2018
CIKARANG bekasitoday.com- Makorem 051/Wkt,  menggelar istighosah, dzikir dan doa bersama. Sambit tahun baru 2019, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, telah dipanjangkan umur, dan dijauhkan dari bencana.

“Kegiatan ini kita adakan tanda terima kasih terhadap sang pencipta, karena sudah memberi kita umur yang panjang, "ujar Kabintal Rem 051/Wkt  Kapten Cba Supriyadi usai istighosah yang diikuti oleh 125 orang, di Masjid AL Fattah Makorem 051/Wkt Jln.Niaga Raya Jababeka I Cikarang Bekasi, Senin(31/12).

Karena dengan berzikir dan berdoa kepada Allah SWT itu sangat penting, agar semua segala permintaan dikabulkan, untuk keberkahan, keselamatan, serta mendapat pahala, baik didunia dan akhirat kelak.

"Ini sangat penting dilakukan, agar segala permintaan, keberkahan, serta keselamatan senantiasa dikabulkan oleh Allah SWT, "terangnya.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P., Kasrem 051/Wkt  Letkol Inf Wawan Kusnendar, Para Kasi Rem 051/Wkt, Para Pasi Rem 051/Wkt, Para Kabalak Rem 051/Wkt dan Bintara, Tamtama dan PNS.(*).

Penulis : din
KB3 Sukses Gelar Seminar dan Santunan Akhir Tahun di Babelan
Di Penghujung tahun 2018, pemuda-pemudi dari Keluarga Besar Bekasi Bersilaturahim (KB3) bersama beberapa komunitas bekerja sama dengan BPD, LPM, Karang Taruna dan unsur pemerintahan Desa Kedung Jaya menggelar acara "Seminar Akhir Tahun, Kreativitas Seni Budaya dan Santunan".

Minggu, 30 Desember 2018 bertempat di Lapangan dan aula Kantor Kepala Desa Kedung Jaya diramaikan dengan penampilan tarian tradisional dari Sanggar Tari Cinong Bekasi dan peragaan pencak silat dari ISMD Putra Setia ranting Desa Sriamur.

Acara pembukaan diramaikan juga oleh penampilan Kak Jhanie Aby Shulton yang mendongeng untuk hadirin di lapangan balai desa. Acara ini juga didukung oleh berbagai komunitas antara lain Perguruan Silat Cinong Bekasi, ISMD Putra Setia, PS Sima Maung, Babelan Boys Community, Wajah Bekasi, Rumah Cerdas, SI ABANG, Si Rambet Putra Betawi, Rukun Remaja 1803, IKRAM, Pondok Yatim Darussalam, Sanggar Lingi, AtmaGo, Majlis Taklim Al Barkah, JAJAKA Babelan dan lain-lain.

Acara ini dilanjutkan dengan sesi motivasi bersama Direktur Eksekutif Bee Learning Center Indonesia, Ferry Cahyadi Putra. S. Si. Ferry Cahyadi dalam menutup materi motivasinya menekankan bahwa sukses tidak terlepas dari usaha dan doa, khususnya doa dari orang tua, oleh karenanya para hadirin ditekankan untuk selalu menghormati kedua orang tua untuk mendapatkan restu dan keridhaan orang tua.

Acara dilanjutkan dengan Seminar Literasi Digital dan pengenalan Aplikasi AtmaGo oleh Bisot dan M. Yasin. AtmaGo sebagai aplikasi berbasis web adalah sarana untuk bergotong royong secara online dalam hal jurnalisme warga, berbagi informasi hiperlokal hingga tingkat kecamatan. Sesi siang diakhiri dengan workshop pelatihan kerajinan tangan dari Flanel bersama Murni Ambar Lestari, salah satu finalis Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2018.
KB3 Sukses Gelar Seminar dan Santunan Akhir Tahun di Babelan
Panitia bersama Drs. Abdul Alim Wakil Kades Kedung Jaya Babelan
Pada sesi malam acara dibuka sambutan-sambutan, antara lain sambutan dari Drs. Abdul Alim selaku wakil kades yang mewakili pemerintahan desa Kedung Jaya yang kemudian dilanjut dengan pentas seni tarian dan hadroh.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada segenap jajaran pemerintahan Desa Kedung Jaya dan semua pihak yang telah membantu acara Seminar Akhir Tahun, Kreativitas Seni Budaya dan Santunan hingga berjalan dengan lancar dan sukses" ungkap Rizki Hidayatulloh selaku ketua pelaksana acara.



BEKASI UTARA bekasitoday.com- Koramil 03/Teluk Pucung, Kota Bekasi, gelar aksi sosial berupa pemberian bingkisan dan santunan untuk anak yatim, Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Pondok Pesantren AS Shogiri, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (27/12).

Dalam kegiatan ini, Anggota Koramil-03/Teluk Pucung dan Ibu Ibu Persit  bersama Para Santri Santriwati, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Muspika Kecamatan Bekasi Timur, mengadakan kegiatan Doa Bersama yang diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, pembacaan Maulid, sejarah maulid oleh santriwari Salfa  sambutan bapak Camat Bekasi Timur Bpk. Gutus Hermawan, sambutan Kapten Arm Agus Sugiyanto Danramil -03/ Teluk Pucung, Ceramah Agama oleh Pimpinan Pondok Pesantren salafi Ashogiri kyai Hj. Ahmad Mursadi.

Dalam sambutan Danramil-03/Teluk Pucung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Kodam Jaya yang ke-69, dirinya menambahkan dengan maraknya  Berita Hoax...apabila ada Berita/Issue jangan sampai mudah percaya apalagi tidak melihat sndiri (harus dicek dulu kebenarannya), jangan sampai menyebarkan ujaran kebencian (lebih baik diam karena itu ibadah).

"Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan demi NKRI, sehingga kita bisa mengisi kemerdekaan ini denhan hal-hal yang positif, "ujar Kapten Arm Agus.

Dirinya menyampaikan perasaan belasungkawa kepada seluruh korban stunami selat sunda.

"Kami sengaja merangkai kegiatan ini dengan doa bersama untuk seluruh korban bencana tsunami Selat Sunda, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan, "pungkasnya.

Amanat Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto dalam rangka HUT Kodam Jaya kata dia, bertemakan “Sebagai wujud syukur kami dalam memperingati jajaran Kodam Jaya melaksanakan kegiatan seperti ini secara serempak di 148 lokasi.

“Sesuai tema yang kami usung, yakni Kodam Jaya Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat Guna Mewujudkan Kedamaian Wilayah, "terangnya.

Sementara, Kyai Ahmad menyampaikan, bahwa  kami anak santri adalah sahabat TNI, sejak dulu kami berjuang bersama TNI.

"Untuk itu jangan ragukan kami, NKRI harga mati, "ungkapnya.

Diketahui, dalam acara tersebut Koramil-03/Teluk Pucung memberikan santunan kepada Pondok Pesantren Salafi As Shogiri yaitu berupa, Beras 1 kwintal, indomie 12 Dus, Karpet Sholat 3 roll dan pemberian santunan untuk 50 orang yatim piatu.(*).

Penulis : din

CIKARANG bekasitoday.com- Danrem 051/Wkt Kolonel Bobby Rinal Makmun SIP, laksanakan anjangsana di Masjid Al Fadilah yang berlokasi di kampung pulo kapok RT02/05, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam Jaya ke-69, Kamis (27/12).

Dalam sambutannya Danrem 051/Wkt mengatakan bahwa kebersamaan TNI dan Rakyat selama 69 Tahun, merupakan bukti Kodam Jaya/Jayakarta kepada masyarakat dan sinergitas TNI dan Polri khusus di Kodam Jaya  sudah terjalan dengan baik.

"Ini bukti sinergitas kami anggota TNI dengan masyarakat 69 tahun terjalin dengan baik, "ujarnya.

Terpisah, H Sarim tokoh masyarakat, mengatakan, agar  kegiatan lainnya misalkan kegiatan karya bakti, agar senantiasa supaya dilibatkan khusus warganya karena masih berada dilingkungan Korem 051/Wkt.

"Anjangsana dan silaturahmi ini dilaksanakan bertujuan untuk memperat hubungan kekeluargaan untuk sesama manusia, karena ini merupakan suatu kewajiban bagi setiap Insan yang beragama dan untuk saling membagi kasih terhadap anak-anak Yatim Piatu yang berada dilingkungan Makorem 051/Wkt, "harapnya.

Terlihat diakhir kegiatan anjangsana memperingati HUT Kodam Jaya/Jayakarta ke-69 ini, Kolonel  Bobby memberikan paket bingkisan kepada 100 orang anak Yatim Piatu, serta para warga masyarakat setempat dan juga untuk memberikan dukungan moril, dengan harapan akan dapat selalu berkomunikasi serta menjalin hubungan yang baik dalam setiap kesempatan.

Tampak hadir dalam kegiatan anjangsana ini tokoh masyarakat (Tomas) setempat Bapak H.Sarim, Kasrem 051/Wkt Letkol Inf Wawan Kusnendar, Kasilogrem 051/Wkt, Kasi Ter Korem, Kasi Ren 051/Wkt,  Para kabalak Korem 051/Wkt, Kapenrem 051/Wkt,Kepala Desa Mekarmukti Bapak Dede Sulaiman,tokoh agama (Toga) Ustad Agus dan Ustad Nawawi, Kapolsek Cikarang Utara Kab.Bekasi yang diwakili Wakapolsek Cikarang Utara Akp Triyono.(*).

Penulis : din
Liburan Akhir Tahun, Sungai Rindu Ramai Dikunjungi Wisatawan

Sungai Rindu adalah salah satu destinasi ekowisata Mangrove baru yang terletak di pertemuan antara Kali Kaloran dan Kali Gentong Kampung Sembilangan Desa Hurip Jaya Babalen. Saat hari libur dan liburan akhir tahun ini Sungai Rindu semakin ramai dikunjungi warga sebagai salah satu tujuan wisata murah meriah. Rabu (26/12).

"Pengunjung kebanyakan datang dari Jembatan Cinta di Paljaya Tarumajaya, berperahu melintasi pesisir dan konservasi mangrove lalu mampir di Sungai Rindu untuk istirahat, membeli makanan dan minuman atau ingin foto-foto di lokasi ini" kata Zaid Al Ahmad (24), salah satu pengurus Sungai Rindu. 

"Sungai Rindu ini awalnya adalah gagasan pemuda-pemudi yang tergabung dalam komunitas Ikatan Remaja Putra-Putri (IRTRA) Sembilangan dibantu warga secara swadaya membuat saung-saung berteduh dan untuk warga berjualan sekitar bulan Mei 2018. Namun, semakin hari semakin ramai pengunjung, makin banyak wisatawan yang datang," jelas Mustana (38), pengurus di Sungai Rindu yang juga anggota BPD Hurip Jaya, Babelan.

Mustana yang akrab disapa Kang Mus, menceritakan bahwa Sungai Rindu sebagai objek wisata terdekat dari Jembatan Cinta ini ramai didatangi wisatawan berkat kerjasama dengan para pemilik perahu yang beroperasi di Jembatan Cinta. Para pengemudi perahu membutuhkan destinasi tujuan saat mereka membawa penumpang berkeliling di kawasan mangrove pesisir Bekasi. 
Liburan Akhir Tahun, Sungai Rindu Ramai Dikunjungi Wisatawan
Potensi ekonomi dari kehadiran wisatawan ini disambut oleh warga sekitar dengan membuka lapak dagangan kuliner maupun souvenir. Sungai Rindu kini sudah menjadi alternatif pemasukan bagi warga Kampung Sembilangan di saat penghasilan dari tambak sedang lesu seperti saat ini, di mana 1 kilo rumput laut Gracilaria kering hasil tambak mereka dihargai Rp. 2.500.

Sebagai anggota BPD, dirinya juga mencoba menggagas peraturan desa (Perdes) dengan didukung penuh oleh Karang Taruna Desa Hurip Jaya agar ekowisata Sungai Rindu memiliki sistem dan dasar legalitas yang pasti.

"Kami juga ingin membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk membesarkan ekowisata mangrove dan sebagai wadah pendidikan kesadaran masyarakat atas pentingnya fungsi mangrove bagi ekosistem pesisir khususnya bagi para petani rumput laut dan petambak," papar Mustana.

Sementara itu salah satu pengemudi perahu mengaku dapat menarik perahu hingga 5 kali saat sedang hari libur, dengan tarif 10 ribu per orang pulang pergi dari Jembatan Cinta ke Sungai Rindu pulang pergi. Sedangkan jika hari biasa dirinya maksimal hanya dapat 3 rit. Hal serupa juga diakui penjual di salah satu saung Sungai Rindu mengaku penghasilannya akan meningkat saat libur.

"Perkembangan ekonomi di pelosok Kampung Sembilangan kembali bergeliat dengan adanya destinasi ekowisata mangrove Sungai Rindu yang digagas oleh IRTRA Sembilangan dan tekad anak-anak muda sembilangan yang bergotong royong demi kemajuan ekonomi kampung mereka," tutup Mus. [bisot]


Lantunan sholawat bersahutan dengan doa-doa pujian dan cerita riwayat Nabi Muhammad saw dari kitab rawi karangan Syekh Ja'far al-Barzanji yang dilantunkan oleh Majelis Ta'lim Nurul Rohmah mengisi peringatan Milad atau ulang tahun ke-2 Komunitas Anak Betawi (AB) Bujug Buneng tadi malam. Minggu, 23 Desember 2018.

Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat pemerintahan desa hingga ketua RW dan RT, anggota AB Bujug Buneng, para tamu undangan dan masyarakat setempat.

Acara Milad yang dilaksanakan di Kampung Pangkalan Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi ini juga dimeriahkan dengan penampilan berbalas pantun dalam rangkaian seni budaya Palang Pintu oleh Perguruan Silat Cinong Bekasi, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, doorprize khusus untuk anak yatim, sambutan-sambutan dan pemotongan tumpeng.

Dalam sambutannya, Muhammad Saman atau yang akrab disapa Saman Gondrong selaku ketua Komunitas AB Bujug Buneng menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga acara milad ke-2 berlangsung dengan sukses.
"Terima kasih juga kepada panitia yang telah berhasil menyusun acara ini hingga terlaksana dengan meriah, semoga ke depan AB Bujug Buneng semakin solid, semakin bermanfaat bagi anggota dan juga masyarakat" ucap Saman  dengan penuh semangat.
Kepala Desa Sukamekar yang diwakili Sekretaris Desa Sukamekar, H. Taufik Hidayat Nur, SE menyambut baik perayaan milad ke-2 Komunitas AB Bujug Buneng yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi serta santunan kepada 75 anak yatim ini.

"Selamat milad ke 2, semoga Komunitas AB Bujug Buneng selalu diberikan kesuksesan. Saya sampaikan salam dari kepala desa yang berhalangan hadir dan harapan pemerintah desa agar Komunitas AB Bujug Buneng serta komunitas pemuda lainnya di wilayah Desa Sukamekar dapat terus menjalin komunikasi dan bermitra dengan pemerintah desa," kata H Taufik yang sempat mengadakan kuis spontan untuk 5 anak terkait perayaan maulid nabi dan milad AB sebelum mengakhiri sambutannya.

Ustad Enin selaku salah satu tokoh agama Desa Sukamekar berharap agar Komunitas AB Bujug Buneng dapat terus aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anggotanya juga bagi masyarakat.

Acara ditutup dengan santunan kepada 75 anak yatim, doa bersama dan makan-makan menjalin keakraban antara warga hadirin dengan keluarga besar Komunitas AB Bujug Buneng. [Naskah: Bisot | Foto: Zhay]
Cinong Bekasi Gelar Mubes Demi Tingkatkan Prestasi


Bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Babelan Kota, Sabtu (22/12) Perguruan Silat Cinong Bekasi menggelar acara Musyawarah Besar II dengan dihadiri Kepala Desa Babelan Kota, ketua BPD, para pengurus dan anggota PS Cinong Bekasi dan beberapa undangan seperti KB3 dan Karang Taruna Desa Hurip Jaya Babelan.

Saidih Davit selaku Kepala Desa Babelan Kota dan pembina PS Cinong mengamanatkan agar peserta mubes memanfaatkan benar kesempatan mubes untuk menyampaikan apa-apa saja program kerja untuk kemajuan PS Cinong Bekasi khususnya dan pemuda pemudi Desa Babelan Kota umumnya.

"Kami dari pemerintahan desa akan mendukung sepenuhnya program-program pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan program kerja Cinong Bekasi, semoga mubes ini dapat menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi Cinong dan masyarakat Desa Babelan Kota," ungkap Saidih Davit saat sambutan pembukaan mubes.

Salah satu agenda Mubes adalah untuk merapikan susunan keorganisasian dan pembentukan yayasan Cinong Bekasi. Para peserta Mubes yang datang dari 8 unit perguruan ini menghasilkan beberapa keputusan dan program kerja masing-masing divisi.

Harapan atas Mubes II PS Cinong Bekasi tersebut adalah semakin terstruktur dan dapat membawa Cinong Bekasi lebih berkembang. Demikian salah satu harapan yang disampaikan oleh Rahmatullah Sidik yang dipercaya menjadi salah satu panitia Mubes II Cinong Bekasi.

“Harapan saya pada Ketua Harian yang baru agar Cinong Bekasi bisa makin berkembang secara keorganisasian dan kegiatannya, jangan cepat merasa puas seperti katak dalam tempurung” kata Rahmatulloh yang merupakan Bendahara di IPSI Kabupaten Bekasi.

Nasuha selaku ketua bidang keorganisasian menjelaskan perubahan penyabukan atau selendang untuk merapikan keorganisasian dan keanggotaan.

"Selama ini kami tidak membedakan antara anggota muda dan senior-seniornya, mudah dilakukan saat anggota Cinong Bekasi tidak terlalu banyak, tapi saat ini kami agak kesulitan membedakan tingkatan anggota jika latihan gabungan" ungkap Nasuha.
Cinong Bekasi Gelar Mubes Demi Tingkatkan Prestasi
Kepala Desa Babelan Kota, Pengurus IPSI dan Ketua Cinong Bekasi
Menurut Ridwan Maliki selaku panitia, dalam Mubes II PS Cinong Bekasi ini telah disepakati pembentukan yayasan dengan formasi bidang atau divisi antara lain: 
  • Divisi Seni Pencak Silat dan Budaya;
  • Divisi Pencak Silat Prestasi;
  • Divisi Lenong dan Palang Pintu;
  • Divisi Seni Tari;
  • Divisi Lukis dan Mewarnai;
  • Divisi Permainan (Game) Tradisional, dll
Jamaludin selaku ketua umum PS Cinong Bekasi berharap dengan semakin rapihnya keorganisasian PS Cinong akan dapat lebih fokus dalam pengembangan bakat dan minat anggota serta lebih berprestasi.

“Khusus untuk Divisi Pencak Silat Prestasi kami akan persiapkan beberapa pesilat muda untuk mulai mengikuti pertandingan-pertandingan untuk pesilat yang dianggap layak mengikuti berbagai kejuaraan pencak silat. Tujuannya untuk menguji kemampuan pesilat dalam memahami jurus-jurus yang telah didapatkan. Selain itu, juga untuk melatih pesilat berani tampil di muka umum dan meraih prestasi untuk kepentingan diri pesilat,” pungkas Jamaludin. 



***
BABELAN bekasitoday.com- Sedikitnya 150 anak menjadi peserta sunatan massal ceria yang diadakan PT PGN yang berada di Kampung pondok dua Rt08/04, desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sementara lokasi khitanan massal tersebut bertempat di SDN 03 Hurip Jaya, Sabtu (22/12).

Sementara, M Yakup Kepala Desa Hurip Jaya ketika ditemui di sela acara mengatakan, kegiatan ini (sunatan massal ceria) yang diadakan oleh PT PGN sangat membantu masyarakat, apalagi diadakan di saat libur sekolah.

"Sangat berterimakasih sekali atas program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT PGN, semoga apa sunatan massal ini bermanfaat buat masyarakat khususnya masyarakat Hurip Jaya, umumnya masyarakat Kecamatan Babelan, "ujarnya.

Menurutnya, karena belum memenuhi kuota, peserta sunatan massal ceria ini bukan hanya dari wilayah Hurip Jaya, ada yang dari desa Muara Bakti, Pantai Hurip, dan desa Babelan Kota.

"Kuota sunatan massal ceria yang disediakan oleh PT PGN sebanyak 150 orang, karena tidak mencukupi, kita juga ambil peserta dari wilayah desa lain yang ada di wilayah Kecamatan Babelan, "terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direksi PGN Gigih Prakoso, Direksi Pegasol Chaidir, Manajer OJBB, Dodi, Manajer Enjenering Desi S, Camat Babelan di wakili Sekcam, Kepala Desa Hurip Jaya M Yakup, Danramil Babelan Kapten inf M Toib, Kapolsek Babelan yang diwakili oleh Aiptu Margito, H Mustopa tokoh masyarakat, Para Kadus, RW, RT, desa Hurip Jaya, Ketua BPD Hurip Jaya Syahroni, serta Ketua Karang Taruna Hurip Jaya Rahmat Hidayat. Dan terlihat juga Serka Farhan, Serda Samsudin Babinsa AD dalam pengamanan kegiatan tersebut.

Diketahui, dari daftar sunatan massal sebanyak 150 anak, yang hadir sedikitnya sebanyak 127 anak.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) laksanakan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) ke I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Jawabarat, bertempat di gedung Swantantra Wibawa Mukti Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Jumat (21/12).

Dalam sambutannya, Ketua LPM DPD Kabupaten Bekasi, Drs Taufik Hidayat mengatakan, ini adalah suatu kebanggaan, karena Kabupaten Bekasi terpilih menjadi wilayah yang ditunjuk oleh DPD LPM Provinsi Jawabarat dalam kegiatan Mukerda ke-I DPD LPM Jawabarat.

"Ini merupakan kehormatan bagi kami pengurus DPD LPM Kabupaten Bekasi, karena telah dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam acara Mukerda pertama DPD LPM Provinsi Jawabarat, "ujarnya.

Nyumarno Dewan Pembina LPM DPD Kabupaten Bekasi dalam sambutannya mengatakan, terimakasih yang sebesar-besarnya, mudah-mudahan dengan adanya kami sebagai pembina, dapat memudahkan dalam hal pembahasan terkait pemberdayaan masyarakat desa.

"Yang dilibatkan dalam Dewan pembina di DPD LPM Kabupaten Bekasi adalah orang-orang yang memang berkompeten diantaranya, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H Sunandar, Tuti Nurkholifah Yasin, dan kami yang tergabung ini mudah-mudahan dapat membawa aspirasi masyarakat tentunya untuk pemberdayaan masyarakat khususnya Kabupaten Bekasi, "terangnya.

H Eka Supria Atmadja Plt Bupati Bekasi dalam sambutannya mengatakan, secara regulasi ini menjadi catatan buat kita, LPM harus eksis di wilayah Kabupaten Bekasi, kita menginginkan Kabupaten Bekasi baru lebih maju.

"Kabupaten Bekasi baru, Kabupaten Bekasi bersih, kami pemerintah Kabupaten Bekasi wajib memfasilitasi terbentuknya LPM di setiap Kecamatan dan Desa serta Kelurahan yang ada di Kabupaten Bekasi, "jelasnya.

Sementara, Drs Tatang Suratis Ketua DPD LPM Provinsi Jawabarat mengatakan, dalam Mukerda ini kami ingin menyampaikan terbentuknya deklrasi laskar gerbang desa, LPM lahir dari masyarakat, jadi kalau ada kepala Dinas atau Kepala Desa melemahkan adanya LPM, itu salah, lembaga kita sejajar dengan PKK, dan Karang Taruna.

"Setelah selesai Mukerda, kita akan menandatangani Mou berbagai bidang, salah satunya bidang kontruksi, tentunya untuk masyarakat, "ujarnya.

H Adil Ahya SH, DPP LPM Republik Indonesia dalam sambutannya mengatakan, saya sangat salut dengan Plt Bupati Bekasi H Eka Supria Atmadja, yang telah menerima kami dengan baik di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Merasa haru atas sambutan dari Dewan Pembina DPD LPM Kabupaten Bekasi, dan mudah-mudahan LPM DPD Kabupaten Bekasi maju untuk mensejahterakan masyarakat dalam hal pemberdayaan masyarakat, LPM ini ada atas hasil deklarasi di Bandung, hari ini kita wujudkan bahwa LPM siap dalam membantu pemerintahan, LPM adalah organisasi independen, LPM adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat netral, "ungkapnya.

Wakil Gubernur Jawabarat UU Ruzhanul Ulum mengatakan, akan segera kita rapatkan terkait peraturan gubernur (pergub) tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, saya dukung Mukerda pertama DPD LPM Provinsi Jawabarat yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Saya adalah salah satu orang yang peduli dengan pemberdayaan masyarakat, dan insha Allah kami akan mendengar apa yang diinginkan oleh masyarakat Jawabarat, dengan adanya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, tentunya masyarakat akan menikmati pembangunan dari tingkat Kecamatan hingga desa dan kelurahan, "ungkapnya.

Terlihat hadir dalam acara Mukerda ke-I DPD LPM Provinsi Jawabarat, Wakil Gubernur Jawabarat UU Ruzhanul Ulum, Plt Bupati Bekasi H Eka Supria Atmadja, DPP LPM RI H Sumanto SH, Ketua DPD Jawabarat Drs Tatang Suratis, Kepala DMPD Provinsi Jawabarat H Agus, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, serta Kepala DMPD Kabupaten Bekasi Aat B. Dan Ketua Forum BPD Zuli Zulkifli, Tuti Nurkholifah Yasin, Nyumarno, Pengurus DPD LPM Kabupaten Bekasi, serta pengurus DPC LPM se- Kabupaten Bekasi, dan para tamu undangan.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, SIP, Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta, memimpin laporan korps serah terima jabatan (Sertijab) dan penyerahan tugas kepada dua Dandim, Kamis (20/12).

Sertijab dan penyerahan tugas kepada dua Dandim di lingkup Korem 051/Wijayakarta ini dilangsungkan di Aula Makodim 0505/Jakarta Timur.

Danrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P. dalam amanatnya mengatakan, serah terima jabatan dan tradisi korps yang didalamnya terdapat proses pelepasan, dan penerimaan prajurit perwira Korem 051/Wkt merupakan salah satu implementasi pembinaan personel.

"Ini merupakan bagian dari penghormatan serta penghargaan terhadap perwira yang bersangkutan, "ujar Danrem di Makodim 0505/Jakarta Timur.

Dirinya berharap, kehadiran para perwira baru di jajaran satuan Korem 051/Wijayakarta ini dapat membawa semangat untuk membangun, dan meningkatkan kinerja satuan yang dipimpin menjadi lebih baik lagi.

"Kepada pejabat baru, saya mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI AD dan selamat bertugas. Sedangkan kepada pejabat lama beserta istri, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas selama menjabat di satuan jajaran Korem 051/Wijayakarta, "ucapnya.

Selain memimpin serah terima jabatan dua Dandim, Danrem 051/Wkt juga memimpin penyerahan tugas dan jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Korem 051/Wkt, diantaranya Kasi Pers Korem 051/Wkt dan Kasi Ops Korem 051/Wkt.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Korem (Kasrem) Letkol Inf Wawan Kusnendar, para Dandim jajaran Korem 051/Wkt, para Danramil dan perwira staf jajaran Kodim 0508/Depok, serta para Danramil dan perwira staf jajaran 0509/Kab. Bekasi.

Diketahui bahwa, yang melaksanakan serah terima jabatan yakni 0508/Depok, dari Letkol Inf R. Moch Iskandarmanto, S.E. kepada Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar, S.I.P. dan Dandim 0509/Kab. Bekasi, dari Letkol Arh Henri Yudi Setiawan, S.I.Pem kepada Letkol Arh Jimmy Hutapea, S.E.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Sedikitnya 96 orang prajurit Korem 051/Wkt ikuti penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS, hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS, bertempat di Aula Wijayakarta Makorem, Selasa (18/12).

Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P., dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kasi Intel Korem 051/Wkt Mayor Drs. Puji Wibowo mengatakan, penyuluhan kesehatan kaitannya dengan HIV/AIDS, bertujuan untuk mengenalkan tentang seluk beluk HIV/AIDS.

"Diharapkan kepada para prajurit dan PNS Korem 051/Wkt, agar mengenal dan memahami HIV/AIDS, dan bagaimana resikonya jika seseorang telah terkena penyakit tersebut, "ujarnya.

Sementara, Drg. Artaty PNS IV/a dari Polkes Bekasi menjelaskan bahwa media penularan HIV-AIDS melalui darah, sperma, cairan vagina dan ASI (Air Susu Ibu), sementara itu HIV-AIDS tidak menular melalui air liur, air mata, air keringat, air seni/urine dan feses (tinja/kotoran).

"Diimbau agar prajurit dan PNS Korem 051/Wkt dapat mencegah penularan HIV/AIDS melalui beberapa cara diantaranya, tidak melakukan hubungan seksual secara bebas, jangan berganti-ganti pasangan seksual, jangan melakukan hubungan seksual di luar nikah, gunakan kondom terutama perilaku resiko tinggi jangan menjadi donor darah, seorang ibu yang didiagnosa positif hamil sebaiknya jangan hamil, penggunaan jarum suntik sekali pakai dan jauhi Narkoba. Meski demikian, pihaknya tetap menganggap fakta sebagai hal yang mengkhawatirkan, mengingat penyakit itu merusak sistem kekebalan tubuh. "paparannya

Artaty juga menjelaskan bahwa HIV-AIDS tidak menular melalui air liur, air mata, air keringat, air seni/urine dan feses (tinja/kotoran). Untuk itu, karena orang yang terkena virus HIV menjadi rentan terhadap sembarang infeksi ataupun mudah terkena tumor.

"Orang yang terinfeksi oleh HIV terlihat sehat, orang yang terinfeksi HIV biasanya tidak tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi HIV, sehingga dapat menyebarkan virus ini kepada orang lain. Dan tes HIV adalah salah satu cara untuk mengetahui apakah seseorang sudah terinfeksi HIV atau tidak.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Sebanyak 80 orang personel Korem 051/Wkt menjalani tes urine secara mendadak, usai melaksanakan apel pagi di Lapangan Makorem 051/Wkt. Tes urine ini dilaksanakan oleh staf Intel yang dibantu Provost Korem 051/Wkt dan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kab.Bekasi, Senin (17/12).

Kasi Intel Korem 051/Wkt,  Mayor Inf Drs. Puji Wibowo kepada media mengatakan, kegiatan ini (tes urine-red) dilakukan secara mendadak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

"Kami sudah melaksanakan sosialisai P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), dan sekarang melaksanakan pemeriksaan tes urine bagi Prajurit Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS yang mana kami ambil secara sampling, "ujar Mayor Puji.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan. Apabila ada yang diketahui terbukti menggunakan narkoba dari hasil tes urine ini, akan segera diproses dan diberi sanksi yang berat. Karena tidak ada kata ampun bagi Prajurit maupun PNS yang menyalahgunakan narkoba.

"Korem 051/Wkt senantiasa melakukan kegiatan pencegahan dalam rangka memberantas bahaya Narkoba, untuk itu harus dimulai dari dalam lingkungan sendiri baru keluar, "terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tes urine ini, sejumlah 80 orang personel Korem 051/Wkt tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian Narkoba, dan dinyatakan negatif semua.(*).

Penulis : din
JATIMEKAR bekasitoday.com- Ratusan peserta dari Laskar Pembela Islam (LPI) Kota Bekasi ikuti kegiatan acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat Tahun 2018 yang mengangkat tema  "PANCASILA dan PENGUATAN IDEOLOGI" Bertempat di  Aula NURUL ISLAM Kampung Rawa Bogo, Jatimekar-Jatiasih, Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, H Mahfudz Abdurahman mengatakan, Konsitusional ideologi Pancasila bersumber dan berbasis pada konstitusi UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 menegaskan dan menjelaskan beberapa prinsip dasar dan utama dari sistem Kebangsaan dan keNegaraan Indonesia. 

Pembukaan UUD 1945 juga mengamanatkan Pancasila. Dengan demikian, Pancasila memiliki keabsahan konstitusional yang merupakan sebuah keabsahan yang menyemangati dan memfasilitasi arah dan peta jalan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Pancasila pada hakekatnya mencerminkan kenyataan sosial dan kebenaran kultural masyarakat dan bangsa Indonesia. Hakekat Pancasila sejatinya merupakan watak kebudayaan dan sifat kepribadian nasional Indonesia yang lahir, tumbuh, dan digali dari kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia, "ujarnya.

Pancasila kata dia, tidak hanya sekadar merupakan keabsahan konstitusional melainkan juga merupakan kenyataan sosial dan kebenaran kultural. Arus utama dan intisari dari penyelenggaraan Pancasila sesungguhnya harus lebih berbasis dan berorientasi pada sifat dan watak kepribadian nasional bangsa Indonesia.
"Pancasila merupakan kenyataan sosial dan kebenaran kultural masyarakat Indonesia. Bukan dan tidak semata-mata karena keabsahan konstitusional, "terangnya.

Penguatan Pancasila berintikan pada sejauh mana dan sepanjang apa kualitas pelaksanaan sila-sila Pancasila berdasarkan falsafah, etos, jiwa, roh, dan semangat Pancasila. Pelaksanaan sila-sila ini semakin bermakna ketika ditandai dengan tampilnya kebijakan dan tindakan konkret beserta praktik aksi nyata, ada keteladanan, ada kesetiaan.

"Penguatan Pancasila tidak hanya sebatas pelaksanaan satu sila saja dari Pancasila, melainkan harus senantiasa dilaksanakan sekaligus secara utuh menyeluruh sila-sila lain. Pelaksanaan secara utuh menyeluruh sila-sila Pancasila mesti juga dibumikan untuk saling menguatkan dan melengkapi antar-sila, serta dalam rangka membangun kohesivitas sila-sila Pancasila, "jelas Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Kota Bekasi Dan Kota Depok.

Sementara, Azis Yanwar Selaku Penasehat Hukum Bidang Keorganisasian mengatakan, kegiatan ini bagus, dan sangat perlu untuk pembekalan para Laskar Pembela Islam, rata-rata, Laskar sudah paham empat pilar kebangsaan dan ini bentuk penguatan kembali pada para laskar agar selalu menjaga PANCASILA, dan bisa mengamalkan serta menjalan kan dalam kehidupan sehari-hari, baik buat dirinya sendiri dan keluarga, serta lingkungannya.

"Saya juga berterima kasih kepada Mahfudz Abdurahman sudah bisa hadir bersama LPI  untuk lebih menguatkan ideologi dan  norma -  norma  PANCASILA, "ungkapnya.

Dalam Pantauan media, acara berjalan dengan lancar, semua peserta mengikuti acara dengan seksama, serius dan bahkan di selingi dengan candatawa , dan tampak hadir pula tokoh masyarakat, serta Ustd Rohmat Ghozali panglima Laskar LPI Kota Bekasi.(*).

Penulis : din
DEPOK bekasitoday.com-Sehuhungan akan dilaksanakannya Sertijab Dandim 0508/Depok, Markas Kodim 0508/Depok dikunjungi Tim Verifikasi Korem 051/Wijayakarta, bertempat di Jalan Pramuka No.2, Mampang, Pancoran Mas, Depok, Senin (10/12).

Kedatangan Tim Verifikasi dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 051/Wijayakarta Letkol Inf Wawan Kusnendar, disambut dan diterima langsung oleh Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Korem 051/Wijayakarta Letkol Inf Wawan Kusnendar, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan dan mengatakan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan hal rutin yang dilakukan jika akan ada pergantian pucuk pimpinan dalam suatu organisasi.

Ia menambahkan, adapun sasaran yang menjadi obyek verifikasi adalah semua fungsi yang berkaitan dengan barang-barang inventaris yang di dalamnya mempunyai fungsi utama sebagai kekuatan pertahanan, serta untuk menginventarisir baik dari sisi personel, pertanggungjawaban anggaran, logistik, pangkalan dan lain-lain.

“Verifikasi ini dilakukan, agar pada saat diserahterimakan dengan pejabat yang baru, tidak terjadi kekurangan ataupun kelebihan, serta agar pejabat lama dan pejabat yang akan menggantikannya, dapat saling memberikan pertanggungjawaban sebaik mungkin, "ujarnya.

Diketahui, Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim Verifikasi dan terlihat menyampaikan kepada staf jajarannya untuk menyiapkan serta membantu pelaksanaan proses verifikasi dengan sebaik mungkin.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com- Korem 051/Wkt adakan acara temu insan media dengan Penrem 051/Wkt, bertempat di Media Center Korem 051/Wkt, Jumat (7/12).

Bagian Hukum Korem 051/Wkt  Mayor CHK Jajang Hasbullah dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan temu insan media ini menjadi ajang bersilaturahmi antara pihak media dengan jajaran korem 051/Wkt.

"kalau ada anggota yang menyangkut hukum segera kordinasi ke saya.

Kapenrem Kapten Inf Lukman mengatakan, walaupun dirinya menjabat baru beberapa bulan di Penrem, tetapi insan media selalu berperan aktif, saya ucapkan terimakasih

"Kedepan kita saling pererat silaturahmi, terutama di dalam pemberitaan, "jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anen Parwoto Harian Pelita yang mewakili insan media mengatakan, dengan adanya kegiatan ini kita saling bersinergi, dalam hal pemberitaan, kami berharap sinergitas ini tetap terjaga.

"Kami mohon setiap kegiatan libatkan kami, agar sinergitas selalu terjalin dan terjaga, kami tidak mengharapkan imbalan, yang terpenting adalah terjalinnya sinergitas antara insan media dengan jajaran Korem 051/Wkt, "terangnya.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com- ZK alias PETOT dan JS Bin Aput berhasil diamankan jajaran Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana.

Hal itu dibenarkan Kasi Humas Polsek Babelan, Bripka Anwar Fadillah SH, menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada saat korban sedang berada didalam rumah tiba tiba mendengar suara sepeda motor miliknya, lalu korban keluar dan melihat seorang laki laki sedang diatas sepeda motornya dan berusaha membawa kabur.

"Korban MASRONI, warga Griya Asri Bahagia Blok J.9/18 RT 006/037 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sempat mengenali laki laki tersebut dan berusaha mengejar namun tidak berhasil, kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Babelan, karena identitas salah seorang pelaku diketahui oleh korban, kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku ZK alias Petot dirumahnya, berikut sepeda motor milik pelaku yang sebelumnya digunakan untuk mencuri sepeda motor korban, "ujarnya ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis (6/12).

Atas pengakuan pelaku ZK bahwa saat melakukan pencurian bersama JS dan sepeda motor diambil oleh JS, kemudian dilakukan pencarian terhadap JS dan pelaku JS berhasil ditangkap di sebuah kontrakan berikut sepeda motor Yamaha Mio sporty warna Putih milik korban B-6275-FLK, selanjutnya kedua orang pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Polsek Babelan guna proses penyidikan.

"Sementara Tempat Kejadian Perkara berada di Perum Griya Asri Bahagia Blok J.9/18 RT. 006/037 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dan waktu kejadian pada  Rabu, 5 Desember 2018 sekitar pukul 16.30 Wib, dan kunci T yang digunakan pelaku untuk mengambil sepeda motor sengaja dibuang pelaku, dan kunci T yang dibuang pelaku masih dalam proses pencarian, "ungkapnya.

Dari hasil pengembangan penyidikan kata dia, jajaran Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, kembali berhasil mengamankan RMF als Pendek, di Jalan Raya Blokang - Sukatani Bekasi, pada Kamis (6/12) sekitar pukul 08.30, dengan pemberatan curanmor.

"Penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan laporan Polisi Nomor : LP/ 460-BB/ K/ XI/ 2018/ Restro Bks, tanggal 29 November 2018 tentang Pencurian dengan Pemberatan. Atas informasi dari JS yang sudah terlebih dahulu tertangkap, "jelasnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan satu Unit sepeda motor merk Suzuki FU warna Hitam (disita dari pelaku diduga hasil curian), satu Buku BPKB, STNK dan Kunci Kontak asli sepeda motor Yamaha Mio J warna Putih B-3828-FKO milik korban.

"Pelaku dengan sengaja mengambil sepeda motor milik korban yang sedang diparkir diteras rumah dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke TKP awal guna membenarkan peristiwa pencurian tersebut, dan setelah itu dibawa ke Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi guna proses penyidikan, "tuturnya.(*).

Penulis : din
CIBITUNG bekasitoday.com-PT.Cikarang Listrindo (CL) Tbk, Serah terimakan gedung Sekretariat RW, TPQ, dan Musholla Al Munawaroh kepada warga Perumahan Bekasi Regency 1 MB 53, RT03, RW 05, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, program Corporate Sosial Responsibility (CSR) 2018, Sabtu (1/12).

Sementara Johanes Eddi pihak PT CL Tbk dalam sambutannya mengatakan, dalam hal pengelolaan untuk membangun masyarakat, perusahaan PT.CL Tbk punya banyak target. Dan saat ini baru 150 kegiatan yang sudah kita bangun.

"Kedepan Pengelolaan CSR PT.CL Tbk lebih du fokuskan dalam hal pembangunan sumber daya manusianya. Proses sumber daya manusia tidak hanya terjadi di lingkungan perusahaan, tetapi dapat menyentuh langsung ke masyarakat, "ujarnya.

Mari kita bergandeng tangan secara bersama-sama untuk menanamkan sumber daya manusia  dengan berbagai cara. Dan fasilitas yang sudah kita bangun agar dapat di jaga.

"Apa yang telah kami berikan, terutama fasilitas-fasilitasnya agar dapat di rawat keberadaannya. Karena membangun suasana harmonis itu yang paling susah, dan saya berharap warga disini di lingkungan RW05 dapat membangun keharmonisan itu, "ungkapnya.

Terpisah, Hendy Ketua RW 05 sangat mengapresiasi perusahaan PT.CL Tbk yang telah membangun sarana untuk masyarakat lingkungan RW 05.

"Kami ucapkan terimakasih kepada PT.CL Tbk yang telah membangun sarana umum dan sarana ibadah, serta sarana pendidikan, untuk masyarakat lingkungan RW05, dan mudah-mudahan apa yang sudah diberikan oleh PT.CL Tbk mendapatkan keberkahan, dan kepada yang memberikan mendapatkan pahala yang berlimpah, dan akan kami jaga bangunan gedung ini, "ungkapnya.

Diketahui, pihak PT.CL Tbk bersama ketua RW melakukan potong tumpeng ucapan rasa syukur diakhir acara.(*).

Meski APK Dirinya Ikut Ditertibkan, Nurfahrozi Apresiasi Panwas


Banyaknya penempatan APK (Alat Peraga Kampanye) berupa spanduk dan baliho calon anggota legislatif di berbagai tempat sudah banyak dikecam warga. Namun keluhan tersebut sepertinya tidak dipedulikan, sehingga masih banyak tim kampanye caleg yang melekatkan dan memasang APK tanpa memperhatikan peraturan.

Akhir November 2018 hingga saat ini penertiban APK secara serentak masih dilakukan oleh panwaslu kabupaten Bekasi dengan melibatkan hingga panwas kecamatan termasuk kecamatan Babelan.

Mendapati beberapa APK miliknya juga ikut ditertibkan, ini kata M Nurfahroji, Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil 4 Partai Gerindra nomor 10.


"Saya dan tim relawan mengapresiasi panwas yang sudah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

"Saya dan tim relawan mengapresiasi panwas yang sudah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Dari awal sampai saat ini saya tidak bosan-bosan menyampaikan kepada para relawan agar jika memasang APK jangan sampai mengganggu pemandangan apalagi melanggar peraturan seperti menempelkan di pohon dengan dipaku, menempelkan di dekat wilayah sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, rumah sakit dan seterusnya" ungkap Oji saat ditemui di halaman RS Tiara Kebalen Babelan. Kamis (29/11).

Meski APK Dirinya Ikut Ditertibkan, Nurfahrozi Apresiasi Panwas
Relawan M Nurfahrozi sedang memasang APK

Bersama Relawan Menertibkan APK-nya Sendiri

Pria yang menjabat sebagai direktur  Advokasi dan Hukum Jamkeswatch ini mengaku telah beberapa kali menertibkan APK bergambar dirinya yang melanggar aturan.

"Saya bersama relawan sudah beberapa kali terpaksa mencopot APK bergambar diri saya yang melanggar, saya sendiri yang mencopot beberapa spanduk diri saya dari pohon-pohon di wilayah Babelan dan Tambun Utara" jelasnya.

"Melalui sosial media Bang Oji juga sudah mengumumkan agar segera memberitahukan kepada dirinya langsung atau kepada para relawan jika masyarakat melihat ada spanduk atau baliho Bang Oji yang melanggar, kami selaku relawan yang akan mencopotnya" ungkap Ibrahim selaku koordinator relawan pemenangan di kecamatan Babelan kepada media.

Oji yang hampir setiap hari melakukan sosialisasi ke berbagai pelosok dalam bentuk penyuluhan dan advokasi di bidang pelayanan kesehatan ini mengaku optimis akan mendapat dukungan dari warga dapil 4 yang meliputi kecamatan Tarumajaya, Babelan, Tambun Utara, Sukawangi dan Tambelang.

"Optimisme kami tersebut tidaklah berlebihan jika melihat dan mendengar sendiri pada saat kami sambangi dan advokasi, antusiasme dan meningkatnya kesadaran warga akan sehat dan kesehatan yang merupakan menjadi salah satu concern kami yang juga menjadi hak kita bersama sebagai warga. Bentuk kesadaran itulah bagi kami merupakan bentuk dukungan untuk kami" tambah Ibrahim. [F/Y]


CIKARANG PUSAT Bekasi today.com - Plt Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja, menaikan honor RT (Rukun Tetangga) RW (Rukun Warga) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2019.

"Tahun 2019 honor untuk para RT RW kita naikkan, dari awalnya Rp. 500 ribu menjadi Rp. 700 ribu rupiah perbulannya, "ujarnya usai rapat paripurna penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019.

Eka menjelaskan, kenaikkan honor RT dan RW ini sebelumnya tidak ada dalam pembahasan-pembahasan KUA-PPAS yang sempat tertunda beberapa kali. Dan baru dibahas pada hari ini (Selasa (13/11)-red) dalam rapat Badan Anggaran (Banggar-red) pembahasan KUA-PPAS sebelum akhirnya ditetapkan dalam sidang paripurna.

"Dalam pembahasan-pembahasan kemarin itu (kenaikkan honor RT RW-red) belum ada. Baru hari ini kita bahas dan langsung kita tetapkan, "terangnya.

Pemerintah Daerah, lanjut Eka, sangat mengapresiasi atas partisipasi dan kerja keras para RT dan RW, sebagai ujung tombak pemerintah paling bawah dalam membantu dan mengawal suksesnya pembangunan di Kabupaten Bekasi. Ini sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi terhadap RT dan RW yang jumlahnya mencapai 7 ribuan.

"Semoga dengan dinaikkannya honor tersebut, RT RW di Kabupaten Bekasi yang jumlahnya sekitar 7 ribuan dapat lebih semangat lagi untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program-program pembangunan, "harapnya.

Diketahui, dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019 yang sempat terhambat beberapa waktu lalu, ada beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan.

Terkait Jasa Tenaga Kerja (Jastek), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi menaikkan Rp 500 ribu perbulan perorang.

Anggaran Jastek sebesar Rp. 112 Miliar pada 2018, akan dinaikkan menjadi Rp 185 Miliar pada 2019 mendatang.

Kemudian, kenaikkan honor untuk Tenaga Harian Lepas (THL), Tenaga Kontrak atau sebutan lain bagi Non PNS di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang besarannya ditentukan dengan satuan harga minimum dengan Keputusan Bupati Bekasi.

Selanjutnya, Tenaga Honorer Non PNS akan didaftarkan kepesertaan Jaminan Sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang iurannya dibayarkan oleh Pemda Kabupaten Bekasi.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bakal menggelontorkan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2019, sebesar Rp 10 miliar untuk peningkatan Jalan Raya Perjuangan, dari batas kota Kelurahan Kebalen hingga Kampung Pangkalan, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan.

Nilai tersebut mengalami kenaikan, padahal sebelumnya sudah dianggarkan untuk pelaksanaan APBD (Perubahan) 2018 sebesar Rp 8 miliar, namun gagal dengan alasan keterbatasan waktu mulai dari pelaksanaan lelang serta waktu pelaksanaan fisik kegiatan. Hal itu disampaikan Sekretaris DPUPR Kabupaten Bekasi Iman Nugraha melalui suratnya bernomor 620/2297/DPUPR, Senin (12/11), yang ditujukan kepada Camat Babelan.

DPUPR menurut Iman, pihaknya telah mengusulkan kembali perbaikan jalan tersebut di tahun anggaran 2019 sebesar Rp 10 miliar, dan akan dapat diupayakan akan dilelang pada 2019, sehingga akan segera direalisasi pelaksanaannya sebelum pertengahan tahun 2019.

Sementara Syamsuri tokoh masyarakat Kebalen Kecamatan Babelan, yang didampingi Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kebalen, Kusnawang menyambut baik adanya surat yang ditandatangani Sekretaris DPUPR Kabupaten Bekasi tersebut.

"Sebagai warga, kami apresiasi keinginan pihak Pemkab Bekasi untuk perbaikan jalan yang rusak parah selama kurun waktu hampir 7 tahun. Namun demikian janji tersebut agar terealisasi mengingat sudah banyak korban kecelakaan lalu lintas bagi pengemudi yang melintas di jalan tersebut, "tandasnya.(*).

Penulis : din
CABANG BUNGIN bekasitoday.com-Letkol Arh Henri Yudi Setiawan, S. I.Pem Dandim 0509/Kab Bekasi hadiri penutupan TMMD Imbangan T.A 2018, mendampingi Kolonel Inf Rifky Nawawi, SE, SIP Irdam Jaya bertempat dilapangan desa Lenggah Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/11).

"Sasaran kita di Kampung Cabang Dua, Desa Lenggahsari Cabangbungin, sasaran lisik Jalan Desa 1000 meter lebar 3 meter, yang dikerjakan mulai tanggal 15 Oktober 2018 sampai 13 Nopember 2018. Hasil Pelaksanaan Fisik Telah menyelesaikan sasaran jalan Desa panjang 1000 meter lebar 3 meter, serta Non Fisik telah menyelesaikan Pemberian Materi di SMAN 1, MAN 3, SMK At Taqwa, Aparat Desa Lenggah Sari terkait materi empat Pilar Bangsa, Wawasan Kebangsaan, Kenakalan Remaja, dan Bakti Sosial, Penghijauan, Donor Darah sebanyak 100 peserta, Pengobatan Umum 350 pasien, Pemberian Paket Sembako 400 paket, Pemberian Paket Buku Sekolah 450 paket, Penyerahan Alsinta Handprayer 10 buah, "ujar Irdam Jaya dalam sambutannya mewakili Jenderal TNI Mulyono.

Menurutnya, TMMD 103 tahun 2018, kegiatan dalam satu bulan, dan secara resmi dibuka pada 15 Oktober-13 Nopember 2018, kami ucapkan terimakasih kepada Muspika, Gubernur, Bupati, Walikota, serta masyarakat, ,yang telah bekerja keras dalam mensuport kegiatan kemanunggalan TNI ini.

"Bertemakan TNI manunggal rakyat dalam mewujudkan desa yang maju dan demokratis diharapkan untuk mencapai sasaran fisik dan nonfisik. Memberikan keterampilan dalam mengelola dana desa, kepada aparatur desa, "jelasnya.

Misi khusus kami kata dia, yaitu menyatukan perbedaan dalam masyarakat atas berkembangnya intoleransi, dan untuk prajurit satgas TMMD wajib untuk tidur dan makan dirumah masyarakat.

"Dengan telah berkahirnya TMMD yang ke 103, diharapkan dapat meningkatkan semangat untuk bekerja bergotong royong, karena gotong royong adalah warisan asli Negera kita. Dan terus membangun dan mengembangkan potensi, serta sebarkan energi positif untuk membangun. TNI hadir untuk rakyat dan mengabdi kepada rakyat, "ungkapnya.

Diketahui, setelah melakukan upacara penutupan TMMD ke 103, Irdam Jaya beserta Jajaran langsung meresmikan pekerjaan jalan yang di kerjakan dari program TMMD, dan memotong tumpeng tanda rasa syukur.

Tampak hadir dalam kegiatan penutupan TMMD tersebut, Kolonel Inf Rifky Nawawi, SE, SIP, Irdam Jaya, Kolonel Kukuh H, Pa Sahli Pangdam Jaya Bidang OMP, Kolonel Inf Sudarwo Aris N, Pa Staf Khusus Pangdam Jaya, Kolonel Syahrul Hadi, Pa Staf Khusus Pangdam Jaya, Letkol Inf Mujibburahman, Waaster Kasdam Jaya, Letkol Inf Nova Ismaillyanto, SIP, Waasrendam Jaya, Letkol Czi Gunawan S, Dandenzibang Zidam Jaya, Letkol Czi Iim N, Waaslog Kasdam Jaya, Letkol Arh Henri Yudi Setiawan,  S. I.Pem, Dandim 0509/Kab.Bekasi, AKP Syaeful, Kapolsek Cabangbungin mewakili Kapolres Metro Bekasi, Dra.Hj.Aat Barhaty K, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kab.Bekasi mewakili Bupati Bekasi, Suwarto, MM, Camat Cabangbungin, Junaefi Camat Muara Gembong, Para Pasi Kodim 0509/Kab.Bekasi, Para Danramil Jajaran Kodim 0509/Kab.Bekasi, Para Kades Kec.Cabangbungin, Para RT/RW Desa Lenggahsari, Para Tokoh Agama, Para Tokoh Masyarakat.(*).

Penulis : din
TAMBUN bekasitoday.com -Pertunjukan budaya dan sejarah Bekasi diperkenalkan ke masyarakat luas dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018, oleh Komunitas Historika Bekasi, bertemakan "Festival Bekasi Tempo Doeloe", bertempat di Gedung Juang, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Banyak lomba juga yang di gelar pada perhelatan kali ini dari lomba pakaian jadul sampai pada lomba rebut dangdang.

Sementara, Rahmat Malik, S.Sos, salah satu juri  yang juga sebagai pemerhati silat budaya bekasi mengatakan, ini event luar biasa, bayangkan saja di tengah arus budaya luar yang sulit di bendung masuk ke bekasi, panitia masih mempertahankan budaya betawi bekasi yaitu rebut dangdang, yang tujuan di adakan lomba ini tak lain dan tak bukan sebagai benteng pertahanan budaya, agar para generasi muda jangan lupa dengan budayanya sendiri.

"Saya sendiri bangga dan salut, ternyata lomba ini banyak di ikuti oleh masyarakat bekasi, dan sekitarannya, tercatat hampir 18 padepokan dan sanggar yang mengikuti lomba ini , ini menandakan warga betawi dan bekasi masih cinta  budayanya, "ujar penasehat GM SPBBB  (Gerakan Moral Slaturahmi Pelestari Silat Budaya Bekasi).

Terpisah, Muhsinin Mabrur, Ketua Panitia, mengatakan, Festival Bekasi Tempo Doeloe baru pertama kali digelar, bertempat di Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Acara ini segaja kita gelar untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang budaya dan sejarah Bekasi tempo dulu, pemilihan lokasi acara di Gedung Juang Tambun bagian memperkenalkan secara luas salah satu bangunan tua di Bekasi, "terangnya.

Komposisi acara kata dia, di antaranya talk show bertema sejarah Bekasi yang menghadirkan Endra Kusnawan penulis Buku Sejarah Bekasi. Disambung lomba rebut dandang, salah satu budaya khas Bekasi.

"Kita juga menampilkan kelompok seni dari teman-teman pelajar di daerah Bekasi, lalu juga ada penampilan musik dan tari dari penggiat seni di Bekasi, saat mulai acara pertama-pertama melakukan upacara bendera, lalu mengheningkan cipta untuk menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan, "jelasnya.

Turut ditampikan dalam Festival Bekasi Tempo Doeloe, tulisan-tulisan dan foto-foto sejarah, berkaitan dengan Bekasi di dalam Gedung Juang Tambun.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com - Lantaran aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan perjuangan Babelan mulai batas Kota-Kabupaten Bekasi di Kelurahan Kebalen hingga pertigaan asem, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, dinilai tidak direspon oleh pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, Senin (12/11) masyarakat Babelan Raya (BARAYA) dan elemen masyarakat lainnya akan memasang bendera kuning tanda "matinya hati nurani penguasa" (Pemda kab bekasi dan DPRD-red) atas rusaknya jalan di Babelan, khususnya di wilayah Kelurahan Kebalen.

"Aksi damai Pemasangan bendera kuning yang akan kita lakukan hari ini adalah bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah daerah dan wakil kami di legislatif, "ungkap Darlim selaku koordinator aksi.

Darlim berharap aksi damai ini dapat mengetuk hati Lurah, Kepala Desa dan Camat Babelan.

"Jika tidak ada solusi maka kami akan mencoba memperbaiki jalan yang rusak ini secara swadaya. Minimal kami akan menutup lubang jalan yang akan membahayakan pengguna jalan, khususnya di beberapa bagian jalan yang rusak parah di wilayah kelurahan Kebalen, "terang Darlim kepada media.

Sementara H. Naryo, tokoh masyarakat Babelan menyatakan akan menggalang gerakan moral perbaikan jalan oleh masyarakat secara swadaya.

"Selama perbaikan jalan oleh warga secara swadaya ini, kami informasikan bahwa untuk sementara jalan yang diperbaiki akan ditutup, "sebagaimana dikutip dari newsbekasi.

Diketahui, dalam aksi ini, selain pemasangan bendera kuning juga terdapat beberapa spanduk yang berisi asiprasi dan tuntutan perbaikan jalan serta pengaturan jam operasi dan batas tonase sesuai kelas jalan, untuk mobil besar seperti truk tanah, mobil tanki dan bus pariwisata yang sering melewati akses jalan di Babelan.(*).

BABELAN bekasitoday.com-Dalam rangka peringati Hari Pahlawan 10 November 2018, Pemerintah Desa Kedung Pengawas Kecamatan Babelan bersama Komunitas Silaturahmi Anak Babelan Ngumpul SI ABANG laksanakan "Pentas Seni dan Doa Bersama".

Nasarudin, Kepala Desa Kedung Pengawas sangat mengapresiasi kegiatan yang digalang komunitas para pemuda, ormas, dan karang taruna ini.

"Kita harus selalu ingat semangat para pejuang dan pahlawan bangsa, terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah mengadakan acara ini, "ujarnya dalam sambutan.

Terpisah Wahyu Hidayat, ketua panitia, menjelaskan acara Pentas Seni dan Doa Bersama dimulai dengan karnaval keliling oleh adik-adik sekolah, dan pemuda Kedung Pengawas, kemudian diisi dengan berbagai penampilan puisi, tari, silat, hadroh, hingga menghadirkan veteran pada malam harinya.

"Siang tadi kami mengadakan karnaval untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November, pada malam harinya kami menghadirkan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Markas Cabang Kabupaten Bekasi, Bapak Edi B Somad untuk sedikit bercerita mengenai masa-masa perjuangan, "terangnya.

Diketahui, acara yang digelar sejak siang hingga malam hari di halaman kantor desa Kedung Pengawas kecamatan Babelan ini melibatkan juga komunitas dan ormas pemuda yang ada di desa Kedung Pengawas, seperti BPD, Karang Taruna desa Kedung Pengawas, RAKOMPAS, IKRAM, Rumah Cerdas, Perguruan Silat Cinong Bekasi, Perguruan Silat Sima Maung, Si Rambet Putra Betawi, Keluarga Besar Bekasi Bersilaturahmi (KB3), Rumah Pelangi Bekasi dan lainnya.(*).

Penulis : bisot
BABELAN bekasitoday.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, sosialisasi Jaminan Sosial dihadapan ratusan warga, aparatur Desa Kedung pengawas, Kecamatan Babelan, bertempat di aula desa Kedung Pengawas, Kamis (8/11).

Kepala Bidang Pemasaran Penerima Upah (PU) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Budi Wahyudi mengapresiasi Kades Kedung Pengawas melalui Kaur Kesra yang memfasilitasi kegiatan sosialisasi jaminan sosial tersebut.

"Ini merupakan langkah baik yang dilakukan pihak Desa Kedung Pengawas untuk mensejahterahkan seluruh perangkat desa yang ada, maupun warganya melalui jaminan sosial, "ujarnya.

Dalam penjelasannya, Budi Wahyudi menambahkan, bagi perangkat desa yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, akan dijamin mengenai kecelakaan kerja.

"Ketika Bapak dan Ibu berangkat bekerja dari rumah, misalnya terjatuh, maka BPJS Ketenagakerjaan akan memfasilitasi biaya pengobatannya di rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Tidak ada batasan biaya, akibat kecelakaan kerja, "tukasnya.

Sebagai penerapan Peraturan Bupati (Perbup) Bekasi yang sudah ada. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, juga bukti kepatuhan pemerintah desa terhadap pelaksanaan Perbup yang menjamin kesehatannya melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi semua perangkat desa akan dibekali kartu jaminan sosial ketenagakerjaan. Insya Allah di 2018 ini, semua perangkat desa akan kita berikan BPJS nya, supaya ada jaminan bagi mereka dalam bekerja, "terangnya.

Sementara, Nasarudin, Kades Kedung Pengawas sangat mengapresiasi pihak BPJS Ketenagakerjaan, yang telah meluangkan waktunya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa yang dipimpinnya.

"Dengan adanya BPJS Ketenakerjaan, bisa memotivasi personel perangkat desa untuk bekerja lebih maksimal, khususnya dalam melayani masyarakat. Dengan demikian katanya, perangkat desa dapat terlindungi ketika melaksanakan tugas pemerintahan desa, "terangnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, aparatur desa Kedung Pengawas, para Ketua RT dan RW, pengurus Karang Taruna, Ibu PKK, dan pengurus LPM Desa Kedung Pengawas, serta sejumlah warga.(*).

Penulis : din
TAMBELANG bekasitoday.com-Persatuan Masyarakat Bekasi Utara (PMBU) lakukan peresmian kantor sekretariat dibarengi diskusi publik terkait pemekaran wilayah menuju Daerah Otonom Baru (DOB), bertempat di kampung balong tua, desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang, Sabtu (3/11).

Jamaluddin SH, Ketua Umum Persatuan Masyarakat Bekasi Utara (PMBU) dalam sambutannya mengatakan, mudah-mudahan nuansa kali ini adalah nuansa yang mempunyai satu tujuan, untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi Utara.

"Ini dibentuk atas dasar keprihatinan, untuk menuju Daerah Otonom Baru, harus dengan menjalankan langkah-langkah baru. Dan pemekaran ini adalah Pekerjaan Rumah (PR) kita bersama. Dan kita harus samakan persepsi, "ujar praktisi hukum asli Sukamekar ini.

Menurutnya, ini bukan agenda politik, ini adalah agenda rakyat, dan politik rakyat, dan ini bebas apapun partainya apapun benderanya.

"Untuk sampai kepada agenda tersebut, kita harus samakan persepsi dengan wilayah Bandung, dalam waktu dekat Gubernur Jawabarat akan datang ke sekretariat PMBU yang beralamat di desa Sukabakti, "terangnya.

Saat ini kata dia, Kabupaten Bekasi Utara belum mempunyai Surat Keputusan (SK) tentang Bekasi Utara, tapi sudah disebutkan di dalam peraturan daerah (Perda).

"Lembaga PMBU mudah-mudahan menjadi wadah baru untuk masyarakat Bekasi Utara. Dalam hal menuju Daerah Otonom Baru dalam hal rencana pemekaran, "ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Engkong Guntur Elmogas, Para Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, serta beberapa lembaga salah satunya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Babelan.(*).

Penulis : din