November 2017
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dalam rangka hari menanam pohon Indonesia, Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Muara Tawar adakan penanaman pohon untuk pesisir sebanyak 3000 mangrove, ada yang beda dalam penanaman mangrove kali ini, karena sebanyak 60 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pantai Makmur 03 dari kelas V, terlihat menjadi peserta, Kamis (30/11).

Hadir dalam acara tersebut, Kapten Inft Sarwono Danramil 02/Tarumajaya, Iptu Junaidi Wakapolsek Tarumajaya, Suarya Kepala Sekolah SDN Pantai Makmur 03, serta perwakilan Pembangkitan Jawa Bali Muara Tawar.

Sementara Catur Budi Prasetyo Supervisor CSR yang didampingi Awang Asmoro Humas PJB Muara Tawar saat ditanya kepada bekasitoday.com mengatakan, kenapa kami undang siswa-siswi sekolah dasar, alasannya adalah agar sedari sekarang mereka di kenalkan dengan pentingnya menanam pohon.

"Kita biasakan dari sekarang, agar siswa-siswi ini mengerti dan memahami gunanya menanam pohon, apalagi kebanyakan dari siswa tersebut adalah masyarakat sekitar, "ujarnya.

Pantauan bekasitoday.com siswa-siswi yang mengikuti kegiatan penanaman pohon mangrove di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) PalJaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, sangat antusias, terlebih saat menaiki perahu kecil menuju lokasi penanaman mangrove.(*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-H Marjaya.S.Sos Kepala Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi sambangi warga kampung Sungai Niri, dimana wilayah inilah (kampung sungai niri-red) wilayah bersejarah untuk dirinya dan keluarga besarnya, lantaran di kampung inilah alm H Muhamad Sargan menghembuskan napas terakhirnya saat memantau pekerjaan.

"Ini adalah kampung pertama yang saya sambangi setelah saya dilantik menjadi Kepala Desa PAW Segara Jaya, karena wilayah sungai Niri ini sangat bersejarah buat saya, ayah saya meninggal disini, saat masih menjabat Kepala Desa Segara Jaya, "ujarnya, Rabu (29/11).

Semoga dengan terpilihnya saya menjadi Kepala Desa Segara Jaya, bisa diterima di masyarakat umumnya masyarakat desa Segara Jaya,  sebagaimana saat ayah saya menjabat Kepala Desa kemarin.

"Mudah-mudahan dengan silaturahmi saya ke warga, bisa diterima, dan mudah-mudahan apa yang telah menjadi program ayah saya sebelumnya dan belum terealisasi, saya akan lanjutkan, "terang pria yang murah senyum ini.

Pantauan bekasitoday.com, dari mulai berangkat dari kantor desa, H Marjaya, terus menyapa warga, sekali waktu turun dari kendaraan, hanya sekedar bersalaman dengan warga, dan ketika H Marjaya berhenti di warung milik warga, tidak sedikit warga yang menghampiri untuk sekedar bersalaman dan mengucapkan selamat.(*).

Penulis : Marudin, Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dimandatkan oleh Bupati Bekasi dr Hj Neneng Hasanah Yasin, Drs Dwy Sigit Adrian MM Camat Tarumajaya lantik H Marjaya Sargan S. Sos sebagai Kepala Desa terpilih dalam Pemilihan Antar Waktu (PAW), Desa Segara Jaya, Selasa (28/11).

Sementara Drs Dwy Sigit Adrian MM dalam sambutannya mengatakan, pemerintah desa adalah ujung tombak di dalam meningkatkan kesejahteraan masyakarat, diharapkan dengan dilantiknya H Marjaya sebagai kepala desa Segara Jaya, dapat bersinergi dengan masyarakat terutama para tokoh. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pj yang telah menghantar pemilihan kepala desa PAW,  dan untuk kades PAW terpilih dan sudah dilantik agar sungguh-sungguh karena jabatan anda dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Segara Jaya. Saya ucapkan selamat, agar dapat mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Dan semoga Allah selalu memberikan petunjuk kepada kita semua. Amiinn..., "terangnya. 

Terpisah, H Marjaya Kepala Desa Segara Jaya mengatakan, akan melanjutkan program kerja ayahanda (alm) H Muhammad Sargan yang belum terselesaikan. 

"Insha Allah dengan janji-janji saya terdahulu, saya akan melanjutkan program-program alm orang tua saya, dan akan merangkul semua pihak dan tidak ada yang di kotak-kotakan, semua warga disini adalah warga Segara Jaya. Membangun wilayah desa Segara Jaya adalah tugas kita bersama, kepala desa membutuhkan masyarakat dan masyarakat pasti butuh kepala desa, dan saat ini saya sudah dilantik menjadi kepala desa, jadi saya adalah milik semua masyarakat desa Segara Jaya, mari kita bersama membangun Segara Jaya ini, "ungkapnya.(*).

Penulis : Nurdin/Marudin, Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Sejumlah guru mendapatkan peng-anugerahan dalam kegiatan acara Hari Guru Nasional ke-23 dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72, yang diadakan di SMKIT Nurul Qolbi, yang berdomisili di kampung Bogor, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (27/11).

Adapun sejumlah guru yang mendapatkan peng-anugerahan dari siswa diantaranya, dengan nominasi Guru terdisiplin terpilih H.Syamsul Arifin.ST, Guru tertegas terpilih Erlina Harahap S.Pd, serta Guru kharismatik terpilih Septimawati.M.pd, dan untuk nominasi guru bersemangat terpilih Emi, dan nominasi guru terinspiratip terpilih Harjo, sementara untuk guru terrhits sosial media terpilih Ika, guru murah senyum terpilih Sri Puswati, guru terfasionabel terpilih Sandi, dan untuk guru terkreatif terpilih Aan.

"Dihari Guru Nasional ke-23 dan di hari Ulang Tahun PGRI ke-72 ini kami ingin mengapresiasi para guru, yang telah mendidik kami, mungkin saat ini hanya peng-anugerahan yang dapat kami berikan, "ujar beberapa siswa SMKIT Nurul Qolbi.

Pantauan bekasitoday.com peng-anugerahan guru ini dibarengi dengan kegiatan pentas seni siswa dalam rangka Peringati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-72.(*).

Penulis : Marudin, Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Walaupun di guyur hujan, Bripka Rudi H.SH terus semangat melakukan aktivitas untuk demi memantau keadaan wilayah desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

"Ini sudah menjadi kewajiban saya sebagai Bhabinkamtibmas untuk terus memantau keadaan Desa Samudra Jaya, baik dalam kondisi hujan maupun panas, intinya tetap semangat, "ungkapnya.

Menurutnya, cuaca musim hujan seperti ini banyak masyarakat, khususnya masyarakat kampung sembilangan yang mayoritas aktifitasnya menjadi nelayan, dan alat transportasinya menggunakan perahu.

"Saya selalu meng-imbau kepada masyarakat kampung sembilang untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari dilaut, mengingat cuaca pada minggu-minggu ini kurang menentu, serta gelombang pasang laut sedang tinggi, "terangnya.

Pantauan bekasitoday.com, selain memberikan himbauan kepada masyarakat kampung sembilangan, Bripka Rudi juga menyambangi salah satu petani tambak ikan bandeng yang hendak membawa hasil panen tambaknya untuk di jual ke daerah tanjung priuk, Jakarta Utara, melalui transfortasi laut. (*).

Penulis : Marudin, Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com-Sedikitnya, 118 anggota Jajaran Polres Metro Bekasi lakukan giat Operasi Nila 2017, di Komplek Tempat Hiburan Malam (THM) serta daerah rawan penyalahgunaan Narkoba, operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polrestro Bekasi AKBP. Nurdi Satriaji, SIK.,M.Si, dan di dampingi oleh Kasat Narkoba Restro Bekasi Kompol A Fanani, SIK, Sabtu (25/11).

Adapun Komplek Tempat Hiburan Malam yang didatangi adalah Ruko Thamrin, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, di antaranya, Javas Karouke, Batterfly Karaouke, Hollywood, Genesis, dan Venus. Dan operasi kemudian berlanjut ke komplek Tempat Hiburan Malam di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, di antaranya, Javas Cafe Kendedes Karaoke, dan Kartika.

"Kita dapati satu orang LC dibawah umur, 18 orang LC tanpa identitas, dan dua orang positif menggunakan Narkoba, semua kita dapati dari THM Kartika, sementara dari THM Venus kita dapati sebanyak empat orang LC tanpa identitas, "terangnya.(*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot

Kurang Sosialisasi, Warga Dumas : Kios Kuliner Harus Dibongkar
BEKASI UTARA bekasitoday.com - Ratusan warga perumahan Duta Harapan dan Telaga Mas (dumas-red), Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, kembali melakukan aksi damai menolak pembangunan kios kuliner di garis sepadan Danau Duta Harapan, aksi warga tersebut dibarengi dengan pemasangan kurang lebih 130 spanduk, serta penandatangan di kain warna putih sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan pernyataan penolakan warga.

"Ini adalah aksi warga yang ketiga kalinya, warga dengan tegas menolak pembangunan kios kuliner di garis sempadan danau, karena beberapa diantaranya dinilai tidak selaras dengan UU Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, tidak selaras dengan UU Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penataan Ruang, dan dinilai tidak selaras dengan UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, hal ini berkaitan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bahwa kios kuliner yang sedang dibangun tidak memiliki IMB, "ujar Ir. Atang Muharram, kordinator aksi, Minggu (26/11).

Menurutnya, sebagian besar warga perumahan Dumas menolak atas pembangunan kios yang berada di sempadan danau karena menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan fungsi danau sebagai ruang terbuka hijau.
Kurang Sosialisasi, Warga Dumas : Kios Kuliner Harus Dibongkar
"Pembangunan kios kuliner pada sempadan danau tidak didahului dengan sosialisasi yang matang, transparan dan menyeluruh ke warga Dumas, sehingga sebagian besar warga Dumas banyak yang kaget dengan secara tiba-tiba ada pembangunan kios kuliner pada sempadan danau", terangnya.

Kami akan berjuang untuk menolak pembangunan ini terus. Kami minta bongkar bangunan kios kuliner ini, dia yang membangun dia juga yang harus membongkar bangunan tersebut.

"Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan warga atas tindakan Disbudpar yang tetap ngotot membangun kios kuliner pada sempadan danau", lanjutnya.

Pantauan Bekasitoday.com bahwa aksi damai warga, sempat diwarnai ketegangan, lantaran salah satu pengurus RW meminta spanduk yang ada di wilayahnya segera dicopot oleh warga Dumas. Atas kejadian tersebut sejumlah satpol PP TNI dan POLRI terlihat ikut mengamankan situasi. (*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
BABELAN bekasitoday.com-Ratusan warga RW 22 Vila Gading Harapan (VGH) Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mengadakan panggung hiburan dan pembagian hadiah, Minggu (26/11).

Acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan tema acara "Jalan Sehat Bersama" mengelilingi wilayah RW 22 VGH, dimulai dan finish di Jalan Majapahit Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan hadiah-hadiah turnamen dan lomba saat 17 Agustusan, dan peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2017 lalu.

Sementara, Ketua RW 22, Sutono, sangat terkesan dengan kekompakan serta antusias warga dalam mengikuti Jalan Sehat Bersama ini.

"Saya harap warga RW 22 tetap kompak dan terus menjaga silaturahim agar semua warga merasa nyaman dan aman. Nanti sore setelah acara ini kami juga akan mengadakan Fogging untuk mengantisipasi penyebaran DBD di wilayah ini, "ujarnya setelah selesai memberikan sambutan pembukaan acara dan pembagian doorprize di panggung utama.

Terpisah, Dwi Nanto, seorang warga mengungkapkan bahwa acara yang berhasil dilaksanakan secara swadaya warga, dan para donatur, serta sponsor ini merupakan bukti kekompakan yang solid. Selain itu warga juga sangat antusias mengikuti semua proses ini sejak perlombaan beberapa bulan lalu hingga sekarang.

"Saat ini warga yang hadir kurang lebih 900-an orang, setiap RT membentuk kontingen masing-masing dengan tertib sebagai peran serta dalam meramaikan acara Jalan Sehat Bersama ini, "terang Dwi Nanto selaku Wakil RW 22.

Pantauan bekasitoday.com kegiatan tersebut juga diramaikan dengan perlombaan anak-anak diantaranya perlombaan mewarnai untuk anak-anak usia 3 sampai dengan 12 tahun, lomba ini diadakan sebagai partisipasi dari salah satu perusahaan air minum mineral.(*).

Penulis : Bisot
BABELAN bekasitoday.com-Sedikitnya 1200 pendidik mulai dari tingkat TK hingga SMK, di wilayah Kecamatan Babelan, ikuti gerak jalan sehat sepanjang kurang lebih empat kilo meter, dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72, dan Hari Guru Nasional, yang di adakan di halaman kantor UPTD PAUD-SD Babelan, Sabtu (25/11).

Ketika ditanya, H Rojih S.Pd. M.Pd ketua PGRI Cabang Babelan, kepada bekasitoday.com mengatakan, kegiatan gerak jalan ini untuk memperingati HUT PGRI ke-72, dan Hari Guru Nasional, serta untuk menyambung tali silaturahmi antara guru-guru yang ada, khususnya di wilayah Babelan. 

"Kegiatan ini untuk memotivasi para guru untuk saling kenal, serta sebagai ajang silaturahmi, agar saling mendukung dan menciptakan insan-insan pendidik yang berkarakter, "ujar kepala sekolah SD Negeri Kebalen 02 yang suka humor ini.

Diketahui, kegiatan gerak jalan sehat ini dihadiri oleh Drs H Surya Wijaya MM Camat Babelan, Danramil Babelan, kompol Suriyat Kapolsek Babelan, Saidih David kepala desa Babelan Kota, Kepala UPTD PAUD-SD Babelan, elemen masyarakat, serta aparatur desa Babelan Kota.(*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot

BEKASI UTARA bekasitoday.com-Cahaya Foundation bekerjasama dengan Rumah Sakit Mekarsari Bekasi, kembali melakukan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) Kota Bekasi. Sosialisasi ini juga sekaligus merupakan bakti sosial berupa Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan tema "Menjalin Cinta Bersama", di RT 001 s/d 005, RW 001, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa program JKN  dan program KS-NIK merupakan program jaminan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Baik JKN, yang merupakan program dari pemerintah pusat, maupun KS-NIK, yang merupakan program dari Pemerintah Kota Bekasi, adalah tanggung jawab kita bersama untuk menyampaikannya, "ujar Fitri Septividya Sari, selaku humas RS Mekarsari Bekasi.

Sementara, Kepala Divisi Kesehatan Cahaya Foundation, Eka Diah Purwanti, menjelaskan mengenai tatacara mendapatkan KS-NIK dari Pemerintah Kota Bekasi. Juga memberikan informasi mengenai regulasi, pelayanan, fasilitas, dan status kepesertaan JKN.

"Apabila pada prakteknya terdapat kendala, atau kurang paham prosedurnya, atau agak kesulitan untuk mendapatkannya, maka Relawan Pendamping Cahaya Faundation bersedia memberikan advokasi. Untuk itu, peran aktif masyarakat untuk mendapatkannya sangat diharapkan. Warga Marga Mulya Kota Bekasi bisa menghubungi Cahaya Foundation bila mengalami kesulitan untuk mendapatkannya. Nanti bapak-bapak dan ibu-ibu akan diarahkan dan diberi pendampingan bila mengalami kesulitan, "terangnya.

Terpisah, Awab Zakie Habibie, dr UGD RS Mekar Sari Bekasi mengatakan, warga yang diundang dan hadir dalam sosialisasi tersebut terdiri dari masyarakat setempat dan para Ketua RT hingga Ketua RW sebagai tokoh masyarakat, agar mengetahui tentang layanan JKN dan KS-NIK serta prosedur dan tatacara berobat ke RS Mekarsari Bekasi.

"Pada kesempatan kami memberikan uraian tentang berbagai jenis penyakit yang rentan berkembang di lingkungan masyarakat yang tinggal di pemukiman padat penduduk, dan memberikan langkah praktis pertolongan pertama untuk mengantisipasinya. Nanti kalau mau berobat ke RS Mekarsari Bekasi, bapak ibu bisa menghubungi pak Sugeng di bagian marketing, atau apabila ada kendala dalam penjaminannya silahkan hubungi Cahaya Foundation, "ungkapnya.

Pantauan bekasitoday.com kegiatan ini dihadiri warga RT 1 sampai dengan RT 5 RW 01 Kelurahan Marga Mulya, kegiatan tersebut ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir pada kegiatan sosialisasi dan baksos ini.(*).

Penulis : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Untuk terus menjalin sinergitas, Bripka Rudi H.SH Bhabinkamtibmas bersama aparatur desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, lakukan kunjungan ke warga kampung kramat, RT001/006. Kunjungan ini selain untuk memonitor program  pemerintah Bripka Rudi juga tak segan untuk sekedar membantu kegiatan pekerjaan, Jumat (24/11).

Ketika ditanya, Bripka Rudi mengatakan, Ini adalah kegiatan monitoring kita, terhadap program Rutilahu. Dari delapan titik kegiatan, baru empat titik yang kita monitor.

"Iya bang, dari delapan titik yang berada diwilayah RT001/RW006 baru empat titik hari ini yang dapat kita monitor, besok kita lanjut ke titik berikutnya. Empat titik Rutilahu yang kita monitor adalah rumah Jafar sidik,  Cameng, Yahun dan ibu Onah, "tambahnya.

Sementara, Onah salah satu warga penerima manfaat, sangat berterima kasih atas kunjungan pihak kepolisian, dan pihak desa, ke kediamannya, untuk sekedar mengecek bangunan rumah darii program Rutilahu.

"Alhamdulillah terimakasih buat bapak polisi, bapak Lurah Ibnu, dan bapak Camat, dan Bupati Bekasi ibu Neneng, rumah saya sekarang sudah diperbaiki dan tidak kebocoran lagi kalo musim hujan, "ungkapnya sambil meneteskan air mata.(*).

Penulis : Marudin, Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com - Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi saat ini tengah digodok Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi dalam perumusan teknis yang nantinya akan menjadi Peraturan Bupati (Perbup) yang merupakan turunan dari Perda No 8 Tahun 2016 tentang Desa.

Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Alex Satudi saat dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD membenarkan hal tersebut tengah dirancang dengan pertimbangan aturan diatasnya, dan terlebih dahulu melihat turunan hukumnya, dan setelahnya baru akan dituangkan dalam peraturan Bupati (Perbub) tentang teknis pemilihan anggota BPD.

Pemilihan BPD baik itu melalui mekanisme pemilihan langsung atau musyawarah desa, itu masih perlu dilakukan kajian hukum dan pertimbangan karakteristik daerah di Kabupaten Bekasi.

“Ini kan baru dibahas kemana nantinya yang lebih tepat, sehingga bagi daerah merupakan pilihan, sekarang tinggal kateristik daerah Kabupaten Bekasi seperti apa, baru di perbupkan, "terangnya, Rabu (22/11).

Alex mengungkapkan dari dua pilihan tersebut, nantinya akan ada satu pilihan yang berlaku untuk pemilihan BPD Se-Kabupaten Bekasi, dengan masing-masing pilihan nantinya pasti memiliki konsekuensi.

“Pastinya akan ditentukan salah satu dan berlaku secara menyeluruh, memang pasti ada konsekuensi, contohnya kalau pemilihan dilakukan secara langsung tentu ada konsekuensi logis, termasuk pembebanan biaya, pemilihan melalui musyawarah desa juga ada konsekuensinya seperti kecenderungan bermuatan kepentingan Kepala Desa, pihaknya memastikan bahwa pemilihan nanti akan diputuskan salah satu, sesuai berbagai pertimbangan dari aspek hukum, sehingga nantinya pemilihan BPD tidak menimbulkan masalah dikemudian hari, "jelasnya.

Menanggapi polemik tersebut, Ketum LSM Sniper Indonesia, Gunawan dalam keterangan tertulis mengusulkan, untuk mengakomodir dua mekanisme sebagaimana pasal 97 ayat 1 dalam perda, kedua mekanisme itu bisa dilaksanakan dalam tahapan penyelenggaraan pemilihan BPD.

Menurutnya, untuk pemilihan tidak langsung atau dengan Musdes, Pemerintah Desa membentuk panitia pemilihan BPD secara pemilihan tidak langsung melalui musyawarah desa dengan diisi oleh keterwakilan unsur masyarakat.

“Kemudian panitia yang terbentuk membuka pendaftaran bakal calon BPD yang akan dipilih secara langsung dengan keterwakilan perempuan 30 persen dan menetapkannya sebagai calon, "tuturnya.

Sementara itu, untuk pemilihan anggota BPD secara langsung dan agar proses demokrasi tetap berjalan dengan mudah dan biaya murah dan calon sudah ditetapkan, ia mengusulkan nantinya panitia pemilihan membawa kotak suara yang sudah disiapkan kepada warga per-dusun dengan sistem jemput bola untuk memberikan hak suaranya dalam memilih calon.

“Jemput bola ke warga harus dikawal oleh TNI dan Polri. Saya kira mekanisme tersebut bisa dilaksanakan dengan baik sepanjang ada niatan melaksanakan pemilihan BPD secara langsung dan demokratis, " ungkapnya.(*).

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Drs Dwy Sigit Adrian MM Camat Tarumajaya, Kompol J Silitonga Kapolsek Tarumajaya, Kepala KUA Tarumajaya, sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, dan jajaran anggota Koramil 02/Tarumajaya, adakan kegiatan lepas sambut Komandan Koramil, dari pejabat lama Kapten Inft Kusmayadi, ke pejabat baru Kapten Inft Sarwono, Rabu (22/11).

Kapten Inft Kusmayadi, mengucapkan terimakasih kepada Camat Tarumajaya, Kapolsek Tarumajaya, serta jajaran anggota Koramil, dan memohon maaf apabila selama saya menjabat kurang lebih satu tahun dua minggu, ada salah, baik kata maupun perbuatan, yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

"Saya meminta doa kepada warga Tarumajaya, terlebih Camat dan Kapolsek Tarumajaya, serta para Kepala Desa, agar ditempat yang baru, saya bisa mengabdi untuk masyarakat dan Negara, dan bisa berbaur dengan para tokoh di wilayah saya yang baru, dan saya memohon maaf apabila ada salah, selama saya menjabat di Tarumajaya, "terangnya.

Dalam sambutannya, Kapten Inft Sarwono Danramil 02/Tarumajaya mengatakan, tarumajaya adalah daerah yang tidak asing untuk saya, karena dulu saya pernah keliling daerah Tarumajaya, dan saya sekarang tinggal di Tambun di Perumahan Graha Prima, 

"Dua tahun lagi saya Masuk Persiapan Pensiun (MPP), jadi tuhan mengabulkan doa saya, karena saya dari dulu kepingin tugas dan mempunyai tempat tinggal di Tarumajaya, mudah-mudahan ketikaa pensiun, dapat mempunyai tempat tinggal di Tarumajaya, "ujarnya. 

Drs Dwy Sigit Adrian MM, Camat Tarumajaya mengatakan, adanya perpindahan penempatan jabatan adalah hal yang sudah biasa, dan buat Kapten Inft Kusmayadi ditempat yang baru agar tambah sukses. Dan atas nama pribadi saya mohon maaf baik dari ucapan atau perbuatan.

"Untuk pak Kapten Inft Sarwono, selamat datang dan selamat bertugas di Tarumajaya, di Tarumajaya mah enjoy pak, nikmat, dan tidak ada permasalahan, dan kita berdoa agar Tarumajaya tidak ada masalah, "jelasnya. 

Diketahui, Kapten Inft Kusmayadi sebelumnya menjabat sebagai komandan koramil 02/Tarumajaya pindah ke Komandan Koramil Cibarusah, sedangkan Kapten Inft Sarwono yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Koramil Serang Baru menempati jabatan yang baru sebagai Komandan Koramil 02 Tarumajaya.(*).

Penulis : Nurdin, Editor :Bisot

Jembatan Gagal Diperbaiki, Ini Kata Warga
BABELAN bekasitoday.com -Diinformasikan jembatan Villa Gading Baru, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, masuk dalam draft pembangunan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2017, membuat sejumlah warga mengucap syukur, lantaran jembatan yang ada dinilai warga kurang tinggi, sehingga menjadi penyebab terjadinya penumpukan sampah, di khawatirkan sampah yang tersangkut dapat menyebabkan banjir, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan. 

Namun, menurut Edi, Kasi Bidang Jembatan dalam Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi mengaku pembangunan jembatan di Kabupaten Bekasi sudah rampung semua dan saat ini dalam tahapan penyempurnaan.

"Untuk pembangunan jembatan Villa Gading Baru, yang ada di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, memang tidak ada, semua pekerjaan pembangunan jembatan sedang dalam tahap pengerjaan semua, jadi dapat dipastikan upaya pengukuran jembatan Villa Gading Baru tidak akan terealisasi, "ujarnya ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Selasa (21/11).

Lain halnya dengan keterangan dari Suganda. S.Ap Lurah Kebalen, menurutnya, pembangunan jembatan Villa Gading Baru memang ada, dan akan dilakukan pengukuran. 

"Setahu saya memang ada rencana pengukuran dari rekanan kontraktor di jembatan Villa Gading Baru, dalam hal ini saya bersyukur karena pengajuan kita terealisasi, "jelasnya. 

Kalau memang informasi dari dinas PUPR bahwa pembangunan jembatan Villa Gading Baru tidak masuk dalam draft pembangunan tahun ini, berarti informasi yang kami dapat mungkin salah. 

"Ya mau gimana lagi, informasi yang saya dapat jembatan Villa Gading Baru masuk dalam draft pembangunan tahun ini, tapi sayangnya saya gak pegang draft pembangunan tahun 2017 untuk wilayah Kelurahan Kebalen," terangnya. 

Terpisah, Mitta (30) salah satu warga mengatakan, "sebetulnya kami mengharapkan jembatan Villa Gading Baru dapat diperbaiki tahun 2017, karena jembatan yang ada saat ini kondisinya sudah tidak layak lagi, lantaran posisinya terlalu pendek, sehingga membuat sampah menumpuk di saluran".

"Kami khawatir sampah yang ada dan tersangkut di bawah jembatan dapat menyebabkan banjir, karena saat ini kan sudah masuk musim penghujan, belum nanti saat kiriman air datang dari wilayah Bogor, bisa terendam kita, " ungkapnya. (*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
SUKAWANGI bekasitoday.com-Pekerjaan peningkatan jalan raya sukamekar, kampung babakan kali bedah, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, sepanjang kurang lebih 500 meter, dengan lebar diperkirakan lima meter, yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah, di soal warga, lantaran dalam pekerjaannya tidak dilengkapi papan nama proyek, sehingga pekerjaan peningkatan jalan tersebut terkesan asal-asalan.

Dengan tidak terpampangnya papan nama proyek rekanan kontraktor telah melanggar Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008. Anehnya pengawas, konsultan pekerjaan tersebut yang saat itu ada dilokasi seakan sudah terbiasa dengan keadaan ini (tidak terpasangnya plang papan nama proyek-red).

Ini adalah preseden buruk pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi, dimana para pengawas, konsultan pekerjaan membiarkan rekanan pemborong melakukan pekerjaan, tanpa di lengkapi dengan papan nama proyek, padahal konsultan dan pengawas tugas pokoknya adalah mengawasi perkerjaan rekanan kontraktor.

"Mereka kan tugasnya mengawasi saat perkerjaan berlangsung, jangan sampai rekanan kontraktor bermain curang, dapat dipastikan amburadulnya pembangunan di Kabupaten Bekasi, dikarenakan minimnya pengawasan, "ujar Jamaludin SH, aktivis muda Bekasi yang bertempat tinggal di Sukamekar, Rabu (15/11).

Tidak ada alasan pelaksana pekerjaan itu ada relasi dengan masyarakat setempat atau tidak, Masyarakat tetap harus  kritis mengawasi pekerjaan.

"Bagi saya pekerjaan harus sesuai dengan spek, jika tidak sesuai itu pelanggaran, nanti malam saya mau tongkrongin pekerjaannya dan saya minta pejabat terkait hadir untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan speknya, "tegasnya.

Pantauan bekasitoday.com bukan hanya papan proyek saja yang tidak ada di lokasi pekerjaan, kwalitas mutu beton-pun sangat diragukan, ditambah lagi dengan gelaran benol, dimana ketebalan nya tidak mencapai 5cm.(*).

Penulis : Nurdin

BABELAN bekasitoday.com-Satuan Unit Lalu Lintas Jajaran Polsek Babelan dan Gabungan Fungsi Anggota Polsek Babelan, menggelar razia lalu lintas atau Operasi Zebra 2017 yang dilakukan diseluruh wilayah Hukum Polsek Babelan Polres Metro Bekasi (Polda Metro Jaya), Operasi yang berlangsung sejak 1-14 November 2017, ini bertujuan agar stabilitas Kamtibmas diwilayah dapat bertahan aman kondusif serta meminimalisir angka pelanggaran lalu lintas yang biasa dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor.

Kepala Kepolisian Sektor Babelan Kompol Suriyat. SH, mengatakan ada lima titik di Kecamatan Babelan, yang menjadi atensi dalam pelaksanaan Operasi zebra 2017, kali ini karena dilokasi tersebut sering terjadi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas oleh para pengendara.

Pelaksanaan Ops zebra 2017 diantaranya yakni Jl. Raya Kebalen (Perbatasan Bekasi Utara), Jl. Raya Pasar Babelan, Bundaran perum Mutiara Gading City Babelan, Pintu gerbang Perum candra baga Kelurahan Bahagia, Depan Jembatan CBL Desa Muara Bakti, dan pertigaan Jl. Raya Desa Buni bakti, "ucapnya, Senin (6/11).

Kanit Lantas Polsek Babelan Iptu Subandriyo mengatakan, pelanggaran lalu lintas tersebut paling banyak dilakukan oleh pengguna kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan bahkan surat ijin mengemudi, namun bukan hanya kendaraan bermotor roda dua saja yang kita lakukan pemerikasaan.

"Semua kendaraan dari arah selat dan utara semua kita berhentikan untuk mengetahui keabsahan surat surat sekaligus mengimbau agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara (Safety Ridding). Tujuan dari pelaksanaan ops zebra 2107 ini salah satunya untuk meningkatkan kamseltibcar lantas diwilayah serta menindak tegas tentunya bagi pelanggar lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, "ungkapnya.

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
BABELAN bekasitoday.com-Sebagai wujud nyata kepedulian dan untuk menjalin sinergitas kepada masyarakat serta pemerintah, kembali PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk, membangun gedung serbaguna kantor sekretariat RW yang berada di perumahan Pondok AFI 2, RT 27/08, Kadus II. Dan sarana air bersih (MCK) yang berada di kampung Belendung RT 19/07, Pondok Pesantren Tadzkirul Amin Al Ulumiyah wilayah Kadus III, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Sementara, H.Iman Sudjudi management CSR PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk kepada media mengatakan, alhamdulillah hari ini kami resmikan kantor serba guna di perum pondok AFI 2, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, serta pembangunan sarana air bersih, Jumat (3/11).

"Pengadaan gedung serba guna dan pembuatan sarana air bersih ini adalah upaya kami perusahaan PT.CL Tbk untuk terus bersinergi kepada masyarakat, serta sebagai komitmen kami, dalam penyaluran Corporate Sosial Responsibility (CSR), untuk kepentingan masyarakat, "ujarnya.

Menurutnya, untuk wilayah desa Kedung Pengawas, ada dua titik kegiatan yang di anggarkan dari CSR tahun 2017, alhamdulillah keduanya telah selesai pengerjaannya.

"Ada dua titik kegiatan di wilayah desa Kedung Pengawas, selain gedung serbaguna ada juga pengadaan air bersih (MCK), semoga apa yang telah kita bangun dapat bermanfaat dan dapat dijaga keberadaannya, "terangnya.

Dalam sambutannya, Nata Atmaja Sekretaris Desa mengatakan, yang namanya pembangunan tentunya berdampak, tetapi ada manfaatnya, salah satunya adalah pembangunan gedung serbaguna di Kedung Pengawas, ini manfaat dari dampak pembangunan PLTB yang melintasi wilayah Kedung Pengawas, kalau PLTB yang dibangun oleh PT.CL Tbk tidak ada, dapat dipastikan gedung ini tidak akan pernah ada. 

"Ini bagian komitmen dari PT.CL Tbk, untuk terus bersinergi kepada masyarakat khususnya Kedung Pengawas, kami berterima kasih akan hal itu, "ujarnya.

Terpisah, Ustd.Sada, Tokoh Masyarakat yang juga sebagai anggota BPD Kedung Pengawas, mengucapkan banyak terimakasih kepada PT.CL Tbk, yang telah peduli terhadap warga masyarakat Kedung Pengawas, dengan membangun sarana untuk kepentingan masyarakat.

"Kita warga masyarakat sangat bersyukur karena perusahaan CL telah peduli dan ikut andil untuk kepentingan masyarakat khususnya warga desa Kedung Pengawas, dan semoga masyarakat perumahan pondok AFI dapat menjaga serta merawat gedung yang telah dibangun ini, "terangnya.

Diketahui hadir dalam acara tersebut, H Nachin, Kepala Desa Kedung Pengawas, Nata Atmaja Sekretaris Desa Kedung Pengawas, Ustd Bahrul Ulum Pimpinan Pondok Pesantren Tadzkirul Amin Al Ulumiyah, Kusheri Ketua RW, serta para tokoh masyarakat desa Kedung Pengawas.

Pantauan bekasitoday.com bahwa kegiatan peresmian gedung serbaguna sekretariat RW dan sarana air bersih (MCK) dibarengi dengan pemotongan tumpeng oleh kepala desa diserahkan ke pihak PT.CL Tbk.(*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
BABELAN bekasitoday.com-Akhirnya warga kecamatan Babelan di prioritaskan untuk mendapatkan KTP-elektronik, di bandingkan warga kecamatan-kecamatan lain yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, diketahui bahwa ribuan masyarakat kecamatan Babelan hingga saat banyak yang belum mendapatkan KTP-el, lantaran minimnya ketersediaan blanko.

Drs.H Surya Wijaya MM, camat Babelan mengatakan, bahwa warga Kecamatan Babelan di prioritaskan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi dalam hal pasokan blanko KTP-el, kami berharap bantuan blanko dari Disdukcapil Kabupaten Bekasi dapat membantu masyarakat Kecamatan Babelan dalam pencetakan KTP-el.

"Alhamdulillah Kecamatan Babelan di prioritaskan oleh Disdukcapil Kabupaten Bekasi dalam hal pasokan KTP-el, dan kami sangat terbantu sekali, "ujarnya saat di hubungi lewat telepon selular, Kamis (2/11).

Menurutnya, bantuan penyediaan blanko KTP-el dari Disdukcapil Kabupaten Bekasi, berupa penambahan blanko hingga satu minggu kedepan.

"Jatah blanko KTP-el untuk Kecamatan Babelan sebanyak 100 keping, sama halnya bantuan Disdukcapil sebanyak 100 keping perharinya, dan penyediaan bantuan pasokan blanko KTP-el ini hingga satu minggu kedepan, terhitung dari hari ini Kamis (2/11) hingga Kamis depan (9/11), bukan hanya itu alat pencetaknya pun di sediakan oleh Disdukcapil, karena alat yang ada di kecamatan hanya mampu mencetak 60 blanko perharinya, "terangnya.

Ini sebagai bentuk peningkatan pencetakan atau penerbitan KTP-el, khususnya bagi mereka yang telah melaksanakan perekaman dan telah Print Ready Record (PRR), namun belum mendapatkan KTP-el.

"Silahkan untuk warga Kecamatan Babelan untuk melakukan pencetakan KTP-el, disediakan perharinya sebanyak 200 blanko, dikhususkan bagi warga yang sudah melakukan perekaman di tahun 2014 sampai dengan 2016 kemarin, "ungkapnya.

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
CIKARANG bekasitoday.com-Ruang bagian ekonomi yang berada di lantai dua gedung Bupati Bekasi, dilahap si jago merah, sekitar pukul 20.00 Wib, Rabu (1/11).

Sukarmin, yang merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Bekasi, yang tengah mendapat tugas jaga menuturkan, informasi kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang Office Boy yang berada di Dinas Pendidikan. 

"Pertama yang liat OB Dinas Pendidikan, dia lapor ke saya, terus saya langsung datengin ke lokasi, dan langsung saya lapor ke Danru dan langsung lapor ke damkar, "ujarnya. 

Saat mendatangi lokasi kata dia, ruangan tersebut dalam kondisi terkunci dan asap tebal pekat sudah mengelilingi sekitar lokasi, sehingga ia dibantu rekannya mendobrak ruangan tersebut. 

"Setelah kita dobrak, ternyata sumber apinya dari salah satu komputer di ruangan bagian ekonomi dan merembet ke mesin fotocopy yang berada disebelahnya, kemungkinan karena konslet, yang bikin asap tebal kayaknya dari tinta fotocopy yang kebakar, "terangnya. 

Pemadam kebakaran yang datang kelokasi menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran, lantaran api tidak terlalu besar, petugas Damkar hanya menggunakan tabung pemadam kebakaran untuk memadamkan asap.(*). 

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Dengan menggunakan sepeda motor jenis cross. Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, guna menghadiri sekaligus meninjau dan meresmikan program perhutanan sosial untuk pemerataan Ekonomi,  di Desa Pantai Bakti, kecamatan Muara Gembong. Rabu (01/11).
Dalam sambutannya, Ir. Joko Widodo menjelaskan mengenai Aksi Demo waktu lalu yang dilakukan oleh masyarakat Teluk Jambe di Istana.

“Saya mau cerita Teluk Jambe dulu, ada yang dari Teluk Jambe mana, demo di Jakarta berapa bulan, demo kok berbulan-bulan? ada yang ngubur diri didepan istana benar? , masa mau menyakiti diri sendiri, terus saya undang masuk ke istana betul..? saya tanya saat itu status hukum nya apa. Katanya SKD (Surat Keterangan  Desa) Status hukum nya berat. Sebab itu saya sampaikan ke Menteri BPN agar diselesaikan ijin pemanfaatan secepatnya, sekarang sudah dapat semuanya ini (Surat ijin pemanfaatan Perhutani-red).  "jelasnya. 

Menurutnya, Presiden RI ini memerintahkan agar yang sudah memiliki Surat Ijin Pemanfaatan Perhutani mohon diangkat ke atas. 

"Mana yang sudah punya diangkat!!, Ijin pemanfaatan perhutani ini dipegang betul, ini berlaku sampai 35 tahun nanti kalau betul-betul di memanfaatkan produktif dan mensejahterakan akan di perpanjang 35 tahun lagi dan sudah punya hak dan status hukumnya sudah jelas, jadi ga usah demo lagi, "terangnya. 
Diketahui, selepas memberi sambutan dihadapan para petani, dilanjutkan Presiden langsung menuju tambak milik petani di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, dengan menggunakan motor cross,  serta menyebar benih udang dan tanam mangrove.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Kabinet kerja, Wakil Gubernur Jawa barat, Bupati Bekasi, Bupati Karawang, Camat Muara Gembong, Para Kepala Desa se-kecamatan Muara Gembong, jajaran TNI dan POLRI, serta masyarakat nelayan pesisir laut.(*). 

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Lantaran adanya permintaan dari Kepala Desa dan juga melihat ruangan di kantor Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tanpa dilengkapi pendingin ruangan (kipas angin-red), PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk langsung merespon dan membelikan dua unit kipas angin untuk dipasang di kantor desa Wangun Harja, Selasa (31/10).

"Dua unit kipas angin ini kami berikan lantaran ada permintaan dari Kepala Desa, karena ruangan di kantor desa belum dilengkapi dengan pendingin udara seperti kipas angin, permintaan kepala desa hanya satu unit, tapi kita berikan dua unit, "ujar Johanes Siahaan SH,MH Legal & Gov.Rel Spesialis PT CL Tbk.

Menurutnya, pendingin udara seperti kipas angin harus ada di kantor desa, khususnya di ruang pelayanan, agar suasana pelayanan terhadap masyarakat menjadi nyaman.

"Kami berharap, apa yang telah kita berikan dapat bermanfaat bagi kantor desa maupun masyarakat, dan dapat dijaga serta dirawat, "jelasnya.

Ini kami lakukan samata-mata untuk terus bersinergi terhadap lingkungan disekitaran perusahaan, baik kepada masyarakatnya, maupun terhadap pemerintahannya.

"Ini bentuk komitmen kami untuk terus pro aktif demi terciptanya sinergitas khususnya dilingkungan perusahaan berada, "ungkapnya.(*)

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot