Dituduh Intimidasi Pemilik Eretan, Ini Kata Management PT.CL Tbk
CIKARANG bekasitoday.com - Terkait pemberitaan yang dimuat oleh beberapa media online beberapa waktu lalu tentang adanya intimidasi yang dilakukan oleh pihak PT Cikarang Listrindo (CL) Tbk kepada pemilik eretan, terkait biaya kerohiman yang wajar atas dinonaktifkannya eretan yang berada di jalur sungai CBL Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, ditanggapi serius oleh pihak Perusahaan PT.CL Tbk.

"Selama empat kali pertemuan (dua kali di kantor desa dan dua kali di rumah  - red) dan ikut hadir saat itu Dais dan Soleh selaku staf desa, dan H Naryo selaku tokoh masyarakat Muarabakti, serta hadir juga Ari dari PT.CL Tbk Pusat, dalam proses sosialisasi kepada empat orang pemilik eretan, menyampaikan bahwa dari pihak PT.CL Tbk akan memberikan biaya kerohiman yang wajar atas penutupan eretan yang berada di jalur sungai CBL Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan" ujar Johanes Siahaan Legal & Gov.Rel PT.CL Tbk.

Dari saat itu kata dia, mulai dari tahapan negosiasi sampai mendapatkan kata sepakat antara tiga orang pemilik eretan dengan PT.CL Tbk, namun demikian Madih dan keluarganya masih tidak sepakat. Dalam proses negosiasi yang panjang itu, tim PT.CL Tbk beserta aparatur desa yang ikut hadir tidak pernah melakukan tekanan dan atau ancaman, seperti marah-marah atau paksaan kepada Madih dan keluarganya.

"Semua berjalan dengan itikad baik, sopan dan santun. Tim dari PT.CL Tbk datang ke rumahnya disambut dengan baik dan ramah, bahkan kami disuguhi minuman kopi. Suasana kekeluargaan tetap terjaga dengan baik mulai dari sosialisasi, negoisasi bahkan sampai dengan penolakan tanda tangan surat pernyataan, Madih dan keluarganya tidak mau menerima kerohiman yang akan diberikan oleh PT. CL Tbk, walaupun demikian tim PT.CL Tbk tetap menerima dengan baik keputusan Madih dan keluarga. Jadi menurut saya, tidak mungkin terjadi proses intimidasi dan tekanan yang dilakukan oleh tim PT.CL Tbk di lapangan, dalam proses sosialisasi dan negoisasi, karena kegiatan tersebut dihadiri juga oleh warga Desa Muara Bakti lainnya, Dan buktinya dari empat orang pemilik eretan di desa tersebut sudah tiga orang yang sepakat dan setuju  menerima kerohiman yang ditawarkan oleh PT.CL Tbk" terang pria yang akrab di sapa Anes ini.

Hal senada juga disampaikan oleh J.I. Eddianto selaku Head Legal & Gov.rel PT.CL Tbk, menurutnya, bahwa tim PT.CL Tbk di lapangan dalam melakukan sosialisasi dan negoisasi selalu mengutakaman asas kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat.

"Jadi tidak benar kalau ada unsur paksaan, intimidasi, dan tekanan, yang dilakukan oleh tim di lapangan. Dan apabila ada dan terbukti maka manajemen tidak akan tinggal diam terhadap oknum-oknum perusahaan yang melakukannya" tegasnya mengakhiri.

Dituduh Intimidasi Pemilik Eretan, Ini Kata Management PT.CL Tbk
Terpisah, Rifqi Hakim perwakilan management PT. CL Tbk, kepada bekasitoday.com ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan, pada dasarnya PT.CL Tbk bergerak dari ijin yang didapatkan untuk menormalisasi kali CBL dan dioperasionalkan sesuai dengan ijin yang didapat dari Kementerian PUPR.

"Kami pihak perusahaan selalu mengedepankan permusyawarahan untuk kebaikan semua pihak, tentunya yang berada di sekitar kali CBL, dan semua permusyawaratan selalu melibatkan aparat desa dan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengedepankan keterbukaan dan tanpa adanya paksaan dan tekanan dari berbagai pihak, "terangnya singkat.(*)

Penulis : Nurdin
Editor : Bisot
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.