Diduga Tidak Trasnparan Dalam Pembentukan Panitia, Warga Muktiwari Datangi Kantor BPD
CIBITUNG bekasitoday.com - Puluhan warga datangi kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, lantaran warga menduga ada ke tidak transparasian pemilihan panitia pemilihan BPD di Desa Muktiwari. Namun sangat disayangkan, hanya ada satu orang perwakilan BPD yang berada di kantor dari sembilan BPD Desa Muktiwari, Selasa (27/3).

Perwakilan dari warga Egay didampingi Mahmud mengatakan, dalam pemilihan BPD yang akan digelar pihaknya meminta, Karang Taruna harus ikut andil dalam pelaksanaan pemilihan BPD,  periode 2018-2023. Karena karang taruna adalah salah satu lembaga asset desa, fungsi dari Karang Taruna untuk mendatangi warga pemilih dari rumah ke rumah untuk menjelaskan siapa saja kandidat calon BPD tersebut. 

"Kami kecewa dengan tidak trasparannya pihak desa dalam membentuk kepanitiaan pemilihan, dengan tidak mengikutsertakan karang taruna sebagai mobilisasi, "ujarnya. 

Dirinya juga meminta,  Kata Egay, dalam pemilihan nanti warga harus ikut berperan dalam memilih Badan Perwakilan Desa walaupun tidak keseluruhan di wakili setiap Kepala Keluarga (KK) dalam memilih. Intinya dari tiga dusun siapa saja boleh mencalonkan  untuk mengisi sembilan jabatan BPD di desa Muktiwari. BPD selama ini tidak ada transparasi tentang anggaran kegiatan yang dikerjakan pihak desa sebagai perwakilan masyarakat dari anggaran dana desa yang di dapat. 

"Selama ini BPD tidak pernah membuka penggunaan anggaran desa, perlu diingat bahwa anggaran yang diterima pemerintah desa adalah anggaran masyarakat juga, sudah barang tentu setiap penggunaannya harus terbuka dan transparan, "terangnya. 

Kalau tuntutan kita tidak diindahkan, dalam waktu dekat kita akan melakukan aksi demo. 

"Kita akan kerahkan massa lebih banyak lagi, apabila tuntutan kami tidak diindahkan oleh pihak Desa Muktiwari, "ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris BPD Muktiwari Moch Husein, kepada media mengatakan, bahwa tuntutan masyarakat akan kita teruskan ke pemerintah tingkat Desa dan pemerintahan Kecamatan, 

"Tuntutan masyarakat Muktiwari akan kami tindak lanjuti, selama tuntutan masyarakat itu tidak menyalahi aturan, saya menganggap wajar, "terangnya sembari mengatakan ketidakhadiran anggota yang lain, lantaran kegiatan ini tidak diagendakan sebelumnya.

Dirinya menjelaskan bawa panitia pemilihan BPD Muktiwari sudah dikeluarkan oleh Kepala Desa melalui Surat Keputusan yang telah di buatnya sedangkan orang-orangnya sudah lengkap. 

"Pembentukan Panitia di lakukan oleh Kepala Desa. Kades meng SK kan kepada panitia pilihannya, "kata Husain. 

Mereka yang tadi kemari merasa pemilihan BPD dengan aturan yang telah ada merasa tidak terwakili sehingga datang dan memberikan masukan yang nantinya akan dirinya bawa ke Kecamatan. 

"Usulan warga akan kami bawa ke Camat, nanti keputusannya gimana ya saya sampaikan apa adanya, "bebernya singkat.(red)
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.