Mei 2018
TARUMAJAYA bekasitoday.com-miris, Tempat Hiburan Malam (THM) DDP yang terletak di komplek pasar modern, wilayah desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, tidak mengindahkan seruan yang dikeluarkan Bupati Bekasi, dengan membuka usahanya di Bulan Suci Ramadhan, Selasa (29/5).

Dn (20) salah satu pelayan DDP ketika di tanya kepada bekasitoday.com mengatakan bahwa DDP ini buka sekitar jam 4 sore, hingga dini hari di setiap harinya. 

"Yang saya tahu cafe ini sudah berizin, untuk lebih jelasnya coba tanya ke bos Dodi (pemilik-red), "jelasnya.

Sementara itu, Camat Tarumajaya, Dwy Sigit Andrian saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa belum mengetahui adanya THM yang beroperasi di Bulan Ramadhan.

"Saya sudah menginstruksikan Kasi Trantib untuk menempelkan Seruan Bupati di setiap THM di Tarumajaya, "jelasnya Kamis (31/5).

Kendati demikian, dirinya akan memerintahkan Kasi Trantib untuk mengecek dan mengingatkan THM yang masih buka untuk mematuhi Seruan Bupati Bekasi.

"Kalau pengusaha THM tetap buka juga, maka kita akan laporkan ke Satpol PP Pemda. Karena, dalam hal eksekusi penutupan adalah wewenang Satpol PP Pemda, "tegasnya.(*).

penulis : din
bekasitoday.com-Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahyo Kumolo. Karena telah mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Pemerintah Kabupaten Bekasi merupakan dari 4 Provinsi, 120 Kabupaten dan Kota yang telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai Program Strategis Nasional dalam mewujudkan Universal Health Coverage di wilayahnya lebih awal sebelum tahun 2019. 

Penyerahan penghargaan yang diterima langsung Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin diberikan oleh Menteri Dalam Negeri, setelah acara Penghargaan UHC JKN-KIS 2018 di Istana Negara yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, belum lama ini.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengatakan, dirinya bersyukur adanya penghargaan dari pemerintah pusat terkait kebijakan yang dilakukannya sebagai kepala daerah. Dimana bagi masyarakat kurang di Kabupaten Bekasi keikutsertaan sebagai anggota Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kata dia, tercover dengan ABPD Kabupaten Bekasi.

"Alhamdulillah kebijakan Pemkab Bekasi yang mendukung JKN-Kis diapresiasi dan diberi penghargaan.  Dan tujuan kita didaerah bukanlah penghargaan, tapi bagaimana masyarakat kesehatannya bisa terjamin khususnya warga kurang mampu. Dan alhamdulillah program JKN-Kis sangat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi, "ujar Bupati.

Neneng menyampaikan, berjalannya dengan baik program JKN - Kis untuk menyukseskan program pusat didaerah. Ia menyebutkan tidak terlepas adanya komunikasi yang baik dengan DPRD.

"Setiap program kebijakan untuk kepentingan masyarakat tentunya harus sinergi dengan anggota dprd sebagai fungsi buggetting anggaran. Sehingga apa yang kita rencanakan bisa tercapai serta manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, "tambahnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cikarang  Nur Indah Yuliati mengatakan, pihaknya sebagai penyelegara jaminan sosial akan terus berjuang dalam aspek pelayanan kesehatan. 

"Kita terus berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait jaminan sosial. Dan hingga bulan April 2018 sudah sebanyak 30 rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, "ujarnya. 

Sementara pada saat penyerahan penghargaan, dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo  mengingatkan, terkait implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Program JKN-KIS, khususnya instruksi pada Gubernur dan Walikota. 

Kata dia, dalam Inpres tersebut, para Bupati dan Walikota diperintahkan untuk mengalokasikan anggaran dalam pelaksanaan Program JKN, memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam JKN-KIS, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan sesuai standar kesehatan dengan SDM yang berkualitas, memastikan BUMD untuk mendaftarkan dan memberikan data lengkap dan benar serta kepastian pembayaran iuran bagi  pengurus dan pekerjanya, serta memberikan sanksi administratif tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu kepada Pemberi kerja selain Penyelenggara Negara yang tidak patuh dalam pendaftaran dan pembayaran iuran JKN-KIS.

Untuk memastikan Bupati dan Walikota melaksanakan amanat Inpres Nomor 8 tahun 2017 tersebut Presiden menginstruksikan para Gubernur untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada Bupati dan walikota terhadap hal-hal sebagaimana disebutkan di atas serta menginstruksikan agar Gubernur pun mengalokasikan anggaran dalam rangka pelaksanaan Program JKN-KIS. 

Kementerian Dalam Negeri telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah. Isi edaran ini antara lain meminta seluruh gubernur, bupati, dan walikota untuk segera mengintegrasikan Jamkesda ke dalam program JKN-KIS. Kepala daerah juga diminta untuk mendorong seluruh warganya yang belum memiliki jaminan kesehatan agar mendaftar sebagai peserta JKN-KIS.  Dengan semuanya menjadi peserta JKN-KIS, diharapkan seluruh penduduk terdata berdasarkan by name by addres.

“Ke depan juga diharapkan tidak ada lagi Jamkesda, karena semuanya terintegrasi menjadi satu program nasional, yakni JKN-KIS. Bila pemda ingin memiliki Jamkesda yang dibiayai dari APBD, ada baiknya untuk mengkaver program komplementer (pelengkap) yang belum dijamin dalam program JKN-KIS. Sebab, salah satu keuntungan JKN-KIS yang tidak dimiliki Jamkesda adalah asas portabilitas. Dengan memiliki JKN-KIS, peserta bisa berobat di seluruh wilayah Indonesia ketika membutuhkan. Sedangkan Jamkesda hanya berlaku di daerah yang bersangkutan. Ini harus dipahami, bahwa JKN-KIS ini menguntungkan buat warganya sendiri. Kalau ada bepergian ke luar kota atau ada anaknya pendidikan di kota lain, kartu JKN - KIS ini bisa dipergunakan waktu jatuh sakit, "ujar Tjahyo.(*).

Penulis : din
Milad TVLC Chapter Bekasi Diisi Santunan Ramadan

KOTA BEKASI - "Indahnya Berbagi Kasih" demikian tema yang dihelat oleh  Toyota Vios Limo Club (TVLC) Chapter Bekasi dalam miladnya yang pertama. Tanggal 21 Mei 2018 merupakan hari jadi yang pertama bagi Toyota Vios Limo Club (TVLC) Chapter Bekasi. Bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1439 Hijriah ini, acara First Anniversary TVLC yang diselenggarakan di Lantai 3 Ballroom Blu Plaza Mall Bekasi,diisi dengan kegiatan yang juga bermaksud menyemarakkan Ramadan.  Minggu (27/5).
Milad TVLC Chapter Bekasi Diisi Santunan Ramadan
Dwi Nugrahi, Ketua Panitia Pelaksana 1st Anniversary TVLC Chapter Bekasi
Dwi Nugrahi, selaku Ketua Panitia Pelaksana 1st Anniversary TVLC Chapter Bekasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik untuk memberikan kebahagiaan bagi anak-anak panti, seperti hadroh marawis, kuis edukatif interaktif, dan lain sebagainya, agar sejenak melupakan kesulitan-kesulitan yang mereka alami selama mereka di panti.
Milad TVLC Chapter Bekasi Diisi Santunan Ramadan

"Kegiatan ini bekerjasama dengan Cahaya Foundation, sebuah lembaga kemanusiaan yang kami tahu cukup bagus kegiatan-kegiatannya. Rencananya, bersama Cahaya Foundation, kami akan mengadakan kegiatan bersama secara rutin, yaitu sebanyak empat kali dalam setahun. Tiga kali Bakti Sosial dan satu kali Ramadhan Mulia," ujar Agung Mujiantoro, Ketua TVLC Chapter Bekasi, menambahkan.
Milad TVLC Chapter Bekasi Diisi Santunan Ramadan
Acara yang diikuti oleh perwakilan Chapter TVLC dari 4 wilayah, disponsori oleh 5 perusahaan, dan dihadiri oleh perwakilan 15 komunitas otomotif yang ada di Bekasi Raya ini, merupakan bentuk eksistensi, silaturahmi, dan jalinan komunikasi komunitas TVLC Chapter Bekasi dengan komunitas otomotif lainnya. Bersama-sama saling berlomba bergerak dalam kebaikan. Menunjukkan kepedulian yang nyata terhadap masalah sosial dan kesehatan masyarakat di wilayahnya. 

Menutup wawancara, Agung berharap, "Semoga ikatan persaudaraan antar anggota TVLC Chapter Bekasi menjadi lebih erat dan solid, serta jalinan silahturahmi dengan komunitas lain menjadi lebih sinergis, sehingga banyak hal positif yang bisa kita lakukan bersama." (Cahaya Foundation / Handika Puguh Pratama)
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Kolonel Inft Bobby Rinal Makmun, S.IP, Danrem 051/Wkt yang mewakili Pangdam Jaya/Jayakarta dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Gedung PWNU DKI Jakarta Jln. Utan Kayu Raya No.112 Matraman, yang diikuti 85 orang dari Ketua lembaga Forum NU Jakarta Timur, Kamis (24/5).

Adapun Para pejabat yang hadir dalam dalam kegiatan antisipasi aksi teror di Ibukota dibulan puasa dan idul fitri, DR. K.H. Mulawarman  Hannase MA.HUM., Brigjen TNI Neno Kabinda DKI Jakarta, Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal makmun, S.I.P., Rudi Supriadi Kabak Analis Polda Metro Jaya, Jamaludin Juned Moderator.

Kepala Bin Brigjen TNI Neno Kabinda DKI Jakarta menerangkan, Terorisme peradaban dari manusia ada teror skala besar Nasional dan teror skala kecil dari keluarga. Teroris merupakan kejahatan yang luar biasa diseluruh dunia. Intinya untuk mengatasi terorisme adalah dari diri kita sendiri, teroris di DKI berubah tampilan seperti dalam berpakaian tidak berjenggot dan tidak memakai celana cingkrang sekarang lebih nercis dengan menggunakan pakaian batik berpenampilan stil.

"Pelaku teroris bukan korban yang di ancam tapi pesan teror yang disampaikan dengan alat seadanya, pelaku bom bunuh diri adalah anak-anak muda yang ilmu agamanya kurang, oleh sebab itu aksi teroris sangat luar biasa dalam penangannya, "terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 051/Wkt memberikan gambaran tentang antisipasi dan upaya atasi teroris melalui giat teritorial secara terpadu dengan komponen masyarakat. Membuat sadar akan keamanan lingkungan terhadap NKRI mulai dari komponen masyarakat strata lingkungan sampai dengan strata institusi, melibatkan seluruh komponen bangsa dan terpadu sesuai dengan profesi dan bidang tugas masing-masing diawali dari kegiatan penyuluhan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

"Apkowil merupakan ujung tombak satkowil yang melaksanakan fungsi binter dan bertanggung jawab atas segala unsur kowil agar tercipta suatu kekuatan wilayah yang tangguh guna mendukung tupok TNI AD, "pungkas Danrem.

Pantauan media pada saat acara selesai dilanjut buka puasa dan sholat Maghrib bersama, (*).

Penulis : din
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Terkait adanya aksi penghadangan dan penghentian kegiatan pengurugan lahan tanah oleh salah satu ahli waris pemilik tanah bersama sejumlah Ormas yang tergabung dalam Forum Bersatu Ormas (FBO) di Kawasan Pergudangan dan Industri Marunda Center wilayah Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (21/05) lalu membuat Mantan Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar BPN angkat bicara.

Menurutnya, Kepala kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi diharapkan untuk segera melakukan koreksi kedalam untuk meneliti dan meng-evaluasi kembali keberadaan Sertifikat Hak Guna Bangun (SHGB) di kawasan Marunda Center, serta segera melakukan dan melaksanakan upaya mediasi kepada kedua belah pihak.

"BPN sangat bisa untuk memediasi dan memanggil pihak Marunda Center dan para pemilik tanah atau ahli warisnya, "jelas Ir Tjahyo Widianto Peraih Piala Presiden Pelayanan Prima Pertanahan ini terkait kasus tanah yang terjadi Kawasan Marunda Center, Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Kamis (24/5).

Diketahui, Almarhum  Najihun Bin Abdul Halim meninggalkan beberapa bidang tanah yang diantaranya berada di wilayah Desa Pantai Makmur dengan dasar persil 31/Slll Girik No. 353 . Namun, Dengan dalih sudah membeli dari pihak Modern Land, Pihak Marunda Center (MC) yang dikelola oleh PT Tegar  Prima Jaya kemudian melakukan kegiatan pengurugan dilahan tersebut.

Marwan  salah satu ahli waris Alm. Najihun Abdul Halim mengecam keras tindakan pengelola MC yang menyerobot tanah miliknya, menurutnya bukti sertifikat yang diperlihatkan oleh pengelola MC bukan diatas tanah miliknya, karena adanya perbedaan Persil.

"Langkah pengembang untuk mengurug lahan milik saya selaku salah satu ahli waris diduga adalah upaya pihak perusahaan untuk menghilangkan jejak agar ahli waris merasa kesulitan untuk mencari letak lokasinya, "jelasnya.

Hal serupa terjadi kepada pemilik tanah Sukra Bin Meran, Kepemilikan tanahnya seluas 27.440 m2 dengan dasar Girik/C lama 227 baru 127 Persil 44/Dlll yang dikuasai oleh pihak Marunda Center semakin memperpanjang perseteruan antara  para pemilik tanah (Ahli waris) dengan pihak pengelola kawasan MC.

Bersama FKMTI  sebagai Forum Korban Mafia Tanah Indonesia, langkah pemilik dan ahli waris untuk mencari keadilan mulai melaporkan kasus tersebut ke wakil ketua DPR-RI Fahri Hamzah, hingga melaporkannya ke Kantor Staf Presiden untuk mengadukan nasibnya ke Jokowi.

Namun demikian, Bahri yang merupakan head legal dari Marunda Center tidak takut dengan laporan tersebut, dikatakannya bahwa dengan datangnya Jokowi justru membuka pintu bagi pihaknya agar bisa masuk.

"Bagi kami dengan adanya pelaporan ahli waris ke DPR-RI dan juga ke Kantor Staf Presiden itu bagus, gak ada beban. Gak ada masalah, itu bisa memberi jalan kami masuk agar kami dipanggil dan ada proses hukumnya. Kita buktikan, Kalau ternyata kami menyerobot, Gak ada haknya kami disitu dan Kalau kita salah, kalah ya kita tutup Modern, kita ganti.. Gak ada beratnya, santai aja, "ucap Bahri kepada media di Gedung keamanan kawasan MC, Senin (21/5) lalu.

Terpisah, Sekjen FKMTI (Forum Korban Mafia Tanah Indonesia) Agus Muldya mengungkapkan, modus perampas tanah biasa menguasai tanah rakyat terlebih dahulu sambil menerbitkan SHGB di atas tanah yang belum mereka beli. Jadi menyarankan rakyat yang dirampas haknya untuk ke pengadilan merupakan strategi dari para perampas tanah untuk mengulur-ngulur waktu dan tenaga para korban.

"BPN tinggal buka saja warkah tanahnya, betulkah SHGB tersebut dibuat sesuai dengan aturan. Apa ada pelepasan girik dari pemilik. Apakah SHGB betul berada di persil yang sama, modus seperti ini tidak hanya terjadi di kawasan MC, tapi juga dikawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, "tandasnya.

Sementara, Kapolsek Tarumajaya AKP Agus Rohmat, SH yang turut serta dalam penanganan keamanan dalam aksi yang melibatkan beberapa ormas berharap agar semua pihak bisa menahan diri dan menghimbau agar dilaksanakannya mediasi ulang atau melakukan upaya jalur hukum.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com-Berbuka puasa bersama antar wilayah desa dan Tarawih Keliling (tarling-red) adalah kegiatan rutin yang diadakan pihak Kecamatan Babelan di bulan Suci Ramadhan.

H Ranan MN Penjabat (Pj) Kepala Desa Buni Bakti membenarkan adanya buka puasa bersama dan Tarawih Keliling yang dilakukan oleh Camat Babelan Deni Mulyadi S.STP beserta para Kasi.

"Hari ini giliran desa Buni Bakti yang mendapat giliran dalam kegiatan buka puasa bersama dan Tarawih Keliling, "ujarnya Kamis (24/5) sore.

Terpisah Damin staf Kasi Pemerintahan mengatakan, bahwa buka puasa bersama dilanjutkan Tarawih Keliling memang sudah di jadwalkan, mulai dari wilayah desa perbatasan Muara Gembong sampai wilayah Kelurahan perbatasan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Buka puasa dan Tarawih Keliling ini dimulai dari desa Pantai Hurip dan Hurip Jaya, hingga Kelurahan Kebalen dan Kelurahan Bahagia,  untuk desa Buni Bakti yang dilaksanakan hari ini adalah kegiatan buka puasa bersama dan Tarawih Keliling yang ke-empat, "jelasnya.(*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com-Dalam rangka berbagi di bulan suci Ramadhan 1439 H, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang Babelan bagi-bagi ta'jil ke para pengguna jalan, di depan kantor Kecamatan Babelan, Kamis (24/5).

Adoy Ketua PP PAC Babelan kepada bekasitoday.com mengatakan, dalam kegiatan bagi-bagi ta'jil kali ini, agar keberadaan PAC PP Babelan dapat diterima di masyarakat, khususnya masyarakat Babelan, dan agar Pemuda Pancasila Babelan terus Maju dan tentunya dapat bersinergi kepada masyarakat sekitar.

"Ini bentuk sinergitas kami kepada masyarakat, tentunya sebagai upaya perwujudan bahwa kami ada ditengah-tengah masyarakat, "ujarnya di dampingi pengurus PP PAC Babelan.

Menurutnya, ta'jil yang kita bagikan kepada para pengguna jalan, sebanyak 300 bungkus, kami berharap ta'jil yang kami berikan dapat bermanfaat bagi para pengguna jalan yang memang tidak bisa berbuka di rumah.

"Disini kami sediakan ta'jil gratis ke para pengguna jalan atas kerjasama dengan Bang Usep, beliau adalah penasehat di Ormas Pemuda Pancasila PAC Babelan, selain itu juga beliau akan mencalonkan diri sebagai anggota dewan dari PPP. Insha Allah pembagian ta'jil ini di adakan di setiap minggunya selama bulan suci Ramadhan, dan  semoga ta'jil yang kami berikan dapat bermanfaat, "terangnya.(*).

Penulis : din
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Lantaran kondisinya sudah membaik, Tika (14) gadis Yatim yang sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit akibat terperosok karena melindas ceceran tanah merah proyek pengurugan perluasan PLN dijalan PLTGU Muara Tawar, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, sudah diperbolehkan pulang kerumah, Rabu (23/5).

Sementara, Humas PT Hutama Karya selaku rekanan kontraktor proyek perluasan PLN mengaku akan menjamin semua biaya perobatan sampai korban pulih kembali seperti sediakala.

"Kami pihak perusahaan (Hutama Karya-red) akan bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi, dan akan membiayai semua biaya pengobatan korban, ungkap Sindu saat di temui di Site Muara Tawar.

Sementara, Jaka orang tua korban membenarkan bahwa anaknya (Tika-red) sudah dibawa pulang dan diantar oleh pihak perusahaan.

"Anak saya sudah diperbolehkan pulang, karena kondisinya sudah membaik, alhamdulillah pihak perusahan  mengantarkan, "ungkapnya.(*).

Penulis : Marudin
CIKARANG bekasitoday.com-Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun,S.I.P., yang diwakilkan oleh Kasiter Korem 051/Wkt Letkol Arm Joko Triyanto, S.Pd., gelar sekaligus membuka kegiatan sosialisasi  Buku pedoman renlak dan laplak giat ter TA 2016, Cara menghimpun, menyusun laporan  Data Wanwil TA  2018, di Aula Wijayakarta Korem 051/Wkt. Rabu (23/5).

Pasi Komsos Mayor Arh Yahya mengatakan, dalam setiap pembuatan rencana dan laporan kegiatan teritorial agar berpedoman kepada buku pedoman renlak dan laplak giat ter TA 2016. Ini sudah kesepakatan pada saat rakonister yang beberapa waktu lalu dilaksanakan di Mabesad di bawah pimp Aster Kasad.  Kepada kesempatan yang sama Myr Inf Fendy Tau pasi Wanwil menyampaikan Suatu tugas penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya yang dilaksanakan oleh Satkowil jajaran kodim-kodim melalui pembinaan terhadap sumber daya nasional yang meliputi pembinaan geografi (rencana tata ruang wilayah, sumber daya alam dan buatan), pembinaan demografi (sumber daya manusia) maupun pembinaan kondisi sosial.

"Saya mengharapkan semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama, serta bermanfaat bagi keberhasilan pelaksanaan tugas kita kedepan, selain itu dilaksanakannya kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi Satkowil, sehingga kendala yang ada di lapangan dapat diatasi dan kegiatan dapat dilaksanakan secara maksimal, sedangkan sasarannya adalah terwujudnya standarisasi kemampuan dan kemantapan kesiapan satkowil dalam penyelenggaraan Binter di wilayah, termasuk
Peta Jarak Jaring Ter yang mana 1 orang Babinsa mempunyai 10 jaring Mitra karib sebagai perpanjangan tangan aparat Komando Kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi diwilayahnya. Peta Jarak Jaring Ter bersama mitra karib gunakan mendukung dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat makanan setiap prajurit Satkowil harus memiliki kemampuan memecahkan masalah, memiliki kemampuan mengayomi, memiliki kemampuan berkomunikasi, memiliki wawasan pengetahuan yang luas, serta senantiasa menjadi panutan dan suri tauladan. "jelas Fendy.

Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri 50 orang para Batuud dan para Bati Komsos Sejajaran Korem 051/Wkt.

Turut hadir dalam acara sosialisasi Kasiter 051/Wkt Letkol Arm Joko Triyanto, Pasi Komsos Mayor Arh Yahya, Pasi Wanwil Mayor Inf Fendy Ta’au, Pasi Bhakti Kapten Inf Sukarmo, Pasi Puanter Kapten Inf Gatot Heru, dan para Batuud serta Bati Komsos sejajaran korem 051/Wkt. (*).

Penulis : din
BABELAN bekasitoday.com-Anggaran Dana Desa yang diterima pihak desa dalam hal ini Kepala Desa sejatinya dipergunakan sesuai dengan peruntukan, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur hingga kesejahteraan pamong desa.

Ketika ingin di konfirmasi terkait penggunaan anggaran ADD tersebut Kepala Desa tidak pernah ada di kantor dan sulit untuk ditemui. Menurut staf desa kebanyakan beralasan kadesnya sedang ada rapat di pemda.

"Tadi pagi sih datang ke kantor, tapi nggak lama,  katanya kades ada undangan rapat di pemda, "ujarnya, Selasa (22/5).

Menanggapi hal tersebut H Nana Supriyatna SE, Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi mengatakan, bahwa seharusnya ada ketransparasian penggunaan anggaran dana desa tersebut, sehingga bisa di awasi baik oleh masayarakat, ormas, ataupun media.

"Jangan ketika rekan-rekan wartawan atau ormas datang menyambangi kantor desa, untuk menanyakan penggunaan anggaran tersebut, kepala desa tidak di kantor, ini membuktikan bahwa ada dugaan praktek kotor disini, seperti dugaan penyelewengan anggaran yang diterima, "ujarnya.

Menurutnya, Camat selaku orang yang diamanatkan sebagai tim pengawasan dalam penggunaan anggaran dana tersebut jangan terkesan cuek dan tidak mau tahu.

"Kami minta Camat selaku tim pengawasan  penggunaan anggaran dan Kasi Pemerintahan Kecamatan harus proaktif, jangan sampai anggaran yang diterima oleh desa menjadi ajang korupsi, sehingga merugikan masyarakat dan Negara, "terangnya.

Terpisah, Edwin Kasi Pemerintahan Kecamatan Babelan ketika di tanyakan terkait hal tersebut kepada bekasitoday.com mengatakan, bahwa dirinya selaku Kasi Pemerintahan hanya sebatas pengawasan dan pembinaan.

"Disini kami hanya melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap desa dalam hal ini terkait penggunaan anggaran dana desa, dan untuk tahap pertama pihak desa menerima anggaran yang dihasilkan salah satunya dari pajak masayarakat sebesar 20% dari nilai anggaran pertahunnya, "jelasnya.

Dan anggaran sebesar 20% yang telah di terima dirinya mengaku untuk honor para staf desa dn pembelian Alat Tulis Kantor (ATK), dan kami sudah sarankan agar membuat plang penggunaan anggaran tersebut.

"Agar masyarakat tahu, kami selaku kasi pemerintahan Kecamatan Babelan sudah menyarankan kepada kepala desa, untuk memasang plang penggunaan anggaran yang telah diterimanya tersebut, dan apabila tidak sesuai maka rekomendasi berikutnya, tidak akan kita berikan sebelum pihak desa memperbaikinya, "ungkapnya.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1439 H/ 2018 M. Yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bekasi, unsur forkopimda, camat dan unsur muspika,serta para kepala desa, para alim ulama & tokoh masyarakat, di Masjid Nurul Huda Cikarang Barat. Selasa (22/5).

Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menyampaikan sangat mengapresiasi karna beliau dapat berbuka puasa secara berjama'ah dan bersilaturahmi dengan warga masyarakat dalam rangkaian kegiatan safari ramadhan ini. 

Eka juga mengingatkan kepada masyarakat terkait beberapa kejadian pemboman tempat ibadah dan penyerangan markas polisi dibeberapa tempat di indonesia seperti di surabaya akibat ulah para teroris, agar tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa dengan meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing. 

Dia juga mengimbau agar semua pihak menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. “Jagalah ketertiban, jagalah kedamaian, dan jangan kita terhasut dengan informasi yang tidak benar, informasi yang jauh dari kebenaran,” tegasnya.

Eka menuturkan jika ada isu-isu yang tidak baik, sebagai masyarakat jangan mudah terprovokasi, tetap menjaga kondusifitas wilayah dalam menangkal berita-berita hoax dimedia sosial, harus bisa menyikapi dengan bijak dan masyarakat harus cerdas, dengan begitu diharapkan kehidupan masyarakat berjalan dengan aman dan tertib, apalagi dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan pemilihan gubernur jawa barat pada tanggal 27 juni mendatang. 

"Saya berharap melalui safari ramadhan kali ini mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dengan semangat ukhuwah islamiah kepada seluruh masyarakat baik yg muslim maupun non muslim. Semoga kabupaten bekasi semakin maju kedepannya," ujarnya. 

Kemudian sambil menunggu buka puasa acara diisi dengan tausiyah, serta pemberian bantuan secara simbolis yg diberikan langsung oleh wakil bupati bekasi kepada kaum dhuafa dan anak yatim.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Guna pencapaian standar kemampuan prajurit Korem 051/Wijayakarta kembali melakukan Latihan uji terampil jabatan bagi para prajurit dilapangan  sekitar Makorem. Latihan yang telah ditentukan dan bermuara agar tercapainya kemampuan perorangan prajurit dari tingkat Tamtama dan Bintara sesuai standar yang telah ditentukan. Selasa (22/5)

Sebagai bentuk realisasi program kerja Korem 051/wijayakarta Triwulan II T.A  2018, yang diselenggarakan oleh  staf opsrem 051/Wkt. Tingkat keterampilan yang di ujikan menggunakan Buku Petunjuk Khusus Jabatan (BPKJ) meliputi ketrampilan BPKJ 5 dan BPKJ 7 yang diterbitkan oleh Sterad sebagai pedoman, disamping diberikannya persoalan tambahan terkait permasalahan aktual yang sering terjadi dilapangan, dan kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan pelaku sebanyak 147 orang.

"Uji Terampil Jabatan merupakan faktor penentu kesuksesan Program latihan, di Korem 051/wijayakarta, dirinya menjelaskan, untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat keberhasilan Uji Terampil Jabatan, maka perlu dibuat Laporan pertanggung jawaban. "papar Danlat Kapten Cha Supriadi.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian Uji Latihan Perorangan (UTP) beberapa waktu yang lalu dan diakhiri dengan uji pengetahuan dan keterampilan Jabatan. Uji Terampil Jabatan untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan perorangan sesuai Jabatan guna mencapai standar kemampuan prajurit dan kemampuan khusus jabatan sesuai standar yang telah ditentukan.

"Uji Terampil Jabatan merupakan tolak ukur bagi Prajurit dalam rangka meningkatkan kualitas dan Profesionalisme sesuai dengan tugas maupun jabatan dapat diharapkan pada tugas dan jabatan sesuai dengan kualifikasi masing-masing di satuan dapat dicapai lebih optimal. "terang Pasiops Rem 051/Wkt Mayor Inf Sisriyanto Ade Prasiska yang didampingi Komandan Latihan (Danlat) Kapten Cba Supriyadi.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin memberikan kuliah terbuka dihadapan ratusan mahasiswi dan mahasiswa University President di Aula University President, Ds Simpangan, Kec. Cikarang Utara,  Selasa (22/5). 

Dalam acara bertajuk 'Woman Leadership'  dirinya menceritakan, Berawal dari kebangkitan nasional dari pergerakan para pemuda yakni Budi Oetomo bagaimana mereka berjuang untuk menjadikan Indonesia ada. Maka Ia sebagai salah satu generasi muda penerus yang merupakan  seorang perempuan yang tinggal Pabayuran di ujung perbatasan Karawang ternyata awal menjadi seorang Bupati itu tidaklah mudah karena luar biasa kampanye hitam di kabupaten bekasi pada saat itu. 
"Intinya Alhamdulillah saat ini saya sudah menjadi Bupati Bekasi 2 periode. Sekarang sudah masuk tahun ke 7 untuk membangun Bekasi," tuturnya.

Neneng menjelaskan dihadapan Rektor, dosen dan ratusan mahasiswa dan mahasiswi University President dari tahun 2017 pihaknya punya misi Bekasi Bersinar (berdaya saing sejahtera indah dan ramah lingkungan). Karena berdaya saing itu penting apalagi dengan melihat penduduk sebanyak 3,7 juta tersebar di 23 kecamatan atau 180 desa dan 7 kelurahan.


"Bagaimana anak bisa berdaya saing? Ya dengan pendidikan sedangkan Kab Bekasi mempunyai banyak Industri terbesar se Asia Tenggara, pasalnya hari ini sudah Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat,"paparnya. 

Dirinya juga mewajibkan bagi semua PNS Kabupaten Bekasi bisa hafal solawat dan mars serta himne. kenapa harus solawat karena dengan itu semoga kita mendapatkan perlindungan olehmu Allah SWT. sedangkan untuk menghafal mars dan himne bertujuan untuk cinta terhadap bekasi. Selain itu,  Pemerintah daerah juga mempunyai program memberikan makan gratis untuk anak yatim dan miskin. Kita punya program memberi makan satu kali. Semoga akhir tahun bisa dilaksanakan.

"Kita punya program sekolah gratis dari SD dan SMA. Walaupun sekarang ini SMA kewenangan di propinsi tapi sesuai kebutuhan 2019 nanti kembali ada sekolah gratis dan Alhamdulillah sekarang   mau ke muaragembong dan lainnya akses jalan sudah bagus tidak seperti dulu harus lewat tanggul,"bebernya.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Kepala Seksi Teritorial (KasiTer) Korem 051/Wkt Letkol Arm Joko Triyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara dan sebagai Komandan Upacara Kapten Inf Sunu, diikuti seluruh prajurit dan PNS Korem 051/Wkt, laksanakan upacara bendera peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018, bertempat di lapangan upacara Korem 051/Wkt Jln. Niaga Raya Kav 1 Jababeka Cikarang Baru Bekasi, Senin (21/5).

Dalam upacara memperingati Harkitnas ini KasiTer korem 051/Wkt membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informasi RI mengatakan, Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan. Presiden pertama dan Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia Soekarno pada peringatan hari Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan bahwa. Pada hari itu kita mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu naluri pokok daripada bangsa Indonesia. Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa.

"Seratus sepuluh tahun bangsa ini tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyat telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan dan sebagainya, saya ucapkan selamat hari Kebangkitan Nasional ke -110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan masing-masing, sesuai lingkup tugas kita untuk semaksimal mungkin menfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa ditahun mendatang, "pungkasnya.(*).

Penulis : dn
TARUMAJAYA bekasitoday.com-Akibat matrial urugan tanah merah yang  yang berceceran di jalan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Udara (PLTGU) Muara Tawar, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasj, membuat salah seorang warga yang diketahui bernama Tika (14) terjatuh dan mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, atas kejadian tersebut korban dilarikan ke Rumah Sakit dan mendapatkan empat jahitan dan luka memar di bagian dekat mata, Minggu (20/05).

Sementara, Jaka orang tua korban saat dimintai keterangan mengatakan, pada saat kejadian, anaknya di tolong oleh salah seorang supir pengantar jenazah krematorium Nirwana yang kebetulan melintas, lalu korban dibawa ke Yakri dan selanjutnya di rujuk ke RS Hospital Tarumajaya.

"Ada gundukan tanah di jalan (ceceran matrial-red) dan sebelah kanan ada mobil pengangkut matrial paku bumi, untung jatuh ke sebelah kiri, coba kalo anak saya jatuh ke kanan bisa masuk ke kolong mobil, "ungkapnya seraya mengatakan besok mau di scan di RS Ananda Bekasi.

Diketahui, Tika (14) harus terbaring di RS Hospital Tarumajaya, untuk mendapatkan perawatan yang maksimal karena mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala akibat kecelakaan tersebut.(*).

Penulis : Marudin
JAKARTA bekasitoday.com-Pasca tumbangnya rezim orde baru 20 tahun lalu, dalam reformasi yang digaungkan oleh Mahasiswa saat itu adalah memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Namun, faktanya setelah dua puluh tahun gerakan reformasi, Praktik KKN masih berjalan mulus  dan subur hingga banyak pejabat negara yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Anda punya sertifikat tanah..?, jangan kira aman. Masih bisa diserobot dan tiba-tiba menjadi SHGB pengusaha besar. korbannya ada di sini bahkan ada yang dari Palembang datang kesini, "terang Ketua FKMTI (Forum Korban Mafia Tanah Indonesia) Supardi Kendi Budiarjo, saat diskusi "20 tahun (Belum Tuntasnya) Reformasi di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba -Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

Ungkapan tersebut disampaikan SK Budiarjo dalam Peringatan Reformasi 98 yang digelar Ikatan Alumni UI di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mewakili suara korban yang tanahnya terampas oleh mafia tanah yang terjadi di Kawasan Pergudangan dan Industri Marunda Center, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan, Kawasan Bintaro dan Palembang.

Selain Rektor UI, DR Ir Muhammad Anis dan Ketua Iluni Arief Hardono, Kegiatan Diskusi Reformasi juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Alumni UI yang terlibat langsung dalam gerakan awal reformasi, diantaranya adalah, Haryadi Dharmawan, Agus Muldya, Teten Richard, Adhi FN, Tommy Suryatama, Muhammad Idris dan Taufik basari.

Sementara Diskusi Anti KKN, Supremasi hukum dan Dwi fungsi Abri dilakakukan oleh Bachtiar Firdaus (GAK dan Ketua BEM UI 1999/2000), Ki Joyo Sardo (KBUI), Dony Ardianto (YLBHI), Taufik Basari (Pengacara dan Aktivis mahasiswa UI 98)
Zaadit Taqwa (Ketua BEM UI 2018), dan sebagai moderator M. Fadli Hanafi.

Secara khusus ketua FKMTI, Supardi Kendi Budiarjo menegaskan bahwa, pihaknya sangat mendukung program Reformasi Agraria yang dilakukan Pemerintahan Jokowi untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dikatakannya bahwa Jokowi harus berani membentuk Tim Pemberantasan Mafia Tanah, dan yang pertama-tama harus disasar adalah oknum BPN mulai dari tingkat tertinggi hingga tingkat terendah.

"Jika ini tidak dilakukan, Mafia perampas tanah rakyat akan tetap merajalela. Hal ini harus dilakukan jika pemerintahan Jokowi bersungguh-sungguh ingin mewujudkan reformasi agraria untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. "ujar Budiarjo di Gedung Auditorium UI.

Melalui Diskusi tentang Reformasi, Budiarjo berharap agar kasus perampasan tanah yang banyak terjadi di berbagai wilayah mendapat perhatian dari banyak pihak, baik dari pemerintahnya maupun oleh para mahasiswa dan Alumni UI

"Semoga saja, Mahasiswa tidak kehilangan warwahnya untuk membela hak-hak rakyat, terlebih sebagai orang tertinggi di bidang pertanahan, dan Agraria adalah Sofyan Jalil yang merupakan alumni Fakultas Hukum UI (FHUI)  "ungkapnya.(*).

Penulis : dn
Berupaya Mengembangkan Ekowisata, PJB UP Muara Tawar Bersama Muspika Gelar Rapat Perencanaan
TARUMAJAYA bekasitoday.com - Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UP Muara Tawar adakan kegiatan rapat perencanaan pengembangan ekowisata Paljaya, bersama Muspika Tarumajaya, bertempat di gedung Reability, Rabu (16/5).

Supervisor umum bidang Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari PJB, Catur Budi Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, rapat yang di gelar ini bertujuan untuk menyamakan persepsi untuk perencanaan pengembangan ekowisata yang berada di Paljaya, kita sudah laporkan ke pusat dan di respon baik serta  mensupport dalam pengembangan ekowisata ini.

"Biar tidak tumpang tindih, dalam pengembangan ekowisata ini kita harus berkolaborasi, tentunya untuk kemajuan perkembangan ekowisata yang ada di Tarumajaya, "ujarnya.

Sementara H Marjaya Kepala Desa Segara Jaya mengatakan, saya sangat mendukung dan mengapresiasi perencanaan pengembangan ekowisata Paljaya, yang di rencanakan oleh PJB UP Muara Tawar, lantaran menurutnya sampai saat ini belum ada realisasinya.

"Saya berharap kumpulnya kita di sini dapat bersama-sama mengembangkan ekowisata yang ada, dan alhamdulillah kita sudah punya Jembatan cinta, dimana jembatan cinta sendiri sudah dikenal oleh masyarakat Kabupaten Bekasi, dan butuh pengembangan, "terangnya.

Selain Muspika Tarumajaya dan jajaran PJB serta Kepala Desa Segara Jaya, turut hadir juga dalam kegiatan rapat perencanaan pengembangan ekowisata Paljaya tersebut ketua BUMDes, pihak Pokdarwis, kasi PMD, dan Kasi Tramtib, Kecamatan Tarumajaya.

Diketahui, PJB telah merencanakan penataan kawasan kuliner di Ekowisata jembatan cinta Paljaya, diantaranya pembuatan pos pantau dan perpanjangan jembatan cinta, pembuatan neon box untuk promosi jembatan cinta, dan pemberdayaan masayarakat di bidang kuliner.(*).

Penulis : din
CIKARANG UTARA bekasitoday.com-Ratusan warga Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi periksakan kesehatannya secara rutin bentuk sinergis PT Cikarang Listrindo (CL Tbk), dalam bakti sosial pengobatan gratis kali ini baksos pengobatan gratis untuk bulan Mei 2018, Selasa (15/5).

Terpisah Johanes Siahaan SH MH, Legal & Gov.Rel Departemen PT CL Tbk kepada bekasitoday.com mengatakan, dalam baksos pengobatan gratis ini merangkul Puskesmas Mekarmukti sebagai tim medis, Babinsa dan Bimaspol sebagai keamanan, dan aparat Desa Wangunharja sebagai pelaksana.

"Kegiatan baksos pengobatan gratis kali ini dilakukan di Kantor Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, "ujarnya.

Kegiatan baksos pengobatan gratis kali ini dihadiri oleh 129 orang pasien yang melakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan Gula Darah 30, Kolesterol 34 dan Asam Urat 36.

"Bakti Sosial ini merupakan komitmen dari PT.CL Tbk terhadap program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan ingin bersinergis kepada warga masyarakat disekitar perusahaan berada, "ungkapnya.(*).

Penulis : din
CIKARANG bekasitoday.com-Dalam rangka meningkatkan motivasi kerja, usai melaksanakan apel pagi, anggota Korem 051/Wkt melaksanakan senam kerja bersama yang diikuti seluruh peserta apel pagi. Senam kerja tersebut dilaksanakan oleh warga Makorem 051/Wkt, di lapangan apel  yang dipimpin oleh Kajasrem 051/Wkt  Kapten Inf. Kardo, dan diikuti oleh para Kasi Korem, Perwira staf, Bintara, Tamtama serta PNS Korem 051/Wkt, Rabu (16/5), kemarin.
                                              
Senam kerja merupakan kegiatan rutin program dari Komando Atas, yang khususnya komando kewilayahan (Kowil) bertujuan agar prajurit menjadi sehat dan bugar, sehingga dapat melaksanakan tugas satuan dengan baik.
Senam kerja ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran dan fisik dari kepenatan rutinitas harian serta kesiapan dalam melaksanakan tugas, dengan harapan setelah kegiatan senam warga Makorem 051/Wkt dapat melaksanakan tugas pokok secara maksimal.(*).
Penulis : dn
PT Amako Rezeki Utama Bersama DKM Nurul Anwar Santuni Yatim dan Jompo
TARUMAJAYA bekasitoday.com - PT Amako Rezeki Utama, bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Anwar yang berada di kampung Muara Tawar RT01/21, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi santuni Sebanyak 178 anak yatim, dan 22 jompo yang bertempat tinggal di wilayah sekitar, dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H. Selasa (15/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Koramil Tarumajaya, Sekretaris Kecamatan Tarumajaya, perwakilan Polsek Tarumajaya, tokoh masyarakat, PJB, PT Andalan Pornindo, Karang Taruna Kecamatan Tarumajaya, Koperasi TKBM, Rimna remaja masjid, FAKKAR.

Hardi Winata HRD PT Amako Rezeki Utama, ketika dimintai komentarnya kepada bekasitoday.com mengatakan, dalam santunan yang digelar hari ini, berkat kerjasama dengan Dewan Kehormatan Masjid.

"Kegiatan ini selain untuk membantu saudara dan anak-anak yatim kita yang kurang beruntung, serta dalam rangka menyambut bulan Suci ramadhan 1439 H, "ujarnya.

Dirinya berharap, perusahaan yang berada di sekitaran masyarakat muara tawar, ikut berpartisipasi dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu, dan anak-anak yatim.

"Kami berharap perusahaan yang ada disekitar kampung muara tawar juga melakukan hal yang sama, santunan yang kita adakan ini adalah kegiatan yang biasa kami lakukan, "terangnya.

Syamsuri Pengurus Karang Taruna Kecamatan Tarumajaya, kepada bekasitoday.com kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada perusahan lain untuk peduli terhadap lingkungan, mestinya perusahaan yang ada di wilayah harus lebih peka dan diharapkan lebih dari ini.

"Kami berharap perusahaan besar yang ada di Tarumajaya melakukan hal yang sama, bila perlu melebihi dari apa yang diberikan perusahaan di luar wilayah Kecamatan Tarumajaya" ungkapnya.(*).

Penulis dn/nas
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan. Dimana kegiatan tersebut mengajak para seluruh Aparatur Negeri Sipil (ASN) untuk memperbaiki pribadi supaya menjadi hamba yang lebih bertakwa. Di halaman parkir Kantor Bupati Bekasi, Senin (14/5).

Sekretaris Daerah (Sekda) Uju, dalam hal ini mewakili Bupati Bekasi, mengatakan menyambut bulan suci ramadhan dirinya menekankan kepada ASN untuk tetap semangat dalam memberikan pelayanan public, dan bekerja lebih baik lagi demi tercapainya program kerja yang sudah direncanakan.

Uju menekankan kepada ASN,  puasa bukan berarti bulan untuk bermalas malasan, melainkan untuk meningkatkan produktifitas semangat kerja. Kata dia, momentum bulan puasa harus dimanfaatkan sebagai momentum terbaik dalam aktifitias. Sebab segala sesuatu kegiatan yang positif bernilai ibadah bahkan pahalanya berlipat ganda ketika bekerja dalam kondisi puasa.

”Kami mengimbau setiap ASN tetap bekerja semangat meskipun dalam keadaan puasa. Karena biar bagaimanapun masyarakat perlu mendapatkan pelayanan public yang prima, serta program kerja Pemkab Bekasi harus berjalan, "ujarnya.

Selain itu Uju menyampaikan, masalah waktu kerja para ASN saat memasuki bulan puasa akan dipangkas. Dimana waktu kerja menjadi lebih singkat, yakni pukul 08.00-14.30. Menurutnya dalam hal ini para ASN perlu memanfaatkan waktu kerja sebaik mungkin.

”Bulan puasa waktu kerjanya juga lebih singkat, jadi perlu dimanfaatkan sebaik mungkin dan kerjanya perlu diperbaiki supaya tingkat kepuasan masyarakat dalam pelayanan public lebih positif, "terangnya.

Sambung Uju, pihaknya juga akan memberikan sanksi bagi para ASN yang bermalas-malasan bekerja, seperti jarang masuk, datang kekantor telat serta pulang lebih awal.

”bagi oknum ASN yang bermalas-malasan akan ada sanksi, karena adanya oknum yang malas akan mengganggu system organisasi dalam menjalankan tugas, oleh sebab itu kita akan bertindak tegas, "ucapnya.(*).

Penulis : dn

TARUMAJAYA bekasitoday.com-Sukra Bin Meran mewakili warga Tarumajaya, berencana akan menemui Joko Widodo Presiden Republik Indonesia untuk mengadukan nasibnya, lantaran merasa terusir dari tanah miliknya sendiri, Senin (14/5).

Sukra (89), memiliki lahan tanah seluas 27.440 m2 dengan Girik /C lama 227, Girik/C baru 127 dan Persil 44/Dlll yang berlokasi di wilayah desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, diduga secara fisik telah dikuasai oleh Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center.

"Ada puluhan warga lainnya yang mengalami hal yang sama, terusir dari tanah adat miliknya. Ironisnya, diduga mereka tidak mendapat ganti rugi atas tanah yang telah dimiliki selama puluhan tahun. Atas Dasar tersebut, dengan membawa poster anaknya yang mendapat penghargaan Paramakarya oleh Presiden Jokowi,  "ujar pria yang  masih terlihat energik berusia 89 tahun, yang berharap bersama warga lainnya bisa mengikuti jejak anaknya bertemu dengan Jokowi.

Semoga, kata dia, Bapak Presiden Jokowi mau membantu kami semua. Kami hanya masyarakat biasa, bodoh dan tidak mempunyai kekuatan apa-apa.

"Sementara pihak yang merampas tanah kami punya segalanya, "terangnya.

Terpisah, Agus Muldya, ketua Gerakan Solusi Untuk Rakyat (Gesit Ampera) yang turut mengawal kasus penyerobotan tanah tersebut, kepada bekasitoday.com mengatakan bahwa Gesit Ampera terdiri dari masyarakat yang tinggal di Kecamatan Tarumajajaya, BSD Serpong, Tangerang Selatan, dan di wilayah Bintaro.

"Saat ini masyarakat masih ada yang memiliki tanda terima, Sertifikat Hak Milik (SHM) dan girik atas tanah yang mereka tempati. Namun, disisi lain Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengeluarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ditanah milik warga kepada pihak lain. Dan ketika warga bertanya ke BPN, Warga di persilahkan gugat kepengadilan, "tutur Pria yang pernah turut serta dalam membebaskan sandera dari kelompok Abu Sayyaf di Philipina beberapa tahun silam.

Dirinya berharap, setelah bertemu dengan perwakilan dari pihak Istana di Kantor Staf Presiden (KSP) beberapa waktu lalu, penyelesaian kasus sengketa tanah dapat dilakukan secara terbuka.

Sementara itu, Mantan Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar BPN, Ir Tjahyo Widianto saat dihubungi media menegaskan, bahwa BPN tidak boleh menerbitkan sertifikat tanah yang masih berstatus  sengketa.

"BPN punya kewenangan untuk membatalkan sertifikat yang maladministrasi dalam proses penerbitannya, kewenangan ini sudah diatur  dalam peraturan Kepala BPN No 9 tahun 2011, Lantas Kenapa banyak kepala BPN tidak menggunakan kewenangannya dalam membela hak rakyat akibat kesalahan oknum BPN sendiri yang terbukti melakukan maladministrasi.?    Masalahnya berani tidak membatalkan sertifikat tanpa harus melalui dengan putusan Pengadilan. "tanya Tjahyo, Peraih Piala Presiden Pelayanan Prima Pertanahan.

Sebelumnya, para pencari keadilan ini juga mengadukan hal yang sama ke Wakil DPR-RI Fahri Hamzah di rumah dinasnya, agar kasus penyerobotan tanah di wilayahnya mendapat perhatian dari pemerintah.(*).

Penulis : dn

CIKARANG bekasitoday.com- Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin meresmikan Venue Sepatu Roda Kabupaten Bekasi, di Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Jum'at (11/5).

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengatakan, dengan selesai dibangunnya Venue Sepatu Roda, membuatnya bahagia dan bersyukur, Venue itu bisa dinikmati masyarakat,  serta bisa langsung dimanfaatkan dengan diadakannya lomba.

"Dengan kita buat lomba ini mudah mudahan antusias masyarakat pada sepatu roda baik lagi, saya yakin akan lebih baik karena kita ingin bibit muda dari kecil dari umur 5 tahun kita bina untuk menjadi atlit-atlit yang keren lagi kedepannya, "ucapnya usai meresmikan Venue Sepatu Roda.

Yang paling penting kata Neneng, adalah dengan venue ini dirinya yakin masyarakat Kabupaten Bekasi semakin bahagia.

"Saya yakin, karena anak-anak kita kan butuh olahraga yang fun, anak-anak sukanya renang dan sepatu roda. Dengan venue ini bener-bener tambah keren lagi, "tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Kabupaten Bekasi Uju, pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jawa Barat, KONI Kabupaten Bekasi dan Disbudparpora Kabupaten Bekasi.

Setelah diresmikan Venue Sepatu Roda, kegiatan dilanjutkan dengan Bupati Cup Sepatu Roda dan langsung dibuka oleh Bupati Neneng Hasanah Yasin.(*).

Penulis : Nurdin

BABELAN bekasitoday.com-Penjabat (Pj) Kepala Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi beserta peserta lomba, gelar tasyakuran atas kemenangannya menjadi juara umum di lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar Kecamatan Babelan beberapa waktu lalu, bertempat di aula kantor desa Buni Bakti, Sabtu (12/5).

H Ranan MN Pj Kepala Desa Buni Bakti kepada bekasitoday.com mengatakan, tasyakuran ini adalah bentuk syukur kita, karena peserta yang kita kirim untuk berlomba dalam MTQ tingkat Kecamatan keluar sebagai juara umum tingkat Kecamatan.

"Ini adalah bentuk syukur kami, karena santri-santri yang kami kirimkan untuk mewakili desa Buni Bakti keluar sebagai juara umum, "ujarnya.

Kami bersama santri peserta MTQ dan para staf RT dan RW berkonvoi keliling wilayah desa Buni Bakti, agar warga Buni Bakti ikut bangga atas kemenangan dalam lomba MTQ 2018.

"Piala juara umum dan santri peserta MTQ kita arak keliling kampung, mulai dari kampung Buni Baru hingga kampung Tambun, wilayah desa Buni Bakti, dan jangan berbangga diri menjadi juara umum, tugas kedepan dapat dipastikan semakin berat, dan saya berharap predikat juara dapat dipertahankan bila perlu ditingkatkan, agar kedepan kita semakin siap untuk dilombakan di tingkat Kabupaten mewakili Kecamatan Babelan, dan ditingkat Provinsi untuk mewakili Kabupaten Bekasi, "harapnya.(*).

Penulis : dn
BABELAN bekasitoday.com-Atas dasar banyaknya laporan terkait dugaan pemalsuan jabatan Kepala Desa Buni Bakti di Akta Jual Beli  (AJB) dan Surat Permohonan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHAT), salah satunya  oleh ormas Laskar Merah Putih LMP MAC Babelan, akhirnya direspon pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi, dengan terbitnya surat permintaan keterangan Nomor : B/896/V/2018/Resto Bks, tertanggal 9 Mei 2018, dan Surat Perintah Tugas : Sp.Gas/343/V/Resta Bks, tanggal 7 Mei 2018  dan Berdasarkan Laporan Informasi nomor LI/61/V/2018/Resta Bks, tanggal 7 Mei 2018, dan surat tersebut telah diterima pihak Kecamatan Babelan, Jumat (11/5).

Terpisah, Agus Tri Sekretaris Laskar Merah Putih Markas Anak Cabang (LMP-MAC) Babelan kepada bekasitoday.com mengatakan, kami LMP MAC Babelan berterimakasih atas respon dari pihak kepolisian Polres Metro Bekasi dalam hal ini Sat Reskrim yang telah melayangkan surat permintaan keterangan untuk oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawai Kecamatan Babelan.

"Semoga ini menjadi awalan yang baik, dan semoga permasalahan ini bisa terungkap, dan diharapkan hal ini tidak terjadi di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Babelan, "terangnya.

Dan adanya surat dari Polres Metro Bekasi dibenarkan oleh Petugas Piket Kantor Kecamatan Babelan, menurutnya surat Polisi sampai di Kantor Kecamatan saat sore hari ketika pegawai kecamatan sudah pulang.

"Surat kami terima sekitar pukul 18.25 wib, dari Kepolisian, dan sudah saya berikan kepada yang bersangkutan, "ujar Ayub petugas piket.

Dan dari berkas yang terllihat, yang mendapatkan surat permintaan keterangan yang dilayangkan oleh Sat Reskrim Polres Metro Bekasi, diantaranya staf Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) ES dan Mantan Camat Babelan SW yang sekarang menjabat sebagai Camat Setu, Kabupaten Bekasi.

Diketahui isi surat, bahwa diberitahukan kepada saudara, bahwa Sat Reskrim Polres Metro Bekasi saat ini sedang melakukan penyelidikan terjadinya perkara tindak pidana dugaan pemalsuan surat, dan atau menempatkan  keterangan palsu ke dalam Akta otentik, sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 dan atau 266 KUHPidana, yang diketahui terjadi pada tanggal 24 Juli 2017 Di Kantor desa Buni Bakti Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. yang dilayangkan oleh AKBP Rizal Marito SIK.,SH.,M.Si. kepala satuan reserse Kriminal, ditandatangani.(*).

Penulis :dn
Ilustrasi
BABELAN bekasitoday.com-Lantaran beberapa hari jaringan offline dan tidak bisanya melakukan perekaman, warga Kecamatan Babelan keluhkan lamanya penerbitan Surat Keterangan (suket-red), pengganti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Jum'at (11/5).

Seperti halnya yang dikeluhkan Rima (40) warga Kelurahan Kebalen yang mengaku sudah beberapa kali ke kantor kecamatan untuk sekedar memperpanjang Surat Keterangan (Suket). Namun, setiap kali ia datang selalu saja jaringan offline.

"Untuk membuat Suket saja sangat sulit, apalagi bikin KTP, "ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Safei (30) warga Desa Babelan Kota, dirinya mengaku kesulitan membuat Suket.

"Sering banget jaringan offline, saya berharap pemerintah memperbaiki jaringan penerbitan KTP El. Karena KTP sangatlah penting untuk berbagai keperluan masyarakat, "ungkapnya.

Tugina, Kepala Seksi Kependudukan Kecamatan Babelan, mengakui bahwa sudah beberapa hari jaringan offline.

"Banyak juga KTP El yang sudah dicetak tapi belum diambil oleh warga. Tapi, ada juga KTP El yang sudah dicetak namun belum bisa diambil karena belum diaktifasi, "ungkapnya.(*)

Penulis : dn
BABELAN bekasitoday.com - Drs H Sutisna MM, yang diketahui menjabat sebagai Inspektur Pembantu wilayah I pada Inspektorat Kabupaten Bekasi, terlihat sambangi kantor Kecamatan Babelan, sontak kedatangannya mengundang pertanyaan warga khususnya warga Buni Bakti, lantaran pada Selasa (8/5) kemarin, organisasi kemasyarakatan Laskar Merah Putih (ormas-LMP-red) yang juga warga Buni Bakti datangi kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, guna mengetahui sejauhmana surat pelaporan warga atas dugaan pemalsuan jabatan kepala desa Buni Bakti, yang dilakukan ES oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Babelan yang  jelas-jelas telah merugikan warga Buni Bakti, Rabu (9/5).

"Kami berharap kedatangan pihak Inspektorat Kabupaten Bekasi ke kantor Kecamatan Babelan adalah sebagai tindak lanjut dari pelaporan kami, untuk memeriksa oknum pegawai Kecamatan Babelan ES yang juga sebagai ASN, yang diduga telah memalsukan jabatan Kepala Desa Buni Bakti di Akta Jual Beli dan Surat Permohonan Pelepasan Hak Atas Tanah  (SPPHAT)" ujar Agus Tri Sekretaris ormas LMP MAC Babelan.

Karena kata dia, menurut pihak BKPPD Kabupaten Bekasi kemarin, mengaku bahwa pelaporan kami atas dugaan tersebut akan diteruskan ke pihak Inspektorat untuk segera dilakukannya pemeriksaan atas oknum ASN tersebut.

"Kemarin pihak BKPPD Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa surat untuk dilayangkan ke pihak inspektorat sudah jadi tinggal ditandatangani, dan mudah-mudahan pihak BKPPD dan inspektorat Kabupaten Bekasi tidak melempem untuk mengusut kasus ini sampai tuntas" terangnya seraya mengatakan bahwa warga Buni Bakti mempercayakan kasus ini kepada Inspektorat dan BKPPD Kabupaten Bekasi.(*).

Penulis : dn
Raperda Induk Kepariwisataan Ditetapkan Bupati Bekasi
CIKARANG PUSAT bekasitoday.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Bekasi melalui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan Rabu (9/5/18) kemarin, selanjutnya akan menunggu proses persetujuan dan pengesahan dari Gubernur Jawa Barat. 

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengatakan, bahwa Pembangunan Induk Kepariwisataan Daerah di Kabupaten Bekasi kini tinggal fokus saja. Kalau sebelumnya Pemkab Bekasi baru pada tahap menggarap potensi kepariwisataan, kali ini sudah pada arah kebijakan induk tentang Pengembangan Pariwisata yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Di saya udah banyak ide-ide, sekarang malah mau bikin taman Flamboyan. Taman Flamboyan itu nantinya berisi bunga yang berwarna kemerah merahan dan hanya berbunga setahun sekali di bulan Oktober, dan nantinya akan segera dibangun taman sakuranya Indonesia berupa flamboyannya" ucapnya pada saat wawancara dengan media usai paripurna pembacaan LKPJ 2017, dan Raperda Induk Kepariwisataan Daerah di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

Untuk lokasi taman yang akan dibuat sendiri kata dia, akan ada dua alternatif, tapi akan dilihat dulu kondisinya. Selain Flamboyan, beliau mengemukakan bahwa ada keinginan yang harus diwujudkan yakni pembangunan taman teratai di mana hal itu merupakan asal usul Bekasi, yaitu Bhagasasi (tanah rawa-red).

"Kalau kalian pergi ke cabangbungin masih ada itu bunga lotus sampai sekarang, dan pokoknya kami akan bangun banyak taman di Kabupaten Bekasi ini, "terangnya.

Disinggung kemajuan potensi alam sendiri, menurut dia, Kabupaten Bekasi memiliki Taman mangrove yang berlokasi di Kecamatan Tarumajaya. Untuk peningkatan sarana dan prasarana kepariwisataan di Taman mangrove sendiri saat ini akan difokuskan dengam membangun jembatan terlebih dahulu, kalau itu sudah ada yang pastinya akan mempermudah akses ke Pantai Beting.

"Jika ada pihak ketiga yang berminat untuk mendanai pembangunan pariwisata kabupaten bekasi, beliau menyatakan akan dengan senang sekali. Beliau berharap semua stakeholder dapat turut  berkecimpung di dalamnya khususnya membangun kepariwisataan yang ada di Kabupaten Bekasi, "tutupnya. (*).

Penulis : Nurdin, Editor : Bisot
HUT Ke-72 Desa Babelan Kota Diramaikan Penari Dan Pesilat Muda

Kamis, 10 Mei 2018. Kantor Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi dipenuhi warga yang menghadiri acara perayaan HUT Ke-72 Desa Babelan Kota.

Acara yang menampilkan Raja Situn Kong Guntur Elmogas ini berlangsung sejak  pagi hingga malam. Selain itu acara ini juga diisi dengan penampilan Seni Ujungan, Musik Akustik dari Sanggar Banboo, atraksi silat, tarian-tarian, jaipongan hingga pagelaran wayang kulit pada malam harinya.
HUT Ke-72 Desa Babelan Kota Diramaikan Penari Dan Pesilat Muda

Sekdes Supriyadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam menyambut acara HUT Ke-72 Desa Babelan Kota.
"Saya mewakili kades menyampaikan apresiasi beliau kepada segenap warga yang hadir dan berperan serta dalam acara HUT ke-72 Desa Babelan Kota ini." ungkap sekdes.

HUT Ke-72 Desa Babelan Kota Diramaikan Penari Dan Pesilat Muda

Kepala Desa Babelan Kota, Saidih Dafit mengungkapkan bahwa HUT Desa Babelan Kota bukan sekadar hura-hura, karenanya dalam perayaan HUT kali ini pemdes beserta pemuda mengadakan lomba-lomba kreativitas untuk anak-anak dan pemuda Babelan Kota.
"Lomba mewarnai dan menari ini usulan warga, diadakan untuk anak-anak dan sanggar tari, sedangkan lomba silat budayanya untuk remaja di bawah 18 Tahun. Di Babelan Kota ini ada 3 perguruan silat yaitu PS Cimande Tepak Jadi, PS Sima Maung dan PS Cinong Bekasi, jadi kami selaku pemdes perlu memberi wadah untuk menyalurkan kreativitas mereka." jelas Kades Saidih

"Sedangkan untuk hiburannya, sejak sore hingga nanti malam akan diramaikan oleh hiburan jaipong dan wayang kulit. Semoga warga Babelan Kota dapat turur serta merayakan HUT Desa Babelan Kota dengan aman dan tertib serta gembira" ungkap Kades Saidih.