Gedung Kesenian Diresmikan
BEKASI SELATAN bekasitoday.com - Rahmat Malik, selaku pemerhati budaya Bekasi, berharap Gedung Kesenian Bekasi dapat digunakan oleh seluruh elemen pegiat seni yang berada di Kota Bekasi, serta sebagai wadah bersilaturahmi pegiat seni dan budaya. 
"Tentunya sebagai tolak ukur kepada dunia, bahwa di Kota Bekasi ada wadah berkumpulnya pegiat seni, baik seni pencak silat, seni budaya, serta seni-seni yang lainnya, tetapi ada yang kurang dan wajib diikut sertakan adalah sarana ibadah, karena belum terlihatnya musholla di sini" ungkap lelaki yang kerap dipanggil Ustad Malik ini.

"Keberadaan gedung kesenian ini sangat penting, ada RAWA GEDE yang sangat mempesona di samping gedung kesenian, ini juga menjadi daya tarik wisata yang sangat luar biasa jika dikelola dengan baik. Dan jangan pernah menyisihkan tokoh masyarakat Kelurahan BOJONG GEDE, berdayagunakan juga remaja di sekitar, ciptakan lapangan kerja yang baik untuk warga sekitar" lanjutnya usai menghadiri acara selamatan gedung kesenian Bekasi, Senin (5/2).

Gedung Kesenian Diresmikan
Terpisah, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih manyampaikan keinginannya agar Situ Rawa Gede yang belokasi di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu dijadikan destinasi wisata Kota Bekasi.

“Pengelolaan Situ Rawa Gede bisa menambah destinasi wisata di kota ini. Namun demikian, saat ini status kepemilikan situ masih di bawah kewenangan Kementerian PUPR RI. Pihaknya beberapa waktu lalu sempat melayangkan surat pada kementerian untuk mengambil alih pengelolaan, namun belum direspon" terangnya usai meresmikan Gedung Kesenian Kota Bekasi yang tepat bersebelahan dengan Situ Rawa Gede.

Menurutnya, bila permohonan alih kelola dikabulkan, Situ Rawa Gede bisa disinergikan dengan Gedung Kesenian, sehingga masyarakat makin antusias berkunjung ke daerah tersebut.

“Kita sudah membuat surat nota dinas kepada Kementerian PUPR untuk penataan situsnya. Kita bangun untuk jogging track, pembuatan taman, lampu, kursi, termasuk pembuatan dermaga buat swafoto, untuk itu dinasnya akan memohon kembali pada kementerian secepatnya. Rencananya, bila diizinkan penataan tersebut dapat rampung tahun 2019. Targetnya tahun 2019 sudah terealisasi" pungkasnya. (*)

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.