2018
JATIMEKAR bekasitoday.com- Ratusan peserta dari Laskar Pembela Islam (LPI) Kota Bekasi ikuti kegiatan acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat Tahun 2018 yang mengangkat tema  "PANCASILA dan PENGUATAN IDEOLOGI" Bertempat di  Aula NURUL ISLAM Kampung Rawa Bogo, Jatimekar-Jatiasih, Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, H Mahfudz Abdurahman mengatakan, Konsitusional ideologi Pancasila bersumber dan berbasis pada konstitusi UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 menegaskan dan menjelaskan beberapa prinsip dasar dan utama dari sistem Kebangsaan dan keNegaraan Indonesia. 

Pembukaan UUD 1945 juga mengamanatkan Pancasila. Dengan demikian, Pancasila memiliki keabsahan konstitusional yang merupakan sebuah keabsahan yang menyemangati dan memfasilitasi arah dan peta jalan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Pancasila pada hakekatnya mencerminkan kenyataan sosial dan kebenaran kultural masyarakat dan bangsa Indonesia. Hakekat Pancasila sejatinya merupakan watak kebudayaan dan sifat kepribadian nasional Indonesia yang lahir, tumbuh, dan digali dari kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia, "ujarnya.

Pancasila kata dia, tidak hanya sekadar merupakan keabsahan konstitusional melainkan juga merupakan kenyataan sosial dan kebenaran kultural. Arus utama dan intisari dari penyelenggaraan Pancasila sesungguhnya harus lebih berbasis dan berorientasi pada sifat dan watak kepribadian nasional bangsa Indonesia.
"Pancasila merupakan kenyataan sosial dan kebenaran kultural masyarakat Indonesia. Bukan dan tidak semata-mata karena keabsahan konstitusional, "terangnya.

Penguatan Pancasila berintikan pada sejauh mana dan sepanjang apa kualitas pelaksanaan sila-sila Pancasila berdasarkan falsafah, etos, jiwa, roh, dan semangat Pancasila. Pelaksanaan sila-sila ini semakin bermakna ketika ditandai dengan tampilnya kebijakan dan tindakan konkret beserta praktik aksi nyata, ada keteladanan, ada kesetiaan.

"Penguatan Pancasila tidak hanya sebatas pelaksanaan satu sila saja dari Pancasila, melainkan harus senantiasa dilaksanakan sekaligus secara utuh menyeluruh sila-sila lain. Pelaksanaan secara utuh menyeluruh sila-sila Pancasila mesti juga dibumikan untuk saling menguatkan dan melengkapi antar-sila, serta dalam rangka membangun kohesivitas sila-sila Pancasila, "jelas Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Kota Bekasi Dan Kota Depok.

Sementara, Azis Yanwar Selaku Penasehat Hukum Bidang Keorganisasian mengatakan, kegiatan ini bagus, dan sangat perlu untuk pembekalan para Laskar Pembela Islam, rata-rata, Laskar sudah paham empat pilar kebangsaan dan ini bentuk penguatan kembali pada para laskar agar selalu menjaga PANCASILA, dan bisa mengamalkan serta menjalan kan dalam kehidupan sehari-hari, baik buat dirinya sendiri dan keluarga, serta lingkungannya.

"Saya juga berterima kasih kepada Mahfudz Abdurahman sudah bisa hadir bersama LPI  untuk lebih menguatkan ideologi dan  norma -  norma  PANCASILA, "ungkapnya.

Dalam Pantauan media, acara berjalan dengan lancar, semua peserta mengikuti acara dengan seksama, serius dan bahkan di selingi dengan candatawa , dan tampak hadir pula tokoh masyarakat, serta Ustd Rohmat Ghozali panglima Laskar LPI Kota Bekasi.(*).

Penulis : din
DEPOK bekasitoday.com-Sehuhungan akan dilaksanakannya Sertijab Dandim 0508/Depok, Markas Kodim 0508/Depok dikunjungi Tim Verifikasi Korem 051/Wijayakarta, bertempat di Jalan Pramuka No.2, Mampang, Pancoran Mas, Depok, Senin (10/12).

Kedatangan Tim Verifikasi dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 051/Wijayakarta Letkol Inf Wawan Kusnendar, disambut dan diterima langsung oleh Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Korem 051/Wijayakarta Letkol Inf Wawan Kusnendar, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan dan mengatakan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan hal rutin yang dilakukan jika akan ada pergantian pucuk pimpinan dalam suatu organisasi.

Ia menambahkan, adapun sasaran yang menjadi obyek verifikasi adalah semua fungsi yang berkaitan dengan barang-barang inventaris yang di dalamnya mempunyai fungsi utama sebagai kekuatan pertahanan, serta untuk menginventarisir baik dari sisi personel, pertanggungjawaban anggaran, logistik, pangkalan dan lain-lain.

“Verifikasi ini dilakukan, agar pada saat diserahterimakan dengan pejabat yang baru, tidak terjadi kekurangan ataupun kelebihan, serta agar pejabat lama dan pejabat yang akan menggantikannya, dapat saling memberikan pertanggungjawaban sebaik mungkin, "ujarnya.

Diketahui, Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim Verifikasi dan terlihat menyampaikan kepada staf jajarannya untuk menyiapkan serta membantu pelaksanaan proses verifikasi dengan sebaik mungkin.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Korem 051/Wkt adakan acara temu insan media dengan Penrem 051/Wkt, bertempat di Media Center Korem 051/Wkt, Jumat (7/12).

Bagian Hukum Korem 051/Wkt  Mayor CHK Jajang Hasbullah dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan temu insan media ini menjadi ajang bersilaturahmi antara pihak media dengan jajaran korem 051/Wkt.

"kalau ada anggota yang menyangkut hukum segera kordinasi ke saya.

Kapenrem Kapten Inf Lukman mengatakan, walaupun dirinya menjabat baru beberapa bulan di Penrem, tetapi insan media selalu berperan aktif, saya ucapkan terimakasih

"Kedepan kita saling pererat silaturahmi, terutama di dalam pemberitaan, "jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anen Parwoto Harian Pelita yang mewakili insan media mengatakan, dengan adanya kegiatan ini kita saling bersinergi, dalam hal pemberitaan, kami berharap sinergitas ini tetap terjaga.

"Kami mohon setiap kegiatan libatkan kami, agar sinergitas selalu terjalin dan terjaga, kami tidak mengharapkan imbalan, yang terpenting adalah terjalinnya sinergitas antara insan media dengan jajaran Korem 051/Wkt, "terangnya.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com- ZK alias PETOT dan JS Bin Aput berhasil diamankan jajaran Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana.

Hal itu dibenarkan Kasi Humas Polsek Babelan, Bripka Anwar Fadillah SH, menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada saat korban sedang berada didalam rumah tiba tiba mendengar suara sepeda motor miliknya, lalu korban keluar dan melihat seorang laki laki sedang diatas sepeda motornya dan berusaha membawa kabur.

"Korban MASRONI, warga Griya Asri Bahagia Blok J.9/18 RT 006/037 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sempat mengenali laki laki tersebut dan berusaha mengejar namun tidak berhasil, kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Babelan, karena identitas salah seorang pelaku diketahui oleh korban, kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku ZK alias Petot dirumahnya, berikut sepeda motor milik pelaku yang sebelumnya digunakan untuk mencuri sepeda motor korban, "ujarnya ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis (6/12).

Atas pengakuan pelaku ZK bahwa saat melakukan pencurian bersama JS dan sepeda motor diambil oleh JS, kemudian dilakukan pencarian terhadap JS dan pelaku JS berhasil ditangkap di sebuah kontrakan berikut sepeda motor Yamaha Mio sporty warna Putih milik korban B-6275-FLK, selanjutnya kedua orang pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Polsek Babelan guna proses penyidikan.

"Sementara Tempat Kejadian Perkara berada di Perum Griya Asri Bahagia Blok J.9/18 RT. 006/037 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dan waktu kejadian pada  Rabu, 5 Desember 2018 sekitar pukul 16.30 Wib, dan kunci T yang digunakan pelaku untuk mengambil sepeda motor sengaja dibuang pelaku, dan kunci T yang dibuang pelaku masih dalam proses pencarian, "ungkapnya.

Dari hasil pengembangan penyidikan kata dia, jajaran Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, kembali berhasil mengamankan RMF als Pendek, di Jalan Raya Blokang - Sukatani Bekasi, pada Kamis (6/12) sekitar pukul 08.30, dengan pemberatan curanmor.

"Penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan laporan Polisi Nomor : LP/ 460-BB/ K/ XI/ 2018/ Restro Bks, tanggal 29 November 2018 tentang Pencurian dengan Pemberatan. Atas informasi dari JS yang sudah terlebih dahulu tertangkap, "jelasnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan satu Unit sepeda motor merk Suzuki FU warna Hitam (disita dari pelaku diduga hasil curian), satu Buku BPKB, STNK dan Kunci Kontak asli sepeda motor Yamaha Mio J warna Putih B-3828-FKO milik korban.

"Pelaku dengan sengaja mengambil sepeda motor milik korban yang sedang diparkir diteras rumah dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke TKP awal guna membenarkan peristiwa pencurian tersebut, dan setelah itu dibawa ke Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi guna proses penyidikan, "tuturnya.(*).

Penulis : din
CIBITUNG bekasitoday.com-PT.Cikarang Listrindo (CL) Tbk, Serah terimakan gedung Sekretariat RW, TPQ, dan Musholla Al Munawaroh kepada warga Perumahan Bekasi Regency 1 MB 53, RT03, RW 05, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, program Corporate Sosial Responsibility (CSR) 2018, Sabtu (1/12).

Sementara Johanes Eddi pihak PT CL Tbk dalam sambutannya mengatakan, dalam hal pengelolaan untuk membangun masyarakat, perusahaan PT.CL Tbk punya banyak target. Dan saat ini baru 150 kegiatan yang sudah kita bangun.

"Kedepan Pengelolaan CSR PT.CL Tbk lebih du fokuskan dalam hal pembangunan sumber daya manusianya. Proses sumber daya manusia tidak hanya terjadi di lingkungan perusahaan, tetapi dapat menyentuh langsung ke masyarakat, "ujarnya.

Mari kita bergandeng tangan secara bersama-sama untuk menanamkan sumber daya manusia  dengan berbagai cara. Dan fasilitas yang sudah kita bangun agar dapat di jaga.

"Apa yang telah kami berikan, terutama fasilitas-fasilitasnya agar dapat di rawat keberadaannya. Karena membangun suasana harmonis itu yang paling susah, dan saya berharap warga disini di lingkungan RW05 dapat membangun keharmonisan itu, "ungkapnya.

Terpisah, Hendy Ketua RW 05 sangat mengapresiasi perusahaan PT.CL Tbk yang telah membangun sarana untuk masyarakat lingkungan RW 05.

"Kami ucapkan terimakasih kepada PT.CL Tbk yang telah membangun sarana umum dan sarana ibadah, serta sarana pendidikan, untuk masyarakat lingkungan RW05, dan mudah-mudahan apa yang sudah diberikan oleh PT.CL Tbk mendapatkan keberkahan, dan kepada yang memberikan mendapatkan pahala yang berlimpah, dan akan kami jaga bangunan gedung ini, "ungkapnya.

Diketahui, pihak PT.CL Tbk bersama ketua RW melakukan potong tumpeng ucapan rasa syukur diakhir acara.(*).

Meski APK Dirinya Ikut Ditertibkan, Nurfahrozi Apresiasi Panwas


Banyaknya penempatan APK (Alat Peraga Kampanye) berupa spanduk dan baliho calon anggota legislatif di berbagai tempat sudah banyak dikecam warga. Namun keluhan tersebut sepertinya tidak dipedulikan, sehingga masih banyak tim kampanye caleg yang melekatkan dan memasang APK tanpa memperhatikan peraturan.

Akhir November 2018 hingga saat ini penertiban APK secara serentak masih dilakukan oleh panwaslu kabupaten Bekasi dengan melibatkan hingga panwas kecamatan termasuk kecamatan Babelan.

Mendapati beberapa APK miliknya juga ikut ditertibkan, ini kata M Nurfahroji, Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil 4 Partai Gerindra nomor 10.


"Saya dan tim relawan mengapresiasi panwas yang sudah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

"Saya dan tim relawan mengapresiasi panwas yang sudah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Dari awal sampai saat ini saya tidak bosan-bosan menyampaikan kepada para relawan agar jika memasang APK jangan sampai mengganggu pemandangan apalagi melanggar peraturan seperti menempelkan di pohon dengan dipaku, menempelkan di dekat wilayah sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, rumah sakit dan seterusnya" ungkap Oji saat ditemui di halaman RS Tiara Kebalen Babelan. Kamis (29/11).

Meski APK Dirinya Ikut Ditertibkan, Nurfahrozi Apresiasi Panwas
Relawan M Nurfahrozi sedang memasang APK

Bersama Relawan Menertibkan APK-nya Sendiri

Pria yang menjabat sebagai direktur  Advokasi dan Hukum Jamkeswatch ini mengaku telah beberapa kali menertibkan APK bergambar dirinya yang melanggar aturan.

"Saya bersama relawan sudah beberapa kali terpaksa mencopot APK bergambar diri saya yang melanggar, saya sendiri yang mencopot beberapa spanduk diri saya dari pohon-pohon di wilayah Babelan dan Tambun Utara" jelasnya.

"Melalui sosial media Bang Oji juga sudah mengumumkan agar segera memberitahukan kepada dirinya langsung atau kepada para relawan jika masyarakat melihat ada spanduk atau baliho Bang Oji yang melanggar, kami selaku relawan yang akan mencopotnya" ungkap Ibrahim selaku koordinator relawan pemenangan di kecamatan Babelan kepada media.

Oji yang hampir setiap hari melakukan sosialisasi ke berbagai pelosok dalam bentuk penyuluhan dan advokasi di bidang pelayanan kesehatan ini mengaku optimis akan mendapat dukungan dari warga dapil 4 yang meliputi kecamatan Tarumajaya, Babelan, Tambun Utara, Sukawangi dan Tambelang.

"Optimisme kami tersebut tidaklah berlebihan jika melihat dan mendengar sendiri pada saat kami sambangi dan advokasi, antusiasme dan meningkatnya kesadaran warga akan sehat dan kesehatan yang merupakan menjadi salah satu concern kami yang juga menjadi hak kita bersama sebagai warga. Bentuk kesadaran itulah bagi kami merupakan bentuk dukungan untuk kami" tambah Ibrahim. [F/Y]


CIKARANG PUSAT Bekasi today.com - Plt Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja, menaikan honor RT (Rukun Tetangga) RW (Rukun Warga) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2019.

"Tahun 2019 honor untuk para RT RW kita naikkan, dari awalnya Rp. 500 ribu menjadi Rp. 700 ribu rupiah perbulannya, "ujarnya usai rapat paripurna penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019.

Eka menjelaskan, kenaikkan honor RT dan RW ini sebelumnya tidak ada dalam pembahasan-pembahasan KUA-PPAS yang sempat tertunda beberapa kali. Dan baru dibahas pada hari ini (Selasa (13/11)-red) dalam rapat Badan Anggaran (Banggar-red) pembahasan KUA-PPAS sebelum akhirnya ditetapkan dalam sidang paripurna.

"Dalam pembahasan-pembahasan kemarin itu (kenaikkan honor RT RW-red) belum ada. Baru hari ini kita bahas dan langsung kita tetapkan, "terangnya.

Pemerintah Daerah, lanjut Eka, sangat mengapresiasi atas partisipasi dan kerja keras para RT dan RW, sebagai ujung tombak pemerintah paling bawah dalam membantu dan mengawal suksesnya pembangunan di Kabupaten Bekasi. Ini sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi terhadap RT dan RW yang jumlahnya mencapai 7 ribuan.

"Semoga dengan dinaikkannya honor tersebut, RT RW di Kabupaten Bekasi yang jumlahnya sekitar 7 ribuan dapat lebih semangat lagi untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program-program pembangunan, "harapnya.

Diketahui, dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019 yang sempat terhambat beberapa waktu lalu, ada beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan.

Terkait Jasa Tenaga Kerja (Jastek), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi menaikkan Rp 500 ribu perbulan perorang.

Anggaran Jastek sebesar Rp. 112 Miliar pada 2018, akan dinaikkan menjadi Rp 185 Miliar pada 2019 mendatang.

Kemudian, kenaikkan honor untuk Tenaga Harian Lepas (THL), Tenaga Kontrak atau sebutan lain bagi Non PNS di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang besarannya ditentukan dengan satuan harga minimum dengan Keputusan Bupati Bekasi.

Selanjutnya, Tenaga Honorer Non PNS akan didaftarkan kepesertaan Jaminan Sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang iurannya dibayarkan oleh Pemda Kabupaten Bekasi.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bakal menggelontorkan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2019, sebesar Rp 10 miliar untuk peningkatan Jalan Raya Perjuangan, dari batas kota Kelurahan Kebalen hingga Kampung Pangkalan, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan.

Nilai tersebut mengalami kenaikan, padahal sebelumnya sudah dianggarkan untuk pelaksanaan APBD (Perubahan) 2018 sebesar Rp 8 miliar, namun gagal dengan alasan keterbatasan waktu mulai dari pelaksanaan lelang serta waktu pelaksanaan fisik kegiatan. Hal itu disampaikan Sekretaris DPUPR Kabupaten Bekasi Iman Nugraha melalui suratnya bernomor 620/2297/DPUPR, Senin (12/11), yang ditujukan kepada Camat Babelan.

DPUPR menurut Iman, pihaknya telah mengusulkan kembali perbaikan jalan tersebut di tahun anggaran 2019 sebesar Rp 10 miliar, dan akan dapat diupayakan akan dilelang pada 2019, sehingga akan segera direalisasi pelaksanaannya sebelum pertengahan tahun 2019.

Sementara Syamsuri tokoh masyarakat Kebalen Kecamatan Babelan, yang didampingi Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kebalen, Kusnawang menyambut baik adanya surat yang ditandatangani Sekretaris DPUPR Kabupaten Bekasi tersebut.

"Sebagai warga, kami apresiasi keinginan pihak Pemkab Bekasi untuk perbaikan jalan yang rusak parah selama kurun waktu hampir 7 tahun. Namun demikian janji tersebut agar terealisasi mengingat sudah banyak korban kecelakaan lalu lintas bagi pengemudi yang melintas di jalan tersebut, "tandasnya.(*).

Penulis : din
CABANG BUNGIN bekasitoday.com-Letkol Arh Henri Yudi Setiawan, S. I.Pem Dandim 0509/Kab Bekasi hadiri penutupan TMMD Imbangan T.A 2018, mendampingi Kolonel Inf Rifky Nawawi, SE, SIP Irdam Jaya bertempat dilapangan desa Lenggah Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/11).

"Sasaran kita di Kampung Cabang Dua, Desa Lenggahsari Cabangbungin, sasaran lisik Jalan Desa 1000 meter lebar 3 meter, yang dikerjakan mulai tanggal 15 Oktober 2018 sampai 13 Nopember 2018. Hasil Pelaksanaan Fisik Telah menyelesaikan sasaran jalan Desa panjang 1000 meter lebar 3 meter, serta Non Fisik telah menyelesaikan Pemberian Materi di SMAN 1, MAN 3, SMK At Taqwa, Aparat Desa Lenggah Sari terkait materi empat Pilar Bangsa, Wawasan Kebangsaan, Kenakalan Remaja, dan Bakti Sosial, Penghijauan, Donor Darah sebanyak 100 peserta, Pengobatan Umum 350 pasien, Pemberian Paket Sembako 400 paket, Pemberian Paket Buku Sekolah 450 paket, Penyerahan Alsinta Handprayer 10 buah, "ujar Irdam Jaya dalam sambutannya mewakili Jenderal TNI Mulyono.

Menurutnya, TMMD 103 tahun 2018, kegiatan dalam satu bulan, dan secara resmi dibuka pada 15 Oktober-13 Nopember 2018, kami ucapkan terimakasih kepada Muspika, Gubernur, Bupati, Walikota, serta masyarakat, ,yang telah bekerja keras dalam mensuport kegiatan kemanunggalan TNI ini.

"Bertemakan TNI manunggal rakyat dalam mewujudkan desa yang maju dan demokratis diharapkan untuk mencapai sasaran fisik dan nonfisik. Memberikan keterampilan dalam mengelola dana desa, kepada aparatur desa, "jelasnya.

Misi khusus kami kata dia, yaitu menyatukan perbedaan dalam masyarakat atas berkembangnya intoleransi, dan untuk prajurit satgas TMMD wajib untuk tidur dan makan dirumah masyarakat.

"Dengan telah berkahirnya TMMD yang ke 103, diharapkan dapat meningkatkan semangat untuk bekerja bergotong royong, karena gotong royong adalah warisan asli Negera kita. Dan terus membangun dan mengembangkan potensi, serta sebarkan energi positif untuk membangun. TNI hadir untuk rakyat dan mengabdi kepada rakyat, "ungkapnya.

Diketahui, setelah melakukan upacara penutupan TMMD ke 103, Irdam Jaya beserta Jajaran langsung meresmikan pekerjaan jalan yang di kerjakan dari program TMMD, dan memotong tumpeng tanda rasa syukur.

Tampak hadir dalam kegiatan penutupan TMMD tersebut, Kolonel Inf Rifky Nawawi, SE, SIP, Irdam Jaya, Kolonel Kukuh H, Pa Sahli Pangdam Jaya Bidang OMP, Kolonel Inf Sudarwo Aris N, Pa Staf Khusus Pangdam Jaya, Kolonel Syahrul Hadi, Pa Staf Khusus Pangdam Jaya, Letkol Inf Mujibburahman, Waaster Kasdam Jaya, Letkol Inf Nova Ismaillyanto, SIP, Waasrendam Jaya, Letkol Czi Gunawan S, Dandenzibang Zidam Jaya, Letkol Czi Iim N, Waaslog Kasdam Jaya, Letkol Arh Henri Yudi Setiawan,  S. I.Pem, Dandim 0509/Kab.Bekasi, AKP Syaeful, Kapolsek Cabangbungin mewakili Kapolres Metro Bekasi, Dra.Hj.Aat Barhaty K, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kab.Bekasi mewakili Bupati Bekasi, Suwarto, MM, Camat Cabangbungin, Junaefi Camat Muara Gembong, Para Pasi Kodim 0509/Kab.Bekasi, Para Danramil Jajaran Kodim 0509/Kab.Bekasi, Para Kades Kec.Cabangbungin, Para RT/RW Desa Lenggahsari, Para Tokoh Agama, Para Tokoh Masyarakat.(*).

Penulis : din
TAMBUN bekasitoday.com -Pertunjukan budaya dan sejarah Bekasi diperkenalkan ke masyarakat luas dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018, oleh Komunitas Historika Bekasi, bertemakan "Festival Bekasi Tempo Doeloe", bertempat di Gedung Juang, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Banyak lomba juga yang di gelar pada perhelatan kali ini dari lomba pakaian jadul sampai pada lomba rebut dangdang.

Sementara, Rahmat Malik, S.Sos, salah satu juri  yang juga sebagai pemerhati silat budaya bekasi mengatakan, ini event luar biasa, bayangkan saja di tengah arus budaya luar yang sulit di bendung masuk ke bekasi, panitia masih mempertahankan budaya betawi bekasi yaitu rebut dangdang, yang tujuan di adakan lomba ini tak lain dan tak bukan sebagai benteng pertahanan budaya, agar para generasi muda jangan lupa dengan budayanya sendiri.

"Saya sendiri bangga dan salut, ternyata lomba ini banyak di ikuti oleh masyarakat bekasi, dan sekitarannya, tercatat hampir 18 padepokan dan sanggar yang mengikuti lomba ini , ini menandakan warga betawi dan bekasi masih cinta  budayanya, "ujar penasehat GM SPBBB  (Gerakan Moral Slaturahmi Pelestari Silat Budaya Bekasi).

Terpisah, Muhsinin Mabrur, Ketua Panitia, mengatakan, Festival Bekasi Tempo Doeloe baru pertama kali digelar, bertempat di Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Acara ini segaja kita gelar untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang budaya dan sejarah Bekasi tempo dulu, pemilihan lokasi acara di Gedung Juang Tambun bagian memperkenalkan secara luas salah satu bangunan tua di Bekasi, "terangnya.

Komposisi acara kata dia, di antaranya talk show bertema sejarah Bekasi yang menghadirkan Endra Kusnawan penulis Buku Sejarah Bekasi. Disambung lomba rebut dandang, salah satu budaya khas Bekasi.

"Kita juga menampilkan kelompok seni dari teman-teman pelajar di daerah Bekasi, lalu juga ada penampilan musik dan tari dari penggiat seni di Bekasi, saat mulai acara pertama-pertama melakukan upacara bendera, lalu mengheningkan cipta untuk menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan, "jelasnya.

Turut ditampikan dalam Festival Bekasi Tempo Doeloe, tulisan-tulisan dan foto-foto sejarah, berkaitan dengan Bekasi di dalam Gedung Juang Tambun.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com - Lantaran aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan perjuangan Babelan mulai batas Kota-Kabupaten Bekasi di Kelurahan Kebalen hingga pertigaan asem, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, dinilai tidak direspon oleh pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, Senin (12/11) masyarakat Babelan Raya (BARAYA) dan elemen masyarakat lainnya akan memasang bendera kuning tanda "matinya hati nurani penguasa" (Pemda kab bekasi dan DPRD-red) atas rusaknya jalan di Babelan, khususnya di wilayah Kelurahan Kebalen.

"Aksi damai Pemasangan bendera kuning yang akan kita lakukan hari ini adalah bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah daerah dan wakil kami di legislatif, "ungkap Darlim selaku koordinator aksi.

Darlim berharap aksi damai ini dapat mengetuk hati Lurah, Kepala Desa dan Camat Babelan.

"Jika tidak ada solusi maka kami akan mencoba memperbaiki jalan yang rusak ini secara swadaya. Minimal kami akan menutup lubang jalan yang akan membahayakan pengguna jalan, khususnya di beberapa bagian jalan yang rusak parah di wilayah kelurahan Kebalen, "terang Darlim kepada media.

Sementara H. Naryo, tokoh masyarakat Babelan menyatakan akan menggalang gerakan moral perbaikan jalan oleh masyarakat secara swadaya.

"Selama perbaikan jalan oleh warga secara swadaya ini, kami informasikan bahwa untuk sementara jalan yang diperbaiki akan ditutup, "sebagaimana dikutip dari newsbekasi.

Diketahui, dalam aksi ini, selain pemasangan bendera kuning juga terdapat beberapa spanduk yang berisi asiprasi dan tuntutan perbaikan jalan serta pengaturan jam operasi dan batas tonase sesuai kelas jalan, untuk mobil besar seperti truk tanah, mobil tanki dan bus pariwisata yang sering melewati akses jalan di Babelan.(*).

BABELAN bekasitoday.com-Dalam rangka peringati Hari Pahlawan 10 November 2018, Pemerintah Desa Kedung Pengawas Kecamatan Babelan bersama Komunitas Silaturahmi Anak Babelan Ngumpul SI ABANG laksanakan "Pentas Seni dan Doa Bersama".

Nasarudin, Kepala Desa Kedung Pengawas sangat mengapresiasi kegiatan yang digalang komunitas para pemuda, ormas, dan karang taruna ini.

"Kita harus selalu ingat semangat para pejuang dan pahlawan bangsa, terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah mengadakan acara ini, "ujarnya dalam sambutan.

Terpisah Wahyu Hidayat, ketua panitia, menjelaskan acara Pentas Seni dan Doa Bersama dimulai dengan karnaval keliling oleh adik-adik sekolah, dan pemuda Kedung Pengawas, kemudian diisi dengan berbagai penampilan puisi, tari, silat, hadroh, hingga menghadirkan veteran pada malam harinya.

"Siang tadi kami mengadakan karnaval untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November, pada malam harinya kami menghadirkan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Markas Cabang Kabupaten Bekasi, Bapak Edi B Somad untuk sedikit bercerita mengenai masa-masa perjuangan, "terangnya.

Diketahui, acara yang digelar sejak siang hingga malam hari di halaman kantor desa Kedung Pengawas kecamatan Babelan ini melibatkan juga komunitas dan ormas pemuda yang ada di desa Kedung Pengawas, seperti BPD, Karang Taruna desa Kedung Pengawas, RAKOMPAS, IKRAM, Rumah Cerdas, Perguruan Silat Cinong Bekasi, Perguruan Silat Sima Maung, Si Rambet Putra Betawi, Keluarga Besar Bekasi Bersilaturahmi (KB3), Rumah Pelangi Bekasi dan lainnya.(*).

Penulis : bisot
BABELAN bekasitoday.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, sosialisasi Jaminan Sosial dihadapan ratusan warga, aparatur Desa Kedung pengawas, Kecamatan Babelan, bertempat di aula desa Kedung Pengawas, Kamis (8/11).

Kepala Bidang Pemasaran Penerima Upah (PU) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Budi Wahyudi mengapresiasi Kades Kedung Pengawas melalui Kaur Kesra yang memfasilitasi kegiatan sosialisasi jaminan sosial tersebut.

"Ini merupakan langkah baik yang dilakukan pihak Desa Kedung Pengawas untuk mensejahterahkan seluruh perangkat desa yang ada, maupun warganya melalui jaminan sosial, "ujarnya.

Dalam penjelasannya, Budi Wahyudi menambahkan, bagi perangkat desa yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, akan dijamin mengenai kecelakaan kerja.

"Ketika Bapak dan Ibu berangkat bekerja dari rumah, misalnya terjatuh, maka BPJS Ketenagakerjaan akan memfasilitasi biaya pengobatannya di rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Tidak ada batasan biaya, akibat kecelakaan kerja, "tukasnya.

Sebagai penerapan Peraturan Bupati (Perbup) Bekasi yang sudah ada. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, juga bukti kepatuhan pemerintah desa terhadap pelaksanaan Perbup yang menjamin kesehatannya melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi semua perangkat desa akan dibekali kartu jaminan sosial ketenagakerjaan. Insya Allah di 2018 ini, semua perangkat desa akan kita berikan BPJS nya, supaya ada jaminan bagi mereka dalam bekerja, "terangnya.

Sementara, Nasarudin, Kades Kedung Pengawas sangat mengapresiasi pihak BPJS Ketenagakerjaan, yang telah meluangkan waktunya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa yang dipimpinnya.

"Dengan adanya BPJS Ketenakerjaan, bisa memotivasi personel perangkat desa untuk bekerja lebih maksimal, khususnya dalam melayani masyarakat. Dengan demikian katanya, perangkat desa dapat terlindungi ketika melaksanakan tugas pemerintahan desa, "terangnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, aparatur desa Kedung Pengawas, para Ketua RT dan RW, pengurus Karang Taruna, Ibu PKK, dan pengurus LPM Desa Kedung Pengawas, serta sejumlah warga.(*).

Penulis : din
TAMBELANG bekasitoday.com-Persatuan Masyarakat Bekasi Utara (PMBU) lakukan peresmian kantor sekretariat dibarengi diskusi publik terkait pemekaran wilayah menuju Daerah Otonom Baru (DOB), bertempat di kampung balong tua, desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang, Sabtu (3/11).

Jamaluddin SH, Ketua Umum Persatuan Masyarakat Bekasi Utara (PMBU) dalam sambutannya mengatakan, mudah-mudahan nuansa kali ini adalah nuansa yang mempunyai satu tujuan, untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi Utara.

"Ini dibentuk atas dasar keprihatinan, untuk menuju Daerah Otonom Baru, harus dengan menjalankan langkah-langkah baru. Dan pemekaran ini adalah Pekerjaan Rumah (PR) kita bersama. Dan kita harus samakan persepsi, "ujar praktisi hukum asli Sukamekar ini.

Menurutnya, ini bukan agenda politik, ini adalah agenda rakyat, dan politik rakyat, dan ini bebas apapun partainya apapun benderanya.

"Untuk sampai kepada agenda tersebut, kita harus samakan persepsi dengan wilayah Bandung, dalam waktu dekat Gubernur Jawabarat akan datang ke sekretariat PMBU yang beralamat di desa Sukabakti, "terangnya.

Saat ini kata dia, Kabupaten Bekasi Utara belum mempunyai Surat Keputusan (SK) tentang Bekasi Utara, tapi sudah disebutkan di dalam peraturan daerah (Perda).

"Lembaga PMBU mudah-mudahan menjadi wadah baru untuk masyarakat Bekasi Utara. Dalam hal menuju Daerah Otonom Baru dalam hal rencana pemekaran, "ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Engkong Guntur Elmogas, Para Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, serta beberapa lembaga salah satunya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Babelan.(*).

Penulis : din
BABELAN Bekasitoday.com-Beralasan proposal pembangunan yang diajukan tidak kunjung  terealisasi, Kepala Sekolah Dasar Negeri 05 Babelan melalui komite sekolah pungut uang kepada walimurid untuk pembangunan pengerasan halaman sekolah memakai paping blok.

Hj Saryati Kasek SDN 05 Babelan ketika ditemui kepada bekasitoday.com mengaku dirinya hanya mengetahui saja, untuk lebih jelasnya coba tanyakan kepada komite sekolah.

"Ini kan hasil rapat komite, saya selaku kepala sekolah tidak terlalu mencampuri, saya sudah bosen pak mengajukan proposal ke pemerintah, tidak pernah terealisasi, "jelasnya.

Menurutnya, hasil kesepakatan komite dengan walimurid saat rapat, untuk anggaran pengerasan halaman sekolah seluas 750 meter² membutuhkan biaya sebanyak Rp.60.810.000.

"Jadi sebanyak 430 siswa yang tercatat, dari kelas 1 sampai kelas 6, setiap walimurid dibebankan sebesar Rp.142.000, "terangnya.

Sementara, Iyan Ketua Komite sekolah ketika ditanya mengaku bahwa untuk pengerasan halaman sekolah seluas 750 meter ², membutuhkan biaya sebanyak Rp.60.000.000, dan walimurid tidak merasa keberatan.

"Dalam rapat komite pada Hari Sabtu tanggal 04 Agustus 2018, yang dihadiri sebanyak kurang lebih 28 walimurid, disepakati bahwa setiap murid dibebankan biaya untuk pengerasan halaman sekolah sebesar Rp.142.000, dan bagi walimurid yang memiliki anak lebih dari satu cukup membayar sebesar Rp.100.000, biaya tersebut dibayarkan selama tiga kali, di bulan pertama dan kedua walimurid harus membayar sebesar Rp.50.000 setiap bulannya, dan dibulan ketiga sebesar Rp.42.000,  "jelasnya.

Terpisah, Fadriyanto Jusda Wakil Ketua Lembaga Aliansi Indonesia saat dimintai tanggapannya tentang pungutan sekolah terhadap walimurid kepada bekasitoday.com mengatakan, ini jelas pungutan liar (pungli-red), dimana orang tua walimurid masih saja dibebankan untuk pembangunan sarana sekolah. Hal ini jangan dianggap main-main oleh pihak sekolah, dan dalam waktu dekat akan kita kirimkan surat kepada instansi terkait.

"Semua itu jelas sudah diatur dalam Perpres nomor 87 tahun 2016, Presiden RI membentuk satuan tugas (SAPU) bersih pungutan liar. Satgas ini berlaku untuk semua instansi termasuk pendidikan. Ada 58 pembiayaan yang dikategorikan pungutan liar disekolah. Diantaranya uang masuk sekolah dan uang pembangunan, "ungkapnya.(*).
BALI bekasitoday.com-The Coca-Cola System di Indonesia yaitu Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) dan Coca-Cola Indonesia (CCI) mendukung Pemerintah Indonesia yang terus berupaya mengajak semua pihak untuk mendukung berbagai inisiatif yang berhubungan dengan penanganan sampah, salah satunya melalui Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Bali yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Hal itu beriringan dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan gaya hidup yang semakin modern.

Tiap tahun volume sampah di Indonesia terus meningkat dengan cepat hingga mencapai jutaan ton. Beberapa upaya dan kegiatan terus dilakukan guna menangani peningkatan jumlah sampah tersebut.

Dukungan ini merupakan bagian dari aspirasi “World Without Waste” (“Dunia Tanpa Sampah”) – sebuah komitmen yang fokus pada siklus hidup kemasan yang dipakai–mulai dari perancangan hingga penggunaan daur ulangnya.

“Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu pilar keberlanjutan perusahaan kami. Oleh karena itu, sejak Coca-Cola Amatil memasuki pasar Indonesia pada tahun 1992, berbagai kegiatan terkait lingkungan telah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, "ujar Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia.

Bali Beach Clean Up merupakan salah satu program lingkungan yang kami inisiasi dan telah berjalan sejak tahun 2007 di sepanjang lima (5) pantai di Bali, yaitu Kuta, Seminyak, Jimbaran, Legian, dan Kedonganan, secara konsisten dan berkelanjutan. Melalui program tersebut, pengumpulan sampah dan pembersihan 9,7 km pantai dilaksanakan setiap hari sepanjang tahun, bekerja sama dengan masyarakat pantai tersebut. Program Bali Beach Clean Up ini juga berhasil menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat, dan membantu menyelamatkan jutaan tukik sebagai bagian dari konservasi penyu. Selain program Bali Beach Clean Up, kami juga berkomitmen untuk mengurangi sampah di fasilitas manufaktur kami dan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar. Dukungan Coca-Cola Amatil Indonesia diwujudkan dalam bentuk kegiatan bersih-bersih, pelatihan dan lain-lain.

“Coca-Cola Amatil Indonesia dan Coca-Cola Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menjadi bagian dari Gerakan Bersih Pantai dan Laut, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, "terangnya.

Senior Director of Environmental Policy The Coca-Cola Company, Ben R. Jordan juga turut hadir dalam inisiatif tersebut sebagai bagian dari kunjungannya ke Indonesia. Sesuai dengan visi World Without Waste, kami fokus terdapat pengumpulan (collect) dari sampah plastik dan kemudian mdaur ulang agar sampah plastik memiliki lebih dari 1 kehidupan.

"Kegiatan yang dalam program Gerakan Bersih Pantai & Laut dan Bali Beach Clean Up merupakan bagian dari aksi nyata untuk pengumpulan sampah plastik di pantai Bali – Indonesia, "ujarnya.

Sementara, Miss Earth Indonesia tahun 2017, Michelle Victoria Alriani, turut menghadiri kegiatan tersebut, sebagai wujud dukungannya terhadap lingkungan. Hari ini kita diingatkan bahwa tiap usaha sungguh berarti dan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan dampak yang positif. Tiap menghadiri inisiatif-inisiatif seperti Bali Beach Clean Up, Clean Up Jakarta Day, serta Gerakan Bersih Pantai dan Laut hari ini.

"Saya berharap generasi muda dapat terinspirasi untuk menjalankan peran masing-masing dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik, "terangnya.

Diketahui, dukungan Amatil Indonesia terhadap Lingkungan. Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi, yaitu: People, Wellbeing, Environment dan Community, Coca-Cola Amatil Indonesia telah menggerakkan ribuan karyawan di tiap area untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal dalam menjalankan berbagai inisiatif bersih-bersih lingkungan. Di tahun 2017, sebagai bagian dari perayaan 25 tahun, Coca-Cola Amatil Indonesia telah menjalankan berbagai program Clean Up di lebih 20 daerah di Indonesia.

Beberapa kegiatan berkelanjutan yang telah dijalankan antara lain: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat (hingga tahun 2017, jumlah air yang telah dikembalikan mencapai 130%), Coke Kicks, Coca-Cola Forest di Lampung, Bandung, dan Semarang (Amatil Indonesia telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 350.000 pohon pada masyarakat), serta City Clean-ups (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan).

Tahun ini, Coca-Cola Amatil Indonesia bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendirikan pusat pelatihan “waste management” dan menyerahkan bantuan satu unit mesin cacah plastik ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST 3R) Seminyak. Mesin tersebut yang akan mendukung pengadaan teknologi aspal plastik, mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar, serta menciptakan nilai sampah plastik, seharga Rp 2.000 – Rp. 4.000 per kilogram. Sedangkan pusat pelatihan tersebut dipergunakan untuk pemberian program pelatihan bagi komunitas atau institusi yang berkehendak untuk belajar dan membuat bank sampah.

Hingga bulan Juli 2018, program harian Bali Beach Clean Up telah menyingkirkan lebih dari 39 juta kg sampah dari pesisir pantai sepanjang 9,7 kilometer. Program ini didukung dengan 4 traktor pantai, 2 barber surf rakes, 3 truk sampah, 78 kru dari komunitas lokal di sekitar pantai, serta 150 tempat sampah baru tiap tahunnya. Bali Beach Clean Up juga memperpanjang dukungan untuk Kuta Beach Sea Turtle Conservation (KBSTC) sebagai bagian dari program. Lebih dari 195.000 bayi penyu telah dikembalikan ke laut sejak peremian KBSTC di tahun 2010. Selain itu, mulai tahun ini Amatil Indonesia juga mendonasikan tempat sampah yang dibagi menjadi 3 sistem bagi masyarakat di tiap wilayah operasionalnya, termasuk Bali, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ibu Susi Pudjiastuti.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-150 orang yang terdiri dari 115 orang prajurit jajaran Korem 051/Wkt, dan 35 prajurit perwakilan Satpur/Banpur melaksanakan kegiatan Sosialisasi Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal bertempat di Aula Makorem 051/Wkt, Rabu (31/10).

Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P.,  dalam sambutan yang dibacakan Kasrem 051/Wkt Letkol Inf Wawan kusnendar mengatakan, bahwa Kegiatan pembinaan antisipasi balatkom dan faham radikal bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan, sehingga diperoleh kesamaan langkah dan tindakan dalam menyikapi bangkitnya kembali ajaran komunis maupun faham radikal yang berkembang, yang akhir-akhir ini gencar melakukan kegiatan propaganda di media massa maupun elektronik.

"Seluruh komponen bangsa perlu senantiasa waspada, guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis maupun faham radikal, "ujarnya.

Sementara itu Kasiter rem 051/Wkt Mayor Inf Agung Budhi, menyampaikan bahwa sosialisasi ini mengangkat tema dengan pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal, prajurit Korem 051/Wkt senantiasa proaktif melaksanakan cegah dini dan deteksi dini."Terhadap bahaya laten komunis dan paham radikal yang terjadi di wilayah NKRI untuk mewujudkan negara berdaulat berdasarkan Pancasila dan Undang - Undang Dasar 1945. Salah satu ancaman yang datang dari dalam Negeri adalah Balatkom dan Faham Radikal. Kelompok Komunis dan kelompok Radikal dalam perkembangannya, melalui cara-cara yang inkonstitusional telah mengembangkan ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila dan berupaya menentang kebijakan pemerintah dengan menciptakan instabilitas politik dan keamanan.

“Partai Komunis Indonesia secara resmi dibubarkan dan dilarang keberadaannya di negara kita, karena bertentangan dengan ajaran agama dan ideologi Pancasila,” Dalam perjalanan waktu hingga saat ini, ternyata faham ideologi Komunis masih hidup ditengah-tengah masyarakat kita, dan terus menggalang kekuatan untuk kembali bisa melakukan aktivitas secara nyata. “Para kader dan simpatisannya terus berupaya dengan berbagai cara agar paham komunis bisa kembali diterima sebagai ideologi terbuka, "jelasnya.

Salah satu caranya adalah dengan mencabut Tap MPRS No. XXV Tahun 1966 tentang larangan paham Komunis di Indonesia”.

Selalu waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis yang berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia, termasuk faham radikal yang selalu berupaya untuk memaksakan kehendaknya dalam sendi-sendi keagamaan dan ketatanegaraan, "ungkapnya.(*).

Penulis : din
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Dengan bertemakan Bangun Pemuda Satukan Indonesia,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90. Bertempat di Plaza Pemda, Deltamas, Cikarang
Pusat.

Tema tersebut diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif dan berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, dalam sambutan ya mengatakan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi yang memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam sumber daya, serta daya saing.

"Mungkin melalui itu kita akan melakukan pembinaan-pembinaan kepada generasi muda dan mengoptimalkan program-program di dalamnya. Kita akan terus melakukan pembinaan agar pemuda kita kedepannya lebih baik lagi, "jelasnya di gelaran upacara Hari Sumpah Pemuda ke-90.

Dirinya menuturkan bahwa sudah menjadi tugas bagi semua pihak untuk membimbing para pemuda kearah yang lebih baik.

"Tugas semua pihak untuk mengawal dan mengawasi para pemuda untuk lebih melakukan tindakan positif, agar tindakan negatif bisa dikurangi dan tindakan positif bisa lebih ditonjolkan, "terangnya.

Menurutnya, melalui peringatan sumpah pemuda kali ini diharapkan menjadi momentum bagi para pemuda di Kabupaten Bekasi untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerahnya.

“Banyak bidang yang bisa diisi dan pemuda kita harus ambil peran dengan berprestasi, berani untuk tampil dan berkontribusi untuk bagaimana kedepannya bisa memajukan Kabupaten Bekasi ini, "ungkapnya.(*). 
BABELAN bekasitiday.com- A.S. alias Subur alias Subat, warga kampung Tanah Tinggi, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Diamankan Unit Reskrim Polsek Babelan, karena diduga melakukan pencurian dan pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP dan 363 KUHP, sekira pukul 24.00 Wib, Minggu (28/10).

Sementara, Bripka Anwar Fadillah, SH, kepada bekasitoday.com membenarkan, telah dilakukan pengamanan kepada seorang laki-laki A.S. alias Subur alias Subat, Bekasi 28 Nopember 1997, laki-laki, islam, karyawan swasta, Kp.Tanah Tinggi Desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Disamping Superindo Marakas Square, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

"Benar telah diamankan, yang diduga pelaku pencurian dan pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP dan  363 KUHP, yang dilaporkan pada tanggal 14 Oktober 2018. Dan teman terduga pelaku Ikhsan als Sagle masih dalam pencarian (DPO), "ujar Kasi Humas Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi.

Menurut keterangan, Pada hari Minggu tanggal 14 oktober 2018, pukul 20.30 Wib, korban dan pelaku serta saksi tiga, nongkrong bersama di samping superindo square Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, tersangka mengambil  sepeda motor korban yang diparkir ditempat tongkrongan dalam keadaan tidak dikunci stang, dengan cara di dorong/distut dengan diketahui oleh saksi tiga, setelah kedua pelaku kembali lagi ketempat tongkrongan korban terbangun dan melihat sepeda motor yg diparkir sudah tidak ada, lalu korban menanyakan kepada ke dua pelaku keberadaan sepeda motor korban, dan kedua pelaku merasa tersinggung lalu memukuli dan menendang korban secara bersama-sama hingga terjatuh, kemudian kejadian tersebut di lerai oleh saksi tiga dan kedua pelaku dan korban langsung pergi meninggalkan lokasi.

"Kemudian korban yang didampingi oleh orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babelan. Kemudian pada hari Minggu tanggal 28 Oktober 2018, jam 24.00 Wib, team opsnal Polsek Babelan melakukan penangkapan terhadap salahsatu pelaku AN: AS alias Subur alias Subat di tempat kerjanya di pabrik Roti daerah Tarumajaya, setelah di introgasi terhadap AS alias Subur alias Subat mengakui atas perbuatannya, "ungkapnya.

Adapun barang bukti, yang berhasil diamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vino B-4317-FRJ.(*).

Penulis : din
CIBITUNG bekasitoday.com-Terus berupaya menanamkan demokrasi, warga RW06 Desa Mukti wari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, lakukan pemilihan Ketua RW, Minggu (28/10). 

Anen Parwoto, Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW06 kepada bekasitoday.com mengatakan, ini adalah bentuk demokrasi warga, bukan hanya ditingkat atas, kita juga berupaya melakukannya di tingkat bawah.

"Ini merupakan latihan berdemokrasi di tingkat bawah. Tujuan pelaksanaan secara demokratis merupakan cara dan upaya mengenalkan kepada masyarakat berpolitik di tingkat bawah tanpa ada isu isu negatif. Kami Panitia berupaya mengenalkan bagaimana politik yang baik tanpa pengaruh uang, atau memberikan isu hoax atau menjelek-jelekkan lawannya, "ungkapnya singkat.

Pantauan bekasitoday.com warga sangat antusias dalam melakukan pemilihan, dan pemilihan ketua RW06 berjalan aman serta kondusif.(*).
BABELAN bekasitoday.com-Lantaran meniru cara meracik minuman oplosan, seorang pelajar tewas setelah meminum oplosan yang diraciknya sendiri, Rabu (24/10).

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, menurutnya, pada Selasa (23/10) sekira pukul 19.30 Wib, Saudara Lukman di beri uang oleh korban berinisial MD sebesar Rp.10.000, yang digunakan untuk membeli satu botol alkohol 70 % Seharga Rp 7500, kemudian sisanya Rp 2500, dipergunakan untuk membeli Satu buah minuman energy (kuku bima) dan satu botol air mineral ukuran satu liter.

"Setelah bahan-bahan tersebut didapat kemudian diracik dengan cara, air mineral ukuran satu liter tersebut di buang setengahnya, kemudian Alkohol 70 % di masukan ke dalam air mineral berikut satu sachet minuman energy (kuku bima), Kemudian oleh korban MD di aduk air mineral yang sudah dilarutkan Alkohol 70 %, dan minuman energy, yang kemudian di minum secara bergantian dan sampai habis, "ujar Bripka Anwar Fadillah SH saat ditemui diruang kerjanya.

Dan berdasarkan keterangan korban, kata dia, mereka meracik minuman tersebut mendapatkan sumber dari YOUTUBE.

"Sementara korban meninggal dunia berinisial MD, lahir di Bekasi 23- 02 - 2003, Agama Islam, Pekerjaan Pelajar, Jenis kelamin Laki - Laki, alamat kampung Kebalen Kelapa Tiga Rt.002/001 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, "terangnya.

Diketahui, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, satu Botol Alkohol 70 % merk SEINO Kegunaan ANTI SEPTIK.(*).

Penulis : din
bekasitoday.com-Beberapa Kepala Desa, salah satunya Kepala Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawabarat Saidih David, berkesempatan mengikuti Whokshop Komite Perluasan Kepesertaan dan Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Evaluasi satu tahun pelaksanaan program perisai, acara tersebut bertempat di Wyndham Surabaya City Center, Surabaya-Jawatimur, Rabu (24/10).

Saidih David Kepala Desa Babelan Kota, yang juga sebagai narasumber mengaku kegiatan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan sangat bagus.

"Pihaknya berharap ke depannya, dari kerjasama ini bisa bermanfaat bagi masyarakat pekerja di Kabupaten Bekasi, baik secara organisasi, Pemerintahan, maupun pribadi, "ujarnya.


Ketika ditanya apa saja manfaat apabila tergabung dalam Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dirinya kembali menjawab banyak sekali manfaatnya. Salah satunya adalah santunan.

"Manfaatnya banyak sekali, salah satunya adalah, peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa berobat secara gratis, apabila terjadi kecelakaan kerja, dan meninggal saat bekerja mendapatkan santunan, dan ada jaminan hari tua, "jelasnya.(*). 


TARUMAJAYA bekasitoday.com-Ketua I Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi Leksono Budiarto SE mengapresiasi jajaran PT PJB UP Muara Tawar untuk tatap muka sekaligus kopi darat (Kopdar) dengan IWO Kabupaten Bekasi.

"Kami sangat apresiasi langkah PT PJB UPT Muara Tawar yang bersedia untuk bertahap muka dengan rekan-rekan IWO Kabupaten Bekasi, ini adalah awal kemitraan yang baik antara PT PJB dengan IWO Kabupaten Bekasi. Saya yakin ini adalah upaya positif, "ujarnya pria yang akrab di sapa budi uban ini, Selasa (23/10).

Sementara Kasnadi  Manager Keuangan dan Administrasi PT PJB UP Muara Tawar yang didampingi sejumlah supervisor dan staf mengatakan, setelah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan kini PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) UPT Muara Tawar rencananya bakal menggandeng Ikatan wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi di sejumlah Event atau kegiatan sosial yang akan diagendakan pihak PT PJB ke depan.

"Pihaknya mengapresiasi keberadaan IWO Kabupaten Bekasi untuk bersinergi dengan PT PJB UP Muara Tawar, dalam melakukan kegiatan sosial di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. Banyak kegiatan sosial PT. PJB UP Muara Tawar yang perlu disupport IWO, "terangnya didampingi Catur Budi Prasetyo, Supervisor Umum.(*).

Penulis : din
DEPOK bekasitoday.com-Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Depok dengan sasaran non fisik, memberikan penyuluhan tentang kerukunan umat beragama ke sekitar 60 warga Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Senin (22/10).

Penyuluhan menghadirkan narasumber dari Bidang Pembinaan Mental Kodam (Bintaldam) Jaya, Kapten Inf Agung Bintoro dan digelar di Aula Kantor Kelurahan Cipayung Jaya.

Kapten Inf Agung Bintoro menjelaskan bahwa bangsa Indonesia sudah sejak lama memiliki keragaman sosial bahasa, adat istiadat, suku, budaya serta agama dan lainnya.

"Dari berbagai macam keragaman itu, nyatanya selama ini kita bisa hidup harmonis bersama dan diharapkan ke depan terus seperti itu, bahkan bisa saling mengisi dalam pembangunan bangsa, "ujarnya di hadapan para peserta penyuluhan.

Menurutnya meski berbeda-beda suku, budaya, bahasa, adat istiadat dan agama, namun pada dasarnya kita semua tetap satu sebagai rakyat Indonesia.

"Sehingga sebagai rakyat Indonesia kita harus bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Dari sana akan tertanam rasa kasih sayang dan terwujudnya kehidupan yang nyaman di masyarakat, "terangnya.

Karenanya tambah dia, perbedaan dalam hal apapun tidak bisa menjadi alasan untuk bermusuhan selama hidup di tanah air Indonesia.

"Perbedaan bukan berarti permusuhan. Artinya perbedaan dalam hal apa saja, tidak serta merta membuat kita saling bermusuhan. Tapi hendaklah saling menghormati dan menghargai dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), "ungkapnya.

Sementara, Sri Wahyudiningsih, warga Kelurahan Cipayung Jaya, yang menjadi salah seorang peserta penyuluhan mengatakan penyuluhan ini cukup menambah wawasan warga mengenai pentingnya toleransi dalam bermasyarakat.

"Saya kira ini bermanfaat sekali bagi warga, karena kesadaran kami akan toleransi seperti dibangkitkan lagi, "kata Sri. (*).

Penulis : din
DEPOK bekasitoday.com-Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Depok, Letkol Inf Iskandarmanto menuturkan bahwa pengerjaan dua sasaran fisik TMMD di wilayah Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, yang sudah berjalan selama sepekan atau tujuh hari, dan pencapaiannya telah mencapai 15 persen, Senin (22/10).

Dua pengerjaan fisik yang sudah 15 persen itu adalah pengerasan jalan sepanjang 200 meter di Jalan Lembah Griya, RW 9, Kelurahan Cipayung Jaya, serta normalisasi Kali Baru di RW 10, Kelurahan Cipayung Jaya, "ujarnya.

Hal tersebut kata Iskandarmanto cukup menggembirakan karena menandakan giat TMMD berjalan sangat baik dan tanpa kendala berarti. Bahkan bukan tak mungkin penyelesaian dua sasaran fisik ini akan rampung lebih awal dari target yang ditentukan.

"Ini semua bisa terjadi karena adanya kekompakan antara Satgas TMMD dengan warga sekitar. Ini juga menandakan bahwa di Depok, TNI manunggal dengan rakyat," kata Iskandarmanto yang juga Komandan Kodim 0508/Depok, di lokasi pengerjaan fisik TMMD., "terangnya.

Hasil pemeriksaan kata dia pengerjaan nya dilakukan sangat maksimal.

"Kami harap semua yang dikerjakan ini benar-benar bermanfaat bagi warga dan hasilnya bisa dirasakan, "katanya.

Menurut Iskandarmanto ditentukannya dua titik pengerjaan fisik TMMD ini setelah pihaknya melalui Babinsa setempat menerima laporan warga dan langsung menjalin koordinasi dengan warga.

"Jadi memang ada permintaan warga untuk pengerjaan jalan dan normalisasi sungai di Cipayung Jaya. Dari sana kemudian, kami sampaikan ke Pemkot Depok. Hingga akhirnya ditentukanlah daerah ini menjadi titik pengerjaan fisik dalam TMMD, "terangnya.

Karenanya kata dia dukungan warga atas pengerjaan fisik yang dilakukan Satgas TMMD cukup luar biasa. Bahkan untuk pengerasan jalan, kata dia, ada tiga warga yang merelakan lahannya dipakai menjadi jalan umum, agar ruas jalan yang dikerjakan bisa dilintasi kendaraan roda empat ke depannya.

"Kami sangat mengapresiasi atas pengorbanan yang dilakukan warga dengan merelakan sebagian lahannya menjadi jalan umum yang akan dibeton. Sikap dan karakter yang lebih mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi seperti para warga ini, idealnya menjadi sikap dan karakter kita semua," pungkasnya. (*).

Penulis : din
M Nurfahroji Senam Pagi Bersama Warga Rawakalong

Bertempat di lapangan bola Bina Taruna, Kampung Rawakalong RT 03 RW 05 desa Karang Satria, kecamatan Tambun Utara, M Nurfahroji melakukan kegiatan senam di Minggu pagi (21/10) bersama warga setempat.

Nurfahroji mengapresiasi terkait kegiatan senam ini. Dia menganjurkan untuk selalu menjaga kesehatan atau pun daya tahan tubuh dari serangan penyakit. Sebab orang sakit tidak memandang usia, bisa tua atau muda.

Usai melakukan senam pagi, bang Oji sapaan akrab M Nurfahroji, sebagaimana biasanya saat bertemu masyarakat kembali melakukan sosialisasi terkait jaminan kesehatan nasional dan prosedur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan baik fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas pelayanan tingkat lanjutan atau rumah sakit.

Terkait jaminan kesehatan, dalam sosialisasi kesehatan disampaikan oleh Nurfahroji tentang pentingnya masyarakat mempunyai jaminan kesehatan nasional sebagai payung atau antisipasi agar pada saat sakit kita tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar.

Selain itu bang Oji secara terbuka meminta doa serta dukungannya dalam ajang pemilihan legislatif nanti. Karena dia didorong oleh organisasi maupun oleh relawan untuk maju menjadi calon legislatif untuk DPRD tingkat II kabupaten Bekasi untuk dapil 4 dengan nomor urut 10 dari partai Gerindra.

Nurfahroji berkomitmen akan memperbaiki permasalahan terkait jaminan kesehatan nasional dan pelayanan kesehatan yang nyatanya masih banyak kendala di sana terkait hal hal tersebut.

Para tokoh di wilayah kampung Rawakalong yang hadir pun mengapresiasi niat baik Nurfahroji untuk maju sebagai dewan perwakilan rakyat dari dapil 4 yang maju membawa visi misi kesehatan untuk masyarakat di kabupaten Bekasi. (Fai/jim).
BABELAN bekasitoday.com-Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) DPC Kecamatan Babelan adakan tasyakuran penempatan kantor sekretariat sekaligus pembubaran panitia pelantikan, bertempat di kantor sekretariat LPM DPC Kecamatan Babelan di jalan raya Babelan nomor 1, komplek perkantoran Kecamatan Babelan, Sabtu (20/10) malam.

Ahmad Fauzi S. Sos Ketua Panitia Pelantikan mengucapkan ribuan terimakasih kepada jajaran panitia pelantikan, sehingga acara pelantikan LPM DPC Kecamatan Babelan berjalan lancar.

"Suksesnya pelantikan kepengurusan DPC LPM Kecamatan Babelan berkat kerja keras jajaran kepanitiaan dan semua pengurus LPM Kecamatan Babelan, dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih banyak pada semua donatur, mungkin tanpa dukungan para donatur, kegiatan kita tidak akan berjalan dengan lancar, semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah, "jelasnya.

Sementara, Fadriyanto Jusda Ketua LPM DPC Kecamatan Babelan mengucapkan rasa syukur, atas terlaksananya pelantikan dengan sukses dan meriah.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus LPM Kecamatan Babelan, berkat kerjakeras semua pengurus dan jajaran kepanitiaan pelantikan, alhamdulillah pelantikan kemarin berjalan lancar, 'kalian luar biasa', "ujarnya.

Menurutnya, selain pembubaran kepanitiaan pelantikan, kami juga melakukan syukuran di kantor sekretariat, agar kantor dan kerja kita untuk memberdayakan masyarakat berjalan sesuai rencana.

"Syukuran kantor sekretariat bertujuan, agar apa yang kita kerjakan untuk masyarakat dalam hal pemberdayaan senantiasa diberi kemudahan, amiinn...., "ungkapnya.

Diketahui, diakhir acara seluruh jajaran pengurus DPC LPM Kecamatan Babelan terlihat makan bareng, penuh rasa kekeluargaan.(*). 

Penulis : din
Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tuntut Janji Camat Babelan
BABELAN bekasitoday.com -Lantaran jalan rusak yang ada di jalan raya perjuangan Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dengan Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, tak kunjung ada perbaikan, masyarakat Kelurahan Kebalen tagih janji Camat Babelan Deni Mulyadi.

Padahal Camat Babelan, Deni Mulyadi pernah berjanji baik kepada masyarakat maupun tokoh masyarakat di sejumlah kegiatan, bahwa jalan yang telah rusak parah itu akan diperbaiki melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bekasi.

"Mana janji Camat Babelan soal perbaikan jalan sepanjang enam kilometer. Sampai sekarang enggak ada tanda-tanda perbaikan, "tandas Samsuri, tokoh masyarakat Kebalen, Kecamatan Babelan yang kesal akibat jalan penghubung antar kecamatan itu tak kunjung diperbaiki, Sabtu (20/10).

"Pihaknya pernah membaca berita di sejumlah media online, kalau jalan tersebut sudah diukur oleh pihak Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bekasi dan rencananya awal Oktober 2018 ini pasti diperbaiki.

"Apa pengukuran jalan itu cuma akal-akalan saja, agar masyarakat Kecamatan Babelan senang, "terangnya.

Menurut dia, sudah sekitar lima tahun jalan yang dahulu dibangun pihak PT Pertamina itu sudah rusak. Bahkan katanya, semakin hari semakin rusak parah lantaran tak pernah diperbaiki.

"Sudah banyak korban jiwa dan luka parah akibat terjatuh, terutama pengemudi sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Perjuangan, Kebalen, Babelan itu, "jelasnya.

Terpisah, pengendara roda empat, Jaka, yang juga warga Kelurahan Kebalen mengeluh lantaran mobil yang dikendarainya hampir patah as mobil miliknya, karena jalan rusak dan berlubang.

"Waduh sampai kapan nih jalan diperbaiki. Sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi enggak peduli terhadap warganya yang tinggal di wilayah Babelan ini, "tukasnya.

Keduanya meminta agar Pemkab Bekasi peduli terhadap warganya dengan segera memperbaiki jalan yang sudah rusak parah lebih dari lima tahun itu.

"Kami sebagai warga kan diwajibkan untuk taat pajak, tapi kenapa kok enggak ada timbal balik pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakatnya, "ungkapnya.(*).

Penulis : din
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com-Uju Sekretaris Daerah (sekda) Pemerintahan Kabupaten Bekasi, menunjuk pelaksana tugas (Plt) di beberapa dinas yang mengalami kekosongan jabatan, sehubungan dengan permasalahan hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/10).

"Pemerintah Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah cepat dengan menunjuk
Pelaksana Tugas beberapa Kepala Dinas yang kosong. Beberapa jabatan yang akan diisi
diantaranya Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas DPMPTSP, dan Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Adapun Pelaksana Tugas yang ditunjuk ialah Sekretaris Dinas pada Dinas yang mengalami kekosongan jabatan, "ujarnya.

Sementara itu Plt. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berharap agar para Plt Kepala Dinas yang telah ditunjuk dapat segera melaksanakan tugas dan kewenangannya, dan bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Saya ingin para Plt. Kepala Dinas dapat segera bekerja dengan tetap mengikuti aturan dan
ketentuan yang berlaku karena pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti, "tegas Eka.

Dirinya juga menambahkan, akan mengecek secara langsung para aparaturnya, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Dirinya juga meminta agar
para ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk dapat meningkatkan lagi kinerjanya untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Saya akan terus secara intensif mengecek ke lapangan untuk memastikan bahwa masyarakat telah terlayani dengan sebaik baiknya, dan jangan sampai permasalahan yang tidak kita inginkan terjadi lagi dikemudian hari, "tutup Eka.(*).

Penulis :din
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Finalis Lida Dangdut Indonesia, Nando Lida lounching album perdana Kado Biru dan Keramat Syurga, bertempat di Plaza Kecamatan Tarumajaya, Kamis (18/10).

Lounching album perdana Nando Lida juga dimeriahkan oleh Iyeth Bustami, Mimi Fhara, Yana Goser, Erni Ardita, serta Novi Ayla.

Sementara Hj Siti Qomariyah Produser Eksekutif Nando Lida yang juga kepala desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya kepada bekasitoday.com mengatakan, sangat bangga Nando akhirnya mempunyai album sendiri.

“Saya bangga dengan Nando karena sudah menyelesaikan launching album perdana. Nando merupakan finalis Liga Dangdut Indosiar yang mewakili provinsi Jawa Barat, "ujarnya.

Dirinya berharap album perdana Nando Lida ‘meledak’ dan dapat diterima masyarakat Indonesia, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi, dan masyarakat Tarumajaya khususnya.

“Mudah-mudahan album perdana Nando sukses, "ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Drs Dwy Sigit Andrian MM Camat Tarumajaya, AKP Agus Rohmat SH Kapolsek Tarumajaya, Kapten Inf Sarwono Komandan Koramil 02/Tarumajaya, Kepala Desa se-Kecamatan Tarumajaya. Serta masyarakat Tarumajaya.

Pantauan bekasitoday.com bahwa dalam lounching album perdana Nando Lida juga di langsungkan prosesi potong tumpeng ucapan rasa syukur yang dilakukan oleh Hj Siti Qomariyah selaku Produser Eksekutif.(*)

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Kembali PT.CL (Cikarang Listrindo) Tbk rangkul Puskesmas Mekar Mukti dalam lakukan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis, untuk masyarakat desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, bertempat Di kantor desa Wangunharja, Rabu (17/10).

Johanes Siahaan SH MH Legal & Gov.Rel PT.CL Tbk, kepada bekasitoday.com mengatakan, baksos pengobatan gratis ini adalah kegiatan rutin kami di setiap bulannya. Dan kegiatan baksos ini untuk periode bulan Oktober 2018.

"Kegiatan ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana, "jelasnya.

Untuk memudahkan masyarakat, kegiatan kali ini dilakukan di Kantor Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Baksos periode bulan Oktober ini dihadiri oleh 97 pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 62, Kolesterol 30, dan Asam Urat 56, "ujarnya.

Menurutnya, Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT.CL Tbk terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada.

"Ini bentuk komitmen kami, untuk terus bersinergi kepada masyarakat sekitar perusahaan berada, semoga apa yang telah perusahaan lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga desa Wangunharja, "ungkapnya.(*).

Penulis : din