Pendorong Pembangunan” yang diselenggarakan Kemkominfo dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN), di Ambon, Maluku, Selasa, (7/2).
Menurut dia, banyaknya berita bohong sering menimbulkan gejolak sosial dan konflik horizontal. Untuk itu media harus menjunjung tinggi kode etik dan prinsip-prinsip pers sebagai penjaga kebenaran dan demokrasi.
"Sebagai pilar keempat, pers memiliki pengaruh yang besar. Walaupun sudah muncul media sosial, namun kepercayaan dan pengaruh pers sebagai arus utama informasi, tetap besar dalam kehidupan masyarakat. Karenanya dalam perkembangan seperti sekarang justeru profesionalisme pers semakin dibutuhkan,”ujar terangnya.(red)
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Kurang lebih satu bulan di segel warga kampung tikungan, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, lantaran pekerjaan penanaman pipa dinilai sangat merugikan warga, akhirnya kembali dibuka oleh warga, karena sebanyak tujuh tuntutan warga akan dipenuhi pihak PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Selasa (7/2).

Seperti halnya yang dikatakan, M.Rosadi, selaku perwakilan warga Tarumajaya, diakuinya bahwa realisasi dari tujuh poin kesepakatan antara warga dengan pihak PGN, telah di lakukan oleh PT.PGN, akan tetapi, pelaksanaan pengerjaannya masih belum maksimal.

"Kita akan terus mengawal dan memonitor hasil kesepakatan bersama yang berada di tujuh poin tersebut, agar masyarakat Tarumajaya tidak terbelenggu hak-haknya, "jelasnya.

Menurutnya, dari ke tujuh poin kesepakatan tersebut meliputi, ganti rugi asset warga yang belum menerimanya, memperbaiki jalan marunda dari kp,turijaya, Desa Segara Makmur sampai kp. tanah baru bulak, serta memperbaiki jalan dan saluran dari kampung tanah baru bulak sampai dengan kampung tanggul Segara Jaya, memperbaiki kembali jalan exs lintasan galian pipa PGN dengan maksimal dan penanaman pohon pelindung, memberikan jaminan keamanan dan keselamatan akan kekhawatiran terjadinya kebocoran gas, memberikan dana CSR kepada warga masyarakat sekitar, dan  dapat menyerap tenaga kerja lokal yang di butuhkan PT.PGN  sesuai dengan klasifikasi yang ada serta memberdayakan warga Tarumajaya serta  memberikan program pelatihan.

"Kita akan monitor dan kawal terus pelaksanaan yang telah di sepakati oleh pihak PGN, apabila kesepakatan yang tujuh poin, tidak atau kurang di respon oleh pihak PGN, kami beserta masyarakat Tarumajaya, akan melakukan aksi turun kejalan, "pungkasnya.

Terpisah, Bowo Manager Proyek PT.PGN,  mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Tarumajaya yang telah beritikad baik dengan melakukan musyawarah mufakat, sehingga menghasilkan tujuh poin kesepakatan, tentunya hal ini sudah kita pahami dan dalam proses pengerjaan.

"Kita sudah komit untuk melaksanakan tuntutan masyarakat yang tujuh poin tersebut, dan alhamdulillah saat ini sedang dalam pengerjaan, akan tetapi tentunya membutuhkan waktu, "tuturnya.

Terkait jaminan keselamatan, kata dia, saat ini kami sedang menunggu surat  dari Dirjen Migas, tentunya  untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Tarumajaya dan sekitarnya.

"Untuk memastikan bahwa ini aman, dan memberikan rasa aman di masyarakat,  kami sedang menunggu surat dari dirjen Migas, "ungkapnya.

Hadir dalam gelar "aksi 27" warga Tarumajaya, di kampung Tikungan, H.Danto, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dari komisi III, H.Rohadi mewakili camat Tarumajaya, unsur Muspika, pihak PT.PGN, staf Desa Segarajaya, Izhar Rosyadi perwakilan masyarakat Tarumajaya, Tokoh Tarumajaya H.Romi, H.Nurdin, unsur TNI dan Polri serta ratusan masyarakat Tarumajaya.

Dari pantauan media, gelar aksi warga Tarumajaya yang berlokasi di gudang penyimpanan pipa PGN kampung Tikungan, Desa Segara Jaya, berjalan aman dan tertib. Selesai acara persepakatan damai "aksi 27", dilakukan pelepasan konci gembok (pembuka   penyegelan gudang-red), secara bersamaan.(red)
SERANG BARU bekasitoday.com-Lantaran sudah empat hari tidak mendapat pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), ribuan warga Perum Mega Regency mulai dari blok A hingga blok O, ambil air dan cuci pakaian di booster PDAM Cabang
pembantu, Sabtu (4/2).

Bukan hanya masalah kekeringan, air bersih pun sudah jarang didapati warga di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Bekasi, dan ketika hujan datang, banyak pula wilayah kecamatan yang ada di kabupaten Bekasi, mengalami banjir, tentunya hal ini menjadi pemicu Kabupaten Bekasi darurat air bersih dan limbah industri,

"Satu dari puluhan kecamatan di Kabupaten Bekasi, mengalami kekeringan air bersih dan ada lagi di beberapa kecamatan air menjadi permasalahan baik sektor pertanian maupun sektor yang lainnya, akan tetapi jika musim hujan tiba beberapa kecamatan mengalami banjir yang permasalahan setiap tahun rasakan, dari beberapa permasalahan ini, Kabupaten Bekasi dirasa masyarakat darurat Air bersih dan Limbah limbah industri pun dirasakan oleh masyarakat dipesisir bantaran kali Citarum, "jelas salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

Menurutnya, warga Perum Mega Regency sudah beberapa hari ini ambil air dan cuci pakaian, di Boster (PDAM Cabang Pembantu), karena sudah empat hari tidak ada distribusi air ke Pelanggan.

"Warga disini (Perum Mega Regency-red), terdiri dari banyak Blok, mulai dari Blok A sampai Blok O. Mayoritas butuh air, sampai akhirnya "terpaksa" menumpuk di lokasi, dari Pagi sampai pagi lagi (24 jam-red). Hal seperti ini sudah terjadi sekitar 13 tahun lalu. Sejak PDAM ada di perumahan ini, setiap bulan pasti ada saja kerusakan yang terjadi (kadang lebih dari 1x dan dana biasanya lebih dari 1 hari), yang menyebabkan distribusi air terhambat.
Kalaupun ada pasokan air, distribusi ke pelanggan'pun juga bergilir, ada pembagian jam2 tertentu, terkadang juga tidak sesuai dengan Jadwal, "ungkapnya.

Dari info yang didapat, bahwa warga yang tercatat di blok A hingga blok O, mencapai 10.000 rumah,(red)
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Ratusan warga disekitaran perusahaan PT Cikarang Listrindo (PT.CL Tbk) lakukan pengobatan gratis melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang bertempat di kantor Kepala Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara,Kabupaten Bekasi, Selasa (31/1).

Yohanes Siahaan SH.MH, Legal & Gov.Rel Departemen PT CL Tbk, ketika ditemui di sela acara kegiatan bakti sosial pengobatan gratis kepada bekasitoday.com mengatakan, Alhamdulillah PT.CL Tbk Kembali lakukan kegiatan baksos dalam bentuk pengobatan gratis, untuk masyarakat disekitaran perusahaan berada, dan ratusan warga terlihat antusias dalam kegiatan baksos ini.

"Baksos Pengobatan Gratis ini kami lakukan secara rutin disetiap bulannya, dan untuk saat ini pengobatan gratis untuk periode bulan Januari 2017, dan sebagai tim medis seperti biasa kami merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana, "ujarnya.

Menurutnya, kegiatan kali ini dilakukan di kantor Desa Wangunharja. Kegiatan kali ini dihadiri oleh 165 (seratus enam puluh lima-red) pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 56, Kolesterol 47, dan Asam Urat 38.

"Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT CL Tbk terhadap program CSR dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada, dan semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi warga di sekitaran perusahaan berada, "ungkapnya.(red)
Bekasi, 1 Februari 2017 - Dari beberapa media sosial milik para pendukung pasangan calon bupati Bekasi Nomor Urut 3 terpabtau telah mempublikasikan 9 program yang akan menjadi prioritas jika kelak Pasangan Obon Tabroni - Bambang Sumaryono ini terpilih sebagai bupati Kabupaten Bekasi 2017-2023. Berikut detail Sembilan Program Prioritas pasangan yang menamakan diri OBAMA tersebut:

1. Mengintegrasikan unit-unit layanan (Rumah Sakit, Puskesmas, Posyandu, dan fasilitas kesehatan berbasis komunitas) ke dalam sistem kesehatan berbasis desa (Desa Sehat)

A. Program peningkatan gizi ibu hamil dan menyusui, bayi, serta makanan pendamping asi untuk bayi dan balita.
B. Menambah dan atau memperbaiki sarana dan prasarana kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, Pustu, dan ambulance) dan pemerataan tenaga medis (dokter, perawat, bidan, dan penyuluh kesehatan) yang bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat, khususnya kelompok rentan, atas layanan kesehatan.

2. Mengintegrasikan pendidikan formal dan pendidikan berbasis komunitas (keagamaan, budi pekerti, dan budaya) agar tercipta Desa Cerdas.

A. Meningkatkan tata kelola dan kualitas guru.
B. Memberdayakan pengajar di komunitas (guru ngaji, pengajar seni dan budaya lokal)
C. Menyamaratakan kualitas dan standar sekolah di Kab. Bekasi sesuai dengan standar nasional pendidikan.
D. Memberikan beasiswa dan fasilitas bagi siswa berprestasi, miskin dan difabel.

3. Meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat Kab. Bekasi dalam rangka pemerataan pembangunan.

A. Meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan yang berkeadilan.
B. Meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan dengan membangun BUMD.
C. Meningkatkan investasi skala besar, menengah, dan kecil (informal) berdasarkan potensi per sub wilayah secara merata.
D. Mengembangkan pariwisata berbasis alam, sejarah, dan budaya.

4. Menciptakan unit pelatihan untuk meningkatkan keahlian guna menunjang pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kab. Bekasi.

A. Merevitalisasi SMK dan membangun BLK agar sesuai dengan kebutuhan dan standar industri.
B. Memfasilitasi pertukaran pengetahuan, keahlian, dan teknologi antar sektor industri antar dan wilayah.


5. Menumbuhkan dan memberdayakan UMKM serta ekonomi kreatif yang sesuai dengan potensi sumber daya manusia, budaya, lingkungan hidup.

A. Memberikan insentif pemodalan kepada UMKM (membangun pusat inkubator) dan promosi kreasi unggulan melalui pasar tradisional maupun pameran berskala nasional dan internasional.
B. Mengembangkan pusat litbang multi industri berbasiskan potensi ekonomi sub wilayah.

6. Pembangunan infrastruktur dasar (jaringan air bersih, jaringan jalan, perumahan, ruang terbuka publik) yang menjangkau seluruh masyarakat Kab. Bekasi, khususnya bagi kelompok rentan.

A. Menyediakan akses terhadap air bersih bagi semua kalangan.
B. Menyediakan sarana transportasi publik masal sebagai tulang punggung penggerak manusia dan kreasi unggulan.
C. Membuat ruang terbuka hijau sebagai tempat interaksi sosial dan komunitas.


7. Memperbaiki kerusakan lingkungan yang terdampak akibat aktivitas ekonomi melalui program konservasi lingkungan (sungai, danau, laut, dan lahan pertanian) yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung dari aktivitas sosial dan ekonomi.


8. Mengembangkan pusat data pemerintahan yang terbuka berbasis teknologi informasi terkait perencanaan, penganggaran, pengadaan, pertanggung jawaban, pengelolaan aset, dan pemantauan publik, dalam rangka reformasi birokrasi.

A. Membentuk Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
B. Memperkuat sistem pengaduan pelayanan publik berbasiskan teknologi informasi.
C. Membangun pusat data kependudukan dan ketenagakerjaan terintegrasi untuk kepentingan berbagai pelayanan publik dan pendistribusiaan tenaga kerja.
D. Menerapkan sistem perizinan yang transparan, profesional dan terpadu berbasiskan teknologi informasi dengan merevitalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

9. Memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan pemerintah secara berjenjang yang dimulai dari desa hingga tingkat kabupaten.

SEMBILAN PROGRAM PRIORITAS OBON-BAMBANG #PilkadaKabBekasi2017


Sumber: Facebook Obon Bambang
Bekasi Today - Babelan, Sabtu (28/1/2017) - Bertempat di kampung Pasir Mas Buni Bakti berbagai komunitas budaya dan seni mendatangi rumah kediaman almarhum Kong Sakih salah seorang penemu Situs Buni.

Di pimpin oleh salah seorang penggiat Budaya Bekasi, Romi Octaviansyah para komunitas pencinta budaya dan sejarah bekasi mengadakan berbagai macam acara dan mempertanyakan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi komitmen pendirian Museum Peradaban di Bekasi.

"Kok hingga hari ini belum ada tanda-tanda dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melestarikan peninggalan sejarah dan situs-situs yang ada di Bekasi" ungkap Romi.

Romi menambahkan "acara ini di hadiri dari berbagai komunitas dan kami menggalang bantuan dari para donatur untuk membeli berbagai kelengkapan untuk menyimpan benda penemuan di Situs Buni, karena kami miris benda berharga ini di taruh di dalam bak mandi dan tampah".

Adapun bantuan yang diberikan berupa penyerahan etalase untuk memajang barang koleksi Situs Buni dan dispenser untuk Nyai Atikah, "kasian kalau ada tamu berkunjung buat bikin kopi" pungkas Romi.

Dalam acara ini juga diberikan  secara simbolis blarak semplak motif batik Tunjung Taruma Bekasi pada semua peserta acara dan di akhiri dengan acara santunan kepada anak yatim kurang lebih 50 anak yatim sekitar Situs Buni Pasar Emas.  

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan Aksi, Muhammad Rivai mengungkapkan, terselenggaranya acara berkat adanya sumbangsih dan solidaritas dari berbagai pihak.

Menurutnya, Pemda Kabupaten Bekasi kurang memberikan kepedulian terhadap peninggalan situs sejarah dan budaya yang ada. Akibatnya, tidak sedikit peninggalan sejarah dari Situs Buni yang sudah berpindah dari tempat asalnya di Babelan, ke Museum Nasional Jakarta.

penyerahan sumbangan yatim di situs buni pasar mas Babelan
Penyerahan santunan anak yatim