MUARA GEMBONG bekasitoday.com- 300 bibit mangrove jenis bakau ditanam di lahan konservasi mangrove kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, oleh Dharma Green Community (DGC) bersama komunitas pelerstari lingkungan muara gembong kita serta masyarakat sekitar  dalam rangka peringati Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April menjadi momentum yang pas untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi Bumi. Minggu (22/4).

Menurut Asep, koordinator DGC, ada sekitar 45 orang yang terlibat melakukan penanaman ini. dikatakannya, selain dari DGC, juga terlibat Komunitas Lokal Muaragembongkita bersama masyarakat Kampung Beting di RT 005.

"Kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini bukan sekedar perayaan hari bumi semata, tapi inilah bukti kami mencintai bumi. Jadi, kami tak segan-segan untuk menceburkan diri turun ke kawasan yang berlumpur dan berair untuk menanam bakau, "ujarnya dengan penuh semangat.

Kegiatan menanam bakau tersebut lanjut dia, yang kali pertama dilakukan oleh komunitasnya.

"Dirinya berharap batang-batang 'mangrove' yang telah ditanam itu dapat tumbuh besar dan menghijaukan wilayah pesisir, "jelasnya.

Sementara itu menurut Yusup Maulana, Koordinator Komunitas Muaragembongkita mengatakan, bahwa dipilihnya Kampung Beting RT 005 sebagai lokasi kegiatan memperingati hari bumi adalah karena mengingat wilayah sekitar Kampung beting tersebut berada di pesisir pantai, dengan kondisi mangrove yang mengalami degradasi parah.

"Itu semua akibat dari alih fungsi lahan menjadi tambak, "ungkapnya.

Diketahui, selain melakukan aksi tanam mangrove, peserta dari DGC juga mengumpulkan anak-anak sekitar kampung beting RT 005 untuk diajak bermain, serta mengedukasi anak-anak arti pentingnya fungsi vegetasi hutan mangrove di pesisir.(*)

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
Bagikan:

Beri komentar:

0 komentar, berikan komentar Anda.