Oktober 2017
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Untuk terus bersinergi kepada masyarakat di sekitar perusahaan, kembali PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk lakukan kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan gratis, di kantor desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/10).

Atas dasar itulah, PT CL Tbk kembali melakukan aksi bakti sosial untuk periode bulan Oktober 2017. Dimana kegiatan ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangun Harja sebagai pelaksana.

"Kegiatan kali ini dilakukan di kantor desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kegiatan kali ini dihadiri oleh 95 (sembilan puluh lima) pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 22, Kolesterol 22 dan Asam Urat 18, "ujar Yohanes Siahaan, SH, MH Legal & Gov.Rel Spesialist PT CL Tbk ketika di temui di kantornya, Selasa (31/10).

Menurutnya, Bakti Sosial ini (pengobatan gratis) merupakan komitmen dari PT.CL Tbk terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

"Kegiatan pengobatan gratis ini dilakukan karena kami ingin terus bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada, "terang pria yang akrab di Anes ini.

Sementara, M Amit Serkretaris desa Wangun Harja ketika dimintai komentarnya tentang kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang diadakan PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk rutin di setiap bulannya kepada media mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan oleh perusahaan di setiap bulannya, kami merasa terbantu dengan adanya baksos pengobatan gratis ini.

"Sudah hampir empat tahun kegiatan ini (pengobatan gratis) berlangsung, semenjak berdirinya PT CL Tbk, kami sangat terbantu sekali dengan kegiatan pengobatan gratis ini, "ujarnya.

Menurutnya, pengobatan gratis ini dilakukan berpindah-pindah, terkadang di rumah pak H Sukriyah dan juga dikantor desa.

"Tempat kegiatan pengobatan gratis yang dilakukan oleh PTCL Tbk berpindah-pindah, dua bulan berturut-turut di rumah warga dan dua bulan selanjutnya di kantor desa, "terangnya.

Terpisah dr Kulman dari Puskesmas Mekar Mukti kepada media mengatakan, ini rutin dilakukan oleh PT CL Tbk di setiap bulannya dengan merangkul Puskesmas Mekar Mukti sebagai tim medisnya, ada sekitar 130 sampai 150 warga yang melakukan pengobatan gratis disetiap bulannya. 

"Selain pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan rhematik, kami juga melakukan pemeriksaan dan pengobatan umum, baik untuk balita, remaja, dan lansia, dan sejauh ini masyarakat sangat antusias, "ungkapnya.(*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
Truk Tanah Akibatkan Kemacetan, Dikeluhkan Pengguna Jalan
BABELAN bekasitoday.com - Akibat banyaknya truk pengangkut tanah untuk pengurugan perumahan yang berada di pulo timaha, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, dikeluhkan warga pengguna jalan, lantaran sepanjang jalan Raya pulo timaha mengalami macet luar biasa setiap harinya. 

"Beberapa hari ini warga Babelan khususnya pengguna jalan, sangat merasa terganggu, karena banyak truk tanah yang lalu lalang di jalan pulo, sepertinya truk pengangkut tanah itu untuk mengurug lahan salah satu perumahan yang ada di pulo, kami setuju dengan pembangunan yang ada, tapi harus juga memperhatikan aktifitas masyarakat setiap harinya, kan ada jam tertentu untuk keluar masuk armada berat, agar tidak menganggu aktifitas warga pengguna jalan, "ujar warga Babelan Kota yang namanya tidak ingin disebut, Minggu (29/10).

Menurutnya, kemacetan di sini cukup parah, kami berada di kamacetan kurang lebih hampir dua jam. Sebagian warga turun tangan membantu mengatasi kemacetan ini sehingga kemacetan ini bisa teratasi walau laju kendaraan begitu lambat.

"Akses jalan Raya Pulo Timaha adalah salah satu jalan pintas bagi warga Babelan dan sekitarnya untuk menuju Jakarta atau sebaliknya. Dengan adanya proyek pengurukan yang dilakukan dengan sangat masif membuat aktifitas warga terutama di hari kerja terganggu, "terangnya.

Jika di hari kerja kata dia, jalan akan lebih macet karena banyak warga yang baru pulang bekerja di sore hari, akibatnya banyak warga yang terlambat sampai di rumah karena macet. Kemacetan inipun terjadi dari siang hingga menjelang malam hari.

"Dampak dari proyek ini juga dapat mengganggu kesehatan warga karena jalan raya yang berdebu ketika musim panas, dan menjadi licin ketika di guyur hujan sehingga rawan kecelakaan, kami minta kepada kepolisian harus bisa mengatur arus lalulintas, agar tidak terjadi kecelakaan, "ungkapnya.(RKL)
CIKARANG bekasitoday.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi didesak oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) salah satunya adalah LSM Sniper Indonesia, untuk secepatnya mengumumkan dalam Rapat Paripurna, terkait dengan Peraturan Bupati Bekasi Nomor 42 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi, Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yang ditetapkan pada tanggal 20 Oktober 2017, dimana didalamnya mengatur tunjangan transportasi anggota DPRD.

"Anggota dewan selama ini diberikan pinjam pakai mobil oleh pemerintah daerah Kabupaten Bekasi untuk keperluan dinasnya. Maka, sudah sepatutnya mereka dengan kerelaannya segera mengembalikan kendaraan tersebut ke Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah, "ujar Gunawan Ketum LSM Sniper Indonesia. 

Dirinya menegaskan jika para anggota dewan tidak juga mengembalikannnya dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka Kepala Bagian Perlengkapan harus berani menarik kendaraan tersebut dengan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (satpolPP).

"Kepala Bagian Perlengkapan harus menarik pula kendaraan yang dipinjam pakai-kan kepada selain anggota dewan seperti pegawai pemda, institusi, dan lembaga lainnya, tanpa kecuali, "tegasnya.

Hal ini penting dilakukan demi efesiensi anggaran. Karena selama ini biaya rutin pemeliharaan dan pajak kendaraan cukup besar setiap tahunnya, dan menjadi tanggungan pemerintah daerah dan membebani APBD Kabupaten Bekasi.

"Saatnya Kepala Bagian Perlengkapan melakukan pembenahan dalam pengelolaan barang milik daerah berupa kendaraan, "tandasnya.

Sebab selama ini, kata dia, barang milik daerah berupa kendaraan mobil dan motor tidak jelas dan disinyalir banyak penyimpangan dalam pengelolaannya, baik jumlah, keberadaan, dan siapa saja yang mengunakan kendaraan tersebut. Mestinya di inventarisir dan hasilnya dibuka ke publik. 

"Itu kan tidak pernah dilakukan sama sekali, "terangnya.

Parahnya lagi tambah dia, beberapa kendaraan yang di pinjam pakai rimbanya entah dimana, ada yang dibawa oleh pegawai yang sudah pensiun, ada yang dipinjam pakai lebih dari satu unit, bahkan ada juga yang sampai hilang seperti kendaraan operasional Desa Hegarmanah, Cikarang Timur.

"Apakah Kepala Desa-nya sudah mengganti ataukah belum?, "cetusnya.

Dirinya mengatakan, kasus seperti itu semestinya tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus ditindaklanjuti dan dituntaskan oleh pemerintah daerah, karena menyangkut aset daerah, dan juga menjadi aset bagi Rakyat Kabupaten Bekasi yang harus dipertanggungjawabkan.

"Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017; Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No. 4 Tahun 2017; dan Peraturan Bupati Bekasi No. 42 Tahun 2017, dimana mengatur setiap anggota DPRD diberikan hak untuk mendapatkan tunjangan transportasi. Dengan sendirinya pinjam pakai mobil untuk operasional dewan tidak boleh terjadi lagi, "jelasnya. 

Menurutnya, demi optimalisasi dan efesiensi pengelolaan APBD dalam pengelolaan barang milik daerah di Kabupaten Bekasi, pinjam pakai kendaraan yang selama ini berjalan sebaiknya diperketat atau sekalian saja ditiadakan.

"Perlu diketahui, Permendagri No. 11 Tahun 2007 yang mengatur tentang Kendaraaan Dinas Operasional/Kendaraan Dinas Jabatan dengan masing-masing sebagai berikut, Ketua DPRD satu unit jenis sedan atau minibus 2.500cc, Wakil Ketua DPRD satu unit jenis sedan atau minibus 2.200cc, Pejabat eselon ll satu unit jenis sedan 2.000cc atau minibus 2.500cc, Pejabat eselon III satu unit minibus bensin 1.600cc atau minibus solar 2.500cc, dan Pejabat eselon IV dan eselon V satu unit motor 200cc, "tuturnya. 

Sementara, menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Komisi III, Suriyat, mengatakan, dirinya tidak ada kewenangan untuk menanggapi pertanyaan rekan-rekan media, dirinya hanya sebagai anggota dan menunggu intruksi dari Ketua DPRD terkait Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017 tersebut. 

"Terkait pinjam pakai mobil serta adanya PP No. 18 Tahun 2017. Apakah dikembalikan atau bagaimana, silahkan teman-teman wartawan menanyakan secara langsung ke Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, saya tidak punya kewenangan menjawab pertanyaan itu, "ucap Suriyat anggota DPRD yang duduk di komisi III, dari Fraksi PDI Perjuangan, Minggu (29/10).(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
Sejumlah Komunitas Bekasi dan Gerakan Moral Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-89

RAWALUMBU bekasitoday.com - Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Komunitas Srikandi Pesilat Muda Bekasi dan Komunitas Budaya Bekasi, yang dimotori oleh Gerakan Moral Silaturahim Pelestari Silat Budaya Betawi Bekasi dan Silaturahmi Bekasi Raya urun rembuk dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dengan mengadakan upacara bendera di halaman kantor Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi, Minggu (29/10).

Sementara, Putri mengatakan, upacara bendera orang Bekasi, adalah sebuah konsep yang unik dari kebanyakan upacara pengibaran sang saka merah putih.

"Paskibra dalam upacara bendera orang Bekasi ini akan tergantikan oleh pasukan silat yang terdiri dari anak-anak muda yang diambil dalam berbagai perguruan silat tradisional, "ujarnya perempuan yang akrab disapa Pute ini.

Sejumlah Komunitas Bekasi dan Gerakan Moral Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-89

Mardani selaku Ketua GM ( gerakan Moral pelestari silat budaya bekasi)  mengatakan, ada 43 perguruan silat dan 12 komunitas budaya, serta pegiat budaya dalam barisan pendukung dalam upacara memperingati hari sumpah pemuda ini.

“Sementara itu bertindak selaku pembina upacara langsung oleh camat Rawa Lumbu Kota Bekasi, dan upacara bendera ini mengusung tagline #NKRI ampe modar, dengan didukung oleh berbagai elemen masyarakat Bekasi, "terangnya.

PESILAT DAN BERBAGAI KOMUNITAS BEKASI IKUTI UPACARA SUMPAH PEMUDA (Dokumentasi Pribadi)

Terpisah, Fadil selaku sekjen GM memaparkan dalam upacara kali ini melibatkan 1500 peserta, dan elemen masyarakat se Bekasi raya dan jakarta.

"Dalam gelaran acara hari ini menampilkan aksi pencak sikat, debus dan lain-lain yang diiringi oleh gendang pencak, juga sajian makanan khas bekasi sebagai hidangan peserta. Saya berharap semangat ke-Bekasi-an akan semakin kuat, guyub, dan rukun, "jelasnya.

Rahmat Malik, Pengamat Budaya Bekasi mengatakan, jika ingin terus melestarikan kebudayaan Bekasi memang harus dilakukan melalui kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

 “Teruslah berbuat baik untuk Bekasi, tentu saja kudu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang super positif, positive mind, positive mental attitude, hasilnya pasti akan super positif untuk berbagai hal, "tandasnya.(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com-Mengangkat tema "Pemuda Indonesia Berani Bersatu", bertempat di lapangan Mapolresto Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra, SH., SiK., MH., M.Si pimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-89 Tahun 2017, yang diikuti jajaran Polrestro Bekasi, Sabtu (28/10).
Dalam upacara tersebut Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra, membacakan amanat tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI. Amanat tersebut menyampaikan sejarah singkat Sumpah Pemuda.
Dimana pada 89 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul disebuah gedung di jalan Kramat Raya Jakarta.
Mereka mengikrarkan diri sebagai Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa yaitu Indonesia. Ikrar tersebut 17 tahun kemudian melahirkan Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945.
“Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan pemuda 1928 dan juga Bung Karno, "ucapnya.(*). 

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ratusan warga dari dua desa enam kampung warga nelayan dapat bantuan sembako dalam program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PLN UIP KIT JBT 3, Rabu (25/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Polsek Tarumajaya, perwakilan dari Koramil Tarumajaya, tokoh masyarakat dua desa, serta pegawai dan staf PLN UIP KIT JBT 3.

Sementara, dalam sambutannya, Wicaksono, Manager PLN UIP KIT JBT 3 mengatakan, ada sebanyak 500 paket sembako, yang kita bagikan untuk warga kampung nelayan di dua desa diantaranya desa Segara Jaya, dan desa Pantai Makmur, di enam kampung, dalam program CSR PLN UIP JBT 3 Membangun Negeri.

"Enam kampung tersebut diantaranya, warga kampung Paljaya, kampung Mandala Jaya, kampung Kaliadem, kampung Ceger Jaya, dan kampung Muara Tawar, serta warga kampung Bendungan, "ujar pria yang mulai 1 November 2017 besok pindah tugas sebagai Manager Regional Jawa, dan Pembangkitan Transmisi Gardu Induk. 

Menurutnya, CSR kepedulian PLN UIP JBT 3 ini selain untuk terus bersinergi kepada masyarakat, dan lingkungan, dalam waktu dekat kami juga minta dan mohon dukungan dari masyarakat, karena proyek kita akan segera dimulai, barang kali nanti ada banyak kendaraan yang lewat dan melintas.

"Mudah-mudahan dengan dukungan masyarakat, proyek kita lancar dan tidak terkendala suatu apapun, projek akan dimulai di bulan November, kegiatan kontruksi ini untuk penambahan daya, dari 300 Megawatt menjadi 650 megawatt, untuk penyaluran Jakarta, "jelasnya. 

Terpisah, Saifuddin perwakilan warga desa Pantai Makmur mengucapkan banyak terimakasih kepada PLN yang telah melakukan penyaluran CSR Kepada masyarakaat di enam kampung, dua desa. 

"Kami ucapakan terimakasih, terutama kepada pak Wicaksono selaku Manager PLN yang telah bersinergi dengan warga masyarakat sekitaran, semoga kegiatan ini (penyaluran CSR-red) bisa berkelanjutan, "terangnya. 

Diketahui, dalam penyaluran program CSR PLN UIP JBT 3 ini juga sekaligus mensosialisasikan adanya Proyek PLTGU Muara Tawar ADD On Blok 2, 3, 4, dan bahwa bukan hanya bantuan sembako untuk masyarakat sekitaran saja, penyaluran CSR PLN di 2017 ini juga telah membantu pengadaan perahu nelayan, bantuan pengecoran jalan dan perbaikan jembatan, serta bantuan pengecoran halaman dan tempat parkir kantor polsek tarumajaya.(*). 

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com-Sempat diundur beberapa waktu, akhirnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) di sahkan dalam Rapat Paripurna rancangan peraturan daerah tentang APBD-P Kabupaten Bekasi, bertempat di Gedung Rapat Utama DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (23/10).

Berdasarkan proses pembahasan, pengkajian, penelitian, dan pedalaman yang disepakati Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bekasi dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi terhadap APBD-P maka disepakati, Pendapatan APBD 2017 yang semula 4.637.822.259.318 dan setelah perubahan terdapat penambahan 404.369.050.293 sehingga Pendapatan APBD Perubahan 2017 menjadi 5.042.191.309.611. Penambahan pendapatan tersebut berasal dari PAD sebesar 290.151.945.795, dana perimbangan 11.648.480.918, dan sumber pendapatan lain 102.568.623.580.

Sementara untuk Belanja APBD 2017 yang semula  5.160.869.630.637 dan setelah perubahan terdapat penambahan  626.901.494.092 sehingga Belanja APBD Perubahan 2017 menjadi  5.787.771.124.729. Penambahan belanja tersebut berasal dari belanja tidak langsung 95.534.374.601 dan belanja langsung 531.367.119.491.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin usai rapat paripurna menuturkan, setelah APBD Perubahan ditetapkan, maka nantinya dokumen tersebut akan diserahkan ke Gubernur Jawa Barat untuk disahkan selama 15 hari kerja yang kemudian setelahnya dapat dilakukan penyerapan anggaran oleh masing-masing SKPD.

“Di masa waktu yang sempit, Pemkab butuh waktu agar bisa masuk langsung ke Gubernur dan di upayakan bisa lebih cepat untuk menyetujui APBD perubahan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Tapi kita optimis November ini pelaksanaan ABT sudah bisa berjalan, dan kita juga berharap yang terbaik buat masyarakat Kabupaten Bekasi, "terangnya.

Disinggung adanya permintaan dewan agar Bupati melakukan evaluasi dan kontrol terhadap penyerapan anggaran sehingga APBD-P terlambat disahkan, Neneng mengujarkan hal tersebut dilatar belakangi  bahwa Kabupaten Bekasi melakukan Pilkada, sehingga pasca pilkada Kabupaten Bekasi perlu penyesuaian.

“Pasca transisi selalu saja ada masalah, jadi harus bisa memaklumi dengan kondisi seperti ini, bahkan soal serapan anggaran bukan hanya terjadi di Bekasi saja, "tutupnya.(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot

cahaya-foundation-bekasi-%25281%2529

BEKASI TIMUR - Sabtu (21/10), Cahaya Foundation, dibantu para relawan TBM Rumah Pelangi dan Perguruan Silat Cinong Babelan Bekasi, mengadakan acara santunan bagi 25 orang janda dhuafa dengan tema “Berbagi Bahagia”. Dalam acara yang bertempat di Kantor Cahaya Foundation, Jl. Bandung Kav 2A No. 1B, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, hadir 25 orang janda dhuafa yang telah disurvey dan dipilih oleh para relawan dari Rumah Pelangi dan PS Cinong Babelan Bekasi, yang kemudian juga menyediakan diri untuk melayani menjemput dan mengantar mereka satu per satu dari dan ke rumah mereka masing-masing.

Pembina Cahaya Foundation, Nurul Wijayati mengatakan, pemberian santunan diberikan secara langsung ke tangan yang berhak dan layak menerimanya. Selain 25 bingkisan barang kebutuhan pokok yang diberikan, sebanyak 50 bingkisan dalam bentuk lainnya, setiap hari Jum'at akan diberikan langsung kepada para dhuafa di rumah mereka. Perempuan yang memakai kerudung bermotif dan mengenakan rompi khas Cahaya Foundation berwarna merah biru ini, juga menyampaikan, janda-janda tersebut bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dekat dengan Kantor Cshaya Foundation.

cahaya-foundation-bekasi-%25287%2529

Cahaya Foundation merencanakan, santunan dapat selalu diberikan secara berkelanjutan dengan sasaran yang berbeda-beda setiap kali ada titipan dari para donatur yang berkenan menyisihkan sebagian rizki terbaiknya. Mengenai alasan mengapa saat ini acara dilaksanakan di Kantor Cahaya Foundation, Nurul mengatakan, dikarenakan lokasinya sudah sangat dikenal dan mudah diakses dari manapun. 

cahaya-foundation-bekasi-%25282%2529

Meski acara itu terkesan tiba-tiba dan direncanakan secara mendadak, pada dasarnya Cahaya  Foundation ingin membantu meringankan beban hidup sehari-hari para janda dhuafa. “Kami ingin membuat mereka bahagia, walaupun sekecil apapun bentuknya,” ujar Nurul. Ia juga mengatakan, salah satu tujuan dilaksanakannya acara ini adalah agar mereka lebih kuat menjalani hidup dengan adanya kepedulian dari kita semua. 

Adapun cara mewujudkan tujuan tersebut dalam acara ini adalah dengan memberikan sesi motivasi dan bantuan. Isi santunan yang diberikan adalah bahan-bahan kebutuhan pokok selama satu bulan. 

Seusai acara motivasi, Nurul dan Jamal, Guru Besar PS Cinong Babelan Bekasi, menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada dua orang janda sebagai perwakilan. Selanjutnya para relawan dari Rumah Pelangi dan PS Cinong Babelan Bekasi menyerahkan semua bingkisan kepada para janda dhuafa yang diundang tersebut.

Salah seorang peserta acara, Manih (51 tahun), adalah salah seorang warga binaan yang suaminya merupakan pasien dampingan Cahaya Foundation dan belum lama meninggal karena penyakit yang diidapnya. Ia bersyukur bisa diundang dalam kegiatan ini. “Saya senang sekali, bahagia sekali ada orang yang mau peduli dan memperhatikan saya,” ujarnya.
TARUMAJAYA bekasitoday.com-PT Nippon Steel and Sumikin Material Indonesia PT Jababeka Infrastruktur bersama FOKMASWAS bekerjasama dengan tim fasilitasi Corporate Sosial Responsibility (CSR) Kabupaten Bekasi, dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, tanam 1000 mangrove planting di PPI Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Presdir PT Nippon Steel Atsuhiko Immai, perwakilan Dinas Pariwisata, Bapedda Kabupaten Bekasi, Camat Tarumajaya, MP Tarumajaya, dan Kepala Desa Segara Jaya, serta para anggota dan pengurus POKMASWAS.

Dalam sambutannya Drs Dwy Sigit Adrian MM, Camat Tarumajaya mengatakan, kami dari pemerintah Kecamatan mengucapkan selamat datang PT Nippon Steel And Sumikin Indonesia bahwa PPI Paljaya ini adalah kawasan wisata mangrove paling ujung yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Selain Eko Wisata mangrove, disini juga ada jembatan yang diberi nama Jembatan Cinta yang dicetuskan dari para mahasiswa UGM yang saat itu melakukan penelitian, "ujarnya.

Menurutnya, kawasan mangrove yang ada di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belum lebat, dan masih semrawut keberadaannya, semoga Dinas Pariwisata akan menata pohon mangrove yang ada di kawasan Eko Wisata mangrove dan jembatan Cinta.

"Kami pemerintahan Kecamatan meminta kepada Perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi, untuk mengajak ikut serta rekan-rekannya untuk menyalurkan CSR ke PPI Paljaya, "terangnya.

Dirinya mengaku, bahwa lemahnya masyarakat serta POKMASWAS dalam hal perawatan mangrove, diminta kepada Pokmaswas serta masyarakat agar dapat menjaga kelestarian pohon mangrove yang sudah ditaman.

"Tentunya di harapkan masyarakat serta POKMASWAS dapat menjaga kelestarian pohon-pohon mangrove yang telah ditaman dan yang akan di tanam, "jelasnya.

Sementara Aris, perwakilan PT Jababeka Infrastruktur mengatakan, Jababeka adalah sebuah kawasan industri, kali ini program CSR kita fokuskan dalam jabat lingkungan, dan program ini (penyaluran CSR)  akan berkesinambungan.

"Kenapa kita adakan secara berkesinambungan, karena salah satu manfaat mangrove bisa menahan abrasi air laut, ini terlaksana atas dasar itikad baik dan tentunya jalinan sinergitas dari beberapa steekholder yang ada, "jelasnya.

Atsuhiko Immai Presdir PT Nippon Steel, mangatakan sangat senang bisa berjumpa warga PPI Paljaya yang ada di Tarumajaya Kabupaten Bekasi, dalam rangka penanaman 1000 mangrove dalam program CSR.

"Semoga penanaman 1000 mangrove ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan dapat di jaga kelestariannya, "ungkapnya.

Terpisah, Mulyana HRD PT Nippon Steel mengatakan, CSR yang disalurkan ke wilayah Kecamatan Tarumajaya baru kali pertama, dan kedepan akan berkesinambungan. 

"Kita agendakan tahun besok akan kita tanam kembali mangrove di PPI Paljaya, karena saya tertarik dengan Eko wisata mangrove yang ada di sini, "ungkapnya. (*).

Penulis : Nurdin/Tahar
Editor : Bisot
BEKASI bekasitoday.com-Pentingnya peran RT/RW (Rukun Tetangga/Rukun Warga) tak sebanding dengan perhatian kesejahteraan yang diterimanya. Dalam persoalan rumah tangga kehidupan bermasyarakat, keberadaan pejabat level terbawah dalam pemerintahan ini, dapat menjadi penengah.

Sebagai contoh, saat ada warga yang meninggal dunia, Ketua RT maupun RW yang mengakomodasi warga setempat untuk membantu mengurusi pemakaman warga yang meninggal dunia. Kemudian ketika ada saluran air mampet, pohon tumbang, kabel putus, atau saat ada penyakit masyarakat, itu semua biasanya diselesaikan melalui RT/RW. Artinya, keberadaan RT/RW sangat penting dan dibutuhkan.

“Kesejahteraan perangkat RT dan RW harus menjadi perhatian serius pemerintah,” terang Himawan Abror, Sekjen PC GP Anshor Kabupaten Bekasi, dalam Talkshow ‘Warung Bekasi' yang difasilitasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi di Ballroom Batiqa Hotel Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/10) malam.

Menurutnya, dana stimulan dari Pemkab yang hanya beberapa ratus ribu rupiah, sangat tidak cukup bila dilihat dari cara kerja mereka yang tak mengenal waktu dalam melayani masyarakat.

Salah seorang RT di Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, Doni Ardon yang turut menjadi nara sumber mengatakan bahwa peran RT dan RW perlu difasilitasi oleh sebuah lembaga, atau paguyuban atau forum komunikasi sejenisnya yang dapat memfasilitasi RT untuk memperoleh dan memanfaatkan sumber daya yang berasal dari pemerintah maupun swasta.

Keberadaan forum komunikasi tersebut juga nantinya memfasilitasi komunikasi para RT dan RW agar saling mengenal sehingga dapat berbagi potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. “Cukup manusiawi bila RT di wilayah pelosok memperoleh manfaat dari rekan sesama RT yang ada di wilayah industri,” ucapnya. Sehingga dengan adanya forum komunikasi RT/RW akan mudah menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Kalau Forum Kepala Desa dan Forum BPD saja ada. Kenapa RT/RW enggak bisa, nanti saya komunikasikan dengan para RT dan RW yang lain,” ungkap Doni Ardon.

Dalam Dialog, salah seorang pemerhati Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Ketua DKM Puri Insani, Rohimudin menyampaikan, masih minimnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap keberadaan pejabat RT/RW sudah seharusnya dipikirkan. Dia menilai, keberadaan Forum Komunikasi RT memang perlu ada. Sehingga, aspirasi RT dapat tersalurkan dan para ketua RT di wilayah pedesaan mendapat edukasi yang positif tentang keberadaan dan manfaat dana ADD (Alokasi Dana Desa) yang selama ini kurang disosialisasikan Kepala Desa.

Talkshow dipandu host, Yus Ismail dan Dimas, wartawan online Berita Cikarang. Dihadiri sejumlah ketua RT di Kabupaten Bekasi dan termasuk aktivis Serikat Pekerja.

“Tema yang diangkat dalam Warung Bekasi sangat menyentuh. Semoga menjadi perhatian pemerintah dan Forum Komunikasi RT dapat terbentuk di Kabupaten Bekasi,” ucap Aktivis SPMI Kabupaten Bekasi, Aan Maulana. (*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com-ST (32) warga kampung bulu, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang diketahui seorang tuna wicara diamankan Unit Reskrim Polsek Tambun Polres Metro Bekasi, lantaran menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur (Pedofil) dengan sesama jenis. Penangkapan dilakukan unit Reskrim Polsek Tambun, Senin (16/10) lalu sekitar pukul 15.00 WIB di rumah pelaku 'ST (32)' yang beralamat di Kampung Bulu Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra menjelaskan, pada hari Jumat (13/10) sekitar pukul 18.30 WIB salah satu korban 'MAA' mengeluh sakit pada bagian dubur, kemudian korban menceritakan kepada orang tuanya. 

"Pada saat korban sedang bermain, pelaku 'ST' datang menjemput dengan menggunakan sepeda lalu mengajak korban untuk bermain Handphone (game) di rumah pelaku. Kemudian pada saat korban bermain HP, pelaku menyuruh korban membuka celananya. Selanjutnya, pelaku mencabuli korban, lalu setelah itu pelaku menyuruh korban memakai celananya kembali. Hal yang sama dilakukan terhadap korban lainnya, "beber Kapolres, Kamis (19/10). 

Dirinya mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan dengan didampingi penerjemah dari sekolah luar biasa (SLB), pelaku juga telah melakukan hal tersebut kepada enam orang anak lainnya dengan modus yang sama. 

"Jadi, jumlah korban secara keseluruhan berjumlah tujuh orang anak. Ketujuh korban ini dilakukan pemeriksaan secara fisik, namun satu orang korban masih mengalami trauma, sehingga belum menjalankan pemeriksaan fisik, "jelasnya. 

Selain itu, Kapolres menambahkan, pelaku 'ST' memiliki kekurangan fisik, yakni tuna wicara alias gagu. 

Ketujuh korbannya ini adalah MAA (9), FRA (9), MRH (8), MRA (9), DK (8), APW (7), dan HF (8). "Kesemuanya korban adalah anak laki-laki, "terangnya. 

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit HP merk CROSS warna hitam, satu unit HP merk XIAOMI warna hitam, satu unit sepeda yang digunakan pelaku, dan pakaian korban. 

"Atas kasus tersebut, pelaku dikenakan pasal Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur sebagaimana dimaksud Pasal 82 UURI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 292 sub ayat (1), (2) Jo 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara, "pungkasnya.(*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ribuan masyarakat Desa Segara Jaya terlihat torehkan senyum saat H. Marjaya (26) menang telak saat pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) lantaran mendapatkan suara sebanyak 207 suara, dari sebannyak 227 hak suara, beberapa waktu lalu.

Diketahui, ini adalah sejarah, karena terlahir Kepala Desa PAW pertama melalui hasil Musyawarah Desa di Kabupaten Bekasi, dan ini pemilihan kades melalui PAW pertama yang sukses, dan H Marjaya Juga di gadang-gadang sebagai Kepala Desa termuda yang ada di Kabupaten Bekasi bahkan se Jawa Barat. 

Saat dikonfirmasi hasil pemilihan Musdes PAW, H Marjaya, yang merupakan Putra ke lima dari (Alm) H.M. Sargan dengan Hj. Rohimah awalnya menganggap seperti mimpi, tidak pernah terpikirkan bila diusianya yang masih relatif muda bakal mengikuti jejak ayahanda nya menjadi Kepala Desa.

"Saya kaget, dan tentunya senang dengan hasil pemilihan ini, saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Segarajaya, Kepada Bupati Kabupaten Bekasi, DPMD, BPD, Kadus, RT/RW dan seluruh pemerintahan yang ada di Kabupaten Bekasi, yang sudah menjalankan amanat Undang-undang, dan karena ini sudah diamanatkan, Insya Allah dengan adanya hasil ini saya juga akan amanah dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa Segarajaya. "ujar Marjaya di dampingi istri tercinta ditempat kediamannya di kampung Pangkalan, Kamis (19/10).

Dirinya juga berjanji Setelah adanya pelantikan nanti, hal pertama yang akan dilakukan adalah melanjutkan program-program almarhum yang belum terselesaikan, dan yang ke-dua tentunya akan merangkul semua pihak yang terpecah pecah. 

"Saya ingin semuanya bersatu untuk bersama sama membangun dan memajukan Desa Segarajaya, agar bisa lebih bersinar, ujar pria kelahiran 1991 ini saat ditemui setelah mengunjungi Minan (lawan saat pencalon kades PAW) dari Kampung Keramat untuk silaturrahim. 

Diberitakan sebelumnya H. Marjaya sukses meraih perolehan suara terbanyak menyisihkan calon Kades Minan saat pemilihan Kepala Desa PAW hasil Musyawarah Desa yang pelaksanaannya dilaksanakan di halaman Kantor Desa Segarajaya pada Minggu 15/10/17 lalu.(*)

Penulis : nurdin/tahar
Editor : bisot

BABELAN bekasitoday.com-IB bin MS kelahiran Bekasi (24) beragama Islam, tidak bekerja, warga kampung Ujung Harapan RT01/03 Kelurahan Bahagia, Kecamatan babelan, Kabupaten Bekasi, tewas mengenaskan dengan badan tergantung dan leher terikat tali tambang di pohon jati, Senin (16/10).

Sementara, Kompol Suriyat SH Kapolsek Babelan yang didampingi Bripka Anwar Fadillah SH Kasi Humas Polsek Babelan Polres Metro Bekasi kepada bekasitoday.com membenarkan adanya korban gantung diri, pada hari Senin (16/10) sekira jam 06.00 Wib, lantaran saksi Sauwih sebagai Ketua Rw03  melaporkan ke Polsek Babelan, bahwa telah diketemukan warganya atas nama IB di lahan kebun jati/tkp dengan posisi menggantung diatas pohon jati.

"Atas laporan tersebut selanjutnya petugas dari polsek babelan melakukan cek TKP dan korban ditemukan masih dalam keadaan tergantung tali pramuka diatas pohon jati, selanjutnya dilakukan olah TKP dan identifikasi korban. Setelah itu korban diturunkan kebawah dengan cara memotong tali pramuka bagian tengah, tali pramuka yang melingkar pada leher korban dengan tali simpul, terdapat luka bekas tali dengan posisi melingkar pada leher korban, lidah korban menjulur keluar, pada kelamin korban terdapat cairan sperma, pada dubur korban terdapat kotoran, pada tubuh korban tidak terdapat tanda2 kekerasan/hal-hal yang mencurigakan, "ujarnya. 

Menurutnya, setelah diturunkan, korban dibawa ke Puskesmas Bahagia, selanjutnya dibawa ke RSUD Bekasi untuk dilakukan visum luar terhadap korban.

"Tim olah TKP menjelaskan kepada pihak keluarga korban, bahwa benar diduga korban gantung diri, dan pihak keluarga korban menjelaskan bahwa korban sedang ada masalah keluarga/pisah dengan istri, keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima meninggalnya korban sebagai musibah, "ungkapnya.

Diketahui, barang bukti yang diketemukan, diantaranya, satu unit handphone merk nokia warna hitam, satu buah gelang karet warna hitam, dan satu utas tali pramuka sepanjang kurang lebih 50 cm.(*). 

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot

BABELAN bekasitoday.com-Kepala Desa Babelan Kota, Saidih David membuka pelatihan menyablon di Saung Perguruan Silat Cinong Bekasi Rt 18 Rw 03 Dusun I Desa Babelan kota Kecamatan Babelan. Pelatihan ini adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan Balai Latihan Kerja (BLK) tahap ke 2, Minggu (16/10).

Dalam sambutannya, Saidih menyampaikan apresiasinya kepada para pemuda di lingkungan Babelan Kota yang selalu berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat.

"Saya bangga dengan kerja keras panitia dan antusias peserta pelatihan yang telah mensukseskan program pelatihan UKM Tahap 1 di Dusun 2 dan hari ini disambung dengan pelatihan tahap 2 di wilayah Dusun 1 Desa Babelan kota. Saya akan terus merespon dan mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia, khususnya para pengurus Perguruan Silat Cinong Bekasi, yang hingga saat ini masih terus bersemangat melakukan kegiatan pelatihan, yang merupakan program pemberdayaan dari Desa Babelan Kota ini, "ujarnya di didampingi Supriyadi Sekdes Babelan Kota.

Sementara Jamaluddin SH sangat mengapresiasi kades Babelan Kota yang telah membuka pelatihan-pelatihan kepada generasi muda, dan semoga bermanfaat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada kades Babelan Kota beserta staf yang telah membuat pelatihan-pelatihan kepada para generasi muda Bekasi khususnya di Babelan Kota ini, semoga kegiatan seperti ini juga dilaksanakan di daerah lain agar generasi muda kita memiliki keterampilan sebagai modal untuk berperan dalam masyarakat, dan sebagai penunjang ekonominya, "jelas Jamaludin kepada media sebelum berpamitan untuk menghadiri acara di Gedung Juang Tambun.

Terpisah, Suta Jaya, Ketua pelaksana BLK berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan bermanfaat bagi para peserta.

"Kami berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupannya, kami akan selalu menampung aspirasi teman-teman untuk mengadakan pelatihan-pelatihan lainnya yang kira-kira dibutuhkan ke depannya, "terangnya.

Pantauan media diketahui bahwa kegiatan pelatihan berjalan lancar dengan sekitar 30 peserta yang dipandu oleh Rojiun dengan materi pengenalan dasar-dasar sablon dan berbagai peralatan serta bahan yang dibutuhkan. Dan Minggu depan pada tanggal 22 Oktober 2017 di tempat yang sama akan dilaksanakan pelatihan praktek sablon sebagai kelanjutan pelatihan hari ini.(*)

Penulis : Rikal/Bisot
BEKASI KOTA bekasitoday.com-Untuk terus berperan aktif dalam membatu program pemerintah dalam bidang kesehatan dengan berswadaya, Rumah Sakit Mekarsari Bekasi bekerjasama dengan Cahaya Foundation, melakukan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) Kota Bekasi, dan bakti sosial layanan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma.

"Kita ingin menginformasikan bahwa program JKN adalah program pemerintah pusat, dan program KS-NIK merupakan program Pemerintah Kota Bekasi. Semua program ini tanggung jawab kita bersama sebagai stake holder untuk menyampaikannya, "ujar Fitri Septividya Sari, selaku humas RS Mekarsari Bekasi, Sabtu (14/10).

Sementara, Eka Diah Purwanti, Kepala Divisi Program Kesehatan Cahaya Foundation menjelaskan mengenai regulasi, pelayanan yang didapat, dan status kartu peserta JKN. Juga menginformasikan mengenai tatacara mendapatkan KS-NIK dari Pemerintah Kota Bekasi. Dan apabila pada prakteknya terdapat kendala yang sekiranya masyarakat kurang paham atau agak kesulitan untuk mendapatkannya, maka Relawan Pendamping Cahaya Faundation bersedia memberikan advokasi.

"Peran aktif masyarakat untuk mendapatkannya sangat diharapkan karena jaminan kesehatan tersebut merupakan hak setiap warganegara, dan masyarakat Marga Mulya bisa menghubungi Cahaya Foundation bila mengalami kesulitan untuk mendapatkannya. Nanti bapak-bapak dan ibu-ibu akan diarahkan bila mengalami kesulitan, atau bisa diberikan pendampingan, "terangnya.

Terpisah, Sugeng Marketing RS Mekarsari mengatakan, seluruh masyarakat yang diundang dan hadir dalam sosialisasi tersebut terdiri dari masyarakat setempat dan para Ketua RT dan Ketua RW sebagai tokoh masyarakat, agar mengetahui tentang layanan JKN dan KS-NIK serta prosedur dan tatacara berobat ke RS Mekarsari Bekasi.

"Ini yang diundang semua masyarakat, serta RT dan RW sebagai tokoh masyarakat, mudah-mudahan semua informasi tersampaikan secara efektif. Selain itu kita juga melakukan bakti sosial pengecekan kesehatan secara langsung dan gratis. Kurang lebih sekitar 130-an warga yang hadir dalam sosialisasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, "tuturnya.

Sama halnya yang diutarakan Eko Prasetyo Direktur Eksekutif Cahaya Foundation, menurutnya, kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh RS Mekarsari Bekasi dan Cahaya Foundation terkait sosialisasi JKN dan KS-NIK Kota Bekasi, dan setiap bulannya kita akan adakan kegiatan serupa di wilayah-wilayah lainnya. Kita sosialisasikan secara bertahap di berbagai wilayah, yang disesuaikan dengan lokasi rumah sakit yang bersedia bekerjasama untuk membantu masyarakat sekitar. Biasanya sekitar radius 5 KM dari rumah sakit tersebut. Artinya sosialisasi ini silahkan disebarluaskan kepada masyarakat luas lainnya.


"Inti dari sosialisasi ini agar masyarakat yang belum membuat JKN dan/atau KS-NIK agar segera mendaftar, karena manfaatnya untuk diri sendiri dan keluarga. Diharapkan masyarakat mampu mengetahui informasi mengenai JKN dan/atau KS-NIK, kemudian mengikuti perkembangan informasi terkini tentangnya, masyarakat tahu tentang JKN dan/atau KS-NIK, dan langsung menyebarkannya kepada lingkungan sekitarnya, "terangnya.

Kami percayakan kegiatan sosialisasi dan layanan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma ini kepada Cahaya Foundation sebagai operator kegiatan di lapangan. Mereka yang paham lah hal-hal teknis di lapangan seperti ini. Dan betul, secara sinergi kita akan mengadakan kegiatan serupa atau program-program lainnya secara rutin setiap bulannya, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi, baik di lapangan, di pihak Cahaya Foundation, maupun di RS Mekarsari Bekasi sendiri.

"Nanti kalau mau berobat ke RS Mekarsari Bekasi, bapak ibu bisa menghubungi pak Sugeng di bagian marketing, atau apabila ada kendala dalam penjaminannya silahkan hubungi Cahaya Foundation, "jelas Nanang perwakilan direksi RS Mekarsari yang didampingi dr Zaki bagian promosi RS Mekarsari Bekasi.

Acara ditutup dengan bakti sosial layanan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat yang hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut.(*).

Penulis : Bisot/Eko
SUKATANI bekasitoday.com-Puluhan petani Desa Banjarsari mengalami gagal panen dan menelan kerugian, lantaran padi yang mereka tanam di serang hama wereng dan kemarau. Bahkan, seorang petani membatalkan rencana menikahkan anak-nya karena hasil panen yang harusnya jadi modal menikah lenyap dimakan hama.

Sementara, Marta (65) petani warga kampung triti, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, mengaku bahwa dirinya sudah menyebarkan undangan pernikahan anaknya. Kendati demikian, ia harus rela membatalkan niatan suci tersebut akibat tidak ada biaya. 

"Gara-gara gagal panen, jangankan untuk menikahkan anak, untuk biaya makan pun saya kesulitan, "keluhnya, Rabu (11/10).

Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah memberikan ganti rugi berupa bantuan pembibitan, pengobatan, dan lainnya.

"Pernah ada ketika akan mulai bercocok tanam bantuan dari pemerintah berupa traktor, mesin pompa air dan bibit. Tapi, kalau bibit kita tebus di ketua kelompok, perkantongnya Rp.15 ribu dengan berat 5 Kilogram," pungkasnya. (*). 

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
BABELAN bekasitoday.com-Terkait rencana perbaikan jalan dari batas Kota Bekasi sampai desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk, kembali hadiri undangan pihak Kecamatan Babelan, dalam agenda pembahasan, diketahui bahwa pertemuan antara perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Babelan bukan kali pertama, dan sudah beberapa kali di rapatkan, namun belum mendapati kata sepakat.

Ditemui usai menghadiri rapat terbatas bersama pemerintah dan beberapa perwakilan ormas, Yohanes Siahaan SH MH, Legal & Gov. Rel Spesialis PT CL Tbk kepada bekasitoday.com mengatakan, hari ini kami memenuhi undangan pemerintahan kecamatan dalam upaya perbaikan jalan dari batas Kota Bekasi hingga ke desa Muara Bakti, intinya kami (PT CL Tbk) setuju dengan langkah pemerintah dalam upaya memperbaiki jalan yang kondisinya rusak.

"Kami perusahaan CL Tbk dalam hal ini manut aja, dari puluhan perusahaan besar dan kecil serta dan pengembang perumahan, harus mengeluarkan anggaran berapa untuk perbaikan jalan dari batas Kota Bekasi sampai titik perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB), kita siap, asalkan ada kesepakatan dari semua perusahaan termasuk pengembang, "ujar pria yang akrab disapa Anes ini.

Siapnya kita PT CL Tbk dalam upaya perbaikan adalah bentuk komitmen kami terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar.

"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus bersinergi terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar, dan agar apa yang kami lakukan, nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan, "ungkapnya.

Diketahui bahwa panjang jalan yang akan mengalami perbaikan dari batas Kota Bekasi hingga Muara Bakti sepanjang kurang lebih 11 kilometer, dengan menelan anggaran sebesar kurang lebih 3,5 milyar, 

Dengan spesifikasi rehabilitasi jalan pangkalan-batas kota sepanjang 6.000 meter dengan lebar 5 meter menelan anggaran sebesar Rp. 2.017.069.000, dan rehabilitasi jalan muara Bakti-pangkalan dengan panjang 5.000 meter dengan lebar 5 meter menelan anggaran sebesar Rp. 1.524.452.000, sesuai kutipan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Yang dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi tertanggal 30 Agustus 2017, ditandatangani Mohammad Hatta, S.Ap. (*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
Polsek Babelan Hadiahi Tumpeng Koramil Babelan di HUT Ke-72 TNI
BABELAN  bekasitoday.com-Dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan untuk mempererat hubungan antara TNI-Polri dalam pelaksanaan tugas dalam menjaga kedaulatan NKRI dan Stabilitas Kamtibmas di wilayah. Kepala Kepolisian Sektor Babelan, Kompol Suriyat. SH bersama para PJU Polsek Babelan, dan Anggota Jajarannya menyampaikan Ucapan Selamat HUT ke 72 tahun kepada TNI, Kamis (5/10).

Sementara, Kapolsek Babelan Kompol Suriyat SH, mengatakan, pagi hari ini dirinya beserta jajaran sengaja mendatangi Kantor Koramil Babelan, untuk mengucapkan HUT Ke- 72 Tahun TNI dengan membawa tumpeng sebagai bentuk simbolis dan apresiasi ungkapan rasa syukur karena menurutnya sinergitas antara TNI - POLRI semakin kompak dan solid, dalam melaksanakan tugas sehari-hari demi menciptakan stabilitas Kamtibmas yang kondusif di wilayah.

"72 Tahun sudah TNI bersama Rakyat, seiring dengan hirup pikuknya kemajuan bangsa, banyak hal dan pencapaian yang ditorehkan dalam upaya menjaga keutuhan NKRI serta tegaknya kedaulatan negara menjadi hal yang mutlak dilakukan oleh TNI, rakyat dan seluruh komponen bangsa, doa serta harapan disampaikan dalam pertemuan anak- anak bangsa di Koramil Babelan, "ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapten Infanteri M. Sulemi Danramil Babelan yang diwakilkan Batuud Koramil Babelan Serma Uki, dan beberapa Anggota Koramil Babelan, mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Babelan, beserta anggota jajarannya atas segala perhatian yang sudah berkenan menyempatkan waktu untuk berkunjung.

"Ini sangat luar biasa, saya berharap silaturahim ini senantiasa berjalan dan saling bahu membahu dalam melaksanakan tugas untuk menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, khususnya wilayah Kecamatan Babelan, sinergitas antara TNI - POLRI adalah sumber kekuatan bagi rakyat untuk dapat ikut menjaga keamanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari" ungkapnya.(*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
Lama Tidak Digunakan, Gedung KNPI Disewa BPS
CIKARANG bekasitoday.com - Lantaran sudah lama kosong dan tidak digunakan, kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bekasi, yang berada di Kompleks Pemkab Bekasi, dimanfaatkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi untuk aktifitas pendataan statistik.

Salah satu staff BPS Kabupaten Bekasi yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa BPS telah menyewa gedung KNPI saat proses sensus ekonomi tahun lalu.

"Karena kita lihat gak ada aktifitas KNPI di sini, jadi waktu itu kami meminta untuk menyewa gedung ini daripada jadi gedung tua dan gak produktif, kami sewa gedung ini sejak sensus ekonomi tahun lalu, "ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus KNPI Kecamatan Karangbahagia, Sain Hardiansyah mengaku miris dengan kondisi gedung KNPI Kabupaten Bekasi yang terlantar dan tidak terawat ini.

"KNPI Kabupaten Bekasi memang sudah lama vakum, dan tidak ada aktifitas kepemudaan yang diinisiasi KNPI jadi menurut saya, ya wajar saja bila mana gedung KNPI yang berdiri saat ini tidak ada aktifitas kepemudaan" terangnya, Rabu (4/10).

Ia membenarkan bahwa BPS telah menyewa gedung KNPI saat digelarnya sensus ekonomi, namun pihaknya menghitung seharusnya BPS harus sudah keluar dari gedung KNPI lantaran telah lewat tenggat waktunya.

"Sepengetahuan saya sih, BPS itu sewanya pas ada sensus ekonomi, dan mereka sewa ke KNPI di perjanjiannya hanya 6 bulan, harusnya sudah tidak ada aktifitas BPS di sana, "ungkap pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PMII Kabupaten Bekasi.

Kendati demikian, ia mengaku miris dengan keadaan KNPI Kabupaten Bekasi saat ini, karena menurutnya KNPI harusnya menjadi inisiator dalam aktifitas kepemudaan, dan harus kembali dibangkitkan.

"Sayang sekali kalo KNPI harus vakum begini, saya sih berharap KNPI kembali bangkit dan menjadi rumah bersama bagi organisasi kepemudaan di Kabupaten Bekasi, "tutupnya. (*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
JAKARTA bekasitoday.com -Kabid Humas PMJ Kombespol R.P Argo, didampingi Kombespol Asep Adisaputra SH.,SIK.,MH.,M.Si Kapolres Metro Bekasi, dan Kabid Humas RS Kramat Jati Kombespol Sumirat, serta Ketua Apindo Kabupaten Bekasi Darmanto. Melakukan Press release yang bertempat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, terkait pelaku perampokan spesialis Kawasan Industri di Cikarang yang berhasil ditangkap, Senin (2/10).

Diketahui bahwa, tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang sering terjadi di Kawasan Industri Cikarang dilakukan oleh para pelaku dengan cara melakukan pengancaman kepada security perusahaan atau kepada masyarakat dengan menodongkan senjata api. 

"Pelaku melakukan penodongan dengan mengancam korban, “diam kamu jangan teriak, kalau teriak nanti kamu mati...”, sehingga membuat para korban menjadi takut dan menyerahkan kendaraannya, dan dikatahui pelaku melakukan aksinya pada pukul 21.00 sampai pukul 05.00 Wib, "terang Kabid Humas PMJ Kombespol R.P Argo, didampingi Kombespol Asep Adisaputra SH.,SIK.,MH.,M.Si Kapolres Metro Bekasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan serta keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang didapat, Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi telah melakukan penangkapan terhadap 6 (enam) orang laki-laki yang diduga sebagai Pelaku kejahatan tersebut. Dari keenam pelaku tersebut berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda dan pada saat dilakukan penangkapan, para pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan Petugas sehingga terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dengan dilumpuhkan pada bagian kaki dan ada 2 (dua) orang tersangka meninggal di tempat kejadian.

"Yang sering dijadikan target oleh pelaku di sekitaran PT. EPINDO ELEKTRO PLATING SUPERINDO, Ruko Elysium Lippo Cikarang, Kos Kosan Lembah Hijau, PT TOKAI, yang berada di Cikarang Selatan, PT. FONDA, PT. LIWAYWAY yang berada di Kawasan Jababeka, PT. ELEKTRO PLANTING di Kawasan Industri Delta Silicon, PT. TAI di Cikarang Utara, KLINIK GBH di Kawasan Jababeka, DELTA SPA di Cikarang, DISTROLING SQUARE, PLAZA JABABEKA, dan FARMERS MARKET yang berada di Cikarang Baru Kabupaten Bekasi" jelasnya. 

Dari hasil penangkapan para pelaku didapat barang bukti berupa, tiga buah senjata api rakitan berikut 17 butir peluru kaliber 9 mm, Uang Tunai Sebesar Rp. 485.000,- (empat ratus delapan puluh lima ribu rupiah-red), tiga buah gagang kunci letter T berikut 15 (lima belas-red) mata kunci, dua buah masker, empat buah Hp.

"Kasus pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, para pelaku dapat dikenakan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara, "ungkapnya. 

Diketahui ke enam tersangka diantaranya berinisial, NH bin RR (37 th), AY bin RLY (31 th), H bin RPA (20 th), NM (19 th), U (MD), D (MD), dan seorang korban KARYONO (Karyawan) beserta beberapa korban lainnya.(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
STIE Tribuana, Gelar Kuliah Umum di MAN 4 Tarumajaya
TARUMAJAYA bekasitoday.com - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) TRIBUANA Kampus C  Setu menggelar acara Kuliah Umum dengan menggandeng Alumni MA Negeri 4 (Dahulu MAN Tarumajaya-red), Kabupaten Bekasi. Dengan menghadirkan narasumber Dr.H.Marwi Argasasmita, SH.Sip.MH.MM dan H.Samin Saputra SE.MM, Minggu (1/10) kemarin.

"Melihat kenyataan yang ada, di masyarakat sekitar, hampir kebanyakan alumni dari SLTA sederajat termasuk Alumni MA Negeri 4 yang ada di Tarumajaya ini, setelah Tamat sekolah kebanyakan hanya bekerja sebagai karyawan  di perusahaan dengan status kontrak 3 bulan, magang di Indomaret​, Alfamart, Pom Bensin, dan Security, hal ini yang menjadi kajian Pihak sekolah (MAN 4 -red) untuk mencari solusi  mencetak generasi penerus harapan bangsa yang mempunyai kesiapan ilmu pengetahuan dalam memasuki era globalisasi" ujar Mustofa, selaku panitia penyelenggara Kuliah Umum.

Diakuinya, Kuliah Umum ini sebagai langkah awal dalam dunia pendidikan setelah sekian lama hampir setelah kelulusan, dengan segala keterbatasan yang ada, tentunya  masih banyak alumni SLTA termasuk Alumni MAN 4 Tarumajaya yang  masih berjuang hanya dengan menyandang ijazah SLTA, baik sebagai karyawan tetap atau kontrak, maupun para alumni yang masih menunggu panggilan kerja.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi para Alumni MAN 4 Tarumajaya khususnya , dapat mengikuti kegiatan  Kuliah umum yang diadakan oleh STIE TRIBUANA secara gratis untuk  menambah pengetahuan serta memperkenalkan kehidupan kampus", terangnya.

Menurutnya, selain sebagai tenaga pengajar sekaligus sebagai Pendiri MAN 4 Tarumajaya, dari jumlah peserta yang hadir cukup antusias, hampir semua alumni dari 8 angkatan hadir  untuk mengikuti sosialisasi pengenalan kampus oleh STIE Tribuana.

"Saya berharap Alumni MAN 4 Tarumajaya, baik yang sudah bekerja di perusahaan ataupun yang belum, untuk mendaftar sebagai Mahasiswa STIE Tribuana dan  dapat mengikuti  kegiatan perkuliahan dengan segala program pendidikan yang telah di sosialisasikan, sehingga Alumni MAN 4 Tarumajaya nantinya menyandang predikat sarjana" pungkasnya.

Sementara H. Samin Saputra SE.MM Puket 4 STIE Tribuana kepada Media sangat mengapresiasi kepala sekolah MAN 4 Tarumajaya beserta Dewan Guru, dan semua alumni dari 8 angkatan  yang telah hadir meluangkan waktu untuk mengikuti Kuliah Umum dengan Tema "Mencetak Generasi Unggul Di Era Global".
STIE Tribuana, Gelar Kuliah Umum di MAN 4 Tarumajaya
"Tujuan kuliah umum di MAN 4 Tarumajaya sebagai bentuk  pengabdian masyarakat dari Puket 4 STIE Tribuana dan sekaligus memberikan kemudahan perekrutan, dan pendaftaran mahasiswa dapat dilakukan di MAN 4 beserta bimbingan, jadwal Perkuliahan semua di kampus pusat STIE Tribuana" jelasnya.

Hadir dalam acara Kuliah Umum tersebut, Kepala Sekolah MAN 4 Tarumajaya Khoirul Ikhwan, Puket 4 STIE Tribuana H.Samin Saputra (nara sumber), Dr. H. Marwi Argasasmita SH. Sip. MH. MM (nara sumber), Mahasiswa Tribuana kampus C  Setu, serta sejumlah alumni MAN 4 dari 8 angkatan.(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot