Miris, 1 Lagi Rumah Warga Rubuh Di Sukamekar

Sebuah rumah di RT 1 RW 6 Kampung pangkalan Poncol, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi rubuh tadi malam, Rabu (14/02). Rumah yang dihuni Bapak Nalin beserta Ibu Titin dan dua anaknya yang masih sekolah ini rubuh pada Rabu malam sekitar pukul 20:15 dengan menyisakan tumpukan puing dan genting yang berserakan.

"Waktu hujan deras dan angin kencang Hari Selasa kemarin (13/02) saya mendengar ada suara seperti kayu patah pada uwungan atap rumah, karena takut rumah ini rubuh, sore kemarin saya mengeluarkan semua barang-barang saya, benar saja malamnya rumah ini ambruk" terang Bapak Nalin memperlihatkan runtuhan rumahnya.

Saat didatangi media, situasi di sekitar rumah yang telah rata dengan tanah itu masih hujan gerimis dan tampak apa adanya, tampak berbagai perabotan rumah terhampar di halaman. Hanya ada Bapak Nalin dan Ibu Titin, kedua orang anaknya sedang sekolah, 1 anak di SMP dan 1 lagi di SD tidak jauh dari rumah mereka.

Tidak ada korban dalam musibah rubuhnya rumah ini, Bapak Nalin hanya berharap adanya perhatian bagi pemerintah kepada dirinya dan warga lain yang kurang mampu lainnya.

"Kalau soal korban, alhamdulillah gak ada korban karena saat kejadian kami sedang di rumah tetangga, listrik juga sudah diputusin (dipadamkan:red), cuman yah nunggu hujan berhenti baru akan kami rapihkan bersama warga, semoga ada perhatian dari pemerintah" terang Bapak Nalin.

Miris, 1 Lagi Rumah Warga Rubuh Di Sukamekar

Diketahui saat ini Camat Sukawangi, Juanda Rahmat, S.STP sedang menuju lokasi untuk memeriksa keadaan dan mengumpulkan data-data untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara di lokasi telah banyak warga berkumpul untuk membantu Bapak Nalin secara gotong royong. Aryo (25) salah seorang warga menjelaskan bahwa berkumpulnya warga adalah spontanitas untuk membantu warga lain yang kesusahan.

"Semua yang memiliki waktu luang secara kesadaran sendiri datang dan berkumpul di sini untuk membantu Bapak Nalin. Kepada teman-teman pemuda juga saya mohon untuk bergerak ikut membantu tetangga saya yang sedang kesusahan ini". Ujar Aryo Band yang juga merupakan Ketua Komunitas Mabes Home. [Irvan]

Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.