Bekasi Today - Babelan, Sabtu (28/1/2017) - Bertempat di kampung Pasir Mas Buni Bakti berbagai komunitas budaya dan seni mendatangi rumah kediaman almarhum Kong Sakih salah seorang penemu Situs Buni.

Di pimpin oleh salah seorang penggiat Budaya Bekasi, Romi Octaviansyah para komunitas pencinta budaya dan sejarah bekasi mengadakan berbagai macam acara dan mempertanyakan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi komitmen pendirian Museum Peradaban di Bekasi.

"Kok hingga hari ini belum ada tanda-tanda dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melestarikan peninggalan sejarah dan situs-situs yang ada di Bekasi" ungkap Romi.

Romi menambahkan "acara ini di hadiri dari berbagai komunitas dan kami menggalang bantuan dari para donatur untuk membeli berbagai kelengkapan untuk menyimpan benda penemuan di Situs Buni, karena kami miris benda berharga ini di taruh di dalam bak mandi dan tampah".

Adapun bantuan yang diberikan berupa penyerahan etalase untuk memajang barang koleksi Situs Buni dan dispenser untuk Nyai Atikah, "kasian kalau ada tamu berkunjung buat bikin kopi" pungkas Romi.

Dalam acara ini juga diberikan  secara simbolis blarak semplak motif batik Tunjung Taruma Bekasi pada semua peserta acara dan di akhiri dengan acara santunan kepada anak yatim kurang lebih 50 anak yatim sekitar Situs Buni Pasar Emas.  

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan Aksi, Muhammad Rivai mengungkapkan, terselenggaranya acara berkat adanya sumbangsih dan solidaritas dari berbagai pihak.

Menurutnya, Pemda Kabupaten Bekasi kurang memberikan kepedulian terhadap peninggalan situs sejarah dan budaya yang ada. Akibatnya, tidak sedikit peninggalan sejarah dari Situs Buni yang sudah berpindah dari tempat asalnya di Babelan, ke Museum Nasional Jakarta.

penyerahan sumbangan yatim di situs buni pasar mas Babelan
Penyerahan santunan anak yatim
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.