Jamaluddin SH
SUKAWANGI bekasitoday.com-Terkait tragedi pembakaran terduga maling ampli player di pasar Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, adalah bukti dugaan ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum yang berlaku.

Insiden yang terjadi  mengenai kekerasan main hakim sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia yang di alami MA 30 tahun alias Zoya di Bekasi beberapa waktu lalu, merupakan pukulan telak jika dikaitkan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap hukum yang berlaku.

"Kejadian ini menjadi momentum kita secara kolektif untuk berbenah terutama dalam hal kesadaran masyarakat terhadap hukum, pertegas lagi tentang bagaimana langkah kongkrit yang dimaksud, dirinya menanggapi hal tersebut  dan perlu adanya upaya edukasi masyarakat terhadap hukum dengan cara yang lebih persuasif yang bersifat antisipasi, "ujarnya Kamis (10/8).

Dirinya sedang persiapkan dalam waktu dekat untuk dibentuknya Lembaga Bantuan Hukum sebagaimana amanat undang-undang, nantinya kegiatan bukan hanya sebatas memberikan Advokasi terhadap masyarakat yang kurang mampu, tapi lebih kepada memberikan penyuluhan hukum dalam rangka mewujudkan kesadaran hukum di masyarakat dan kita akan bekerjasama dengan Pemerintah sebagai mitra dalam hal ini.

"Yang jelas LBH ini bukan baru tapi memang sudah berpengalaman dalam memberikan layanan hukum skala nasional, berbadan hukum yang sudah di sahkan banyak cabangnya didaerah hingga pelosok, dan kebetulan di Bekasi khususnya Kabupaten Bekasi wilayah utara ini belum terbentuk pengurusnya, saya di minta untuk menjadi Direktur LBH untuk wilayah ini. Kita sudah siapkan terutama rekan-rekan yang menangani masalah litigasi dan nonlitigasi, kita juga akan adakan pelatihan buat rekan-rekan yang berminat mendalami bidang ini untuk dilatih menjadi paralegal, kita tunggu saja yah persemiannya, nanti saya undang rekan-rekan, "ungkapnya.

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.